Welcome to the IndoMp3z - Indonesian Music and Movie Community.

Merry Christmas and Happy New Year 2013. [Seluruh IndoMp3z Crew] [Close]

+ Reply to Thread
Page 1 of 3 1 2 3 LastLast
Results 1 to 10 of 23
  1. #1
    gorila Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold
    Join Date
    Nov 2006
    Posts
    921
    Thanks
    83
    Thanked 1,545 Times in 608 Posts

    Thumbs up Berita Hasil Pertandingan dan Foto EURO 2008

    Thread ini gua maksud sebagai tempat untuk meng-share berita tentang hasil pertandingan selama EURO 2008. Kalo bisa disertai photo jalannya pertandingan. Akan gua update, senyampang koneksi inet lancar!

    Gua Mulai....


    Belanda VS Perancis : 4 - 1











    Pencetak gol Belanda:Van persie, Kuyt, Robben, Dan Sneidjer. Perancis: Henry
    Tiada Hidup Tanpa Kegagalan, Kekalahan, Dan Kejatuhan...

    Air Sungai Mengalir Menuju Laut Melewati Jalan Yang Berliku...


    Berdirilah Tegak Kembali…Gapai Cita2




  2. The Following User Says Thank You to Roeper&Ebert For This Useful Post:


  3. #2
    gorila Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold
    Join Date
    Nov 2006
    Posts
    921
    Thanks
    83
    Thanked 1,545 Times in 608 Posts

    Thumbs up

    Sikat Prancis, Belanda Rajai ‘Grup Neraka’



    Fantastis mungkin jadi satu kata yang pantas menggambarkan sepak terjang Belanda dalam Euro 2008 sejauh ini. Dua finalis Piala Dunia 2006 menjadi korban keganasan skuad besutan Marco van Basten. Setelah Italia, Sabtu dinihari ini, giliran Prancis merasakan bagaimana tajamnya taring Belanda.

    Pada partai kedua putarn pertama Grup C yang dimainkan di Stade de Suisse, Bern, Ruud van Nistelrooy dkk menghancurkan Les Bleus 4-1 (1-0). Hanya membutuhkan dua pertandingan di grup neraka, Belanda memastikan diri meluncur mulus ke babak perempat final dengan predikat juara grup.

    Marco van Basten, pelatih Belanda, tidak melakukan perubahan sama sekali. Formula 4-2-3-1 masih diusung oleh pemain yang sama dengan partai perdana, Senin lalu. Sementara Raymond Domenech juga menerapkan formasi serupa. Thierry Henry pulih dari cedera dan menjadi ujung tombak. Tapi perubahan Domenech tidak berbuah manis, karena lawannya tampil sangat solid.

    Keganasan Belanda langsung dimulai ketika babak pertama baru berjalan sembilan menit. Berawal dari tendangan penjuru Rafael van der Vaart, Dirk Kuyt yang dikawal ketat Florent Malouda masih mampu menyundul bola untuk membawa Belanda unggul 1-0. Prancis tersentak namun tidak mampu mendominasi sepenuhnya permainan karena Belanda tampil percaya diri.

    Menit ke-23 Kuyt memiliki peluang untuk menambah keunggulan namun sontekannya di dekat titik putih melambung di atas mistar. Setelah itu Les Blues mulai menguasai serangan. Tidak salah Van Basten menunjuk Edwin Van der Sar sebagai kiper dan kapten utama. Di sepertiga terakhir babak pertama Van der Sar tiga kali melakukan penyelamatan dari serbuan Malouda, Sidney Govou dan Franck Ribery.

    Di babak kedua Van Basten berjudi dengan mamsukkan Arjen Robben menggantikan Orlando Engelaar. Beberapa menit kemudian penyerang baru dimasukkan, yakni Robin van Persie. Dan perjudian itu membuahkan hasil yang manis. Menit ke-59 voli Van Persie tidak mampu ditahan kiper Gregory Coupet. Gol kedua Belanda yang merupakan buah ketajaman visi Robben dalam menyayat dan mengirim crossing.

    Domenech bereaksi dengan memasukkan Bafitimbi Gomis. Henry dkk menaikkan tempo. Serangan itu akhirnya berhasil membuahkan gol balasan menit ke-71. Umpan diagonal Willy Sagnol dari sisi kanan disentuh tipis saja oleh Henry ke pojok bawah tiang jauh. Belanda 2 vs Prancis 1. Selang satu menit Belanda kembali memimpin dua gol. Pergerakan brilian Robben diselesaikan dengan tendangan kaki kiri. Coupet tidak menyangka karena sudutnya begitu sempit.

    Praktis semangat Prancis runtuh. Serangan memang dibangun gencar tapi tidak ada yang membahayakan gawang Belanda. Van Nistelrooy justru nyaris menambah sakit hati lawannya melalui sundulan parabola yang dengan susah payah ditepis Coupet. Gol keempat itu akhirnya datang juga di masa stoppage time. Sneijder dari luar kotak penalti melepaskan tendangan keras spekulasi yang spektakuler. Coupet tidak mampu menghentikan dan bola membentur mistar sebelum menggetarkan jala gawang.

    Hasil tersebut membuat Oranjes tidak tergoyahkan di puncak klasemen dengan enam poin. Peringkat kedua diduduki Rumania dengan dua poin, sedangkan Prancis dan Italia terpojok dengan satu poin. Roda nasib Prancis dan Italia berada di tangan Belanda. Jika saja Belanda ‘memberi’ Rumania kemenangan apapun hasil pertandingan di Letzigrund, Selasa nanti, Prancis dan Italia tersingkir.


    silahkan bagi yg mo meng-upadate berita, lanjut ke bawah
    Tiada Hidup Tanpa Kegagalan, Kekalahan, Dan Kejatuhan...

    Air Sungai Mengalir Menuju Laut Melewati Jalan Yang Berliku...


    Berdirilah Tegak Kembali…Gapai Cita2




  4. #3
    gorila Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold
    Join Date
    Nov 2006
    Posts
    921
    Thanks
    83
    Thanked 1,545 Times in 608 Posts

    Thumbs up

    German VS Austria: 1 - 0













    Pencetak Gol jerman: M. Ballack

    jerman (runner up grup B) akan berhadapan dengan Portugal (juara grup A) di babak selanjutnya!
    Tiada Hidup Tanpa Kegagalan, Kekalahan, Dan Kejatuhan...

    Air Sungai Mengalir Menuju Laut Melewati Jalan Yang Berliku...


    Berdirilah Tegak Kembali…Gapai Cita2




  5. #4
    gorila Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold
    Join Date
    Nov 2006
    Posts
    921
    Thanks
    83
    Thanked 1,545 Times in 608 Posts

    Lightbulb

    Polandia VS Kroasia: 0 - 1














    Pencetak Gol Kroasia: Ivan Klasnic

    Kroasia (juara grup B) akan berhadapan dengan Turki (runner up grup A) di babak selanjutnya.
    Tiada Hidup Tanpa Kegagalan, Kekalahan, Dan Kejatuhan...

    Air Sungai Mengalir Menuju Laut Melewati Jalan Yang Berliku...


    Berdirilah Tegak Kembali…Gapai Cita2




  6. #5
    gorila Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold
    Join Date
    Nov 2006
    Posts
    921
    Thanks
    83
    Thanked 1,545 Times in 608 Posts

    Lightbulb

    Belanda Buyarkan Mimpi Rumania





    Mimpi Rumania untuk melaju ke babak perempat final, buyar saat mereka berhadapan dengan Belanda. Rumania yang butuh kemenangan justru takluk 0-2 dari Belanda yang turun tanpa diperkuat sejumlah pemain intinya. Kedua gol Belanda dibukukan Klaas-Jan Huntelaar dan Robin van Persie di babak kedua.

    Sejak awal permainan, Rumania gencar melancarkan serangan ke gawang Belanda. Sepuluh menit pertandingan berlangsung, dua kali Rumania memiliki peluang membobol gawang Tim Oranye yang kali ini dikawal Maarten Stekelenburg, lewat sepakan Niculae dan tendangan bebas Chivu, namun bola masih melebar.

    Peluang selanjutnya menjadi milik Belanda, saat tandukan Van Persie menyambut umpan Engelaar melambung ke atas mistar gawang Rumania. Sundulan van Persie kembali mengancam gawang Rumania, namun kembali peluang tersebut mentah karena bola masih menyamping. Rumania ganti menekan pertahanan Belanda, sayang sepakan Mutu dari luar kotak penalti masih melenceng.

    Peluang terbaik Belanda lahir di menit ke-36. Kerja sama segitiga antara DeZeeuw-Huntelaar-Robben, membuat Robben tinggal menaklukkan kiper Rumania, Bogdan Lobont. Sayang, bola cocoran Robben masih menyamping di sisi kanan gawang Rumania. Menjelang rehat, ganti Rumania yang menghadirkan ancaman. Crossing mendatar Rat, diteruskan dengan sepakan keras Codrea. Namun sepakannya terlalu keras, dan bola pun melambung meninggalkan lapangan pertandingan.

    Empat menit babak kedua berjalan, Belanda langsung menggebrak. Menerima umpan terobosan, Van Persie memutar badan untuk mendapatkan ruang tembak. Lobont menyelamatkan gawang Rumania dengan kesuksesannya memblok sepakan Van Persie. Namun, Lobont tak kuasa mempertahankan keperawanan gawangnya di menit ke-54. Umpan silang kiriman Affelay meluncur deras ke jantung pertahanan Rumania. Hadirnya Engelaar membuat para bek Rumania terpecah konsentrasinya, sehingga memudahkan Huntelaar menyambar bola tersebut dengan sepakan kaki kirinya.

    Rumania berusaha membalas gol terseut, namun kerja keras Mutu dkk dalam membongkar pertahanan Belanda bagai menemui tembok kokoh. Justru Belanda berhasil memperbesar keunggulan di tiga menit menjelang pertandingan usai. Menerima umpan terobosan De Zeeuw, Van Persie berhasil mengatasi hadangan Contra, untuk kemudian melepaskan tembakan yang tidak mampu dibendung Lobont. Skor 2-0 bertahan sampai peluit akhir berbunyi.

    Susunan pemain:
    Belanda: Maarten Stekelenburg; Khalid Boulahrouz (Mario Melchiot 58’), Wilfred Bouma, John Heitinga, Tim de Cler; Demy de Zeeuw, Orlando Engelaar; Robin van Persie, Ibrahim Afellay, Arjen Robben (Dirk Kuyt 61’); Klaas-Jan Huntelaar (Vennegor of Hesselink 83’).
    Rumania: Bogdan Lobont; Cosmin Contra, Gabriel Tamas, Sorin Ghionea, Razvan Rat; Cristian Chivu (kk), Paul Codrea (Nicolae Dica 72’), Banel Nicolita (Florentin Petre 82’), Razvan Cocis, Adrian Mutu; Daniel Niculae (Marius Niculae 59’).
    Tiada Hidup Tanpa Kegagalan, Kekalahan, Dan Kejatuhan...

    Air Sungai Mengalir Menuju Laut Melewati Jalan Yang Berliku...


    Berdirilah Tegak Kembali…Gapai Cita2




  7. #6
    gorila Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold
    Join Date
    Nov 2006
    Posts
    921
    Thanks
    83
    Thanked 1,545 Times in 608 Posts

    Lightbulb Congrats Itali

    Italia Dampingi Belanda





    Nafas Italia di Euro 2008 belum berhenti. Dalam posisi terjepit Italia lolos ke perempat final setelah menundukkan Prancis yang tampil dengan 10 pemain dengan skor 2-0 (1-0). Keberhasilan Italia melangkah ke babak berikutnya tidak terlepas dari kekalahan Rumania pada pertandingan yang berlangsung bersamaan.

    Kick-off babak pertama berlangsung 10 menit Prancis kehilangan Franck Ribery. Playmaker Prancis itu terpaksa digantikan Samir Nasri akibat bermasalah pada pergelangan kaki setelah melanggar Gianluca Zambrotta. Serbuan Luca Toni membuahkan hadiah penalti menit ke-24. Akibat mengganjal Toni yang sudah berhadapan dengan Gregory Coupet, Eric Abidal diganjar kartu merah. Penalti dieksekusi sempurna Andrea Pirlo. Italia memimpin 1-0.

    Raymond Domenech melakukan pergantian pemain dengan menarik keluar Nasri dan memasukkan centre-back Jean-Alain Boumsong. Unggul jumlah pemain Italia menguasai permainan. Menit ke-28 Toni memiliki peluang menggandakan keunggulan. Namun tendangan Toni tipis di sisi kiri gawang setelah menerima crossing Antonio Cassano. Toni kembali membuang peluang di menit ke-30 saat menerima umpan dari Fabio Grosso.

    Permainan berlangsung keras dan diwarnai pelanggaran. Peluang terbaik Prancis diperoleh Thierry Henry pada menit ke-34. Menerima umpan terobosan Jeremy Toulalan, tendangan mendatar Henry melebar tipis di samping kanan gawang Gianluigi Buffon. Satu menit sebelum turun minum gawang Coupet terancam oleh tendangan bebas Grosso yang membentur tiang gawang.

    Di babak kedua pertandingan tetap berlangsung panas. Roberto Donadoni mengubah taktik dengan memasukkan Massimo Ambrosini untuk menggantikan Pirlo yang pada pertandingan berikut absen lantaran akumulasi kartu. Prancis yang meladeni permainan terbuka dibuat gigit jari pada menit ke-62 di saat Italia memimpin dua gol melalui tendangan bebas Daniele de Rossi. Coupet salah mengantisipasi bola karena arahnya berbelok setelah membentur kaki Henry yang berdiri sebagai pagar hidup.

    Kalah berarti tersingkir, Domenech menambah penyerang dengan memasukkan Nicolas Anelka. Akan tetapi keputusan itu tidak juga mampu mengubah kedudukan. Italia yang bermain tenang justru memiliki beberapa peluang untuk menciptakan gol ketiga dengan memanfaatkan banyaknya lubang di pertahanan lawan.

    Salah satu peluang itu diperoleh Toni di menit ke-72. Sayang kesempatan itu lagi-lagi gagal membuka pembendaharaan gol Toni di Austria-Swiss lantaran bisa diblok Coupet dan hanya membuahkan sepak pojok. Peluang terbaik Prancis di paro kedua memaksa Buffon berjibaku. Menit ke-74, tendangan melengkung Benzema dengan gemilang berhasil diselamatkan Buffon. Menit ke-90 kembali peluang Benzema terbuang percuma, kali ini tendangannya hanya membentur tiang gawang.

    Kemenangan itu membuat Italia lolos ke babak perempat final dengan status runner-up Grup C dengan mengumpulkan empat (4) poin. Petingkat pertama ditempati Belanda yang tidak memberi ampun Rumania lewat kemenangan 2-0 (0-0). Di babak delapan besar Italia akan bertemu dengan Spanyol, Minggu, 22 Juni. Sedangkan Prancis harus menelan pil pahit pulang ke negerinya dengan predikat juru kunci dari satu kali bermain imbang.

    Susunan pemain:
    Prancis: 23-Gregory Coupet; 14-Francois Clerc, 5-William Gallas, 3-Eric Abidal, 13-Patrice Evra; 6-Claude Makelele, 20-Jeremy Toulalan, 22-Franck Ribery (11-Samir Nasri 10 (2-Jean-Alain Boumsong 26) , 10-Sidney Govou (8-Nicolas Anelka 66); 12-Thierry Henry, 9-Karim Benzema.
    Italia: 1-Gianluigi Buffon; 19-Gianluca Zambrotta, 2-Christian Panucci, 4-Giorgio Chiellini, 3-Fabio Grosso; 21-Andrea Pirlo (13-Massimo Ambrosini 55), 10-Daniele De Rossi, 8-Gennaro Gattuso (22-Alberto Aquilani 82); 20-Simone Perrotta (16-Mauro Camoranesi 64); 18-Antonio Cassano, 9-Luca Toni.



    Itali (runner up grup C) akan berhadapan dengan Spanyol (juara grup D) di babak selanjutnya.
    Tiada Hidup Tanpa Kegagalan, Kekalahan, Dan Kejatuhan...

    Air Sungai Mengalir Menuju Laut Melewati Jalan Yang Berliku...


    Berdirilah Tegak Kembali…Gapai Cita2




  8. #7
    gorila Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold
    Join Date
    Nov 2006
    Posts
    921
    Thanks
    83
    Thanked 1,545 Times in 608 Posts

    Lightbulb

    Yunani VS Spanyol : 1 - 2













    Pencetak gol:
    Spanyol: Daniel Güiza dan Rubén de la Red
    Yunani: Angelos Charisteas
    Tiada Hidup Tanpa Kegagalan, Kekalahan, Dan Kejatuhan...

    Air Sungai Mengalir Menuju Laut Melewati Jalan Yang Berliku...


    Berdirilah Tegak Kembali…Gapai Cita2




  9. #8
    gorila Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold
    Join Date
    Nov 2006
    Posts
    921
    Thanks
    83
    Thanked 1,545 Times in 608 Posts

    Lightbulb

    Russia VS Swedia : 2 - 0















    pencetak gol:

    Russia: Roman Pavlyuchenko dan Andrei Arshavin

    Russia (runner up grup D) akan berhadapan dengan belanda (juara grup C) di babak selanjutnya.
    Tiada Hidup Tanpa Kegagalan, Kekalahan, Dan Kejatuhan...

    Air Sungai Mengalir Menuju Laut Melewati Jalan Yang Berliku...


    Berdirilah Tegak Kembali…Gapai Cita2




  10. #9
    gorila Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold
    Join Date
    Nov 2006
    Posts
    921
    Thanks
    83
    Thanked 1,545 Times in 608 Posts

    Lightbulb 18 Juni 2008

    Spanyol Petik Poin Sempurna



    Spanyol melangkah ke babak perempat final dengan poin sempurna. Bermain menghadapi Yunani dalam partai yang sudah tidak menentukan lagi. Pasukan Luis Aragones memetik kemenangan dengan skor 2-1 (0-1). Meski sempat tertinggal terlebih dahulu, dua gol balasan yang dibukukan De la Red dan Guiza, memberi kemenangan bagi Spanyol. Kemenangan ini juga memberi Spanyol poin sempurna.

    Kedua tim membuka babak pertama dengan menampilkan permainan bertempo sedang. Pertandingan baru menghangat setelah memasuki menit ke-19. Yunani sempat sedikit terancam saat Spanyol melancarkan tekanan, beruntung kiper Yunani, Nikopolidis bergerak lebih cepat dari Fabregas untuk menyongsong bola.

    Spanyol sedikit lebih unggul dalam penguasaan bola. Meski tidak dominan, Spanyol dengan konsisten terus menerus menghadirkan ancaman bagi gawang Yunani. Namun, keberuntungan belum menaungi Spanyol. Tiga kali sepakan Xabi Alonso dari luar kotak penalti hanya nyaris menjadi gol. Paling spektakuler adalah tendangan yang dilakukan Alonso di menit ke-24. Tendangan Alonso dari setengah lapangan, melenceng beberapa cm di mistar gawang Yunani. Nikopolidis sempat sedikit cedera, sebab ia menubruk tiang saat hendak menjangkau bola tersebut.

    Tiga menit menjelang turun minum, justru Yunani yang berhasil membobol gawang Spanyol. Adalah Angelos Charisteas yang berhasil memecah kebuntuan. Meneruskan bola tendangan bebas Karagounis, tandukan Charisteas tak mampu dibendung kiper Spanyol, Pepe Reina. Kedudukan 1-0 bertahan sampai babak pertama usai.

    Sembilan menit babak kedua berlangsung, Xabi Alonso kembali melepaskan tembakan kerasnya dari luar kotak penalti. Lagi-lagi peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol karena bola masih menerpa mistar. Spanyol akhirnya mampu menciptakan gol balasan di menit ke-61. Diawali umpan lambung, Guiza kemudian meneruskannya dengan memberi umpan sundulan kepada De la Red. Tembakan first time De la Red menyambut umpan tersebut menghujam keras ke gawang Yunani. Bola sebenarnya sempat membentur tangan Nikopolidis, namun itu tak mampu menghalangi bola bersarang di gawangnya. Ini adalah gol pertama De la Red untuk Timnas Spanyol.

    Yunani sempat tersengat oleh gol balasan tersebut. Namun satu-satunya peluang Yunani yang lahir dari Charisteas gagal dimaksimalkan. Sepakannya dari sudut sempit hanya mampu menerpa jaring gawang Spanyol.

    Justru Spanyol yang mengurung pertahanan Yunani di masa-masa akhir pertandingan. Beberapa peluang mereka miliki lewat De La Red dan Sergio Garcia, namun peluang-peluang tersebut urung berbuah gol. Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-88, saat Guiza mencetak gol kemenangan Spanyol. Tandukannya menyambut crossing Sergio Garcia memecundangi Nikopolidis untuk kedua kalinya. Skor 2-1 untuk kemenangan Spanyol bertahan sampai peluit panjang ditiup Howard Webb.

    Susunan pemain:
    Yunani: 1-Nikopolidis, 11-Vyntra (kk), 16-Kyrgiakos (19-Antzas 62) 5-Dellas, 4-Spyropoulos; 6-Basinas (kk), 21-Katsouranis; 10-Karagounis (kk) (22-Tziolis 74’); 14-Salpigidis (8-Giannakopoulos 86’), 9-Charisteas, 20-Amanatidis.

    Spanyol:23-Reina, 18-Arbeloa (kk), 2-Albiol, 20-Juanito, 3-Navarro; 16-Sergio Garcia, 22-De la Red, 14-Alonso, 6-Iniesta (12-Santi Cazorla 58’); 10-Fabregas, 17-Guiza (kk).
    Tiada Hidup Tanpa Kegagalan, Kekalahan, Dan Kejatuhan...

    Air Sungai Mengalir Menuju Laut Melewati Jalan Yang Berliku...


    Berdirilah Tegak Kembali…Gapai Cita2




  11. #10
    gorila Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold Roeper&Ebert is a splendid one to behold
    Join Date
    Nov 2006
    Posts
    921
    Thanks
    83
    Thanked 1,545 Times in 608 Posts

    Lightbulb 19 Juni 2008

    Rusia, Tim Terakhir ke Perempat Final



    Rusia menjadi tim terakhir yang lolos ke babak perempat final Euro 2008. Dalam laga pamungkas penyisihan Grup D di Tivoli-Neu Stadium, dengan meyakinkan Andrei Arshavin dkk mengungguli Swedia 2-0 (1-0). Dua gol kemenangan pasukan Guus Hiddink dicetak striker Roman Pavlyuchenko di menit ke-24 babak pertama dan Arshavin di menit ke-50 babak kedua.
    Dengan kemenangan ini Rusia tampil sebagai runner-up Grup D dan akan menantang tim kandidat juara Belanda di partai perempat final yang rencananya digelar St. Jakob Park Stadium, Basel, Sabtu, 21 Juni, mendatang.

    Dalam laga ‘hidup-mati’ ini, pelatih Swedia Lars Lagerback kembali menurunkan formasi tim yang sama seperti laga lawan Spanyol. Striker andalan Zlatan Ibrahimovic kembali bermain setelah sebelumnya didera cedera lutut. Di lain pihak, akhirnya pelatih Rusia, Guus Hiddink memainkan pemain ‘jenius’, Andrei Arshavin yang absen karena akumulasi kartu di dua laga awal. Masuknya Arshavin membuat Dmitry Torbinsky duduk di bench.

    Sadar hanya kemenangan yang dibutuhkan untuk lolos ke babak perempat final, Arshavin dkk tampil agresif sejak kick-off babak pertama dibunyikan wasit asal Belgia, Frank de Bleeckere. Namun, Swedia tak mau kalah. Dalam 10 menit pertama, The Blueyellow sempat mengancam gawang Igor Akinfeev lewat sundulan Ibrahimovic dan tendangan spekulasi Johan Elmander.

    Rusia mencoba membalas di menit ke-13 lewat sundulan Arshavin meneruskan umpan silang Aleksandr Anyukov. Satu menit kemudian, anak-anak Hiddink mempertontonkan kerja sama yang cantik. Sayang, crossing Roman Pavlyuchenko gagal dimanfaatkan Arshavin dengan sempurna. Tak lama berselang, Arshavin kembali melontarkan tendangan keras dari luar kotak penalti. Sejak saat itu Rusia tampak di atas angin. Sebaliknya Swedia kian tertekan.

    Gempuran Rusia akhirnya membuahkan hasil di menit ke-24. Lewat sebuah kombinasi cantik Arshavin dan Aleksander Anyukov. Umpan yang disodorkan Anyukov tidak disia-siakan Pavlyuchenko, untuk dikonversi menjadi gol. Rusia mempin 1-0.

    Dua menit kemudian, ganti Swedia yang memperoleh peluang lewat sundulan Henrik Larsson yang membentur mistar. Rusia pun tidak mengendurkan tekanan, mereka memperoleh kesempatan untuk memperbesar keunggulan melalui Bilyaletdinov dan Arshavin, sayang sepakan Bilyaletdinov masih mampu diselamatkan Issakson, sedangkan bola tembakan Arshavin masih membentur mistar.

    Di menit-menit akhir babak pertama, Swedia kembali mendapat kesempatan untuk menyamakan kedudukan melalui tembakan Fredrik Ljunberg yang masih mampui ditepis Akinfeev. Akinfeev kembali menyelamatkan gawang Rusia saat ia memblok bola tendangan Nilsson. Babak pertama pun ditutup dengan skor 1-0 bagi keunggulan Rusia.

    Lima menit babak kedua berlangsung, Rusia memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Dari sebuah serangan balik, Zhirkov yang mampu lolos di sisi kiri pertahanan Rusia melepaskan umpan mendatar tertuju pada Arshavin. Tanpa kesulitan, Arshavin meneruskan bola tersebut untuk menjebol gawang Issakson.

    Tiga menit kemudian, Akinfeev kembali menyelamatkan gawangnya, saat ia sukses memblok tendangan Henrik Larsson. Mistar gawang menjadi penghalang Rusia untuk unggul tiga gol ketika tembakan Zyrianov membenturnya. Peluang kembali menjadi milik Swedia saat mereka mendapat hadiah tendangan sudut, namun sundulan Mellberg masih melambung di atas mistar.

    Di sisa-sisa babak kedua, Rusia tiga kali memperoleh kesempatan membukukan gol. Namun peluang tersebut selalu mentah. Tandukan Pavlyuchenko mendarat tepat di pelukan Issakson, kemudian giliran sepakannya yang menyamping, terakhir bola sepakan Arshavin saat ia tinggal menaklukkan Issakson masih mampu dibuang oleh Hanson. Kedudukan 2-0 pun bertahan sampai peluit panjang dibunyikan, sekaligus memastikan langkah Rusia ke perempat final, untuk bertemu dengan Belanda.

    Susunan pemain:
    Rusia: 1-Igor Akinfeyev; 22-Alexander Anyukov, 8-Denis Kolodin (kk), 4-Sergei Ignashevich, 18-Yuri Zhirkov; 11-Sergei Semak (kk), 17-Konstantin Zyryanov, 20-Igor Semshov, 15-Diniyar Bilyaletdinov (9-Saenko 66’); 10-Andrei Arshavin (kk), 19-Roman Pavlyuchenko (23-Bystrov 90’)

    Swedia: 1-Andreas Isaksson (kk); 5-Fredrik Stoor, 3-Olof Mellberg, 4-Petter Hansson, 2-Mikael Nilsson (20-Markus Allback 79’); 11-Johan Elmander (kk), 8-Anders Svensson, 19-Daniel Andersson (16-Kim Kallstrom 56’), 9-Fredrik Ljungberg; 10-Zlatan Ibrahimovic, 17-Henrik Larsson
    Tiada Hidup Tanpa Kegagalan, Kekalahan, Dan Kejatuhan...

    Air Sungai Mengalir Menuju Laut Melewati Jalan Yang Berliku...


    Berdirilah Tegak Kembali…Gapai Cita2




  12. The Following User Says Thank You to Roeper&Ebert For This Useful Post:



 
+ Reply to Thread
Page 1 of 3 1 2 3 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
Logout