jancapri
07-14-2009, 11:35 PM
PT Kereta Api akan menghapus layanan kereta kelas bisnis. BUMN itu hanya mempertahankan kelas eksekutif dan ekonomi saja. "Ini untuk meningkatkan kualitas layanan juga," kata Direktur Utama PT Kereta Api Ignatius Jonan di Stasiun Kereta Api Bandung, Jawa Barat, Selasa (14/7).
Jonan tidak merinci kapan hal itu akan dilakukan. Diperkirakan, penghapusan dilakukan dalam dua atau tiga tahun ke depan. Dijelaskan Jonan, di kelas bisnis selama ini pelayanannya serba tanggung, yakni para penumpang hanya mendapat layanan pendingin ruangan berupa kipas angin dan di ekonomi kipas tangan.
"Selama jendela terbuka, debu masuk dan akibatnya kotor selama perjalanan. Ini tidak nyaman, selain juga operasional kereta api membengkak untuk membersihkan kereta dan lain-lain," kata Jonan. Karena itu, kata Jonan, tidak ada pilihan lain kecuali meningkatkan pelayanan kelas ekonomi menjadi ber-AC, sehingga perjalanan jadi nyaman dan tidak panas.
Menurut Jonan, sejauh ini kinerja perusahaan meningkat dari waktu ke waktu. Meski tidak menyebut angka, kinerja pada semester I 2009 meningkatan lima persen dibanding periode yang sama tahun lalu. "Biaya juga turun 10 persen," kata Jonan.
Jonan mengkui, mengubah pola kerja dari dilayani menjadi melayani 27 ribu karyawan organik BUMN perkeretaapian ini tidak mudah. "Di sini sejak dulu, ada kecenderungan banyak bos-bos, tetapi kini dan ke depan mandornya cuma satu. Kalau ada tidak siap dengan kondisi ini, terpaksa harus keluar dari PT Kereta Api atau dipecat," kata Jonan.
--------- sumber: metrotv
:giggling: ambil segi positifnya, nantinya kereta ekonomi jadi ber AC :kereta: tut tut tut .. siapa hendak turut ... :kereta:
Jonan tidak merinci kapan hal itu akan dilakukan. Diperkirakan, penghapusan dilakukan dalam dua atau tiga tahun ke depan. Dijelaskan Jonan, di kelas bisnis selama ini pelayanannya serba tanggung, yakni para penumpang hanya mendapat layanan pendingin ruangan berupa kipas angin dan di ekonomi kipas tangan.
"Selama jendela terbuka, debu masuk dan akibatnya kotor selama perjalanan. Ini tidak nyaman, selain juga operasional kereta api membengkak untuk membersihkan kereta dan lain-lain," kata Jonan. Karena itu, kata Jonan, tidak ada pilihan lain kecuali meningkatkan pelayanan kelas ekonomi menjadi ber-AC, sehingga perjalanan jadi nyaman dan tidak panas.
Menurut Jonan, sejauh ini kinerja perusahaan meningkat dari waktu ke waktu. Meski tidak menyebut angka, kinerja pada semester I 2009 meningkatan lima persen dibanding periode yang sama tahun lalu. "Biaya juga turun 10 persen," kata Jonan.
Jonan mengkui, mengubah pola kerja dari dilayani menjadi melayani 27 ribu karyawan organik BUMN perkeretaapian ini tidak mudah. "Di sini sejak dulu, ada kecenderungan banyak bos-bos, tetapi kini dan ke depan mandornya cuma satu. Kalau ada tidak siap dengan kondisi ini, terpaksa harus keluar dari PT Kereta Api atau dipecat," kata Jonan.
--------- sumber: metrotv
:giggling: ambil segi positifnya, nantinya kereta ekonomi jadi ber AC :kereta: tut tut tut .. siapa hendak turut ... :kereta: