PokerLounge

PokerAce BandarJakart

Royal188

royalbolatangkas Fairbet88

Fairbet88

ZonaJudi

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa. [Seluruh IndoMp3z Crew] [Close]

Page 2 of 12 FirstFirst 1234 ... LastLast
Results 11 to 20 of 114
  1. #11
    Sekolah Menengah Atas jupiter's Avatar
    Join Date
    May 2007
    Location
    (( IMZ ))
    Posts
    4,099
    Thanks
    1,133
    Thanked 6,780 Times in 1,317 Posts

    Arrow Datsun 240Z Fairlady Sulit Masuk Jalan Tol





    Sungguh telaten dan sabar Georgy R. Dalimartha dengan Datsun 240Z 1972 miliknya itu. Mungkin ini bentuk kompensasi dari konsekuensinya mengambil sedan sport coupe dari Jepang yang digandrunnginya.

    Kondisinya memang jauh dari prima. Mesin bisa di starter dan jalan, kata Georgy, cuma kondisi bodi cukup parah. Risiko yang harus dijalani Georgy harus mendandani sang "pacar" menjadi gagah dan tidak bikin malu kala diajak gaul.

    Untuk memuluskan 240Z, Georgy menyerahkan garapannya pada JR Auto Fashion (JRAF).Dalam menggarap 240Z ini, rumah modifikasi di Jakarta Selatan itu tetap mengacu pada konsep retro.

    Sentuhan dimulai pada bodi karena ketika pindah ke tangan Georgy kondisinya berkarat. Terutama pada bagian dek lantai dan belakang. Bodi aslinya saat dibawa penuh dengan Karat, terutama pada bagian belakang yang sudah memakai plat bernomor polisi.

    Ketika mendapatkan mobil ini, bumper belakang dan depan sudah dimodifikasi. Sementara fender depan sudah sobek-sobek. Untuk memuluskan kembali, sama JRAF dibikin bumper baru dengan bentuk mengikuti tarikan garis asli bodi. Bahannya dari fiberglass, termasuk juga spoiler yang di cat sewarna denngan bodi.

    Sementara lampu belakang, Georgy sedikit beruntung karena tidak mendapatkan lampu asli untuk menggantinya. Sang penjual ketika melego sedan sport itu berikut lampu custom. Setelah dipasang, pas dan bagus.

    Beres belakang, tinggal gril, karet-karet bodi dan emblem. Komponen itu coba dicarinya lewat situs blackdragonauto.com. Upayanya tidak sia-sia, meski untuk emblem yang di belakang, harganya di atas Rp 800 ribu.

    Selesai bodi berikut pengecatannya - sengaja dipilih kelir khas Fairlady, cat candy dari Spies Hecker, kecuali fender diberi warna hitam - Georgy melirik ke mesin. Sedikit mengagetkannya karena Datsun 240z justru mengusung dapur pacu 2.600 cc berkode L26.

    Untuk meningkatkan performa, mesin akhirnya di porting dan polish. Kabel-kabel diurut ulang dengan kocek Rp 2 juta plus ground wire pivot dan coil booster XCS serta girboks standar 4-percepatan diganti dengnan yang 5-speed.

    Kini, Georgy tidak malu melenggang dengan Datsun 240Z. Malah, kala ia berada di jalan menjadi perhatian. Cuma, coba ajak masuk jalan tol, Georgy pasti sedikit keberatan. Karena, untuk bayar tol mesti minta tolong. Maklum, mobilnya setir kiri

  2. The Following User Says Thank You to jupiter For This Useful Post:


  3. #12
    Sekolah Menengah Atas jupiter's Avatar
    Join Date
    May 2007
    Location
    (( IMZ ))
    Posts
    4,099
    Thanks
    1,133
    Thanked 6,780 Times in 1,317 Posts

    Arrow The First and The Faster in North Sumatra





    Punya tiga unit Honda S2000 dan semuanya sudah dimodifikasi. Tapi di antara ketiganya, "S2K inilah yang terbaik sepanjang hidup saya dan bermakna," bilang mahasiswa perguruan tinggi di Medan, Sumatra Utara ini. Roadster berbody kit C-West ini sangat memikat sebagai pemacu adrenalin.

    Simak air bumper yang mampu melahap banyak oksigen serta carbon GT wing sebagai penyeimbang aerodinamis bagian buritan. Ditambah, sang pemilik kelahiran 6 Agustus 1988 ini lebih condong ke dapur pacu.

    Tak ayal, mesin bawaan F20C 4 silinder DOHC VTEC diganti utuh dengan F20C Spoon spec bertenaga 350 hp. Pemakaian Vortec Supercharged yang berasal dari Amrik, dipercaya Tody sebagai pengompres tekanan pada ruang silinder. Efek penambahan Vortec Supercharged Liquid Cooler pada S2K menjadi persoalan mudah untuk menembus kecepatan 200 km/jam.

    Besarnya tenaga, mau tak mau sistem penghenti laju ikut ditingkatkan. Braking pad 6 pot bikinan Spoon disematkan pada ruang dalam velg depan untuk menghentikan laju velg Prodrive GC-06H time atack Edition 18x8 inci dibalut Toyo Proxes 225/40R18. Hasilnya, perpaduan sinergis antar kedua sistem itu membuat hati Tody aman dan tenang. Selain itu, S2000 menjadi the first and the faster di Sumatra Utara.

    Pantas kalau Tody berkesan dengan S2000 satu ini. Softtopnya diganti hardtop bikinan Mugen berbahan serat karbon dan jendela belakang berbahan polycarbonate yang bisa meminimalisir goresan. Harganya, sekitar Rp 28 juta kecil dibanding harga mobilnya. Yang dibanggakan karena hardtop itu hanya dibikin 100 unit.

    Tanggung, karena mesin dan kaki-kaki sudah didandani, sekalian bodi. Sesuai dengan temanya street racing car, ubahan kulit juga diimplementasikan pada roadster ini. Warna dasar hitam dengan cat extreme colour yang didatangkan langsung dari Amrik. Termasuk hardtopnya.

    Jangan kaget, harga satu kaleng cat Diamond Hologram untuk bodi seharga satu unit motor bebek. Hasilnya, Tody terkesima dan pantas terkesan.

  4. The Following User Says Thank You to jupiter For This Useful Post:


  5. #13
    Sekolah Menengah Atas jupiter's Avatar
    Join Date
    May 2007
    Location
    (( IMZ ))
    Posts
    4,099
    Thanks
    1,133
    Thanked 6,780 Times in 1,317 Posts

    Arrow Monster Marble Dari Palembang






    Untuk modifikasi mobil, biasanya Jakarta, Bandung atau Surabaya jadi ukuran. Untuk kualitas, ketiga daerah ini sulit ditandingi. Tapi, siapa sangka perkembangan tren modifikasi di Palembang nyaris mirip dengan kota-kota besar di atas. Bukti konkretnya, lihat Mitsubishi Lancer GLX-i milik Eko Citra Sadikin.

    Dari segi bentuk, memang tidak ekstrem, bahkan tampak masih standar. Maklum, aliran modifikasi yang dianut trik facelift dan aplikasi efek marble, plus pintu belakang diubah membuat sedan produksi 1996 ini menjadi perhatian di kota Pempek. "Kami ingin memperkenalkan alternatif modifikasi di Palembang, dua trik dirasa cukup manjur," ungkap Harwanto, pentolan bengkel modifikasi Emporium Auto Project, Palembang.

    Trik facelift dipilih Wiwi - sapaan akrab Harwanto - karena belum banyak yang berminat di kotanya. Dimulai dengan bagian depan, Wiwi menyisipkan lampu Audi A4, meski banyak perubahan dilakukan. Sepeerti membuat semua dudukan lampu serta rangka-rangkanya supaya posisi lampu bisa pas denngan kontur apron. Agar satu nyawa, bumper depan dicpot dan diganti yang custom mirip Audi A4 dan dibikin dari bahan fiberglass.

    Lantas lampu belakang A4 juga? Tak ingin disebut A4 wanna be, lampu belakang dipilih satu set stop lamp BMW seri 5. Sayang, masih ada ruang kosong dari bekas rumah lampu asli. Kalau saja, dicari merek lain yang hampir sama, maka hasilnya pasti sempurna.

    Selain lampu, masih ada dua lagi yang bikin Lancer ini menarik. Pertama, model membuka pintu belakang yang dibalik. Bukan dari pilar C, tapi dari pilar B dan engseknya dipindahkan ke pilar C. Untuk mencegah terjadinya perubahan posisi pengunci pintu dibuat lengan ayun dari pelat selebar 15 cm dan tebal 8 mm.

    Kedua, ini yang paling menonjol, permainan cat marble. Dilihat dari hasilnya, prosesnya cukup rumit. Justru menurut Wiwi penggarapannya sangat sederhana. Lantara temanya Black smoke, maka cat dasarnya hitam. Setelah itu, barulah kelir black space dan gold special dilabur. Untuk menimbulkan efek marble digunakan sapu ijuk yang halus ditempelkam ke bodi.

    Ussai pengecetan dibiarkan kering selama 30 menit. Setelah itu baru dilaminasi sebanyak sampai 10 kali. Untuk proses pengecatan ini saja menghabiskan dana sekitar Rp 15 sampai Rp 20 jutaan, "Tergantung jenis mobilnya juga," tutup Wiwi

  6. The Following User Says Thank You to jupiter For This Useful Post:


  7. #14
    Sekolah Menengah Atas jupiter's Avatar
    Join Date
    May 2007
    Location
    (( IMZ ))
    Posts
    4,099
    Thanks
    1,133
    Thanked 6,780 Times in 1,317 Posts

    Arrow Suzuki Grand Vitara Dimodif Superkilat

    Suzuki Grand Vitara Dimodif Superkilat





    Coba tebak, berapa lama memodifikasi Suzuki Grand Vitara 2008 dari standar sampai tampilannya menjadi ceper, bodi membengkak dan pakai velg superlebar? Bagian yang dipermak sudah jelas, kan. Mulai bodi, kaki-kaki dan bagian lainnya.

    Boleh percaya boleh tidak, penggarapan SUV hitam ini tidak lebih dari jumlah jari di satu tangan. Ayo, berapa lama? Agar tidak penasaran, pengerjaannya tiga hari empat malam. Hasilnya pun, sangat rapi dan membuat sang pemilik - maaf tak mau disebut namanya - bangga.

    Bisa sesingkat itu lantaran Lm&T, rumah modifikasi di Jakarta Selatan yang mengubah tampilan bodi, menerapkan konsep one piece bumper (depan maupun belakang). Perhatikan bumper belakang yang menyatu dengan diffuser. Bentuk bumper seperti ini jarang terungkap pada karakter body kit buatan Lm&T.

    lantas penggarapan kaki-kaki, secepat bodykah? Karena pemakaian velg superlebar, tentu banyak yang harus dibenahi. Ternyata, dengan velg berlebar 9,5 inci yang sebelumnya oleh pemilik dipakai pada Toyota Herriernya, tak banyak ubahan. Hanya spatbor belakang harus di roll dan bannya di camber mentok.

    Begitu juga pemasangan air-sus, yang harus menyentuh interior karena penampatan sistem pengoperasiannya. Rumah modifikasi Concept Motosport di kelapa gading, Jakarta Utara yang mengerjakannya boleh dibilang tidak menemui kesulitan. Terutama untuk air-sus yang kebetulan ada untuk Grand Vitara berlabel Air Runner yang baru masuk. Harga sekitar Rp 45 juta lebih langsung disantap sang pemilik mobil.

    Sistem pemasangannya model bolt on bisa mempersingkat waktu. Enaknya, pada dasbor sudah tersedia tempat yang membulat seperti layaknya knob AC. Tinggal di bor, meteran air-sus yang membulat bisa dipasang, seolah-olah terintegrasi dengan tombol AC.

    Beres, kan!

  8. #15
    Sekolah Menengah Atas jupiter's Avatar
    Join Date
    May 2007
    Location
    (( IMZ ))
    Posts
    4,099
    Thanks
    1,133
    Thanked 6,780 Times in 1,317 Posts

    Arrow Honda CR-V dengan Velg dari Pabrik Truk

    Honda CR-V dengan Velg dari Pabrik Truk





    Tren "kaki gajah" tak cuma mewabah di Jakarta, tapi sudah menjalar ke berbagai kota besar di Indonesia. Selain Surabaya, kini di Bandung pun tak kalah heboh. Seperti pada Honda CR-V 2008 ini sampai dua kali ganti. Uniknya, rim yang dipilih justru dari manufakur yang khusus memproduksi untuk truk.

    Si pemilik yang enggan disebut namannya mengaku sudah dua kali velg. Untuk yang kedua ini sengaja dipilih merek Devino DV-700 Sire 24 inci dari Devino Road Concept. Manufaktur velg yang biassa bermain pada lini produksi buat truk. Malah yang pertama ukurannya lebih dari yang sekarang.

    Malah yang pertama, Giovana Canelli memiliki kelebaran yang lebih dari sekarang ini. Tapi tidak membuat visualisasi nya memburuk lantaran ban keluar bodi. dari segi keuntungan, pemilihan velg ini punya impresi visual bibir penampang yang luas, sehingga mobil pun terkesan rendah dan padat.

    Pemakaian vel yang sekarang, menariknya motif dari sepatu di kolong sepatbor itu krom yang sengaja dipilih untuk menyesuaikan dengan kelir mobil yang putih. Kok, bisa masuk, ya? Nggak repot walau desain sepatbor SUV Honda yang tanggung itu karena hanya sedikit modifikasi roll pada sepatbor belakang.

    Lantaran CR-V ini sudah mengusung kaki gajah, agar tampilan lebih gagah dan elegan, bodi pun sedikit dimodif. Untuk mengubah tampilan bodi, sang pemilik memilih via sentuhan aero kit. Pilihannya, dari Mugen yang dinilai paling pantas dengan streamline bodi CR-V.

    Tak heran, perangkat ini laris manis digebet pecintamodifikasi SUV 'premium' Honda, baik replika maupun asli. Kemudian, untuk side skirt, kebetulan Mugen tidak punya, gantinya datang dari Modulo. Bentuknya sendiri footsetp samping dan desainnya tidak banyak berbeda jika digabung dengan bumper Mugen.

  9. The Following User Says Thank You to jupiter For This Useful Post:


  10. #16
    Sekolah Menengah Atas jupiter's Avatar
    Join Date
    May 2007
    Location
    (( IMZ ))
    Posts
    4,099
    Thanks
    1,133
    Thanked 6,780 Times in 1,317 Posts

    Arrow Kaki Gajah Menahan Tiga Berlian





    Manusia terus melihat sesuatu benda pasti akan terkenang. Begitu pula dengan Oke Hake, selama Agustus berkali-kali ia dipertemukan dengan mobil berkaki gajah. Mending kalau semuanya berlangsung di Jakarta, justru jumpanya di berbagai daerah.

    Awalnya dari kedai velg dan ban Sarinade, Jakarta, menjelang akhir Agustus. Sebelum itu, ketika kelahiran Oktober 1979 ini ke Bandar Lampug juga melihat Jeep Commander beralas kaki 24 inci. Saat berada di Malang dan Surabaya, lagi-lagi banyak kendaraan D-Cab dan SUV berkaki gajah.

    Memang, sekarang ini pemakaian velg superlebar cukup marak. Dari sinilah muncul ide sekaligus menjadi cita-citanya punya mobil bervelg lebar. Karena belum punya mobil, sampai ia membuat photoshop dengan rim gambot.

    Dari beberapa merek D-Cab yang sudah beredar di pasar Indonesia, Oke menjatuhkan pilihan pada Mitsubishi Strada Triton Exceed. Pertimbangannya - dan cukup masuk akal - karena memiliki desain bodi yang unik, terutama lekukan pinggangnya.

    Karena bentuk wheel arc dan desain bodi di sekitarnya, jangan sampai salah memasukkan velg dan ban. Pilihannya cuma dua,velg besar dengan ban tipis atau velg kecil dengan ban besar. Akhirnya, pebisnis garmen ini memilih city slicker dengan tampilan ala American Style.

