Welcome to the IndoMp3z - Indonesian Music and Movie Community.

Merry Christmas and Happy New Year 2013. [Seluruh IndoMp3z Crew] [Close]

+ Reply to Thread
Page 4 of 7 FirstFirst ... 2 3 4 5 6 ... LastLast
Results 31 to 40 of 69
  1. #31
    ErDha
    Guest

    Default

    Wahhh, ternyata di Yogya banyak situs wisata-nya yah. Selama ini gw cuma ke Malioboro, Kota Gedhe dan Borobudur aja.

    Thanks bro infonya!


  2. #32
    anak monyet hollis is on a distinguished road
    Join Date
    May 2007
    Posts
    27
    Thanks
    0
    Thanked 43 Times in 1 Post

    Default

    Ada lagi: coba ke pantai Baron.
    Di sana spanjang pantainya pasirnya putih n lautnya biru. Trus pernah kesana pas dulu jogja abis gempa bumi, sepi bgt booo, wisatawannya cuma gw, temen2 gw n 3 orang lainnya, wueenak!!

  3. #33
    Warga Sports Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of
    Join Date
    Mar 2007
    Location
    Kingdom Of Lord
    Posts
    4,836
    Thanks
    477
    Thanked 921 Times in 391 Posts

    Thumbs up Mengenang Keindahan Jakarta di Sunda Kelapa


    Mengembangan pariwisata di Jakarta, memang tidak lengkep bila bila belum menyinggung Sunda Kelapa. Dari tempat inilah sejarah Kota Jakarta dimulai. Sebuah kota pelabuhan yang merupakan cikal bakal berkembangnya Jakarta seperti sekarang.

    Sunda Kelapa adalah pelabuhan di sebelah utara Jakarta yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Di pelabuhan ini juga terdapat Pasar Ikan dan Museum Bahari yang menjadi bagian dari Sunda Kelapa.

    Mengunjungi Sunda Kelapa berarti kita akan menyaksikan langsung bagaimana aktivitas pelabuhan tempo doeloe. Di sini, “atraksi” bongkar muat barang dilakukan secara tradisional.

    Tidak ada alat berat digunakan, yang ada hanyalah tenaga manusia yang mampu memikul barang hingga puluhan kilogram. Selain itu, gudang-gudang tua yang masih berdiri di pelabuhan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi turis yang ingin menikmati wisata tradisional.

    Sunda Kelapa terletak di sebelah utara Jakarta di mulut Sungai Ciliwung. Para nelayan dari sekitar Jakarta memasarkan (melalui pelelangan) hasil tangkapan mereka di Pasar Ikan, yang merupakan pasar ikan tertua di Indonesia. Di sepanjang jalannya dapat ditemui kios-kios yang menjual kerang, penyu, lobster dan hasil tangkapan laut lainnya.

    Hilir-mudik perahu phinisi Bugis dan sebagian lagi ada yang sedang bersandar di dermaga, menciptakan pemandangan menarik bagi pelancong. Mereka berlayar mengelilingi Nusantara sambil membawa barang-barang dagangan. Kini, Sunda Kelapa adalah tempat mangkalnya para nelayan dan pedagang antarpulau.
    M-Web Travel- Mengembangan pariwisata di Jakarta, memang tidak lengkep bila bila belum menyinggung Sunda Kelapa. Dari tempat inilah sejarah Kota Jakarta dimulai. Sebuah kota pelabuhan yang merupakan cikal bakal berkembangnya Jakarta seperti sekarang.

    Menurut sejarahnya, Sunda Kelapa adalah kota pelabuhan kerajaan yang berpusat di Pajajaran. Sunda Kelapa langsung berhubungan dengan Pajajaran melalui Sungai Ciliwung. Sungai-sungai lainnya seperti Cimanuk, Citarum, Sungai Bekasi dan Cisadane merupakan jalan-jalan yang penting pula.

    Sunda Kelapa tidak bisa dilepaskan juga dari Portugis yang pada 1511 merebut Malaka. Tahun 1522, Gubernur d'Albuquerque mengutus anak buahnya ke Pajajaran untuk persahabatan, dengan maksud mendapatkan izin mendirikan benteng di Sunda Kelapa.

    Namun, sebelum Portugis mendirikan benteng, Sunda Kelapa direbut Fatahillah, tahun 1527. Angkatan laut Portugis dihancurkan di Teluk Jakarta. Sejak saat itu Sunda Kelapa berubah nama menjadi Jayakarta. Peristiwa itu konon terjadi pada 22 Juni, tanggal tersebut kemudian dijadikan sebagai hari jadi kota Jakarta.

    Dominasi Belanda terhadap Jakarta dan sebagian wilayah Indonesia juga dimulai dari sini. Kasteel Batavia, gudang-gudang tua serta bangunan bekas kantor perdagangan Perusahaan Hindia Timur Belanda menjadi bagian dari sejarah Sunda Kelapa.[sid/berbagai sumber]

    "I'm not a perfect person, there are many things I wish I didn't do
    but I continue learning"


  4. #34
    kejora
    Guest

    Default

    Quote Originally Posted by hollis View Post
    Ada lagi: coba ke pantai Baron.
    Di sana spanjang pantainya pasirnya putih n lautnya biru. Trus pernah kesana pas dulu jogja abis gempa bumi, sepi bgt booo, wisatawannya cuma gw, temen2 gw n 3 orang lainnya, wueenak!!
    di mana sih, pantai baron itu? jadi penasaran...

    ada yang udah pernah ke pulau sempu (kab. malang) blom?

  5. #35
    anak monyet cyclopsnight is an unknown quantity at this point
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    13
    Thanks
    0
    Thanked 2 Times in 1 Post

    Default

    sayang jauh banget kesana...

  6. #36
    Warga Sports Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of
    Join Date
    Mar 2007
    Location
    Kingdom Of Lord
    Posts
    4,836
    Thanks
    477
    Thanked 921 Times in 391 Posts

    Default Taman Pintar, Tempat Wisata Sekaligus Belajar


    Taman Pintar berlokasi di jalan P. Senopati, Yogyakarta. Taman Pintar ini ditujukan bagi anak-anak Yogya ataupun anak-anak Indonesia agar tumbuh ketertarikan untuk belajar dan kreatif dalam bidang sains dan teknologi. Karena tujuan itulah maka taman ini memilih “Burung Hantu memakai blangkon” menjadi maskotnya. Burung hantu dimaknai sebagai burung species malam yang mempunyai kepekaan yang tinggi, mampu mempelajari alam sekitar serta mampu merasakan kejadian alam yang ada disekitarnya, dan blangkon merupakan khas salah satu identitas Yogyakarta.

    Di taman pintar ini pengunjung tidak saja hanya bisa melihat berbagai jenis sains yang diperagakan, melainkan mereka juga dapat menikmati, mencoba dan beratraksi. Mereka dapat "bermain" dengan alat peraga sains yang tersedia sehingga dapat merasakan bagaimana sains itu.

    Di Indonesia, wahana semacam ini diawali dengan berdirinya pusat peragaan (PP) Iptek yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah. Dari sinilah mulai berkembang science center yang lainnya di Indonesia selang puluhan tahun kemudian.

    Science center yang disebut Taman Pintar ini dibangun oleh gabungan swasta dan pemerintah provinsi DI Yogyakarta yang pembangunannya dimulai sejak Mei 2006 dan diresmikan pemakaiannya oleh dua menteri yakni Menristek Kusmayanto Kadiman dan Mendiknas Bambang Sudibyo pada 9 Juni 2007.

    Semua peragaan iptek tidak hanya dapat dilihat saja, akan tetapi juga bisa disentuh dan dicoba-coba oleh pengunjung. Sehingga taman pintar ini akan merangsang rasa ingin tahu, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya iptek, memancing kreatifitas dan meningkatkan gairah belajar mata ajaran ilmu-ilmu dasar seperti matematika, fisika, kimia dan biologi.

    Motto Taman Pintar nampak sederhana yakni tiga-N "Niteni, Nirokake, Nambahi", sesungguhnya memiliki kedalaman filosofinya Ki Hadjar Dewantara. Dalam konteks masa kini, filosofi itu ada konsekwensinya dengan proses transfer teknologi yang mengacu pada konsep three-A yaitu “Adopt, Adapt, Advance”.

    Disebut Taman Pintar karena di kawasan ini siswa mulai pra sekolah sampai SLTA bisa dengan leluasa memperdalam pemahamannya soal materi pelajaran yang diterima di sekolah dan berekreasi.

    Pendekatan untuk menyampaikan ilmu pengetahuan eksakta dan teknologi dilakukan melalui berbagai media dengan tujuan meningkatkan apresiasi terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Secara garis besar materi isi Taman Pintar terbagi menurut kelompok usia dan penekanan materi. Menurut kelompok usia terbagi atas usia tingkat pra sekolah hingga taman kanak - kanak dan sekolah dasar hingga sekolah menengah, sedangkan menurut penekanan materi diwujudkan dalam interaksi antara pengunjung dengan materi yang disampaikan melalui anjungan yang ada.

    Salah satu dari sejumlah permainan yang disediakan di Taman Pintar, adalah Permainan Air yang memperkenalkan bagaimana terjadinya pelangi.

    Permainan yang tidak kalah menariknya, adalah Parabola Berbisik. Masing-masing anak berdiri di depan parabola yang jaraknya sekitar 15 meter, kemudian mereka berbisik. Nah temannya yang jauh dari parabola itu nanti akan mendengar. Itu namanya konvort rambatan pantulan gelombang suara, jadi melalui media udara.

    Di sini juga tersedia permainan Pipa Gaung. Konsep gaung, anak-anak bisa berisi atau bicara dari ujung-ujung pipa. Suara itu bisa merambat melalui pipa bisa dipantulkan sehingga bisa terdengar di ujung satunya. Pipanya di pendam.

    Selain itu yang paling banyak disukai anak-anak itu Gendang, dinding berdendang, dinding ini menjelaskan kalau luas kecilnya permukaannya itu menentukan tinggi rendahnya nada. Misalnya permukaannya kecil berarti nada yang dihasilkan itu kecil. Jadi anak bisa belajar sendiri berbagai pengetahuan yang selama ini hanya mereka peroleh dalam bentuk teori.

    "I'm not a perfect person, there are many things I wish I didn't do
    but I continue learning"


  7. #37
    Warga Sports Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of
    Join Date
    Mar 2007
    Location
    Kingdom Of Lord
    Posts
    4,836
    Thanks
    477
    Thanked 921 Times in 391 Posts

    Thumbs up Pekan Raya Jakarta, Pameran Yang Telah Menjadi Tujuan Wisata


    Setiap memasuki bulan Juni, selalu ada kegiatan menarik yang diselenggarakan dalam rangka menyambut ulang tahun kota Jakarta yang kebetulan berbarengan dengan liburan sekolah yaitu diselenggarakannya Pekan Raya Jakarta.

    Pekan Raya Jakarta atau yang juga dikenal dengan Jakarta Fair pertama kali diselenggarakan di kawasan Monas pada 5 Juni hingga 20 Juli 1968. Ide PRJ pertama kali digagas Gubernur Ali Sadikin. Sebuah yayasan dengan nama Yayasan Penyelenggara Pameran dan Pekan Raya Jakarta dibentuk sebagai badan pengelola PRJ sesuai dengan Perda nomor 8 Tahun 1968.

    Semenjak 1991, PRJ dipindahkan dari kawasan Monas yang memiliki areal tujuh hektar ke kawasan Kemayoran dengan areal seluas 44 hektar dengan penyelenggara swasta yaitu PT Jakarta International Expo.

    Berbeda dengan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, pada PRJ 2007 yang diselenggarakan dalam rangka menyambut hari ulang tahun kota Jakarta pada 22 Juni 2007 ini diramaikan dengan Taman Pelangi Kids dan Family Park. Selain itu akan ada juga atraksi balon udara yang mampu terbang hingga 10 meter dari permukaan tanah, juga akan ada Surya Institute.

    Ajungan Surya Institute digagas oleh pakar fisika Indonesia Johannes Surya dan akan digelar sejumlah lomba yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan dapat diikuti oleh pengunjung yang datang ke arena tersebut.

    Penyelenggara Pekan Raya Jakarta ini juga memperkenalkan rencana penggunaan kartu cerdas (smart card) untuk pengunjung pameran. Penggunaan kartu yang baru dipakai untuk pertama kali itu merupakan salah satu upaya pembenahan guna menyempurnakan penyelenggaraan Jakarta Fair 2007 yang ke-40.

    Smart Card ini berisi 32 poin untuk 32 kali masuk ke Jakarta Fair 2007. Setiap kali peserta masuk, maka secara otomatis poin tersebut akan berkurang.

    Tak hanya dengan fasiltas kartu canggih tersebut, pengunjung pun dimanjakan dengan kemudahan transporasi untuk menuju arena Pekan Raya Jakarta.

    Warga yang hendak menuju PRJ dapat menggunakan bus Trans Jakarta melalui halte Monumen Nasional di Merdeka Barat kemudian melewati Halte Gambir, Istiqlal, Juanda kemudian melintasi jalan Garuda, Benyamin Sueb dan berakhir di halte Gambir Expo.

    Sementara untuk dari arah sebaliknya terdapat rute bus dari halte Gambir Expo menuju jalan Benyamin Sueb, jalan Garuda, Bungur, Gunung Sahari, Budi Utomo, Lapangan Banteng, Istiqlal, jalan Majapahit , halte Monas Merdeka Barat dan berakhir di Merdeka Selatan.

    Jumlah pengunjung Jakarta Fair 2007 yang diselenggarakan juga dalam rangka HUT DKI Jakarta ke-480 ini diperkirakan mencapai 3 juta orang, naik dari tahun 2006 sebanyak 2,5 juta orang.

    Dengan peserta pameran sebanyak 1.615 perusahaan pada PRJ 2006, nilai transaksi mencapai Rp550 miliar, terdiri atas 72% transaksi otomotif/mobil dan sepeda motor, disusul 10,6% transaksi produk makanan dan minuman, 5,1% produk mebel, 3,6% produk elektronik dan komputer, serta 2,2% produk textil dan garmen.

    Pada 2007 jumlah peserta diharapkan mencapai 2.195 peserta atau naik 35% dibanding tahun sebelumnya.

    Tak ketinggalan, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, PRJ pun akan diramaikan dengan penampilan sejumlah artis ternama antara lain Iwan Fals, Bunga Citra Lestari, Inul Daratista, Ira Swara, Dewi Persik, Anissa Bahar, Trio Macan, Tukul Arwana dan lainnya.

    Sayangnya dari tahun ke tahun harga tiket masuk terus meningkat, bila tahun sebelumnya harga tiket berkisar Rp10.000 untuk hari biasa dan Rp15.000 untuk akhir pekan, PRJ 2007 mematok tiket masuk Rp15.000 untuk hari biasa dan Rp20.000 untuk akhir pekan.

    Meski demikian pengelola menjanjikan berbagai peningkatan layanan dan juga standar keamanan.

    "I'm not a perfect person, there are many things I wish I didn't do
    but I continue learning"


  8. #38
    Warga Sports Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of Lord_man has much to be proud of
    Join Date
    Mar 2007
    Location
    Kingdom Of Lord
    Posts
    4,836
    Thanks
    477
    Thanked 921 Times in 391 Posts

    Default Gua Seplawan, Gua Penuh Pesona Lukisan Alam Artistik


    Objek wisata alam Gua Seplawan terletak di Desa Donorejo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo. Dari pusat kota Purworejo, perjalanan ke gua ini dapat ditempuh sejauh 20 km ke arah timur yang membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua jam. Gua ini terletak pada ketinggian 700 m di atas permukaan laut sehingga menjamin adanya kondisi udara yang sangat sejuk.

    Gua ini banyak mengundang minat banyak wisatawan karena memiliki daya pikat utama berupa lukisan alam yang sangat artistik pada dinding guanya. Lukisan artistik itu berupa bentuk ornamen yang menyerupai kerangka ikan. Ornamen itu yang menghiasi secara indah pada dinding gua. Gua sepanjang sekitar 700 meter ini juga kaya akan sajian keindahan lain yang alami berupa stalagmit, stalaktit, flow stone, helekit, soda straw dan gouwer dam. Namun tetap perhatian utama pada gua ini adalah keindahan lukisan alam yang ada di dalam gua tersebut.

    Di dalam Gua ini banyak terdapat cabang-cabang (lorong). Namun, pengunjung tidak perlu khawatir akan tersesat dalam banyak lorong ini, karena gua ini sudah diterangi dengan penerangan yang memadai. Panjang Gua Seplawan ini kurang lebih sejauh 700 m dengan cabang-cabang gua-nya yang mempunyai panjang sekitar 150 – 300 m dan berdiameter 15 m. Gua alam ini mulai menjadi sangat terkenal pada saat ditemukannya arca emas Dewa Syiwa dan Dewi Pawestri seberat 1,5 kg pada tanggal 28 Agustus 1979 yang kini sudah disimpan di Museum Nasional Jakarta.

    Keadaan sekitar gua ini sangat menunjang keindahan tempat tersebut dengan pemandangan alam yang begitu indah dan tumbuhnya berbagai flora antara lain lumut (di mulut gua) serta berbagai tanaman paku-pakuan. Juga adanya hutan pinus yang semakin menciptakan suasana yang asri. Para pengunjung juga disuguhi dengan taman bunga yang ada di sekitar gua.

    Salah satu hal yang menarik lain yang ada pada objek wisata ini adalah adanya gardu pandang dengan latar belakang Gunung Kelir. Melalui gardu ini pengunjung dapat menikmati indahnya panorama alam dengan latar belakang Gunung Kelir. Bahkan, pengunjung dapat melihat jelas Kota Yogyakarta bila cuaca cerah.

    Jalan menuju lokasi objek wisata ini sudah cukup baik. Area parkir bagi kendaraan bermotor roda dua, empat dan bus juga memadai. Gua ini dapat dikatakan telah dilengkapi fasilitas yang lengkap. Seperti adanya listrik sebagai penerang dalam gua, MCK dan taman. Juga adanya gardu pandang dan arena perkemahan (camping ground).

    Pada hari libur biasa dan libur panjang pengunjung dari Kota Yogyakarta, Cilacap, Purwokerto, Bandung, Semarang dan Jakarta sering mengunjungi objek wisata alam ini dengan menggunakan mobil pribadi maupun bus pariwisata.

    "I'm not a perfect person, there are many things I wish I didn't do
    but I continue learning"


  9. #39
    monyet kecil javacave is an unknown quantity at this point
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    63
    Thanks
    18
    Thanked 3 Times in 2 Posts

    Default

    info travel di bandung donk pliss

  10. #40
    huangkelin
    Guest

    Default

    jawa timur yg enaq kemana yah??


 
+ Reply to Thread
Page 4 of 7 FirstFirst ... 2 3 4 5 6 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
Logout