Welcome to the IndoMp3z - Indonesian Music and Movie Community.

Merry Christmas and Happy New Year 2013. [Seluruh IndoMp3z Crew] [Close]

+ Reply to Thread
Page 2 of 6 FirstFirst 1 2 3 4 ... LastLast
Results 11 to 20 of 58
  1. #11
    siamang pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    264
    Thanks
    55
    Thanked 874 Times in 77 Posts

    Thumbs up Fergie: Roma Lebih Suka Juara Seri A

    30/03/2008 11:37
    Fergie: Roma Lebih Suka Juara Seri A



    Pelatih Sir Alex Ferguson mengatakan masih terbukanya peluang menjuarai Seri A mengakibatkan konsentrasi AS Roma di Liga Champions terganggu. Giallorossi akan menjamu Manchester United (MU) di Stadion Olimpiade Roma, Selasa (1/4), dalam laga pertama perempat final Liga Champions.

    ''Saya yakin Roma akan menggunakan seluruh sumber dayanya untuk mengejar gelar domestik, ketimbang bersaing di Liga Champions,'' ujar Fergie. ''Itulah yang akan membantu saya melewati laga perempat final pertama di Roma.''

    Inter Milan, kata Fergie, sempat menjadi favorit. Namun perubahan dalam beberapa pekan terakhir membuat Roma berpeluang menggeser Nerazzuri di puncak klasemen. Bahkan setelah laga terakhir, Sabtu (29/3), Giallorossi masih punya peluang menjadi juara.

    Roma bermain 1-1 di kandang Cagliari. Pada saat yang sama Lazio menahan Inter juga dengan skor sama. Persaingan di papan atas Seri A pekan ini mengalami status quo. ''Roma memiliki kesempatan fantastis untuk meraih gelar Seri A musim ini,'' lanjut Fergie.

    Roma, masih menurut Fergie, mengalahkan Real Madrid di babak 16 Liga Champions. Namun, lanjut pelatih asal Skotlandia itu, MU akan menjadi tim terakhir yang dihadapi Roma di Liga Champions musim ini.

    Di babak penyisihan grup, MU dan Roma bertemu dua kali. MU memperoleh empat angka, dengan menang di Old Trafford dan menahan Roma di Stadion Olimpiade. Semusim lalu, MU membantai Roma 7-1 di Old Trafford.

    ''Sulit dipercaya kami akan menghadapi AS Roma kali keenam dalam dua tahun,'' kata Fergie. ''Pertemuan ini akan penuh intrik, karena kami telah saling mengenal.''

    MU tidak akan diperkuat Darren Fletche, karena gelandang asal Skotlandia itu harus absen enam pekan akibat cedera lutut. Namun Fergie bisa sedikit tersenyum, karena Paul Scholes telah kembali ke performa terbaiknya. Louis Saha masih akan absen, tapi diharapkan sembuh ketika MU mencapai semifinal Liga Champions
    [goal.com]

  2. #12
    siamang pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    264
    Thanks
    55
    Thanked 874 Times in 77 Posts

    Default Ditahan Cagliari 1-1, Roma Buang Peluang

    Minggu, 30/03/2008 02:24 WIB
    Ditahan Cagliari 1-1, Roma Buang Peluang
    Arya Perdhana - detiksport



    Cagliari - AS Roma membuang kesempatan mendekati Inter Milan di puncak Seri A. 'Hanya' menghadapi tim papan bawah Cagliari, Roma harus pulang dengan satu angka berkat hasil seri 1-1.

    Bertarung di Stadion Sant'Elia, Cagliari, Minggu (30/3/2008) dinihari WIB, gawang Roma bobol oleh gol bunuh diri Matteo Ferrari di menit ketiga. Francesco Totti menyamakan skor bagi Roma melalui golnya di penghujung babak pertama.

    Raihan satu angka ini membuat Roma gagal merapat ke Inter. Dengan 65 angka, I Giallorossi masih defisit tiga poin di belakang Nerazzurri. Inter berpeluang menjauh karena masih akan bertanding melawan Lazio beberapa saat lagi.

    Jalannya pertandingan

    Laga baru berusia dua menit saat gawang Roma yang bertindak sebagai tamu sudah bobol. Menyambut sebuah sepak pojok, Ferrari malah membelokkan bola ke gawang sendiri. Kiper Doni pun hanya bisa terperangah melihat jala gawangnya bergetar.

    Roma seharusnya sudah bisa menyamakan angka di menit 22. Amantino Mancini yang menerima umpan flick Totti berdiri bebas tak jauh dari gawang Cagliari. Tapi sepakan pemain Brasil itu melambung di atas mistar.

    Semenit berikutnya, lagi-lagi Mancini gagal mencetak gol. Tendangan rendah Mancini sebetulnya sudah menaklukan kiper Marco Storari dan bek-bek Cagliari. Namun tidak dengan tiang gawang. Bola membentur tiang sebelah kanan dan gagal menjadi gol.

    Keasyikan menyerang, Roma nyaris tertinggal lebih jauh. Di menit 32, berawal dari sebuah tendangan sudut, sundulan Michele Canini menyamping tipis dari gawang Roma.

    Menit 44, tendangan bebas Totti ditepis keluar lapangan oleh Storari. Dari sepakan sudut, sundulan Philippe Mexes juga diusir Storari ke udara dengan sigapnya.

    Di menit terakhir babak pertama, akhirnya Roma mencetak gol juga. Adalah Totti yang berhasil menjebol gawang Cagliari dengan sebuah tendangan bebas yang tak terlalu kencang. Skor pun berubah jadi 1-1.

    Memasuki 45 menit kedua, Roma terlihat bernafsu mengejar gol kemenangan. Menit 73, Alberto Aquilani yang baru masuk nyaris mencetak gol andai diving headernya menyambung crossing Cicinho tak melebar.

    Tak sampai semenit, Aquilani beroleh peluang emas keduanya. Dengan aksi kaki ciamik, gelandang muda Roma melepaskan tembakan ke arah gawang. Namun Storari dengan cekatan menepis bola keluar lapangan.

    Roma mengklaim berhak atas gol kedua di menit ke-85. Saat itu, sundulan Totti menyongsong umpan silang Mancini dikira sudah melewati garis gawang. Namun wasit bergeming dan tidak mengesahkan kejadian itu menjadi gol bagi Roma.

    Di penghujung laga, pelatih Cagliari Davide Bellardini diusir wasit Massimo Saccani karena melanggar garis batas area teknis. Kedudukan 1-1 ini bertahan hingga usainya pertandingan.

    Susunan pemain:
    Cagliari: Storari; Pisano, Lopez, Canini, Agostini; Fini, Cossu (Del Grosso 80), Parola; Foggia (Biondini 74), Jeda; Acquafresca (Matri 82)

    Roma: Doni; Cicinho, Mexes, Ferrari, Tonetto (Cassetti 54); Brighi (Aquilani 73), Pizarro; Taddei (Esposito 80), Giuly, Mancini; Totti
    Last edited by pedrizen; 05-06-2008 at 03:06 AM.

  3. #13
    siamang pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    264
    Thanks
    55
    Thanked 874 Times in 77 Posts

    Default Misi Serigala Menuntaskan Dendam

    Selasa, 01/04/2008 07:19 WIB
    Jelang Roma vs MU
    Misi 'Serigala' Melunaskan Dendam

    Doni Wahyudi - detiksport



    Jakarta - Dipecundangi MU dengan agregat 8-2 musim lalu, AS Roma berpeluang besar membalaskan dendamnya. Setidaknya fakta sejarah dan statistik Giallorossi di kandang membuka peluang ke arah tersebut.

    Meski sudah setahun berlalu skuad dan fans AS Roma pastinya belum bisa menghilangkan memori pahit atas kekalahan menyesakan di Old Trafford. Berangkat ke Inggris dengan modal kemenangan 2-1, Francesco Totti cs dipaksa menelan kekalahan terbesar yang pernah mereka alami di Liga Champions setelah menyerah 1-7 di leg kedua.

    Entah umpatan atau rasa syukur karena diberi peluang membalas dendam yang keluar dari skuad Roma saat hasil undian babak perempatfinal kembali mempertemukan mereka dengan Setan Merah. Yang pasti bekal skuad besutan Luciano Spaletti masih punya potensi menuntaskan misi tersebut.

    Bekal paling berharharga yang dibawa tuan rumah adalah fakta bahwa mereka belum terkalahkan di Stadion Olimpico dalam dua musim terakhir untuk ajang Liga Champions. Dari sembilan pertandingan, enam di antaranya berakhir dengan kemenangan sementara tiga lainnya berkesudahan sama kuat.

    "Kami selalu mempersiapkan diri dengan baik, kami bermain dengan tenang untuk menunjukkan karakteristik yang sesungguhnya dan kualitas yang terbaik," ungkap Spalletti di BBC.

    MU bukannya tak punya rekor fantastis, bersama Barcelona dan Chelsea, mereka menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di musim ini. Dalam empat laga tandang di babak sebelumnya berakhir dengan dua kemenangan dan dua hasil imbang.

    Tapi rekor belum terkalahkan sepanjang musim tersebut mungkin tak akan berpengaruh lagi di Italia karena MU memang punya rekor buruk jika bertandang ke negara tersebut. Dari 14 lawatan ke Italia, The Red Devils cuma dua kali meraih kemenangan, sementara sepuluh laga lainnya berakhir dengan kekalahan.

    Kunjungan terakhir Ryan Giggs dkk ke Italia pun berakhir menyesakkan. Setelah menang 3-2 atas AC Milan di Old Trafford, MU dibuat tak berada dan dipaksa pulang menelan kekalahan 0-3.

    "Ini adalah pertandingan spesial, yang membuat pemain kami tampil dengan sesuatu yang ekstra," janji Spaletti.

    Adakah angin berhembus ke arah tuan rumah? Jawabnya tentu baru bisa disaksikan dinihari nanti setelah laga sepanjang 2x45 menit tuntas di pentaskan. ( din / ian )
    Last edited by pedrizen; 05-06-2008 at 03:04 AM.

  4. #14
    monyet kecil bebek_kwek2 is an unknown quantity at this point
    Join Date
    Oct 2007
    Location
    nowhere
    Posts
    89
    Thanks
    37
    Thanked 8 Times in 6 Posts

    Default Totti Ingin Bermain Hingga Usia 38

    ROMA - Francesco Totti sepertinya tahu bagaimana berterima kasih kepada AS Roma. Il Capitano Roma mengungkapkan keingiannya bermain hingga usia 37 atau 38 tahun.

    Pemain yang diklaim menjadi ikon Roma itu memulai debutnya bersama klub itu ketika berusia 16 tahun. 15 tahun setelah itu dia masih dijadikan panutan klubnya. Banyak pihak bahkan percaya tanpa Totti, Roma tidak bisa berbuat apa-apa.

    Kemampuannya mencetak gol musim ini juga masih ciamik. Bermain pada 25 laga Serie A, gandengan Illary Blasi itu mampu mencetak 14 gol.

    Namun, permainan Totti musim ini diganggu dengan cedera. Terakhir pemain ganteng itu menderita cedera ligamen yang membuatnya absen hingga akhir musim bahkan empat hingga enam bulan.

    Meski terus dihantui cedera Totti tetap optimis. "Setelah menjalani rehabilitasi pada lutut saya saya pikir saya bisa meneruskan karier saya. Saya ingin bermain hingga berusia 37 atau 38 tahun," tegas Totti

  5. The Following User Says Thank You to bebek_kwek2 For This Useful Post:


  6. #15
    siamang pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    264
    Thanks
    55
    Thanked 874 Times in 77 Posts

    Lightbulb Sesal dan Harap Spalletti

    Senin, 05/05/2008 05:25 WIB
    Sesal dan Harap Spalletti
    Kris Fathoni W - detiksport



    Roma - Harapan AS Roma merengkuh Scudetto kembali lahir usai kemenangan atas Sampdoria, yang dibarengi kekalahan Inter Milan dari AC Milan. Namun dari harapan itu juga tersisip penyesalan.

    Hasil pertandingan dalam giornata 36 itu jelas memberikan angin segar buat Giallorossi. Kini selisih mereka dari pemuncak klasemen Nerazzuri tinggal menyisakan tiga poin, dengan dua laga sisa.

    Meski bahagia timnya sudah kian mendesak Inter, Pelatih Roma Luciano Spalletti mengaku kecewa. Penyebabnya adalah hasil seri kontra Livorno pada 19 April lalu. Jika saja Roma saat itu bisa menang, raihan mereka pun akan setara dengan Inter.

    "Itu hanya meningkatkan kekecewaan kami, karena tanpa seri di Livorno situasi akan berbeda. Dalam sepakbola setiap kejadian kecil membuat perbedaan. Pada suatu ketika keadaan berjalan buruk, di lain waktu kami membawa pulang hasil meski kami bermain kurang bagus," tutur Spalletti seperti dilansir Channel 4.

    Penampilan timnya saat menghadapi Il Samp memang tak teramat meyakinkan. Dua kali mereka diselamatkan mistar gawang. Usai mendengar kabar derby kota Milan, barulah Roma tancap gas.

    "Samp termotivasi di babak pertama, tapi di babak kedua kami bisa membuka ruang dan mengunci kemenenangan. Hari ini kami bisa tampil di bawah tekanan dan menang lawan tim tangguh. Tempat kedua sangat penting, karena kini kami sudah di posisi dua untuk tiga tahun ini. Sekarang tugas kami untuk terus memangkas selisih dengan Inter," lugas Spalletti.

    Sementara itu pengawal gawang Roma Doni masih berhati-hati terhadap kans timnya menyalip Inter, walau berbeda dengan pelatihnya dalam soal penyesalan. "Akan sulit meraih Scudetto, tapi kami masih percaya. Apapun yang terjadi, kami takkan menyesali apapun."
    Last edited by pedrizen; 05-06-2008 at 03:06 AM.

  7. #16
    siamang pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    264
    Thanks
    55
    Thanked 874 Times in 77 Posts

    Default

    Rabu, 07/05/2008 03:09 WIB
    Demi Roma & Rekor, Siena Siap Jegal Inter
    Kris Fathoni W - detiksport



    Siena - Kegagalan memetik kemenangan di derby kota Milan membuat Inter Milan menargetkan gelar juara akan dipastikan pekan depan. Namun Siena yang jadi lawan bakal mati-matian menghadang, demi AS Roma.

    Usai kalah 1-2 dari Milan di giornata 36, pelatih Nerazzuri Roberto Mancini tak terlalu ambil pusing. Menurutnya, laga kontra Siena di pekan 37-lah yang akan jadi penentu gelar juara.

    Meski begitu, upaya Julio Cruz cs dipastikan tak bakal berjalan mudah. Sang lawan, meski sudah duduk nyaman di papan tengah klasemen, tidak akan menyerah dengan mudah dan siap bertarung demi menjegal Inter sekaligus memuluskan jalan Roma menuju tahta juara.

    "Saya harap yang akan dibutuhkan hanyalah agar kami menghentikan Inter guna memberikan Scudetto buat Roma, tapi saya jamin kami akan menjalankan peranan kami. Roma fokus saja ke Atalanta dan Catania," lugas General Manager Siena Lombardi Stronati, seperti dilansir Channel 4.

    Kengototan itu rupanya lahir karena Stronati memang merupakan pendukung berat Giallorossi. Para pemain Siena pun mengungkapkan kalau dia sudah meminta hasil bagus di Giuseppe Meazza, kendati mereka sudah aman dari jeratan degradasi.

    "Kalau pemain bilang begitu, maka pasti benar...Saya diketahui sebagai Romanista dan Roma merepresentasikan bagian dari sejarah keluarga saya. Jelas saya akan senang sekali menghentikan Inter dan kami akan mencobanya," tegas dia.

    Selain ingin memberikan jalan buat tim besutan Luciano Spalletti tersebut untuk meraih gelar juara, Siena sendiri ternyata membidik target lain. "Kami kekurangan dua poin untuk melebihi rekor Seri A sepanjang masa kami, yang mana adalah 43, jadi itu memberikan motivasi lebih."

    "Saya ingin menang dan senang kalau Daniele Portanova mencetak gol. Saya tahu dia adalah pendukung Lazio (rival Roma), tapi dia berhutang satu pada saya," tandas Stronati.

  8. #17
    siamang pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    264
    Thanks
    55
    Thanked 874 Times in 77 Posts

    Lightbulb Copa Italia : Final Keempat Roma vs Inter

    Jumat, 09/05/2008 04:12 WIB
    Copa Italia
    Final Keempat Roma vs Inter

    Doni Wahyudi - detiksport



    Catania - Untuk kali keempat secara beruntun, AS Roma akan kembali berhadapan dengan Inter Milan di final Copa Italia. Giallorossi lolos setelah bermain 1-1 dengan Catania.

    Hasil 1-1 memang sudah cukup buat Roma untuk menyusul Inter yang pada laga semifinal lainnya kemarin menundukkan Lazio dengan 2-0. Berbekal kemenangan 1-0 di leg pertama, skuad besutan Luciano Spaletti unggul agregat 2-1.

    Final Inter vs Roma merupakan laga ulangan dalam tiga tahun terakhir. Dari tiga laga tersebut Inter memenangi dua pertemuan pertama sementara Roma kebagian satu gelar.

    Di Stadion Angelo Massimino, Jumat (9/5/2008), Roma langsung menekan tuan rumah dan membuka peluang melalui Simone Perrotta memanfaatkan crossing Vitorio Antunes. Usaha tersebut tak membuahkan hasil lantaran sepakan pemain kelahiran Inggris itu terlalu lemah yang membuat kiper Albano Bizzarri mudah mengantisipasinya.

    Usaha Roma menggedor pertahanan Catania membuahkan hasil di menit 27 melalui Alberto Aquilani. Dengan dingin dia mengarahkan bola ke dalam gawang dan memperdaya kiper Bizzarri.

    Catania yang kini masih berjuang menjauhi zona degradasi langsung bereaksi dengan gol tersebut. Dua menit berselang Cristian Silvestri mampu menyamakan kedudukan saat tandukannya meneruskan umpan tendangan bebas tak sampai dijangkau Curci.

    Tiga menit sebelum turun minum Roma kembali memiliki peluang lewat tendangan voli Ludovic Giuly namun masih melayang di atas mistar. Sementara tendangan Mascara saat berdiri dalam posisi menguntungkan juga cuma melebar dari gawang Roma.

    Memasuki menit 57 sebuah peluang dari Perrotta saat meneruskan umpan Cicinho dihentikan tiang gawang. Sedangkan usaha tuan rumah untuk membalas kekalahan di leg pertama lalu tak kunjung membuahkan hasil karena beberapa peluang yang dimiliki gagal dilanjutkan menjadi gol.

    Susunan Pemain
    Catania: Bizzarri, Silvestri, Silvestre, Sottil, Alvarez, Izco, Edusei, Biagianti (Baiocco 56), Colucci (Gazzola 60), Mascara, Pia (Iannelli 85)

    Roma: Curci, Cicinho, Cassetti, Panucci, Antunes, Brighi, De Rossi (Mancini 79), Giuly (Esposito 64), Aquilani, Perrotta (Tonetto 76), Vucinic ( din / ian )

  9. #18
    siamang pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    264
    Thanks
    55
    Thanked 874 Times in 77 Posts

    Lightbulb Doni Tambah Kontrak di Roma

    Sabtu, 10/05/2008 00:58 WIB
    Doni Tambah Kontrak di Roma
    Doni Wahyudi - detiksport



    Jakarta - Penampilan gemilang Alexander Doni di bawah mistar AS Roma berimplikasi positif buat kiper Brasil itu menyusul perpanjangan kontrak yang disodorkan padanya.

    Kontrak Doni bersama Roma sesungguhnya baru berakhir tahun 2009 mendatang. Namun berkat penampilan gemilang nan konsisten sejak tiba di Olimpico Stadium 2005 lalu, Giallorossi tak ragu memberinya kontrak baru.

    "Roma dan Doni dengan ini mengumumkan kalau telah tercapai kesepakatan perpanjangan kontrak dan selesainya pembicaraan pembayaran sang pemain yang akan berseragam Giallorosso hingga 30 Juni 2012," demikian pernyataan resmi kubu Roma, seperti diberitakan Goal, Sabtu (10/5/2008).

    Dengan kesepakatan kontrak tersebut mantan kiper Juventude itu akan mendapat bayaran 3,8 juta Euro musim depan dan terus meningkat setiap musimnya hingga mencapai 4,3 juta Euro di musim 2011/2012.

    Juga akan segera membubuhkan tanda tangan di atas lembar kontrak baru adalah Alberto Aquilani. Tindakan Roma mengamankan gelandang binaan Roma tersebut menyusul kabar ketertarikan Arsenal dan Inter Milan terhadapnya.

    "Aquilani adalah pemain Roma dan saya pikir Rosella Sensi tak ingin dia lepas. Francesco Totti akan mengakhiri karir dalam seragam Roma, sementara Daniele De Rossi dan Aquilani tengah dibidik klub top Eropa, tapi saya ragu mereka akan pergi," ungkap agen Franco Zavaglia di Channel4.

  10. #19
    siamang pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    264
    Thanks
    55
    Thanked 874 Times in 77 Posts

    Exclamation

    Giornata 37
    Roma 2
    - 1 Atalanta
    Inter 2 - 2 Siena


    Klasemen
    Inter = 82 points
    Roma = 81 points
    Juve = 70 points
    Fiorentina = 63 points
    Milan = 61 points

    Masih bisa napas...
    Paling engga Inter mesti menang di kandang Parma kalo mau scudetto
    kepleset dikit...
    Last edited by pedrizen; 05-12-2008 at 02:45 AM.

  11. #20
    siamang pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light pedrizen is a glorious beacon of light
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    264
    Thanks
    55
    Thanked 874 Times in 77 Posts

    Lightbulb

    Minggu, 11/05/2008 22:24 WIB
    Roma Pangkas Jarak Jadi Satu Poin
    Arya Perdhana - detiksport




    Roma
    - AS Roma sukses memukul tamunya Atalanta 2-1 untuk memangkas jaraknya dari Inter Milan menjadi satu poin. Pasalnya, Inter tertahan di tangan Siena 2-2 di kandang sendiri.

    Di Stadion Olimpico, Minggu (11/5/2008), Roma sudah membuka keunggulan saat Christian Panucci mencetak gol pertama di menit ke-23. Gol dari bek gaek itu tercipta melalui tandukan memanfaatkan sebuah free-kick.

    Meski cukup menguasai pertandingan, Roma baru bisa memastikan raihan tiga angka di menit 67 melalui gol Daniele De Rossi. Proses gol ini terjadi dengan indah karena De Rossi meluncurkan sepakan bebas yang melengkung indah.

    Dua menit menjelang bubaran, Giampaolo Bellini memperkecil ketertinggalan Atalanta. Gol dari penyerang muda itu datang lewat sebuah sodokan pelan menyambut umpan silang Cristiano Doni.

    Kemenangan ini membuat Roma untuk sementara mengumpulkan 78 angka. Selisih sang penghuni peringkat dua dari Inter yang memimpin klasemen menciut jadi satu poin saja akibat hasil imbang yang dipetik Nerazzurri.

    Patrick Vieira membuat seisi stadion Giuseppe Meazza bersorak dengan mencetak gol pembuka saat laga baru berusia 11 menit. Gol yang merobek gawang Alex Manninger itu tercipta dari sundulan menyambut sepak pojok.

    Massimo Maccarone kemudian menyamakan kedudukan saat laga berusia setengah jam. Maccarone mencetak golnya dengan memanfaatkan umpan terobosan Hussein Kharja. Skor pun jadi 1-1.

    Bintang muda Inter, Mario Balotelli sempat membikin para pendukung La Beneamata tenang berkat golnya di menit terakhir babak pertama. Balotelli menceploskan bola hasil umpan kepala Vieira.

    Inter sepertinya akan mengemas tiga angka sekaligus menyegel scudetto. Namun nyatanya Kharja menjadi mimpi buruk kiper Julio Cesar setelah sepakannya di menit 69 tak mampu ditahan portiere Brasil itu.

    Di penghujung pertandingan, terjadi drama yang sangat menegangkan. Wasit memberi penalti untuk Inter. Hukuman ini cukup kontroversial karena Christian Rigano dituduh menarik kaos Marco Materazzi di kotak terlarang Atalanta.

    Materazzi yang mengambil sendiri sepakan hukuman itu gagal melesakkan bola ke gawang Siena karena bola masih bisa ditepis oleh Manninger yang menjatuhkan diri untuk mengusir si kulit bundar.

    Saat wasit meniup peluit panjang, kedudukan 2-2 tetap tidak berubah.

    Hasil ini membuat perolehan angka Inter hanya bertambah satu poin menjadi 79. Sedangkan Roma setia menguntit dengan jumlah angka 78. Di pekan terakhir, Inter akan melawat ke markas Parma dan Roma juga akan bertandang ke kandang Catania.

    Susunan pemain:
    Roma: Doni; Cicinho, Mexes (Antunes 48), Panucci, Tonetto; De Rossi, Pizarro; Perrotta (Cassetti 33), Aquilani, Mancini; Vucinic (Brighi 80)

    Atalanta: Coppola; Belleri, Talamonti, Pellegrino, Bellini; De Ascentis, Padoin (Rivalta 55), Ferreira Pinto, Muslimovic (Paolucci 51); Doni; Floccari (S Inzaghi 72)

    Inter: Julio Cesar; Maicon, Burdisso, Materazzi; Maxwell (Crespo 81); Zanetti, Cambiasso (Pele' 85), Vieira; Jimenez; Cruz, Balotelli (Suazo 63)

    Siena: Manninger; Ficagna, Portanova, Loria, Rossi; Vergassola, Codrea (Coppola 46), Galloppa (Rigano' 65); Kharja, Locatelli (Alberto 46); Maccarone
    Last edited by pedrizen; 05-12-2008 at 02:38 AM.


 
+ Reply to Thread
Page 2 of 6 FirstFirst 1 2 3 4 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
Logout