    Dari banyak macam merek, finalisasi tertuju pada Ferani F354C 26 x 10,5 inci yang dibalut dengan ban dari Korea, Kumho Ecsta 305/35R26. Pilihan velg itu, setelah ukuran 22 dan 24 inci dirasa kurang pas. "kalau mau adu gede, saya rasa 32 inci juga bisa tapi sudah tidak harmonis," papar Wibowo Santoso, bos Permaisuri Ban, Jakarta Selatan.

    Apakah pemasangan ban bongsor itu mulus? kendalanya, suspensi Triton Exceed cukup lembut.Maklum karena varian termewah dari keluarga Strada ini menomorsatukan kenyamanan. Sokbreker standar masih dipertahankan, untuk meredam ban tipisnya. Di depan, bantalan standarnya lebih dominan bekerja memaksimalkan kinerja suspensi.

  11. The Following User Says Thank You to jupiter For This Useful Post:


  12. #17
    Sekolah Menengah Atas jupiter's Avatar
    Join Date
    May 2007
    Location
    (( IMZ ))
    Posts
    4,099
    Thanks
    1,133
    Thanked 6,780 Times in 1,317 Posts

    Arrow Toyota Yaris Bertenaga Greddy





    ungguh beruntung Andry Wijaya dari RD Technology ini. Dirinya diserahi tugas oleh PT Greddy Indonesia, distributor aksesori berikut peranti pendongkrak tenaga mesin, untuk memakainya. Kesempatan emas ini tak disia-siakan Andry dengan memakai Toyota Yaris E 2008.

    Dimulai dari dapur pacu, boleh dibilang ia hampir tidak mengalami kesulitan. Karena, tipe mesin Yaris 1NZ-FE juga dipakai pada Toyota dB. Jadi, untuk mengetahui informasinya, bila nggak ngerti yang bahasa Jepang bisa cari versi yang beredar di Amerika.

    Dari data informasi, spek turbo yang dipakai bertipe TD025 dengan ukuran intake 38 mm dan exhaust 37 mm. Ketika dilakukan pemasangan, perlu ditata ulang. Pasalnya, kompartemen Toyota dB lebih luas. Karena sempit, mau tak mau pipa berdiameter 60 mm dari turbo ke intercooler harus disunat 5 cm. Sebaliknya, dari turbo ke sistem pembuangan dipangkas 7cm.

    Selain pipa, saringan udara (air filter) juga harus ditata ulang. Perlu diubah juga lantaran sistem dari Greddy open air, sedang tipe standarnya menghadap ke fire wall yang menyedot udara dingin. Solusinya ditemukan dengan posisinya ke belakang lampu depan kiri. Kalau air filter Greddy dipasang mengikuti rancangan standar Yaris yang menghadap ke fire wall, menurut Andry akan tersedot udara panas dari mesin. Akibatnya, karena yang disedot udara panas yang masuk ke ruang bakar, airflow jadi kurang bagus buat tenaga alias mesin jadi boyo.

    Greddy tak cuma menyodorkan perangkat pendongkrak tenaga. Termasuk juga penghenti laju (rem) 6 spot berikut suspensi kit, oil catch tank, busi, oil pen, manifold. Sedang pada interior, Greddy menyerahkan indikator dan remote switching system.

    Untuk eksterior, Greddy memang belum tersedia dan hanya memberi stiker bodi (striping) dan nama Greddy. Andry lantas menyerahkannya ke rumah modifikasi Rosella Auto Design yang mempermanis bodi dengan mengandalkan body kit Ings +I.

  13. The Following User Says Thank You to jupiter For This Useful Post:


  14. #18
    Sekolah Menengah Atas jupiter's Avatar
    Join Date
    May 2007
    Location
    (( IMZ ))
    Posts
    4,099
    Thanks
    1,133
    Thanked 6,780 Times in 1,317 Posts

    Arrow Boleh Ditiru Modif Suzuki Swift dari Bandung Ini





    MODIFIKASI Suzuki Swift 2007 milik Adiguna Halimsah boleh dibilang tidak ekstrem. Tentu, karena sang pemilik ingin penampilan sedan berlambang huruf S ini menjadi elegan.

