di sini saya mo ngasih tips trick kalau mo beli kamera 2nd
mungkin ntar ada yang mo nambahin
tulisan ini saya ambil dari Fn tulisan dari fotographer senior pak harlim
semoga bermanfaat...
yang pertama kita bahas disini adalah masalah shutter counting
shutter counting sendiri adalah jumlah gambar yang sudah diambil oleh kamera...
cara mengetahui nya ada beberapa cara diantaranya
1. nanya ke penyedia layananmaksudnya vendor
2. make sopware, misal make Opanda IExif, atau Preview Extractor, XnView, opanda
setau itu saya mungkin ada yang bs nambah....Code:on progress upload......
kembali kemasalah shutter count
ketika orang mo beli kamera hal yang pertama yang ditanya mesti masalah shutter count
ada beberapa hal yang akan kita luruskan masalah shutter count ini :
1. Shutter Counting dibagi bermacam cara , namun yg paling akurat adalah yg tersimpan didalam memory body camera , walaupun hal tersebut tidak bisa 100% menjamin, ketidak akuratan bisa disebabkan banyak macam penyebab. Utk hal itu saya tidak bisa ungkapkan nantinya bisa disalah gunakan.
2. Apakah suatu software bisa digunakan sebagai bahan acuan shutter counting. jawaban sangat relatif sebab tidak semua camera menpunyai address sama. (header dan footnote)
3.Jika shutter counting menjadi bahan pertimbangan dalam jual beli maka service center adalah tempat paling tepat utk check.
4. Shutter tidak ada umurnya juga salah , omongan promosi yg berlebihan , lebih tepatnya umur shutter tidak 100% dilihat dari counting . shutter lifetime lebih tepatnya ditentukan oleh cara pemakai
Pabrik melakukan predeksi lifetime menggunakan suatu intervalometer artinya saat dirancang shutter tersebut di click dalam interval sampai shutter tersebut rusak .
Namun saat terpasang kedalam camera maka sdh berbeda lagi , maka ada percepatan mekanik dan perlambatan mekanik.
Saat ditangan user maka akan berbeda lagi , ada user yg tidak menggunakan semestinya misal user yg selalu pamer burst FPS padahal tidak dibutuhkan. Umumnya yg seperti ini akan cenderung cepat rusak.
Ada juga user menggunakannya dalam click perday yg sangat tinggi , juga akan cepat rusak.
5. Kerusakan suatu shutter tidak selalu diartikan shutter tersebut yg rusak bisa saja bagian penunjangnya pergerakan shutter tersebut yg rusak.
Misal selenoid , board control , motor mirror (pergerakan shutter juga ada ditunjang tenaga dari motor mirror) , Microswitch
6. Cara yg paling lazim saya gunakan utk melihat kondisi shutter saat beli barang 2nd .
- rasa tekanan ditombol harus ada 2 step
- tekanan tombol shutter utk semipro umumnya lebih keras dan pro lebih lembut pada step ke 2 .
- Lepaskan lensa lihat fisik shutter umumnya yg dilihat adalah goresan di blade
- Melakukan check fisik terhadap hot mirror , bebas jamur dan goresan
- Check alignment image sensor apakah unit ini pernah diutak atik (ex oprekan lalu dipasang kembali , atau pernah service dibengkel tidak resmi ) , andaipun kalau pernah disentuh oleh service center mereka pasti melakukan kalibrasi hal tersebut , jika tidak lakukan sama saja mereka dgn tukang abal-abalan hee hee
Dalam hal ini justru shutter bagian termurah dibanding part lain , utk level sebuah body pro 1dsmk2 pun shutter hanya sekitar 1 jtan , namun sensor adalah bagian paling mahal
jadi simpulannya jangan liat cuman sc nya aja....
liat yang lain juga
















Reply With Quote
