Petani Tewas Dikubur Hidup-Hidup di Tangerang
Carolina - Okezone
TANGERANG - Tragis benar kematian yang harus dijalani Memed (42). Tubuhnya ditemukan di dalam sebuah lubang. Dugaan sementara, korban tewas karena sengaja dikubur hidup-hidup setelah dipukul dengan gagang pacul kecil pada bagian kepala.
"Kalau dilihat, luka pukulan tidak serius dan jika langsung dibawa ke RS mungkin korban akan selamat. Kematian korban kemungkinan kehabisan nafas setelah dikubur," ujar Kapolsek Legok AKP Slamet, di kantornya, Tangerang, Rabu (3/10/2007).
Slamet yang membenarkan adanya dugaan penguburan hidup-hidup itu memastikan, bahwa korban dikubur dengan kondisi seadanya. Memed merupakan petani Kampung Cihuni RT 03/02, Pagedangan, Tangerang, Banten.
Korban baru ditemukan setelah sang istri, Nurhayati (34) mencarinya ke sawah tempat dia bekerja. Tapi, pencarian Nurhayati tidak membuahkan hasil. Malah, Nurhayati mendapati ada gundukan tanah yang mirip kuburan baru. Namun, terlihat ada tangan manusia menyembul ke atas permukaan tanah.
Ketika posisi mayat ditemukan, tampaknya saat akan dipendam dalam tanah, Memed masih hidup. Sebab, posisi tangan Memed seperti ingin meraih sesuatu. Setelah berhasil menyelidiki, diketahui pelaku ternyata juga warga sekitar, bernama Jemy (60).
Jemy mengaku kepada polisi melakukan tindakan itu karena terpaksa. Sebab, saat ditanya apakah Memed mencuri sapinya, korban langsung marah dan mendatanginya sambil membawa sebilah golok. "Pelaku mengaku terpaksa membunuhnya karena tidak mau didahului korban," ujar Slamet.















Reply With Quote