    Kalau dilihat secara keseluruhan, modif Suzuki Swift ini sangat murah. Namun, perhatikan velgnya, bermerek Estatus Style-S dengan motif palang dari G-Corporation, Jepang. Konon, velg ini lagi diburu para pemilik mobil yang ingin memodifikasi kendaraannya bergaya elegan.

    Adoy, sapaan akrab Adiguna, sungguh beruntung. Ia mendapat velg bekas berukuran 19 inci itu dengan harga Rp 7,5 juta. Karena lebar velg itu, mau tidak mau bodi harus menyesuaikan diri, terutama bumper depan dan belakang diperlebar. Pada bagian bawah, baik depan maupun belakang diberi mini bumper yang ditarik segaris dengan side skirt.

    Sepatbor juga ikut dikembungkan, terutama bagian belakang. Karena ban model celup, bibir sepatbor dilipat dan bagian dalam diketok agar tidak terjadi gesekan. Karena PCD Swift 4/100, dengan pemakaian velg lebar, teromol pun dibubut sehingga bisa memasuki rim wheel ber-offset 48 mm dengan PCD 5/112.

    Agar ban tidak bergesekan dengan sepatbor, per standar diganti dengan Eibach. Itu pun per masih dikurangi sekitar 1,5 ulir untuk belakang dan 1 ulir di depan.

    Interior tidak ada yang ekstrem, ruang bagasi dipenuhi perangkat audio dengnan menggunakan head unit Eclipse CD3100 dengan power ProKick 4000D yang dikerjakan rumah installer GenX. Sementara itu, bodi digarap rumah modifikasi Fibershop, kedua terletak di Bandung, sama dengan tempat tinggal Adoy. (Rudy)

    Spesifikasi Modifikasi

    Custom add on body kit, per Eibach, Velg Status Style-S 19x (8+8,5) inci, bohlam lampu depan FS Light 8.000 K, ban Falken FK 452 215/35ZR19 dan Accelera Sigma 225/35ZR19, knalpot custom, air filter Hurricane, custom header 4-1, custom down pipe, cat panel pintu custom, head unit Eclipse CD3100, sub Clif Design 12 inci, Power Pioneer kelas A 4 kanal, power Prokick 4000D, speaker Critical Mass, preamp Performa.

  15. The Following User Says Thank You to jupiter For This Useful Post:


  16. #19
    Sekolah Menengah Atas jupiter's Avatar
    Join Date
    May 2007
    Location
    (( IMZ ))
    Posts
    4,099
    Thanks
    1,133
    Thanked 6,780 Times in 1,317 Posts

    Arrow VW Golf GTi Bercita Rasa Tiga Negara





    Dari segi tampilan, VW Golf GTi 2.0T 2008 ini tak yang ekstrem. Tengok saja bodi tak ada rombakan dahsyat, kecuali penambahan spoiler belakang dan permainan body kit. Tapi, kenapa sedan merah ini diburu sejumlah the haves di metropolitan ini?

    Bayangkan, mobil dari pabrikan Jerman ini memakai perangkat dari dua negara yang berjauhan dari negeri asalnya. Perhatikan velgnya, bukan diimpor dari Eropa atau jepang, melainkan didatangkan dari Amerika berlabel iForged. Bahannya bukan alloy atau casting wheel, tapi forged wheel.

    Pemilihan velg oleh Ryan yang kelahiran Jakarta 25 April 1991 ini bisa dibilang pilihannya itu cukup "sakit". Karena, sampai sekarang hanya segelintir orang yang berani memilih firged wheel non warna silver. Kemudian pada bibir velg berukuran 19 inci ada garis merah yang disebut Red pin Stripe.

    Velg ini versi track edition (TRK) terakhir khusus untuk jalanan ataupun trek balap. TRK yang dipilih Ryan tipe TE-5V dibuat dari one piece forged 6061-T6 alumunium yang enteng dan kuat. Pas dengan rem berdiameter dan berkaliper besar. Dan velg itu dibaluti Yokohama S. Drive yang dikenal yahud di jalanan aspal.

    Cuma itu saja. Mesinnya, dong. Dapur pacu berkapasitas 2.000 cc punya tenaga lebih dari 206 dk dengan torsi 295 Nm. Untuk bodi sekecil itu, sungguh besar. Tapi Ryan mendongkraknya dengan bantuan perangkat BSR dari Swedia yang menyediakan PPC sebagai sistem program tuning mesin via OBD (on board tuning). Mudah diinstalasikan dan dalam beberapa menit bereaksi lewat diagnostic port pada mobil.

    Tenaga yang tadinya 206 dk melompat jadi 248 dk. Tapi, Ryan menggunakan speed limiter orisinal yang membatasi kecepatan tidak melewati 300 km/jam. Sekalipun tenaga dibejek, suara yang dikeluarkan dari ujung knalpot tidak keras melainkan low tone. Ini berkat memakai knalpot Fujitsubo yang kesohor itu.

    Pola mufflernya 1-2-2, jaadi dari tabung terakhir pipnya bercabang dua dengan masing-masing terbgai dua denngan twin tip. Pembuatannya dengan sistem TIG, pantas kalau rapi dan pipanya sendiri berukuran 70 mm berdiameter 76 mm pada semua twin tipnya.

  17. #20
    Sekolah Menengah Atas jupiter's Avatar
    Join Date
    May 2007
    Location
    (( IMZ ))
    Posts
    4,099
    Thanks
    1,133
    Thanked 6,780 Times in 1,317 Posts

    Arrow Honda Jazz Bertenaga Sangar






    Dari sisi bodi, Honda Jazz VTEC 2006 milik Teddy Haliman tidak ada yang istimewa. Maklum, aliran yang dikedepakan adalah racing style. Maka yang ditonjolkan pada kaki-kaki dan dapur pacu. Pantas, ketika mengikuti lomba Jazz Tuning Contest 2008 lalu berhasil menyabet dua gelar Hottest Wheel dan Undercarriage.

    Layaknya persyaratan mobil balap, untuk urusan bodi, spoiler depan dan belakang serta side skirt wajib hukumnya. Bukan untuk gaya-gayaan, melainkan untuk meningkatkan daya cengkeram. Malah, pada spoiler depan diberi bibir dengan sayap bermotif kevlar.

    Karena aliran yang dianut racing style, jelas sisi paling menonjol yang harus dilirik adalah kaki-kakinya. Di sini, Dalvin, bos CK Motorsport yang jadi komando tim modifikasi, memutuskan menggunakan sokbreker adjustable damper J,s Racing CRUX. Keistimewaannya, as sokbreker dapat diatur ketinggiannya, "Sehingga jarak main sokbreker tetap optimal walau per yang dipakai sangat ceper."

    Untuk sistem suspensi dipilih merek Swift, per universal yang memang untuk balap dengan komposisi spring rate depan dan belakang. Ban dipercayakan pada merek Achilles berkompon keras untuk membalut velg SSR type C ukuran 15. Peranti deselerasi ikut di-upgrade dengan memakai Project u 4 pot mini dengan piringan cakram berdiameter 282 mm.

    Sementara itu, penghenti laju pada bagian belakang dengan model teromol bawaan standar masih dipertahankan. Slang-slang rem standar diganti dengan yang berbahan teflon braided.

    Sekali lagi, karena tema modifikasinya balap, mesin juga ikut disentuh. Kondisi standar jelas akan memengaruhi penilaian. Tenaga VTEC L15A didongkrak dengan bantuan turbo buatan HKS berikut oil cooler plus Peggyback dastek Type Q+. "Dengan boost 0,4 bar saja tenaga bisa melonjak menjadi 170 dk," papar Dalvin.

    Dengan tenaga sebesar itu, bagaimana keamanan pengemudinya? Ruang dalam dipasang roll bar dan penguatan sasis dengan memakai perangkat merek Cusco, J's Racing dan, Fk Garage seperti strut bar depan dan belakang. Masih ada lagi seperti under brace, anti-sway bar (stabilizer), dan engine bar.

    Kelebihan lain dari Jazz ini adalah dari segi keamanan, yakni dengan dipasangnya side inner brace yang berfungsi memperkuat sasis bagian samping depan. "Meminimalisir flex (gerak) sais depan dengan tengah dan meningkatkan steering feel," Dalvin menjelaskan.

    Pantas saja kalau Honda Jazz milik Teddy Haliman menggondol dua trofi.

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •