Welcome to the IndoMp3z - Indonesian Music and Movie Community.

Merry Christmas and Happy New Year 2013. [Seluruh IndoMp3z Crew] [Close]

Closed Thread
Results 1 to 10 of 10
  1. #1
    monyet kecil barong is on a distinguished road
    Join Date
    Jul 2007
    Location
    Tangerang - Medan
    Posts
    59
    Thanks
    18
    Thanked 2 Times in 2 Posts

    Post Di duain ama kerjaan..

    Imz-ers ...... tolong pendapatnya dong....
    Gw kadang kesel banget ama pacar gw, karena sering di duain ama kerjaan nya.
    dia lebih mentingin kerjaan dia dan gw kadang di cuekin...
    kadang gw bantuin juga sih kerjaan dia... tapikan ge enak harusnya waktu tuk berdua malah ngerjain kerjaan yang gada habisnya
    kalo dibilangin yang ada ngambek...

    tolong dong gw hrus gemana....??

  2. #2
    siamang mr_green2008 has a spectacular aura about mr_green2008 has a spectacular aura about mr_green2008 has a spectacular aura about mr_green2008 has a spectacular aura about mr_green2008 has a spectacular aura about
    Join Date
    Nov 2007
    Location
    Surabaya
    Posts
    332
    Thanks
    41
    Thanked 43 Times in 34 Posts

    Arrow

    yah simple2 sajalah,,,like ussually...
    first positif thinking...
    kalo emang cewek loe lg sibuk ma kerjaannya,,ya sdh seharusnya loe support dia,,bantuin dia,atau minimal bikin dia bisa konsen ma kerjaan dia sekarang,,
    dengan begitu kerjaannya bakal cepet selesai...bukannya malah nambah-nambahin beban dia kan Bro...

    yah emang Qu juga tau,,gmn ga enaknya kalo dicuekin cewek gara2 sibuk ma kerjaannya,,,tp justru di situasi seperti inilah kekuatan cinta, kesabaran dan kedewasaan kamu di uji Bro...

    Kalo kmu bisa lbh sabar dan dewasa dengan keadaan ini,,yah itu berarti Loe bener2 sayang ma dia,tp kalo ga,,,ya mgkn emang loe hrs cari yg laen ...(just kidding Bro..)

    cobalah buat kesibukan yg laen saja Bro,,,mgkn dengan begitu kmu tdk terlalu menuntut cewek loe buat selalu ada...namun tetep malah kmu yg harus perhatikan dia..

    suatu saat nanti,bisa jd kmu yg ada diposisi dia,betul ga bro??,,
    jd sabar aja deh...

    cmn mungkin ga ada salahnya jg buat ngobrolin itu ma dia,,tp cara ngomognya yg bener,,jgn menuntut dia terlalu banyak,,yah sekedar sharing ajalah,,ga usah terlalu berat,tar dia malah mikir,trus loe-nya malah kena marah...hehehe...

    okey Bro...good Luck deh...

  3. #3
    anak monyet enjumpz is an unknown quantity at this point
    Join Date
    Dec 2007
    Posts
    10
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    santai aja, selalu support cewe lu... yang penting kepercayaan antara lu berdua masih kuat... pasti ada saat lu bisa berdua dgn cewe lu tanpa ada kerjaan diantara lu berdua...

  4. #4
    anak monyet cape_deh is an unknown quantity at this point
    Join Date
    Feb 2007
    Posts
    28
    Thanks
    5
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    lhah...? masih mending kan lo diduain ama kerjaan
    dari pada lo dikerjain dia karena mendua ama yang laen
    hayoo?

  5. #5
    siamang irga_rianda is on a distinguished road
    Join Date
    Nov 2007
    Posts
    151
    Thanks
    9
    Thanked 22 Times in 19 Posts

    Default

    walaupun kamu diduain sama kerjaan, tapikan kamu masih tetap bisa berduaan sama dia, kamu harus bersyukur donk, timbang kamu diduakan sama laki2 lain wah........sakit hati donk bosss

  6. #6
    anak kecil irwan01 is a splendid one to behold irwan01 is a splendid one to behold irwan01 is a splendid one to behold irwan01 is a splendid one to behold irwan01 is a splendid one to behold irwan01 is a splendid one to behold irwan01 is a splendid one to behold irwan01 is a splendid one to behold irwan01 is a splendid one to behold irwan01 is a splendid one to behold irwan01 is a splendid one to behold
    Join Date
    Dec 2007
    Location
    Yawana Pocci'
    Posts
    2,189
    Thanks
    924
    Thanked 1,487 Times in 457 Posts

    Default

    Yah loe harus bersyukur dunk bro kalo msh diduain ma pekerjaan dia daripada diduain dgn yg len, gmana hayoo??

    Mungkin dia lagi mikirin pekerjaan dia dulu, dan loe harus bisa mengerti dengan kondisi dia saat ini...Yg penting rasa sayang dia gak berkurang ma loe...kepercayaan sangat dibutuhin disini bro...gak mungkin selama2nya dia gak ada waktu buat loe, pastinya ada lah..

    di sini kesabaran n ketabahan loe di uji, apakah loe emang pantas buat dia ato gimna...Mungkin ini juga ujian buat loe dari Yang Maha Kuasa..

    Intinya loe harus mengerti dia dan beri dia kepercayaan..






    >>>--Jangan Nge-Junk Ya--->



  7. #7
    monyet kecil abs1980 is on a distinguished road
    Join Date
    Nov 2007
    Location
    ahead my laptop
    Posts
    70
    Thanks
    10
    Thanked 16 Times in 12 Posts

    Default

    Bro, ini ada artikel yang gw rasa mungkin cocok buat dicerita'in ke cewe bro. (tapi jangan dicerita'in secara frontal lho,, bisa bisa meledak perang dunia ke-3 ntar)


    Dua orang yang baik, tapi, mengapa perkawinan tidak berakhir bahagia

    Ibu saya adalah seorang yang sangat baik, sejak kecil, saya melihatnya dengan begitu gigih menjaga keutuhan keluarga. Ia selalu bangun dini hari, memasak bubur yang panas untuk ayah, karena lambung ayah tidak baik, pagi hari hanya bisa makan bubur. Setelah itu, masih harus memasak sepanci nasi untuk anak-anak, karena anak-anak sedang dalam masa pertumbuhan, perlu makan nasi, dengan begitu baru tidak akan lapar seharian di sekolah.

    Setiap sore, ibu selalu membungkukkann badan menyikat panci, setiap panci di rumah kami bisa dijadikan cermin, tidak ada noda sedikikt pun.
    Menjelang malam, dengan giat ibu membersihkan lantai, mengepel seinci demi seinci, lantai di rumah tampak lebih bersih dibanding sisi tempat tidur orang lain, tiada debu sedikit pun meski berjalan dengan kaki telanjang.

    Ibu saya adalah seorang wanita yang sangat rajin.

    Namun, di mata ayahku, ia (ibu) bukan pasangan yang baik. Dalam proses pertumbuhan saya, tidak hanya sekali saja ayah selalu menyatakan kesepiannya dalam perkawinan, tidak memahaminya.

    Ayah saya adalah seorang laki-laki yang bertanggung jawab. Ia tidak merokok, tidak minum-minuman keras, serius dalam pekerjaan, setiap hari berangkat kerja tepat waktu, bahkan saat libur juga masih mengatur jadwal sekolah anak-anak, mengatur waktu istrirahat anak-anak, ia adalah seorang ayah yang penuh tanggung jawab, mendorong anak-anak untuk berprestasi dalam pelajaran.
    Ia suka main catur, suka larut dalam dunia buku-buku kuno. Ayah saya adalah seoang laki-laki yang baik, di mata anak-anak, ia maha besar seperti langit, menjaga kami, melindungi kami dan mendidik kami.

    Hanya saja, di mata ibuku, ia juga bukan seorang pasangan yang baik, dalam proses pertumbuhan saya, kerap kali saya melihat ibu menangis terisak secara diam diam di sudut halaman.

    Ayah menyatakannya dengan kata-kata, sedang ibu dengan aksi, menyatakan kepedihan yang dijalani dalam perkawinan. Dalam proses pertumbuhan, aku melihat juga mendengar ketidakberdayaan dalam perkawinan ayah dan ibu, sekaligus merasakan betapa baiknya mereka, dan mereka layak mendapatkan sebuah perkawinan yang baik. Sayangnya, dalam masa-masa keberadaan ayah di dunia, kehidupan perkawinan mereka lalui dalam kegagalan, sedangkan aku, juga tumbuh dalam kebingungan, dan aku bertanya pada diriku sendiri : Dua orang yang baik mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia?

    Pengorbanan yang dianggap benar.

    Setelah dewasa, saya akhirnya memasuki usia perkawinan, dan secara perlahan -lahan saya pun mengetahui akan jawaban ini. Di masa awal perkawinan, saya juga sama seperti ibu, berusaha menjaga keutuhan keluarga, menyikat panci dan membersihkan lantai, dengan sungguh-sungguh berusaha memelihara perkawinan sendiri.
    Anehnya, saya tidak merasa bahagia ; dan suamiku sendiri, sepertinya juga tidak bahagia.
    Saya merenung, mungkin lantai kurang bersih, masakan tidak enak, lalu, dengan giat saya membersihkan lantai lagi, dan memasak dengan sepenuh hati.

    Namun, rasanya, kami berdua tetap saja tidak bahagia. .
    Hingga suatu hari, ketika saya sedang sibuk membersihkan lantai, suami saya berkata : istriku, temani aku sejenak mendengar alunan musik!
    Dengan mimik tidak senang saya berkata : apa tidak melihat masih ada separoh lantai lagi yang belum di pel ?
    Begitu kata-kata ini terlontar, saya pun termenung, kata-kata yang sangat tidak asing di telinga, dalam perkawinan ayah dan ibu saya, ibu juga kerap berkata begitu sama ayah.
    Saya sedang mempertunjukkan kembali perkawinan ayah dan ibu, sekaligus mengulang kembali ketidakbahagiaan dalam perkwinan mereka.
    Ada beberapa kesadaran muncul dalam hati saya.

    Yang kamu inginkan ?

    Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu memandang suamiku, dan teringat akan ayah saya.
    Ia selalu tidak mendapatkan pasangan yang dia inginkan dalam perkawinannya, Waktu ibu menyikat panci lebih lama daripada menemaninya. Terus menerus mengerjakan urusan rumah tangga, adalah cara ibu dalam mempertahankan perkawinan, ia memberi ayah sebuah rumah yang bersih, namun jarang menemaninya, sibuk mengurus rumah, ia berusaha mencintai ayah dengan caranya, dan cara ini adalah mengerjakan urusan rumah tangga.

    Dan aku, aku juga menggunakan caraku berusaha mencintai suamiku. cara saya juga sama seperti ibu, perkawinan saya sepertinya tengah melangkah ke dalam sebuah cerita, dua orang yang baik mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia.
    Kesadaran saya membuat saya membuat keputusan (pilihan) yang sama. Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu duduk di sisi suami, menemaninya mendengar musik, dan dari kejauhan, saat memandangi kain pel di atas lantai seperti menatapi nasib ibu.

    Saya bertanya pada suamiku : apa yang kau butuhkan ?
    Aku membutuhkanmu untuk menemaniku mendengar musik, rumah kotor sedikit tidak apa-apa-lah, nanti saya carikan pembantu untukmu, dengan begitu kau bisa menemaniku! ujar suamiku.
    Saya kira kamu perlu rumah yang bersih, ada yang memasak untukmu, ada yang mencuci pakianmu..dan saya mengatakan sekaligus serentetan hal-hal yang dibutuhkannya.
    Semua itu tidak penting-lah! ujar suamiku. Yang paling kuharapkan adalah kau bisa lebih sering menemaniku.
    Ternyata sia-sia semua pekerjaan yang saya lakukan, hasilnya benar-benar membuat saya terkejut.
    Kami meneruskan menikmati kebutuhan masing-masing, dan baru saya sadari ternyata dia juga telah banyak melakukan pekerjaan yang sia-sia, kami memiliki cara masing-masing bagaimana mencintai, namun, bukannya cara pihak kedua.
    Jalan kebahagiaan

    Sejak itu, saya menderetkan sebuah daftar kebutuhan suami, dan meletakkannya di atas meja buku, Begitu juga dengan suamiku, dia juga menderetkan sebuah daftar kebutuhanku.
    Puluhan kebutuhan yang panjang lebar dan jelas, seperti misalnya, waktu senggang menemani pihak kedua mendengar musik, saling memeluk kalau sempat, setiap pagi memberi sentuhan selamat jalan bila berangkat.

    Beberapa hal cukup mudah dilaksanakan, tapi ada juga yang cukup sulit, misalnya dengarkan aku, jangan memberi komentar. Ini adalah kebutuhan suami. Kalau saya memberinya usul, dia bilang akan merasa dirinya akan tampak seperti orang bodoh. Menurutku, ini benar-benar masalah gengsi laki-laki.
    Saya juga meniru suami tidak memberikan usul, kecuali dia bertanya pada saya, kalau tidak saya hanya boleh mendengar dengan serius, menurut sampai tuntas, demikian juga ketika salah jalan.

    Bagi saya ini benar-benar sebuah jalan yang sulit dipelajari, namun, jauh lebih santai daripada mengepel, dan dalam kepuasan kebutuhan kami ini, perkawinan yang kami jalani juga kian hari semakin penuh daya hidup. Saat saya lelah, saya memilih beberapa hal yang gampang dikerjakan, misalnya menyetel musik ringan, dan kalau lagi segar bugar merancang perjalanan keluar kota.

    Menariknya, pergi ke taman flora adalah hal bersama dan kebutuhan kami, setiap ada pertikaian, selalu pergi ke taman flora, dan selalu bisa menghibur gejolak hati masing-masing.

    Sebenarnya, kami saling mengenal dan mencintai juga dikarenakan kesukaan kami pada taman flora, lalu bersama kita menapak ke tirai merah perkawinan, kembali ke taman bisa kembali ke dalam suasana hati yang saling mencintai bertahun-tahun silam.
    Bertanya pada pihak kedua : apa yang kau inginkan, kata-kata ini telah menghidupkan sebuah jalan kebahagiaan lain dalam perkawinan. Keduanya akhirnya melangkah ke jalan bahagia.

    Kini, saya tahu kenapa perkawinan ayah ibu tidak bisa bahagia, mereka terlalu bersikeras menggunakan cara sendiri dalam mencintai pihak kedua, bukan mencintai pasangannya dengan cara pihak kedua.

    Diri sendiri lelahnya setengah mati, namun, pihak kedua tidak dapat merasakannya, akhirnya ketika menghadapi penantian perkawinan, hati ini juga sudah kecewa dan hancur.
    Karena Tuhan telah menciptakan perkawinan, maka menurut saya, setiap orang pantas dan layak memiliki sebuah perkawinan yang bahagia, asalkan cara yang kita pakai itu tepat, menjadi orang yang dibutuhkan pihak kedua! Bukannya memberi atas keinginan kita sendiri, perkawinan yang baik, pasti dapat diharapkan.

  8. #8
    monyet kecil abs1980 is on a distinguished road
    Join Date
    Nov 2007
    Location
    ahead my laptop
    Posts
    70
    Thanks
    10
    Thanked 16 Times in 12 Posts

    Default

    Sorry kalo artikel nya kepanjangan ya, bro, mudah2an ngga bosan aja ngebacanya.

    Btw, gw rasa artikel itu cocok banget buat dibaca atau dicerita'in ama cewe km. Cuman mungkin harus cari momen yang bener bener pas ya, pada saat liburan atau pada saat bener bener dekat dalam suasana yang santai. Karena cewe paling ngga suka kalo dikoreksi secara langsung, pasti dia akan berbuat apapun untuk membantahnya.

    Gw setuju banget ama bro mr.green, bahwa disini kesabaran dan kedewasaan kamu diuji. Sebaiknya jalan'i saja saat saat berdua seperti saat ini, dimana kalian bisa mengerjakan pekerjaan dia bersama sama.
    Bagaimanapun juga hal itu masih jauh lebih bagus ketimbang kondisi aku yang baru bisa bertemu ama ceweku satu atau dua bulan sekali.


    Sambil menjalani proses seperti itu, pelan pelan pasti dia akan tergerak dan melihat ketulusan & kesabaran kamu dalam menemani dia. Gw yakin akan ada saatnya dimana dia akan mulai sadar dan perlahan lahan mengurangi waktunya untuk pekerjaan dialihkan buat km..

    GOOD LUCK, Bro ......

  9. #9
    monyet kecil barong is on a distinguished road
    Join Date
    Jul 2007
    Location
    Tangerang - Medan
    Posts
    59
    Thanks
    18
    Thanked 2 Times in 2 Posts

    Default

    thanks berat bro....atas artikelnya
    walau panjang tp manteb bageeeeet......

  10. #10
    anak monyet echa_ku is an unknown quantity at this point
    Join Date
    Dec 2007
    Location
    ~Secret Garden~
    Posts
    29
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post

    Default

    ya betul tuh pendapat semua,...

    ato,.. coba aja km cari kesibukan dengan kerjaan juga,.. Biar sama


 
Closed Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
Logout