View Full Version : UEFA Champions League 2008 - 2009
Lord_man
08-29-2008, 10:59 AM
http://i207.photobucket.com/albums/bb67/Razorrius/others/champions-league-logo.gif
Liga Champions (bahasa Inggris: UEFA Champions League) adalah kejuaraan antarklub sepak bola tahunan antara klub-klub sepak bola tersukses di Eropa, dan sering dianggap sebagai trofi tingkat klub yang paling prestisius di Eropa.
Juara bertahan Liga Champions UEFA saat ini adalah Manchester United yang berhasil mengalahkan Chelsea dalam adu penalti, 6-5 setelah dalam waktu normal dan babak perpanjangan waktu kedudukan tetap 1-1.
Final Liga Champions musim ini akan di mainkan di Stadion Olympico Roma Italia
Lord_man
08-29-2008, 11:05 AM
Undian grup Liga Champions telah dilakukan. Juventus yang kembali ke kancah Eropa setelah absen dalam dua tahun terakhir, berada satu grup dengan Real Madrid.
Berikut ini hasil undian yang digelar di Monaco, Kamis (28/8/2008) malam WIB:
Grup A: Chelsea, Roma, Bordeaux, CFR Cluj
Grup B: Inter Milan, Werder Bremen, Panathinaikos, Anorthosis Famagusta
Grup C: Barcelona, Sporting Lisbon, Basel, Shakhtar Donetsk
Grup D: Liverpool, PSV Eindhoven, Marseille, Atletico Madrid
Grup E: Manchester United, Villarreal, Celtic, Aalborg
Grup F: Lyon, Bayern Munich, Steuau Bucharest, Fiorentina
Grup G: Arsenal, Porto, Fenerbahce, Dynamo Kiev
Grup H: Real Madrid, Juventus, Zenit St Petersburg, Bate Borisov
[detiksport]
Lord_man
08-29-2008, 12:41 PM
Grup D Ketat, Barca Grup 'Enteng'
Dari delapan grup Liga Champions yang telah terundi, boleh jadi Grup D adalah yang paling ketat. Adapun Barcelona, yang lolos dari babak kualifikasi, masuk grup yang terbilang 'enteng' buat mereka.
Dibanding tujuh grup lainnya, barangkali persaingan di Grup D diperkirakan paling seru. Liverpool tentu saja tetap favorit, tapi PSV Eindhoven, Marseille, dan Atletico Madrid memiliki kekuatan yang relatif seimbang.
PSV adalah raksasa Belanda dan pernah menjadi juara Eropa di musim 1987/1988. Predikat mereka saat ini adalah juara Eredivisie empat musim terakhir.
Marseille juga pernah disegani di daratan Eropa sampai kasus suap di pertengahan 90-an menghancurkan mereka. Dalam empat musim terakhir L'OM selalu berada di urutan lima besar di Liga Prancis. Musim lalu, ditangani pelatih asal Belgia Eric Gerets, Marseille finish di tempat ketiga.
Sementara itu Atletico Madrid sedang mencoba mengembalikan reputasinya sebagai klub hebat di Spanyol. Musim lalu mereka tergolong berhasil karena finish di peringkat empat La Liga -- capaian terbaiknya dalam lebih dari satu dekade terakhir, serta menembus babak 32 besar Piala UEFA.
Dengan sederet pemain bintang seperti Maxi Rodriguez, Kun Aguero, Simao Sabrosa, Luis Garcia, Diego Forlan, dan Tomas Ujfalusi, adalah gegabah jika meremehkan skuad asuhan Javier Aguirre tersebut. Atletico masuk putaran grup setelah menaklukkan klub bagus Jerman, Schalke 04, di babak kualifikasi dengan agregat 4-1.
Bagaimana dengan Liverpool? Dalam beberapa tahun ini prestasi The Reds di kancah domestik memang cenderung statis tak memuaskan. Namun mereka selalu punya keberuntungan tersendiri di kancah Eropa. Buktinya, dalam empat musim terakhir mereka dua kali masuk final dan tampil sebagai juara di tahun 2005.
Liverpool masuk babak grup Liga Champions musim ini dengan kerja keras, melalui babak kualifikasi. Mereka baru bisa mengalahkan Standard Liege di menit 118 di leg kedua di Anfield kemarin.
Selain Grup D, persaingan cukup tinggi sepertinya bakal terjadi di Grup F dan G. Lyon dan Bayern Munich memang lebih favorit di Grup F, tapi Steuau Bucharest dan Fiorentina bisa menjadi batu ganjalan yang cukup sulit. Fiorentina dalam dua musim terakhir performanya di Seri A cukup bagus, berkat polesan tangan Cesare Prandelli.
Di Grup G, Arsenal dan FC Porto juga akan mendapat rintangan berarti dari Fenerbahce, yang musim lalu mampu bertahan hingga perempatfinal. Dinamo Kiev mungkin akan berusaha lebih keras lagi setelah musim lalu menjadi juru kunci di penyisihan grup.
Sementara itu Chelsea dan Roma sepertinya akan mendominasi Grup A, demikian pula Inter Milan dan Werder Bremen di Grup B. Inter punya nilai menarik tersendiri karena kali ini mereka dilatih Jose Mourinho yang pernah menjadi juara Eropa di tahun 2004, dan minimal menembus babak perempatfinal bersama Chelsea.
Real Madrid dan Juventus juga kemungkinan besar takkan menghadapi gangguan berarti di Grup H. Tim debutan Bate Borisov sepertinya akan menjadi bulan-bulanan, tapi Zenit St Petersburg mungkin akan lumayan merepotkan karena mereka adalah juara Piala UEFA 2008. Tapi klub besutan Dick Advocaat ini belum berpengalaman di Liga Champions karena baru ini kali mereka tampil di kompetisi ini.
Bagaimana dengan sang juara bertahan Manchester United, yang berada di Grup E bersama Villarreal, Celtic, dan Aalborg? Dua musim lalu "Setan Merah" juga satu grup dengan Celtic. Hasilnya, mereka kalah 0-1 di Skotlandia, lalu menang 3-2 di Old Trafford.
Villarreal pernah memberi kenangan buruk buat MU di musim 2005/2006. Dua kali mereka ditahan imbang 0-0 oleh "Kapal Selam Kuning", dan di musim ini anak-anak asuhan Alex Ferguson menjadi juru junci grup alias gagal ke fase knockout. Meski begitu, tetaplah MU dinomorsatukan sebagai favorit lolos dari grup ini.
Klub favorit yang barangkali tidak mendapat lawan sepadan adalah Barcelona. Di atas kertas Sporting Lison, Basel, Shakhtar Donetsk kelasnya masih di bawah raksasa Spanyol itu. Setelah menuai kegagalan di musim lalu, El Barca sedang merajut kembali kehebatannya bersama pelatih Pep Guardiola, yang memasukkan klub Catalan ini ke babak grup setelah menang agregat 4-1 atas Wisla Krakow di babak kualifikasi.
Jadwal pertandingan Liga Champions
Matchday I: 16/17 September
Matchday II: 30 September/1 Oktober
Matchday III:21/22 Oktober
Matchday IV: 4/5 November
Matchday V: 25/26 November
Matchday VI: 9/10 Desember
real_chicago
09-01-2008, 12:38 PM
terima kasih atas infonya
:plak:
B47UL
09-11-2008, 01:53 PM
Pokoknya sekali MU tetap MU
Gw juventini jelas aja berharap juve bakal jadi kampiun donk..
Cuma berat banget grupnya.. ketemu ama madrid + zenit..
Kalo juve kena jegal, gw jagoin chelsea dah.. faktor scolari bikin gw kesengsem..
Lord_man
09-17-2008, 09:08 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2008/09/17/73/Roma-kalahNicoCassamassima-isi.jpg
Bermain di kandang sendiri, AS Roma dibuat tak berdaya oleh klub debutan Liga Champions asal Rumania, CFR Cluj. Roma dipermalukan oleh tamunya itu dengan kekalahan 1-2.
Puluhan ribu Romanisti yang memadati Stadion Olimpico Roma, Rabu (17/9/2008) dinihari WIB, terhenyak tak percaya melihat klub kesayangannya kalah. Akhirnya, sorakan tak puas pun ditujukan kepada Daniele De Rossi dkk.
Kekalahan ini membuat Roma berada di peringkat tiga Grup A. Tiga kali runner-up Liga Italia itu masih hampa nilai dan hanya lebih baik dari sisi selisih gol dibanding Bordeaux.
Jalannya pertandingan
Roma sebetulnya mengawali pertandingan dengan sangat baik. Di menit 17, bek Christian Panucci membawa Giallorossi unggul melalui golnya. Gol ini dicetak melalui tandukan kepala menyambut umpan silang De Rossi dari sayap kanan.
Keunggulan Roma hanya bertahan 11 menit. Cluj sanggup membalas melalui upaya Juan Culio. Gelandang asal Argentina itu melepaskan tendangan keras tepat di luar kotak penalti yang menembus gawang Alexander Doni. Skor pun menjadi 1-1.
Empat menit memasuki babak kedua, bencana terjadi untuk Roma. Culio mencetak gol keduanya sekaligus membawa Cluj berbalik memimpin. Dari luar kotak penalti, tendangan Culio menaklukkan Doni untuk kali kedua.
Menit 54, Iuliu Muresan hampir membuat Cluj melaju lebih jauh. Tendangan bebasnya dari luar kotak penalti sedikit menyamping dari tiang gawang Doni dan selamatlah gawang Roma.
Dimasukannya Francesco Totti oleh pelatih Luciano Spalletti menghidupkan permainan Roma. 'Sang Pangeran' menciptakan peluang di menit 55 dengan sebuah sundulan yang masih melayang di atas mistar.
Culio menjadi bintang Cluj kali ini. Gelandang kiri itu nyaris saja membawa tim tamu unggul 3-1 bila saja sundulan diving headernya tidak melabrak mistar gawang Doni di menit ke-70.
Di sisa waktu yang ada, Roma semakin terdesak dengan teriakan-teriakan tak puas penonton mereka sendiri. Akibat tak ada gol lagi yang tercipta, Il Lupo harus menelan malu dengan kekalahan 1-2 tersebut.
Susunan pemain
Roma: Doni; Cicinho, Cassetti, Panucci (Loria 47), Riise (Totti 51); Taddei(Montella 76), Aquilani, De Rossi, Tonetto; Baptista; Vucinic
Cluj: Stancioiu; Tony, Cadu, Galiassi, Pereira; Trica (Peralta 65), Dani, Muresan, Culio; Kone, Dubarbier (Panin 88)
[detiksport]
Lord_man
09-17-2008, 09:09 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2008/09/17/73/Chelsea-menang-Kington-isi.jpg
Chelsea mengawali langkah pertamanya di Liga Champions dengan gemilang. Menghadapi Bordeaux, The Blues sukses mengamankan tiga angka melalui kemenangan telak 4-0.
Di Stadion Stamford Bridge, Rabu (17/9/2008) dinihari WIB, Chelsea memang tampil lebih dominan. Meski hanya mengandalkan penyerang tunggal, Nicolas Anelka, serangan-serangan tuan rumah tetap berbahaya berkat agresifnya para pemain tengah.
Kemenangan ini mengantar Chelsea menduduki peringkat teratas Grup A dengan nilai tiga. Di urutan dua ada klub Rumania CFR Cluj yang secara mengejutkan menumbangkan AS Roma 2-1.
Jalannya pertandingan
Pertandingan baru memasuki menit ke-14, Chelsea sudah memimpin. Memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan yang dilepas Jose Bosinga, Lampard menanduk bola yang masuk ke gawang Bordeaux tanpa bisa dicegah kiper Ulrich Rame.
Lima menit kemudian, Chelsea nyaris memperbesar keunggulan melalui upaya Anelka. Tendangan yang dilepaskan penyerang Prancis itu gagal menjadi gol karena Rame dengan cekatan mengusirnya.
Setelah beberapa peluang lain terbuang, tuan rumah menggandakan keunggulannya tepat pada marka setengah jam laga berlangsung. Melalui sundulan meneruskan sepak pojok Lampard, Joe Cole menyundul bola dan gol. Chelsea pun unggul 2-0.
Lampard gagal membawa Chelsea unggul 3-0 di menit ke-34. Tinggal berhadapan dengan Rame, tendangan gelandang timnas Inggris itu tak menemui sasaran alias masih melebar.
Bordeaux yang terus tertekan mencoba menyerang melalui bola mati. Yoann Gourcoff melepaskan tendangan bebas di menit ke-36 yang sayangnya masih melambung tipis di atas mistar kiper Petr Cech.
Memasuki babak kedua Chelsea tampak sedikit mengendurkan agresivitasnya. Meski demikian, tim asuhan Luiz Felipe Scolari itu masih mencetak beberapa peluang berarti dan bahkan menambah dua gol.
Joe Cole yang menerima umpan dari Lampard bekesempatan mencetak gol keduanya di bilangan menit 59. Tapi sepakan lengkung Cole dari sisi kiri kotak penalti ke tiang jauh Rame masih melebar.
Gol ketiga yang tidak terlalu ngotot dikejar akhirnya datang di menit 81. Bermula dari pergerakan Jon Obi Mikel, bola dikirim ke Lampard yang secara brilian mengoper kepada Florent Malouda yang berada di posisi nyaris sama dengan Joe Cole.
Berbeda dengan Joe Cole yang mengeksekusi si kulit bundar terlalu melebar, Malouda melakukannya dengan tanpa cela. Sepakan kaki kanan si pemain sayap kiri itu sukses merobek jala Rame untuk kali ketiga. Chelsea melaju 3-0.
Gol pamungkas Chelsea dicetak di menit terakhir laga melalui kaki Anelka. Gol ini bermula dari tendangan kencang jarak jauh yang dilepaskan Juliano Belletti. Bola ditepis Rame, menghantam mistar dan mental. Anelka datang menyongsong dan dengan satu sentuhan pelan gol pun terjadi.
Susunan pemain:
Chelsea: Cech; Bosingwa, Terry, Carvalho, Ashley Cole; Joe Cole (Belletti 73), Deco (Ballack 60), Mikel, Lampard, Malouda Kalou 84); Anelka
Bordeaux: Rame; Jurietti, Diawara, Planus, Placente; Gouffran (Obertan 65), Fernando (Ducasse 74), Gourcoff, Diarra, Wendel; Chamakh (Cavenaghi 65)
[detiksport]
:ole:
Lord_man
09-17-2008, 09:13 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2008/09/17/73/Marquez-LluisGene150.jpg
Tak memuaskan di kompetisi lokal, Barcelona menjalani start di Liga Champions dengan hasil gemilang. Di Camp Nou, Rabu (17/9/2008), Barca menundukkan Sporting Lisbon 3-1.
Hasil ini menjadi obat duka Barcelona setelah tampil mengecewakan di dua laga La liga Primera. Carles Puyol cs cuma dapat satu angka dari dua laga perdananya setelah dipermalukan Numancia dan diimbangi Racing Santander akhir pekan lalu.
Kemenangan dengan selisih dua gol membawa skuad besutan Pep Guardiola memuncaki klasemen Grup C. Sementara posisi dua ditempati Shakhtar Donetsk yang pada laga lain menundukkan tuan rumah Basel dengan 2-1.
Jalannya Pertandingan
Berlaga di depan pendukungnya sendiri, Barcelona tampil dominan sejak peluit kick off dibunyikan. Mengandalkan umpan-umpan pendek yang cepat, tuan rumah menguasai penuh jalannya laga.
Beberapa peluang pun berhasil dikreasikan di antaranya melaui duet striker Samuel Eto'o dan Thierry Henry, namun kesempatan emas yang dikreasikan baru datang dimenit 18 melalui Lionel Messi. Mendapat umpan backheel dari Xavi, Messi membuat gerakan berputar 180 derajat untuk memperdaya Moutinho, namun tembakannya dari dalam kotak penalti gagal mengubah skor karena membentur pemain lawan.
Memperagakan sepakbola indah, gol Barca justru dicetak dari prosesi bola mati. Diawali tendangan sudut Xavi dari sisi kanan pertahanan Sporting, bola yang mengarah ke tiang jauh diarahkan Rafael Marquez dengan kepalanya ke sisi kanan gawang yang kemudian tak kuasa dihalau kiper Rui Patricio.
Sedikit menurunkan tempo permainan Barcelona tetap mendominasi jalannya laga. Beberapa peluang tambahan pun masih bisa diciptakan yang salah satunya dari hasil kerjasama Andres Iniesta dan Henry, gol tak tercipta karena sepakan sang striker Prancis melayang jauh dari sasaran.
Tak ada perubahan terjadi di babak kedua dengan Barca tetap tampil dominan dengan sepakbola menyerangnya. Meski begitu justru Sporting yang lebih dulu memiliki kesempatan mencetak gol saat Djalo memperdaya Daniel Alves dan melepaskan crossing pada Derlei di kotak penalti, yang sayangnya tak mampu mengendalikan bola dengan sempurna menggunakan dadanya dan terpaksa kehilangan peluang menyamakan kedudukan.
Lima belas menit babak kedua berjalan, Barca menggandakan keunggulan melalui eksekusi penalti Eto'o. Wasit menunjuk titik putih karena menganggap striker Kamerun itu didorong dari belakang saat berusaha menyambut sebuah umpan diagonal dari sisi kanan.
Unggul dua gol Barca kembali menurunkan ritme permainan, ini memberi angin pada tim tamu yang kemudian berinisiatif membangun serangan. Di menit 68 Victor Valdes melakukan penyelamatan gemilang saat memblok sepakan Abel, lima menit berselang Sporting benar-benar mencetak gol ke gawang Barca.
Dari tendangan bebas di sisi kanan pertahanan Barca, Tonel sambil melayang di udara mengarahkan si kulit bundar ke dalam gawang dan hanya bisa dipandangi Valdes. Skor 2-1 masih untuk Barca.
Usai gol tersebut posisi Barca sedikit tertekan, meski hal itu tak berlangsung lama. Messi malah nyaris memperbesar keunggulan di menit 84 saat dia gagal menceploskan bola ke dalam gawang dari jarak dekat.
Barca akhirnya menyelesaikan laga dengan skor 3-1 setelah Xavi mencetak gol penutup tuan rumah. Pemain terbaik Piala Eropa 2008 itu membelokkan bola yang dilepaskan Iniesta sambil menjatuhkan diri di muka gawang di tengah dua bek lawan yang menjepit.
Susunan Pemain
Barcelona: 1-Victor Valdes; 20-Daniel Alves, 3-Gerard Pique, 4-Rafael Marquez, 5-Carles Puyol; 6-Xavi, 15-Seydou Keita, 8-Andres Iniesta; 10-Lionel Messi, 9-Samuel Eto’o, 14-Thierry Henry.
Sporting Lisbon: 1-Rui Patricio; 78-Abel, 4-Anderson Polga, 13-Tonel, 12-Marco Caneira; 26-Fabio Rochemback, 28-Joao Moutinho, 30-Leandro Romagnoli, 7-Marat Izmailov; 11-Derlei, 20-Yannick Djalo.
[detiksport]
Lord_man
09-17-2008, 09:14 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2008/09/17/73/AtleticoMadrid-k.jpg
PSV Eindhoven dipaksa menelan kekalahan di kandang sendiri oleh Atletico Madrid di matchday pertama Liga Champions Grup D dengan skor cukup telak, 3-0.
Sergio Kun Aguero menjadi bintang Atletico di laga tersebut dengan dua golnya. Adapun satu gol lain dicetak oleh Maniche di pertengahan babak kedua.
Dengan hasil tersebut Atletico untuk sementara memuncaki grup D dengan tiga angka. Wakil Spanyol ini memiliki produktifitas gol yang jauh lebih baik ketimbang Liverpool yang hanya memtik kemenangan 2-1 atas Marseille.
Dalam laga yang dilangsungkan di PSV Stadion, Rabu (17/9/2008) dinihari WIB itu, Atletico mendominasi jalannya pertandingan sejak menit pertama. Bahkan ketika pertandingan baru berjalan delapan menit, tim tamu sudah unggul lewat gol Aguero yang memaksimalkan umpan terobosan Luis Garcia.
Adapun gawang PSV belum aman pascakebobolan. Luis Garcia dan Diego Forlan bergantian memberikan ancaman hingga akhirnya Aguero bisa menggandakan keunggulan timnya delapan menit menjelang turun minum lewat tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti PSV.
Petaka PSV berlanjut di paruh kedua. Kali ini giliran Maniche yang menggetarkan jala Andreas Isaksson dengan sepakannya di menit 55.
Sementara Leo Frnco cukup nyaman berada di depan gawang Atletico. Sejumlah peluang yang didapat tim tuan rumah berhasil dibendungnya, salah satunya kesempatan yang diperoleh Danko Lazovic di menit 77. Sepakan striker PSV itu dengan mudah diantisipasi sebelum bola menuju gawangnya. Skor 3-0 untuk Atletico pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan
Susunan Pemain:
PSV: Isaksson, Salcido, Brechet (74` Rodríguez), Marcellis, Pieters, Simmons, E. Méndez, Afellay (70` Lazovic), Cullina (46` Bakkal), Amrabat, Koevermans
Atlético Madrid: Leo Franco, Perea, Ujfalusi, Heitinga, Antonio López, Paulo Assunçao, Maniche (65` Banega), Luis García, Simao, Forlán (31` Pongolle), Agüero (62` Raúl García)
[detiksport]
Lord_man
09-17-2008, 09:17 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2008/09/17/73/MarseilleLiverpool-k.jpg
Dua gol Steven Gerrard di babak pertama sudah cukup mengantar Liverpool memetik kemenangan 2-1 atas tuan rumah Marseille di matchday pertama Liga Champions grup D, Rabu (17/9/2008) dinihari.
Hasil tersebut menempatkan Liverpool di posisi runner up dengan tiga angka, satu strip di bawah Atletico Madrid yang menang besar 3-0 di kandang PSV Eindhoven.
Tampil sebagai favorit di Stade Velodrome, Liverpool menunjukkan performa yang apik sejak menit pertama. Sejumlah peluang pun tercipta, di antaranya datang dari sundulan Fernando Torres di menit ketujuh dan sepakan Ryan Babel delapan menit kemudian.
Steven Gerrard juga tak ketinggalan menguji ketangguhan Steve Mandanda di bawah mistar gawang Marseille. Hingga menit ke-20, gawang tuan rumah masih perawan.
Adapun Liverpool cukup jarang mendapat tekanan. Namun dari yang sedikit itu, Marseille mampu mencuri satu gol di menit 23. Lorik Cana menjadi penakluk Pepe Reina di kesempatan tersebut dengan sontekannya.
Keunggulan tim tuan rumah tidak bertahan lama karena tiga menit kemudian Gerrard bisa menjebol gawang Mandanda. Tendangan first timenya mengarah ke sudut kiri gawang Marseille tanpa bisa dihentikan Mandanda.
Skor 1-1 juga hanya bertahan sebentar karena Liverpool mendapat hadiah penalti di menit 32 setelah Babel dilanggar Ronald Zubar. Gerrard yang menjadi eksekutor melakukan sempurna tugasnya, sekaligus mengubah kedudukan menjadi 2-1.
Memasuki babak kedua, Marseille mulai bermain sedikit terbuka. Namun dominasi permainan masih ada di tangan Liverpool. Berada di bawah tekanan semacam ini membuat manajer Marseille Eric Gerets tampak geregetan di pinggir lapangan. Beberapa kali ia harus bangkit dari tempat duduknya untuk memberi instruksi kepada anak asuhnya.
Namun karena kematangan Liverpool di Liga Champions membuat perintah Gerets untuk anak asuhnya tidak banyak membantu. Bahkan beberapa kali pula gawang anak asuhnya nyaris kebobolan jika saja Mandanda tak tampil apik di bawah mistar gawang.
Momen paling terbuka bagi Liverpool untuk menambah keunggulannya adalah saat Babel melepas tendangan keras dari jarak dua meter dari depan gawang, yang masih bisa dibendung Mandanda di menit 75.
Sementara Mamadou Niang mendapat kesempatan untuk menyamakan kedudukan di menit 88. Akan tetapi ia gagal mengarahkan bola yang dikirimkan Mathieu Valbuena dengan kepalanya ke gawang Reina. Kiper asal Spanyol itu juga dua kali menggagalkan peluang yang didapat Benoit Cheyrou dan Niang di masa injury time. Skor 2-1 untuk tim tamu pun bertahan hingga peluit panjang ditiup Konrad Plautz.
Susunan Pemain
Marseille: Mandanda, Bonnart, Zubar, Hilton, Taiwo, Cana, Cheyrou, Kone (Samassa 75), M'Bami (Valbuena 41), Ben Arfa (Ziani 57), Niang.
Liverpool: Reina, Arbeloa, Skrtel, Carragher, Dossena, Gerrard (Benayoun 69), Mascherano, Leiva Lucas, Kuyt (Keane 86), Torres (Riera 64), Babel.
[detiksport]
Lord_man
09-17-2008, 12:49 PM
http://www.detiksport.com/images/content/2008/09/17/73/Cluj-k.jpg
Menaklukkan AS Roma di Olympico harusnya bukan perkara mudah, namun tidak bagi Cluj. Klub debutan Liga Champions ini seakan ingin menunjukkan eksistensi mereka di dunia sepakbola Eropa.
Tak banyak yang tahu siapa itu CFR Cluj, atau dari kompetisi mana mereka bisa ambil bagian di kejuaraan terakbar antarklub Eropa itu. Dan kemungkinan besar, tak banyak yang ambil pusing ketika hasil drawing menempatkan Cluj satu grup dengan AS Roma, Chelsea dan Girondins Bordeaux di Grup A. Namun bila menilik hasil matchday pertama grup A, sudah sepatutnya perhatian pecinta sepakbola dunia terpatri pada Cluj.
Cluj memiliki nama klub lengkap CFR Cluj. CFR sendiri merupakan kepanjangan dari Caile Ferate Romane, dan lebih dikenal sebagai badan administrasi nasional untuk transportasi rel.
Adapun CFR Cluj didirikan pada tahun 1907. Nama awal klub ini adalah Kolozsvari Vasutas Sport Club dengan bermaterikan pemain dari kalangan pekerja rel kereta api. Cluj mengikuti kompetisi Liga I Romania dan sama sekali belum menorehkan prestasi apapun hingga musim lalu.
Ya, tahun lalu CFR Cluj membuat kejutan dengan menjadi juara Liga I Rumania, sekaligus membuat catatan sejarah baru di mana CFR Cluj menjadi tim pertama di luar klub asal Bucharest selama 17 tahun yang bisa menjuarai kompetisi domestik tertinggi di Rumania. Bagi Cluj, capaian tersebut terbilang luar biasa mengingat enam tahun sebelumnya mereka masih berkubang di divisi tiga kompetisi di Rumania. Cluj juga menjadi kampiun Cupa Romaniel, kompetisi sekelas Coppa di Italia.
Dan ternyata kejutan itu berlanjut hingga kompetisi Eropa. Tim kuat sekelas AS Roma yang bermaterikan pemain kelas dunia seperti Daniele de Rossi dan Francesco Totti, dipaksa takluk 2-1. Hebatnya lagi, CFR Cluj mempermalukan Roma di kandangnya sendiri, di hadapan puluhan ribu tifosinya yang memadati Olympico.
"Secara pribadi, saya dan anak-anak sangat puas dengan hasil yang kami sendiri tidak pernah memperkirakannya sebelum pertandingan berjalan, tapi kami memang pantas mendapatkannya," tandas Maurizio Trombetta, pelatih CFR Cluj seperti dikutip Reuters.
Dan memang demikian. CFR Cluj benar-benar menghukum Il Gialorossi yang bisa jadi meremehkan kualitas klub yang sukses terbaiknya di Eropa hanyalah sebagai runner up Piala Intertoto di tahun 2005 itu. Dan bukan berarti CFR Cluj bisa menghukum siapa saja yang juga bersikap demikian, termasuk Chelsea, lawan yang akan mereka hadapi di matchday kedua.
Dalam sejarahnya, sebuah klub asal Rumania pernah berhasil menjadi jawara Liga (Piala) Champions. Hal tersebut dilakukan oleh Steaua Bucharest pada tahun 1986 dengan menundukkan Barcelona di partai final melalui adu penalti.
Kiprah Cluj saat ini masih terlalu jauh untuk dibandingkan dengan sejarah yang dibuat oleh Steaua lebih dari 22 tahun silam. Di hadapan Cluj masih banyak berdiri klub-klub raksasa lain yang pasti akan belajar dari kesalahan Roma dan tidak akan mengizinkan Cluj membuat kejutan untuk kali kedua.
"Kami kini memiliki dua minggu mempersiapkan diri untuk laga lainnya melawan Chelsea," lanjut Trombetta, seakan menegaskan keseriusan dirinya mengantar CFR Cluj terus memberi kejutan di kompetisi Eropa.
Apa yang akan terjadi kepada Cluj dan Culio di laga-laga Liga Champions berikutnya masih harus ditunggu. Saat ini, biarlah mereka menikmati momen di mana mereka sanggup mencuri perhatian dunia sepakbola Eropa.
[detiksport]
Lord_man
09-17-2008, 12:52 PM
Matchday pertama Liga Champion berujung manis buat klub dengan sejarah panjang di pentas Eropa. Di sisi lain, beberapa klub debutan tampil luar biasa dengan membuat kejutan.
Kejutan terbesar yang terjadi tentu saja kekalahan AS Roma. Giallorossi yang bertanding di kandangnya sendiri, Stadion Olimopico, yang akan menjadi venue final musim ini, takluk 1-2 atas CFR Cluj.
Roma memang sedang dalam tren buruk setelah cuma meraih satu poin dari dua laga di Seri A. Namun dinihari mereka dipaksa takluk oleh klub yang mungkin buat sebagian orang baru sekali mendengarnya, CFR Cluj, apalagi klub Romania itu baru sekali ini tampil di Liga Champions.
Meski tak sampai memetik kemenangan, debutan lain yang tampil mengejutkan adalah Anorthosis Famagusta FC. Klub asal Siprus ini dinihari tadi mencuri satu poin dari lawatannya ke Werder Bremen setelah bermain tanpa gol 0-0.
Skuad besutan Thomas Schaaf memang bukan salah satu tim kuat, apalagi berstatus favorit. Namun fakta bahwa mereka adalah penghuni posisi dua klasemen Liga Jerman musim lalu dan terhitung sering hilir mudik Liga Champions menunjukkan kalau buat Frank Baumann cs skor 0-0 diniahri tadi tetap sebuah hasil memalukan.
Juga masuk kategori di luar dugaan adalah hasil yang diraih Atletico Madrid. Tampil di Liga Champions untuk kali pertama dalam 11 musim terakhir, mereka mempecundangi PSV Eindhoven tiga gol tanpa balas.
Ini bisa jadi gelagat buruk buat tim-tim di Grup D. Setelah mengantongi status kuda hitam La Liga Primera, Kun Aguero dkk adalah calon perusak kemapanan tim-tim besar di kompetisi antarklub terbaik Benua Biru ini.
Kalau tim pendatang baru membuat kejutan, maka klub dengan tradisi kental Eropa meriah hasil yang cukup meyakinkan. Di Nou Camp, Barca yang belum meraih satupun kemenangan di kompetisi lokal menggebuk Sporting Lisbon 3-1.
Sementara dua gol Steven Gerrard memastikan kemenangan 2-1 Liverpool atas Marseille. Start yang tak kalah baik dilakoni Inter Milan, yang mengandakan perlawanan Panathinaikos dengan 2-0.
The Blues yang sangat penasaran dengan tropi Liga Champions mendapat kemenangan terbesar di matcday I Rabu ini saat menggilas Bordeaux 4-0. Ini merupakan langkah awal yang baik untuk The Blues setelah musim lalu tumbang di final atas Manchester United dengan adu penalti.
Hasil Matchday I Liga Champions, Rabu (17/9/2008).
Grup A
AS Roma 1 - 2 CFR Cluj
Chelsea 4 - 0 Bordeaux
Grup B
Panathinaikos 0 - 2 Inter Milan
Werder Bremen 0 - 0 Anorthosis
Grup C
Barcelona 3 - 1 Sporting Lisbon
Basel 1 - 2 Shakhtar Donetsk
Grup D
Marseille 1 - 2 Liverpool
PSV Eindhoven 0 - 3 Atletico Madrid
[detiksport]
Lord_man
09-18-2008, 09:00 AM
Celtic Gagal Tundukkan 10 Pemain Aalborg
Unggul jumlah pemain di 12 menit terakhir pertandingan, Glasgow Celtic tetap gagal menundukkan Aalborg BK. Di duel matchday 1 Liga Champions, Celtic ditahan Aalborg 0-0.
Bermain di Parkhead Stadium, Kamis (18/9/2008) dinihari WIB, ternyata tak menjadikan Celtic memetik keuntungan. Bahkan dikartumerahkannya bek Aalborg Michael Beauchamp tak mampu membantu Celtic meraih kesuksesan.
Hasil 0-0 ini identik dengan hasil pertandingan lain di Grup F antara Manchester United kontra Villarreal. Alhasil, keempat klub pun berada pada posisi setara di klasemen dengan nilai masing-masing satu.
Jalannya pertandingan
Celtic sudah membuang percuma kesempatan emas mereka di menit 30. Hadiah penalti yang diberikan wasit Matteo Trefoloni asal Italia gagal dimanfaatkan The Bhoys untuk membuat mereka memimpin.
Penalti diberikan wasit setelah Shaun Maloney dijatuhkan Steve Olfers di kotak terlarang. Eksekusi yang diambil oleh Barry Robson dengan kaki kirinya digagalkan oleh kiper Aalborg, Karim Zaza.
Kegagalan penalti tersebut tampaknya mengguncang Celtic. Aalborg cukup berhasil memanfaatkan situasi ini dan mulai beberapa kali mencoba membangun serangan namun masih belum berhasil.
Tiga menit babak kedua berjalan, sebuah peluang Celtic lagi-lagi melayang percuma. Sepak pojok lengkung yang dilakukan Shunsuke Nakamura dengan sedikit susah payah ditinju Zaza menjauh dari jalanya.
Giorgios Samaras sempat membuat seisi Parkhead bungah ketika penyerang Yunani itu mencetak gol di menit 77. Tapi gol itu dianulir wasit karena Samaras sudah berada dalam kondisi off-side.
Performa Samaras terus membuat Aalborg pontang-panting. Di menit ke-78, Samaras dijatuhkan oleh kapten Aalborg, Michael Jakobsen. Namun alih-alih mengkartumerahkan Jakobsen, Trefoloni justru mengusir Michael Beauchamp!
Unggul jumlah pemain, Celtic makin agresif. Tendangan bebas Nakamura di menit 80 nyaris saja menjadi gol andai Zaza tidak dengan cekatan menepis bola ke luar lapangan.
Di sisa waktu, Celtic yang terus mengurung pertahanan Aalborg harus menelan kekecewaan karena tak ada sebiji gol pun yang sukses mereka sarangkan di jala lawan asal Denmarknya tersebut.
Susunan pemain
Celtic: Boruc; Hinkel, Caldwell, McManus, Naylor; Nakamura, Robson, Brown, Maloney (Hesselink 72); McDonald (McGeady 62), Samaras
Aalborg: Zaza; Jakobsen, Beaucamp, Olfers, Pedersen; Risgaard, Enevoldsen Johansson, Augustinuss, Curth (Nilssen 85); Saganowski
[detiksport]
Lord_man
09-18-2008, 09:01 AM
Gallas Selamatkan Arsenal
http://www.detiksport.com/images/content/2008/09/18/73/Arsenal285.jpg
Arsenal terhindar dari kekalahan saat bertandang ke Dinamo Kiev. Berkat gol William Gallas di menit 88. The Gunners membawa pulang satu angka setelah bermain imbang 1-1.
Meski lebih diunggulkan, Arsenal justru tertinggal lebih dulu dan nyaris menelan kekalahan pada pertandingan perdananya di Liga Champions. Gol yang menghindarkan Arsenal pun dari kekalahan datang dua menit sebelum laga usai.
Hasil ini mengantar skuad besutan Arsene Wenger duduk di posis dua klasemen Grup G dengan poin satu. Posisi teratas menjadi milik Porto yang pada laga lain menundukkan Fenerbahce 3-1.
Jalannya Pertandingan
Menjalani laga tandang di Lobanovsky Dynamo Stadium, Kamis (18/9/2008) dinihari WIB, Arsenal langsung menyengat di menit-menit awal. Robin van Persie bahkan sudah menebar ancaman di menit tiga saat dia lolos dari jebakan off side namun sepakannya masih bisa dihalau kiper Stanislav Bogush.
Adalah Kiev yang selanjutnya memimpin dalam penguasaan bola. Tak mau menyia-nyiakan kesempatan bermain di kandang, skuad besutan Yuri Semin terus menekan benteng pertahanan The Gunners.
Namun lagi-lagi justru gawang mereka yang terancam melalui sepakan Emmanuel Adebayor yang masih bisa diblok Mykhalyk. Sementara sebuah kesalahan dari Eremenko yang memberikan bola pada Adebayor juga nyaris berujung petaka, fans tuan rumah pantas bersyukur karena peluang matang tersebut gagal dimaksimalkan oleh Adebayor.
Peluang Arsenal berikutnya baru tiba di menit 40. Dari aksi Walcott yang melepaskan umpan ke Sagna , bola yang dilepaskan bek Prancis itu jatuh ke kaki Van Persie yang kali ini tendangannya juma mengarah ke sisi luar jala. Pada awal babak kedua gantian Arsenal yang tampil lebih dominan, namun dua
peluang yang dimiliki Adebayor tak satupun berujung selebrasi gol. Sementara kesempatan Kiev menjebol jala Arsenal datang lewat Eremenko yang meski sepakannya gagal dihalau Almunia namun membentur mistar gawang.
Memasuki menit 62 publik tuan rumah bergemuruh setelah wasit menunjuk titik putih di kotak penalti Arsenal menyusul pelanggaran yang dilakukan Sagna terhadap Bangoura. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Kiev setelah Bangoura dengan dingin memperdaya Almunia dari titik penalti.
Dalam posisi unggul Kiev tetap tampil menyerang dan berhasil mengkreasikan beberapa peluang tambahan untuk memperbesar keunggulan. Namun kemenangan yang sudah di depan mata kemudian justru lenyap saat pertandingan menunjuk menit 88.
Meneruskan umpan crossing yang dilepas dari sisi kanan, Gallas yang berdiri di tiang jauh membelokkan bola yang melintas di depannya ke dalam gawang. Skor 1-1 tersebut bertahan hingga peluit panjang tanda pertandingan berakhir dibunyikan wasit.
Susunan Pemain
Dynamo Kiev: 31-Stanislav Bogush; 26-Andriy Nesmachniy, 17-Taras Mikhalik, 15-Pape Diakhate, 3-Betao; 37-Ayila Yussuf, 5-Ognjen Vukojevic; 36-Milos Ninkovic, 8-Olexander Aliev, 11-Roman Eremenko; 10-Ismael Bangoura
Arsenal: 1-Manuel Almunia; 22-Gael Clichy, 10-William Gallas, 5-Kolo Toure, 3-Bacary Sagna; 15-Denilson, 17-Alexandre Song, 4-Cesc Fabregas, 14-Theo Walcott; 25-Emmanuel Adebayor, 11-Robin Van Persie
[detiksport]
Lord_man
09-18-2008, 09:03 AM
Benzema Hindarkan Lyon dari Malu
Karim Benzema menyelamatkan wajah Olympique Lyon dalam pertandingan Liga Champions menghadapi Fiorentina. Berkat gol Benzema di menit 85, laga Lyon-Fiorentina berakhir 2-2.
Di kandang mereka sendiri, Stade de Gerland, Kamis (18/9/2008) dinihari WIB, Lyon memang nyaris dipermalukan. Fiorentina unggul 2-0 dulu sebelum tuan rumah berhasil mengejar.
Dua gol Fiorentina yang pada akhirnya gagal membawa mereka menang diborong oleh Alberton Gilardino. Sementara, gol pertama Lyon disumbangkan oleh Frederic Piquionnne.
Hasil imbang ini membuat baik Lyon maupun Fiorentina baru mengoleksi satu angka. Karena Bayern Munich sukses menundukkan Steaua Bukarest, maka keduanya membuntuti FC Hollywood di posisi dua dan tiga.
Jalannya pertandingan
Lyon tampak menjanjikan ketika mereka hampir saja mencetak gol pembuka di menit tujuh. Tendangan jarak pendek Benzema gagal menjadi gol karena membentur mistar Fiorentina yang dikawal Sebastien Frey.
Namun kemudian seisi stadion Gerland terkesiap ketika tim tamu sudah unggul ketika pertandingan baru berjalan 11 menit. Gilardino menjebol gawang Hugo Lloris melalui sundulan kepalanya dan Fiorentina melaju 1-0.
Setelah bertukar peluang dalam beberapa kesempatan, Fiorentina tampak akan memenangi pertandingan lewat cara yang cukup mudah dengan gol kedua mereka yang datang di menit 40.
Menyongsong umpan silang Adrian Mutu dari sisi kiri, Gilardino untuk kali kedua menaklukkan Lloris melalui sundulannya. La Viola memimpin 2-0 memasuki masa turun minum.
Terus gagal dalam beberapa kali percobaan serangan, Lyon memperkecil ketertinggalan melalui Piquionne di menit 72. Piquionne menyontek bola hasil umpan silang Benzema dari dalam kotak penalti. Skor masih 2-1 untuk Fiorentina.
Harapan publik tuan rumah untuk menyamakan skor terwujud hanya lima menit sebelum laga berakhir. Juninho dengan cerdik melepaskan tendangan bebas pendek ke arah Benzema yang dengan dingin menaklukkan Frey dari dalam kotak penalti.
Gol tersebut cukup memukul pemain-pemain Fiorentina. Kemenangan yang sudah di depan mata pun melayang.
Saat wasit meniup peluit panjang tanda usainya pertandingan, skor 2-2 tetap bertahan.
Susunan pemain
Lyon: Lloris; Reveillere, Boumsong, Bodmer, Kallstrom; Toulalan, Makoun (Ederson 60), Juninho; Govou (Mounier 89), Benzema, Fred (Piquionne 64)
Fiorentina: Frey; Zauri, Kroldrup, Dainelli, Manuel Vargas; Kuzmanovic (Santana 63), Melo, Montolivo, Almiron; Gilardino (Pazzini 80), Mutu
[detiksport]
Lord_man
09-18-2008, 09:04 AM
Munich Menang Berkat Van Buyten
http://www.detiksport.com/images/content/2008/09/18/73/Steaua-MUNICH-Mihailescu-isi.jpg
Bayern Munich memetik kemenangan tipis 1-0 dalam partai matchday I Liga Champions menghadapi Steaua Bukarest. Gol yang membawa The Bavarians menang dicetak Daniel van Buyten.
Bermain tandang di Stadion Ghencea, Bukarest, Kamis (18/9/2008) dinihari WIB, Munich lebih banyak memegang kendali permainan di babak pertama namun justru kurang menggigit di babak kedua setelah unggul.
Hasil sempurna Munich ini membuat tim asuhan Juergen Klinsmann itu untuk sementara memuncaki klasemen Grup F dengan nilai tiga. Di saat bersamaan, Lyon dan Fiorentina bermain imbang 2-2.
Jalannya pertandingan
Upaya Munich sudah membuahkan hasil di seperempat jam pertama pertandingan. Van Buyten menjebol gawang Robinson Zapata dengan sebuah sundulan telak menyambut umpan tendangan bebas Bastian Schweinsteiger.
Hanya lima menit setelah kebobolan, Steaua nyaris membalas. Florin Lovin melepaskan tembakan jarak jauh yang hanya bisa ditepis kiper Munich Michael Rensing. Bola mental dikuasai Antonio Semedo namun tembakannya hanya menerpa jala sebelah luar.
Menit ke-23, Munich hampir saja menggandakan keunggulan melalui Luca Toni. Tendangan kaki kanan penyerang timnas Italia itu gagal menjadi gol karena ditepis Zapata ke luar lapangan.
Rensing nyaris membuat blunder tepat di marka setengah jam waktu berjalan. Sebuah tendangan dari Dayro Moreno gagal disapu Rensing, namun bola menghantam tiang gawangnya dan tak jadi masuk.
Bila bukan karena kecekatan Zapata, Munich pasti sudah unggul 2-0 di menit ke-35. Tembakan Schweinsteiger dari jarak jauh ditepis Zapata dan mental ke kaki Toni yang melepaskan tendangan susulan. Zapata bereaksi sigap menggagalkan gol dari jarak dekat itu.
Permainan Steaua membaik di babak kedua. Di menti 59, Arturo Bernhardt lolos dari jebakan off-side namun tendangannya dari dalam kotak penalti membentur tiang gawang Rensing. Steaua sudah sangat dekat dengan gol penyeimbang.
Toni lagi-lagi membuang peluangnya di menit ke-66. Berhadapan one-on-one dengan Zapata, penyerang tinggi besar itu menendang bola justru tepat ke arah kaki Zapata. Toni seharusnya bisa berbuat lebih baik dari itu.
Limabelas menit sebelum laga usai, Steaua mencetak gol penyama namun dianulir wasit. Gol yang dicetak Bogdan Stancu hasil umpan Moreno dibatalkan wasit karena ia sudah berada dalam posisi off-side.
Di sisa waktu yang ada, kedua tim gagal mencetak gol tambahan dan laga ini pun harus diakhiri dengan Munich tetap unggul 1-0.
Susunan pemain:
Steaua: Zapata; Ogararu, Goian, Ghionea, Marin; Semedo, Lovin, Toja (Petre 77), Szekely (Kapetanos 81); Moreno; Bernhardt (Stancu 70)
Munich: Rensing; Lucio, Demichelis, Van Buyten; Lell, Schweinsteiger (Borowski 84), Van Bommel, Ze Roberto (Ottl 76), Lahm; Klose, Toni
[detiksport]
Lord_man
09-18-2008, 09:05 AM
Madrid Raih Poin Maksimal
Poin maksimal tiga didapat Real Madrid saat menjamu klub debutan Liga Champions Bate Borisov. Berlaga di depan pendukung sendiri Los Blancos menang 2-0.
Menguasai penuh jalannya pertandingan, Madrid sempat dibuat kesulitan oleh Kiev. Apalagi pada saat bersamaan mereka tak mampu memanfaatkan banyak peluang yang sesungguhnya mereka miliki, di akhir laga, Raul Gonzales cs harus puas hanya dengan 2-0.
Untuk sementara Madrid pun duduk di posisi puncak klasemen Grup H dengan nilai tiga. Jumlah yang sama dimiliki Juventus yang pada pertandingan lain unggul 1-0 ketika menjamu Zenit St Petersbur.
Jalannya Pertandingan
Berlaga di depan pendukungnya sendiri di Santiago Bernabeu, Kamis (18/9/2008), Madrid tampil mendominasi sejak menit awal pertandingan. Peluang pertama tuan rumah datang dari serangan balik Arjen Robben yang melepaskan umpan pada Guti yang tendangannya masih membentur mistar gawang.
Madrid tak membuang percuma kesempatan keduanya mencetak gol yang di menit 11. Diawali kerjasama Guti dengan Rafael van der Vaart, bola yang disodorkan pada Sergio Ramos berhasil dilesakkan ke gawang oleh bek Spanyol itu untuk mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Tak sampai 60 detik Madrid nyaris menggandakan keunggulan. Kali Raul Gonzalez yang memilikinya saat sepakan yang dia lepaskan usai bekerjasama dengan Ruud van Nistelrooy hanya melenceng tipis dari bidang sasaran. Selanjutnya pertandingan berjalan dengan Madrid tampil mendominasi penuh.
Saat gagal memperbesar keunggulan, gawang Iker Casillas justru nyaris bobolan di menit 39 kalau saja Ramos tidak melakukan tekel gemilang terhadap Sergei Kryvets di dalam kotak penalti.
Empat menit babak kedua berjalan sebuah peluang lain dimiliki Ramos yang kali ini tendangannya diantisipasi dengan baik oleh kiper Sergei Veremko. Gempuran demi gempuran yang dilancarkan Los Blancos akhirnya membuahkan gol kedua di menit 57 melalui Nistelrooy.
Empat menit kemudian Nistelrooy nyaris menambah jumlah golnya saat meneruskan umpan Diarra. Sementara di kubu Bate, masalah yang mereka hadapi semakin bertambah setelah bek tengah Anri Khagush di kartu merah usai mendapat kartu kuning kedua karena mengasari Marcelo.
Unggul jumlah pemain membuat Madrid semakin semangat menggalang serangan demi menambah jumlah gol. Namun peluang-peluang lain melalui Higuain dan Van der Vaart tak ada yang berujung lahirnya gol tambahan.Peluang terakhir Madrid datang di masa injury time melalui Van der Vaart, yang lagi-lagi tak membuahkan hasil karena mampu dijinakkan dengan baik oleh Veremko.
Susunan Pemain:
Real Madrid: 1-Iker Casillas; 4-Sergio Ramos, 5-Fabio Cannavaro, 16-Gabriel Heinze, 12-Marcelo; 23-Rafael van der Vaart, 8-Fernando Gago, 14-Guti, 11-Arjen Robben; 7-Raul, 17-Ruud van Nistelrooy
Bate Borisov: 16-Sergei Veremko; 14-Anri Khagush, 32-Vladimir Rzhevski, 3-Sergei Sosnovski, 55-Aleksandr Yurevich; 13-Pavel Nekhaychik, 17-Mikhail Sivakov, 10-Sergei Kryvets, 2-Dmitri Likhtarovich, 22-Igor Stasevich; 5-Vladislav Mirchev
[detiksport]
Lord_man
09-18-2008, 09:06 AM
Gol Del Piero Menangkan Juventus
http://www.detiksport.com/images/content/2008/09/18/73/Delpiero150.jpg
Comeback Juventus ke Liga Champions berakhir dengan kemenangan. Menjamu Zenit St Petersburg, Bianconeri unggul 1-0 lewat gol Alessandro Del Piero.
Inilah penampilan pertama Juventus di Liga Champions setelah dua musim terakhir absen akibat terdegradasi sebagai buntut skandal Calciopoli. Meski cuma menang tipis, hasil tersebut cukup menjadi modal mengingat lawan yang mereka hadapi adalah juara Piala UEFA musim lalu.
Bertanding di Stadion Olimpico Turin, Kamis (18/9/2008), Juventus harus menunggu cukup lama sebelum memastikan kemenangan. Gol semata wayang yang mereka lesakkan ke gawang lawan baru tercipta di menit 76.
Kemenangan ini mengantar Si Nyonya Besar duduk di posisi dua klasemen Grup H dengan nilai tiga, kalah selisih gol dari Real Madrid yang pada pertandingan lain menang 2-0 atas Bate Borisov.
Jalannya Pertandingan
Peluang pertama justru dimiliki Zenit di menit 10 saat Denisof melepas umpan pada Denny yang berdiri bebas di muka gawang. Ajaibnya, meski cuma berdiri sekitar 5,5 meter dari gawang sepakannya melayang jauh dari sasaran.
Sementara usaha Juventus menjebol jala lawan di antaranya datang dari David Trezeguet yang tandukannya usai menerima crossing Alessandro Del Piero cuma melenceng tipis dari sasaran. Momo Sissoko juga sempat memiliki peluang saat tendangan kerasnya masih bisa diblok pemain belakang Zenit.
Setelah aksi individunya mampu merobek pertahanan lawan, Del Piero kembali menunjukkan aksinya saat melepaskan umpan tendangan bebas yang nyaris membawa tuan rumah unggul. Bola melengkung yang dilepaskannya dan ditanduk Mauro cammoranesi cuma membentur tiang gawang.
Lebih banyak diserang pada paruh pertama, Zenit mulai bangkit di babak kedua. Buffon pun melakukan penyelamatan pertamanya saat menghentikan laju Radek Sirl dan memblok tendangan setengah voli Andrei Arshavin.
Setelah tandukan Poulsen meneruskan umpan tendangan bebas Pavel Nedved bisa diselamatkan Malafeev, Juventus akhirnya mencetak gol saat laga memasuki menit 76 melalui tendangan bebas yang luar biasa dari Del Piero.
Melihat kiper lawan tidak dalam posisi yang baik, Del Piero melepaskan tendangan bebas dari jarak sekitar 27 meter yang mengarah ke sudut atas gawang Zenit.
Di masa injury time Del Piero nyaris mencetak gol keduanya. Namun kali ini dia kurang cepat menyambar bola yang melintas di depannya untuk mengejar umpan umpan crossing Amauri.
Susunan Pemain
Juventus: Buffon; Grygera, Legrottaglie, Chiellini, Molinaro (De Ceglie 56); Camoranesi (Salihamidzic 31), Sissoko, Poulsen, Nedved; Del Piero, Trezeguet (Amauri 87)
Zenit: Malafeev; Sirl, Krizanac, Puygrenier, Anyukov; Denisov, Tymoshchuk, Zyryanov (Dominguez 79); Arshavin, Danny; Pogrebnyak
[detiksport]
kobebintang
09-18-2008, 09:25 AM
Inter Milan striker Zlatan Ibrahimovic back to his best in defeat of Panathinaikos
Sweden striker Zlatan Ibrahimovic laid to rest any doubts over his form and fitness with an outstanding display in Inter Milan's 2-0 win at Panathinaikos in their Champions League Group B opener.
Although Ibrahimovic, 26, did not find the target, he did force one superb save from home goalkeeper Mario Galinovic, and laid on the goals for Mancini and Adriano.
"He did a magnificent job," Inter manager Jose Mourinho said. "He played an absolutely fantastic pass [for Adriano]. We did enough to win; I was very happy with the performance."
Ibrahimovic has been struggling with a knee injury but his performance in Athens suggests that he is back to his best, combining a physical presence with a crisp touch that can produce the kind of killer pass that set up Adriano.
Panathinaikos coach Henk Ten Cate had no doubts that Ibrahimovic was a crucial factor in his team's defeat. "I thought we played fairly well," he said. "The decisive aspects were experience and quality – especially the individual qualities. I think we played against the best striker in the world right now. He is fantastic at holding the ball up and giving his fellow players time."
The victory, along with Weder Bremen's failure to win in the other Group B match – the German side were held to a goalless draw at home to Anorthosis Famagusta, of Cyprus – left Mourinho a content man. "The result in Bremen was very important for us," he said. "At the moment I can say that if we win the three home games at San Siro we will qualify."
http://www.youtube.com/watch?v=SXN9kVuUCrM
B47UL
10-03-2008, 05:17 PM
Zurich - Ronaldinho dan Andriy Shevchenko menjadi kunci sukses Milan memetik kemenangan atas FC Zurich dinihari tadi. Tak salah bila keduanya banyak menuai pujian.
Milan memang hanya menang 1-0 atas FC Zurich di leg kedua Piala UEFA, Jumat (3/10/2008) dinihari tadi. Kemenangan itu menegaskan keunggulan Milan atas lawannya itu dan mencatat agregate 4-1.
Dan satu gol yang bersarang ke gawang Zurich tersebut disarangkan oleh Shevchenko, yang memaksimalkan umpan apik Ronaldinho. Kolaborasi keduanya itulah yang berujung pada derasnya pujian untuk keduanya.
"Seorang peraih Bola Emas memberi assist kepada peraih Bola Emas lainnya, lumayan juga," tandas wakil presiden AC Milan Adriano Galliani dalam situs resmi AC Milan.
Secara personal, Galliani juga memuji Ronaldinho yang dinilainya sudah mulai menemukan permainan terbaiknya, juga terhadap Sheva.
"Ronaldinho telah berkembang. Secara teknis, ia adalah sepakbola itu sendiri. Dan saya juga senang dengan Sheva," tambahnya.
Carlo Ancelotti tak ketinggalan mengacungkan jempol untuk dua pemainnya itu. Bahkan ia berani mengklaim Dinho dan Sheva sudah menuju ke performa terbaiknya seperti di masa lalu.
"Sheva dan Dinho mulai tampil dalam kondisi terbaiknya, juga dari pertimbangan fisik keduanya," tandas Carletto yang juga berharap Sheva dan Dinho terus mempertahankan, bahkan meningkatkan performanya itu.(detiksport)
B47UL
10-03-2008, 05:35 PM
Zurich - Puasa gol Andriy Shevchenko berakhir setelah ia sukses menjebol gawang FC Zurich dinihari tadi. Sirat kepuasan pun terpancar dan ucapan terima kasih terlontar darinya.
Sheva tidak menyebut satupun nama seseorang, termasuk Ronaldinho yang memberinya umpan apik di menit 70 kala itu. Sheva mendedikasikan rasa terima kasihnya untuk semua orang yang terus mendukungnya di masa sulit.
"Saya senang, akhirnya bisa juga mencetak gol," tandasnya seperti dikutip Goal, Jumat (3/10/2008).
"Saya berterima kasih kepada fans yang terus mendukung saya, meski sekalipun saya membuat kesalahan di awal pertandingan," lanjut striker berkebangsaan Ukraina itu.
"Saya selalu didukung rekan-rekan saya dan terus bekerja keras di lapangan. Saya berterima kasih kepada mereka, juga kepada Carlo Ancelotti dan semua tim medis."
Sheva juga menuturkan betapa puasnya ia bisa keluar dari paceklik gol dalam beberapa bulan terakhir, bahkan ketika masih membela Chelsea hingga akhirnya dikirim balik ke San Siro.
"Sepertinya ada sesuatu yang menghalangi saya mencetak gol, tapi semuanya kini berakhir dan ini menjadi langkah besar bagi saya. Bisa mencetak gol adalah hal yang penting bagi seorang striker, tapi masih banyak yang harus saya perbuat lagi," pungkasnya.
Lord_man
10-22-2008, 09:04 AM
Llorente Hat-trick, Villarreal Menang 6-3
Total sembilan gol tercipta di Estadio El Madrigal saat Villarreal menjamu AaB Aalborg. Tuan rumah akhirnya menang 6-3, berkat hat-trick Joseba Llorente yang masuk di babak kedua.
Dalam pertandingan, Rabu (22/10/2008) dinihari WIB, Villarreal tertinggal duluan, walau akhirnya bisa mencatatkan hasil imbang 2-2 di akhir babak pertama.
Di babak kedua, pemain pengganti "Kapal Selam Kuning" Joseba Llorente jadi pahlawan dengan tiga golnya ke gawang Aalborg. Robert Pires menambah satu gol lagi untuk Villarreal di babak ini, sedangkan tim tamu cuma bisa menambah gol lewat bunuh diri Joan Capdevila.
Hasil ini membuat Villarreal mengemas poin tujuh, setara dengan pimpinan klasemen sementara Manchester United. Aalborg sementara itu ada di posisi terbawah, dengan raihan angka satu yang juga dikemas Celtic.
Jalannya Pertandingan
Saat pertandingan memasuki menit ke-19, Aalborg membuat tuan rumah terhenyak. Marek Saganowski menjebol gawang Diego Lopez dengan tandukannya untuk membawa tim tamu unggul 1-0.
Villarreal membalas di menit 27 melalui Giuseppe Rossi setelah sepakan kaki kanannya menjadikan kedudukan kembali imbang 1-1. Ini adalah gol Liga Champions pertama buat penyerang asal Italia tersebut.
Lima menit berselang Villarreal berbalik unggul. Kali ini giliran Joan Capdevilla yang membobol gawang Aalborg yang dikawal Karim Zaza, lewat tendangan keras dari luar kotak penalti.
Tak butuh waktu lama, gol lagi-lagi lahir meski sekarang Aalborg yang ganti menyamakan kedudukan. Sontekan Thomas Enevoldsen menceplos ke dalam gawan Diego Lopez, menyusul buruknya pertahanan Villarreal. Skor imbang lagi 2-2.
Tuan rumah Villarreal kembali meraih keunggulan setelah 12 menit pertandingan babak kedua berjalan. Kesalahan kiper Zaza menahan tembakan Marcos Senna membuat Joseba Llorente yang baru masuk di babak kedua mampu menjebol gawang Aalbtorg lewat bola muntah.
Pada menit 69, tuan rumah memperbesar keunggulan. Umpan matang pemain pengganti Robert Pires ke depan gawang kosong mampu diselesaikan dengan baik oleh Llorente untuk bikin skor jadi 4-2.
Masih banyak waktu buat tim tamu untuk mencoba mengejar. Kans untuk kembali menyamakan kedudukan pun terbuka setelah Joan Capdevila bikin gol bunuh diri di menit 77, usai tandukannya menceplos ke gawang sendiri.
Akan tetapi lagi-lagi Villarreal kembali menambah keunggulan hanya dua menit setelah gol Aalborg. Tandukan Pires membuat papan skor kini bertuliskan skor 5-3. Lagi-lagi gol berawal dari ketidak sempurnaan Zaza menahan bola.
Llorente lantas bikin hat-trick ke gawang Zaza di menit 84. Sepakannya menyambut umpan silang dari sayap kiri membuat Villarreal akhirnya menang 6-3.
Susunan Pemain:
Villarreal: 13-Diego Lopez; 18-Angel Lopez, 2-Gonzalo Rodriguez, 20-Fabricio Fuentes, 5-Joan Capdevila; 8-Santi Cazorla, 3-Edmilson (21-Bruno 64), 19-Marcos Senna, 14-Mati Fernandez (7-Robert Pires 64); 22-Giuseppe Rossi, 9-Guille Franco (16-Joseba Llorente 46).
AaB Aalborg: 1-Karim Zaza; 16-Kasper Bogelund, 6-Steve Olfers, 2-Michael Jakobsen, 3-Martin Pedersen; 14-Jeppe Curth, 8-Andreas Johansson, 9-Thomas Augustinussen, 23-Thomas Enevoldsen, 7-Anders Due; 10-Marek Saganowski.
[detiksport]
Lord_man
10-22-2008, 09:05 AM
Berbatov & Rooney Gasak Celtic
http://www.detiksport.com/images/content/2008/10/22/73/BerbaGolChampionsAFP-285.jpg
Duet Dimitar Berbatov dan Wayne Rooney menginspirasikan kemenangan telak 3-0 Manchester United atas Celtic. Berbatov mengemas dua gol sementara Rooney satu.
Menjamu Celtic di Old Trafford, Rabu (22/10/2008) dinihari WIB, MU menutup babak pertama lewat gol Berbatov. Dia lantas menambah gol di menit 51, sebelum akhirnya ditarik keluar delapan menit kemudian seraya mendapat sambutan positif dari fans.
Rooney yang masih belum berhenti bikin gol di bulan Oktober ini memiliki sejumlah peluang, sebelum akhirnya melesakkan bola di menit 77 yang memastikan kemenangan tiga gol tanpa balas.
Hasil di matchday 3 tersebut membuat MU masih memimpin klasemen Grup E dengan poin 7, disamai Villarreal yang hanya kalah selisih gol. "Setan Merah" menjadi satu-satunya tim di Grup E yang belum pernah kebobolan.
Jalannya Pertandingan
Manchester United langsung menebar ancaman di menit enam. Si kulit bundar dioper bergantian dan akhirnya sampai di kaki Ronaldo yang ada di tepi kotak penalti. Dia mencoba melepaskan tembakan kendati masih jauh melayang di atas mistar.
Di menit 11 Celtic ganti menyerang lewat Aiden McGeady yang menguji kesigapan Edwin Edwin van der Sar dengan tendangannya. Kiper asal Belanda itu pun menjawab dengan menepis si kulit bundar keluar lapangan.
Wayne Rooney memiliki peluang emas di menit 17 setelah menyambut umpan silang Nani dari sayap kanan dengan tendangan salto. Tapi Mark Wilson menghadang dengan tubuhnya. Tak lama berselang Gary Caldwell membalas dengan tendangan kerasnya yang susah payah ditepis Van der Sar.
Gawang Celtic kembali diancam MU di menit 27. Usai menerima umpan terobosan Anderson, Dimitar Berbatov coba melepaskan tendangan yang bisa dihadang bek lawan. Bola lantas disodorkan ke Ronaldo yang meneruskan dengan tendangan yang masih menyisir tipis di sisi gawang.
MU akhirnya unggul juga di menit 30. Dari sepak pojok bola ditanduk John O'Shea, dihadang lawan dan kembali ke O'Shea yang kali ini menyontek bola ke arah gawang. Berbatov yang ada di depan gawang meneruskan bola untuk menceplos masuk.
Meski sentuhan kaki Berbatov, yang juga tampak sedikit offside, tak terlihat benar mengenai bola atau tidak, dia mengklaim gol tersebut. 1-0 MU memimpin.
Rooney sekali lagi mendapat peluang di menit 38. Tapi sepakan kerasnya dari luar kotak penalti masih mengarah tepat ke pelukan kiper Artur Boruc. Semenit kemudian sontekan Nani pun masih melayang tipis di atas sudut atas gawang Celtic.
Sebelum jeda, Darren Fletcher melepaskan tendangan dari dalam area penalti setelah menerima sodoran bola dari Rooney. Sial buat MU, sepakan Fletcher masih jauh melayang di atas mistar.
MU menebalkan keunggulan di menit 51, kembali lewat Berbatov. Tendangan bebas Ronaldo dari jarak sekitar 27 meter ke arah gawang hanya bisa ditahan Boruc dan bola muntah pun langsung disambar penyerang Bulgaria tersebut. Tayangan ulang memperlihatkan gol ini sedikit berbau offside juga.
Beda dengan Berbatov, Rooney lagi-lagi buang peluang. Di menit 55, sepakannya ke arah gawang kosong masih melambung tinggi. Boruc sendiri sudah salah posisi akibat perhatiannya terfokus kepada Berbatov. Beberapa menit sebelumnya Rooney sempat menggetarkan gawang Celtic meski gol dianulir karena offside.
Rooney! Tendangan kerasnya di menit 72 masih bisa dimentahkan Boruc untuk menghasilkan sepak pojok. Rooney masih terus mencoba memperpanjang catatan golnya di bulan Oktober ini.
Akhirnya upaya Rooney membuahkan hasil. Dari serangan balik, bola dilempar Van der Sar ke Fletcher, lalu berpindah ke Nani, Tevez dan Rooney. Setelah mengatur posisi, Rooney melepaskan tembakan menyusur tanah yang bersarang di dalam gawang Boruc pada menit 77.
Unggul tiga gol tanpa balas membuat MU terlihat rileks. Upaya-upaya Celtic pun tak kunjung membuahkan hasil. Peluit akhir pun dibunyikan untuk kemenangan MU 3-0.
Susunan Pemain:
Manchester United: 1-Edwin Edwin van der Sar; 2-Gary Neville (Brown '59), 23-Jonny Evans, 15-Nemanja Vidic, 22-John O’Shea; 7-Cristiano Ronaldo (Park '82), 24-Darren Fletcher, 8-Anderson, 17-Nani; 9-Dimitar Berbatov (Tevez '59), 10-Wayne Rooney.
Celtic: 1-Artur Boruc; 12-Mark Wilson, 22-Glenn Loovens, 4-Stephen McManus, 3-Lee Naylor; 25-Shunsuke Nakamura (Hartley '61), 8-Scott Brown, 5-Gary Caldwell, 19-Barry Robson (Maloney '61), 46-Aiden McGeady; 7 Scott McDonald (Sheridan '77)
[detiksport]
Lord_man
10-22-2008, 09:09 AM
Delapan Gol Tercipta, Lyon Menang
Sempat tertinggal 2-0, Olympique Lyon akhirnya menyudahi pertandingan dengan kemenangan, setelah menumbangkan tuan rumah Steaua Bucharest dengan skor 5-3.
Hasil ini memposisikan Lyon berada di zona yang cukup aman untuk bisa melangkah ke fase knock out. Tambahan tiga angka membuat jawara Prancis ini mengantongi nilai total lima poin, yang memposisikan mereka di peringkat dua, di bawah Bayern Munich.
Sementara bagi Steaua Bucharest, kekalahan ini membuat kesempatan mereka lolos ke fase knock out nyaris tertutup. Namun mereka masih memiliki kesempatan untuk berlaga di Piala UEFA jika bisa menyaingi Fiorentina yang juga gagal menuai angka di matchday ketiga ini. Hingga saat ini, Fiorentina masih unggul satu angka dari Steaua Bucharest yang baru mengumpulkan poin satu.
Tuan rumah sudah dalam posisi memimpin 1-0 saat pertandingan belum genap berjalan 10 menit saat Arthuro Henrique sukses menyambut bola kiriman George Ogararu dengan kepalanya di menit kedelapan. Bahkan tiga menit kemudian Steaua bisa memperbesar keunggulannya menjadi 2-0 setelah bola hasil sepak pojok Banel Nicolita mengenai bahu Dorian Goian, yang membuat bola mengarah ke gawang Lyon.
Tim tamu bisa bangkit dari ketertinggalannya di pertengahan babak pertama. Abdul Kader Keita berhasil mencetak gol di menit 23 lewat tendangannya sebelum sundulan Karim Benzema 10 menit kemudian membuat kedudukan kembali sama kuat 2-2.
Akan tetapi, sesaat sebelum turun minum, Steaua kembali dalam posisi memimpin setelah Ovidiu Petre sukses menyambut bola kiriman Nicolita dengan sundulannya.
Di babak kedua, Lyon meningkatkan tempo serangannya dan berhasil menyamakan kedudukan di menit 69. Kali ini yang menjadi pencetak gol untuk tim tamu adalah Fred lewat tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti.
Untuk pertama kalinya di pertandingan ini, Lyon bisa memimpin keadaan setelah Benzema berhasil memaksimalkan tendangan bebas Juninho Pernambuchano di menit 71 dengan sontekannya. Lyon pun memimpin 4-3.
Lyon akhirnya menegaskan keunggulan mereka di menit 90 setelah Fred berhasil menuntaskan peluang yang dimiliki timnya untuk mengubah kedudukan menjadi 5-3.
Susunan Pemain:
Steaua Bucharest: 1-Robinson Zapata; 2-George Ogararu, 6-Mirel Radoi, 3-Dorin Goian, 18-Petre Marin; 16-Banel Nicolita, 8-Ovidiu Petre (24-Sorin Ghionea 57), 10-Dayro Moreno, 20-Florin Lovin (35-Pantelis Kapetanos 81); 11-Arthuro, 9-Antonio Semedo (14-Juan Toja 65).
Olympique Lyon: 1-Hugo Lloris; 20-Anthony Reveillere, 3-Cris, 4-Jean-Alain Boumsong, 11-Fabio Grosso; 17-Jean Makoun, 28-Jeremy Toulalan, 8-Juninho (6-Kim Kallstrom 87); 7-Ederson, 10-Karim Benzema (27-Anthony Mounier 81), 23-Kader Keita (9-Fred 67)
[detiksport]
Lord_man
10-22-2008, 09:10 AM
Gasak Fiorentina, Bayern Kokoh di Puncak
Bayern Munich tampil sempurna di Allianz Arena, Rabu (22/10/2008) dinihari, dengan menekuk Fiorentina 3-0. Kemenangan ini mengukuhkan posisi Bayern di puncak klasemen grup F.
Dengan tambahan tiga poin di matchday ketiga, Bayern kini mengoleksi tujuh angka, hasil dari dua kemenangan dan satu kali laga berakhir seri. Miroslav Klose cs unggul dua angka dari Olympique Lyon yang menempati posisi runner up Grup F.
Adapun Fiorentina harus puas dengan dua angka sejauh ini. Kondisi ini sedikit tidak menguntungkan La Viola bila mereka ingin lolos ke fase knock out. Jika ingin memenuhi ambisi itu, Fiorentina wajib memenangi tiga laga terakhir mereka untuk memastikan satu tempat di babak berikutnya.
Laga baru berjalan lima menit, Bayern sudah memimpin 1-0. Gol dicetak oleh Miroslav Klose, yang memaksimalkan umpan sundulan Luca Toni sebelum melepas tendangan kaki kanan yang merangsek masuk ke gawang Sebastien Frey.
Keunggulan Bayern atas Fiorentina makin besar setelah Bastian Schweinsteiger berhasil menempatkan bola jauh dari jangkauan kiper Fiorentina asal Prancis itu di menit 26.
Memimpin 2-0 membuat Bayern bermain lebih tenang. Sementara Fiorentina kerap terburu-buru menyelesaikan setiap peluang yang ada sehingga akhirnya terbuang sia-sia.
Di babak kedua, Luca Toni nyaris saja memperbesar keunggulan Bayern jika saja bola sundulannya yang sudah mengarah ke gawang Fiorentina di menit 48 tidak ditepis Frey. Klose dan Martin Demichelis juga membuang kesempatan yang mereka miliki, masing-masing di menit 64 dan 68.
Fiorentina sendiri bukannya tanpa peluang. Adrian Mutu sempat terbang menyundul bola untuk menguji keberuntungannya di menit 77. Akan tetapi hasil kerja kerasnya itu tidak membuahkan hasil.
Malah di menit-menit akhir pertandingan, gawang Fiorentina untuk kali ketiga dijebol pemain Bayern. Kali ini Ze Roberto yang melakukannya via tendangan melengkung ke tiang jauh. Gol tersebut sekaligus menutup pertandingan dengan Bayern keluar sebagai pemenang dengan keunggulan 3-0.
Susunan Pemain:
Bayern Munich: 1-Michael Rensing; 23-Massimo Oddo, 3-Lucio, 6-Martin Demichelis, 21-Philipp Lahm (30-Christian Lell 46); 31-Bastian Schweinsteiger (24-Tim Borowski 65), 17-Mark van Bommel, 15-Ze Roberto, 7-Franck Ribery; 18-Miroslav Klose, 9-Luca Toni (11-Lukas Podolski 57)
Fiorentina: 1-Sebastien Frey; 14-Luciano Zauri, 5-Alessandro Gamberini, 3-Dario Dainelli, 6-Juan Manuel Vargas (19-Massimo Gobbi 74); 22-Zdravko Kuzmanovic, 88-Felipe Melo, 18-Riccardo Montolivo; 24-Mario Alberto Santana (8-Stevan Jovetic 64), 11-Alberto Gilardino, 10-Adrian Mutu
[detiksport]
Lord_man
10-22-2008, 09:11 AM
Arsenal Hantam Fenerbahce 5-2
http://www.detiksport.com/images/content/2008/10/22/73/arsenalReutersOsmanOrsal-isi.jpg
Arsenal sukses mempecundangi tuan rumah Fenerbahce dengan skor telak 5-2. Hasil ini membuat pasukan Arsene Wenger semakin kokoh di puncak klasemen Grup G.
Dalam pertandingan yang berjalan di Stadion Sukru Saracoglu, Rabu (22/10/2008) dinihari WIB, Arsenal mendominasi jalannya pertandingan sejak kick off. Hasilnya lima gol pun berhasil mereka sarangkan ke dalam jala tim tuan rumah.
Hasil ini membuat The Gunners kokoh di puncak klasemen Grup G dengan raihan poin tujuh hasil dari dua kemenangan dan satu hasil imbang. Sementara Fenerbahce masih harus puas menghuni posisi juru kunci dengan nilai satu hasil dari satu imbang dan dua kali kalah.
Jalannya Pertandingan
Arsenal sudah unggul 2-0 ketika pertandingan baru berjalan 11 menit. Gol pertama tercipta pada menit 10 melalui Emmanuel Adebayor. Penyerang asal Togo itu mencetak gol setelah menerima umpan terobosan Theo Walcott dan mematahkan perangkap off-side.
Semenit kemudian giliran Walcott yang mencetak gol. Kali ini setelah memanfaatkan operan matang dari Cesc Fabregas. Pemain belia asal Inggris itu terlebih dulu mengecoh kiper Volkan Demirel sebelum akhirnya menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong.
Terlalu asyik menyerang, Arsenal akhirnya kebobolan pada menit 20. Berawal dari sebuah free kick, bola kemudian disepak oleh Daniel Guiza. Namun, bukan penyerang asal Spanyol itu yang menjadi pencetak golnya, melainkan Mikael Silvestre. Bek Arsenal itu mencetak gol bunuh diri setelah bola hasil tendangan Guiza mengenai dirinya.
Tetapi skor 2-1 itu hanya bertahan dua menit. Pada menit 22 Abou Diaby kembali membuat Arsenal memperlebar jarak setelah tembakan kerasnya gagal diamankan oleh Demirel. Tim tamu pun memimpin 3-1 dan bertahan hingga babak pertama usai.
Di babak kedua, tepatnya pada menit 49, Arsenal kembali mencetak gol lagi. Kali ini pendulangnya adalah Alexandre Song. Gol tersebut tercipta setelah ia memanfaatkan bola hasil sebuah tendangan bebas. Skor berubah menjadi 4-1.
Fenerbahce memperkecil ketertinggalan pada menit 77. Berawal dari sebuah umpan jauh, bola sempat mengenai kepala Song namun jatuh ke kaki Guiza. Dengan tenang ia kemudian mengankat bola melewati kepala Manuel Almunia dan mengubah skor menjadi 4-2.
Di penghujung pertandingan, pada menit 90, Aaron Ramsey membulatkan kemenangan Arsenal menadi 5-2 setelah tembakannya adri jarak 18 meter tak mampu dibendung oleh Demirel.
Susunan Pemain:
Fenerbahce: Volkan Demirel, Edu Dracena, Diego Lugano, Roberto Carlos, Gokhan Gonul (Burak Yilmaz 80), Selcuk Sahin, Claudio Maldonado (Ali Bilgin 52), Daniel Guiza, Alex, Ugur Boral, Semih Senturk
Arsenal: Manuel Almunia, Mikael Silvestre, Alexandre Song, Gael Clichy, Emmanuel Eboue, Denilson, Cesc Fabregas, Samir Nasri, Theo Walcott (Johan Djourou 84), Emmanuel Adebayor (Carlos Vela 86), Abou Diaby (Aaron Ramsey 73).
[detiksport]
Lord_man
10-22-2008, 09:12 AM
Aliyev Permalukan Porto
http://www.detiksport.com/images/content/2008/10/22/73/PortoAFPLeong-isi.jpg
FC Porto secara mengejutkan takluk di kandang sendiri saat menjamu Dynamo Kiev, Rabu (22/10/2008) dinihari. Gol tunggal Olexander Aliyev menjadi penentu kekalahan Porto.
Dengan hasil ini, Porto harus merelakan tempatnya di posisi runner up grup G untuk Kiev, yang kini mengantongi poin lima. Adapun Porto masih bertahan dengan poin dua hingga matchday ketiga Liga Champions 2008/09.
Meski kalah, penampilan FC Porto tak terlalu buruk. Bahkan dari catatan statistik, juara Liga Champions empat tahun silam itu menguasai jalannya pertandingan.
Porto langsung tampil menyerang sejak peluit dimulainya pertandingan dibunyikan. Kesempatan pertama diperoleh Lucho Gonzalez lewat tendangannya di menit 17. Akan tetapi bola hanya mengenai mistar.
Dynamo Kiev ganti melakukan serangan beberapa menit kemudian dan usaha mereka baru menuai hasil di menit 27. Aliev menjadi pencetak gol bagi tim tamu lewat tendangan kerasnya dari luar kotak penalti yang gagal dihentikan Nuno.
Berada dalam kondisi tertinggal membuat tuan rumah gelisah. berbagai cara terus dilakukan untuk mengejar tiga angka, atau setidaknya menyamakan kedudukan. Akan tetapi hingga paruh pertama berakhir skor 1-0 untuk tim tamu masih bertahan.
Paruh kedua juga tidak banyak perubahan. Meski mendapat sejumlah peluang, di antaranya dari sepakan Lisandro di menit 50, Porto gagal menyarangkan satu bola pun ke gawang Stanislav Bogush. Skor 1-0 untuk Kiev pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Susunan Pemain:
Porto: 33-Nuno; 21-Cristian Sapunaru, 14-Rolando, 2-Bruno Alves, 15-Lino; 25-Fernando (12-Hulk 46); 11-Mariano (20-Tomas Costa 68), 8-Lucho Gonzalez, 16-Raul Meireles, 10-Cristian Rodriguez (17-Tarik Sektioui 62); 9-Lisandro Lopez
Dynamo Kiev: 31-Stanislav Bogush; 3-Betao, 15-Pape Diakhate, 17-Taras Mikhalik, 26-Andriy Nesmachniy; 4-Tiberiu Ghioane (11-Roman Eremenko 60),, 30-Badr El Kaddouri; 5-Ognjen Vukojevic, 8-Olexander Aliyev, 36-Milos Ninkovic (32-Malkhaz Asatiani 83); 10-Ismael Bangoura (25-Artem Milevskiy 46)
[detiksport]
Lord_man
10-22-2008, 09:13 AM
Juve Menang Tipis atas Madrid
http://www.detiksport.com/images/content/2008/10/22/73/JuventusDAMIENMeyer-isi.jpg
Big match antara Juventus dan Real Madrid berakhir untuk kemenangan Juventus. Bianconeri menang tipis 2-1 atas tamunya itu.
Dalam pertandingan yang berjalan di Stadion Olimpico Turin, Rabu (22/10/2008) dinihari WIB, Juventus turun dengan diperkuat dengan sejumlah pemain andalannya seperti Del Piero, Amauri Carvalho, dan Pavel Nedved. Pun demikian dengan Madrid yang menempatkan Ruud van Nistelrooy dan Gonzalo Higuain di lini depan.
Del Piero dan Amauri menjadi bintang kemenangan Bianconeri setelah masing-masing mencetak satu gol. Sementara satu-astunya gol Madrid datang dari Van Nistelrooy.
Dengan hasil ini Juventus untuk sementara memimpin klasemen Grup H dengan nilai tujuh dari hasil dua kemenangan dan satu kali imbang. Sedangkan Madrid harus puas turun ke peringkat dua dengan mengumpulkan poin enam hasil dua kemenangan dan satu kekalahan.
Jalannya Pertandingan
Juventus unggul cepat ketika pertandingan baru berjalan lima menit. Kerjasama apik antara Amauri Carvalho dan Alessandro Del Piero sukses diselesaikan dengan baik oleh nama terakhir. Sepakan kaki kanan kapten Juve itu menghujam sisi pojok gawang Iker Casillas. 1-0 untuk tuan rumah.
Dikejutkan gol Juventus, Madrid berupaya langsung membalasnya. Pada menit 11 Rafael Van der Vaart menembakkan bola dari jarak sekitar 32 meter. Sial baginya, bola masih melambung di atas jala Alex Manninger.
Van der Vaart kembali mengulangi aksi serupa pada menit 23. Tetapi, sama seperti sebelumnya, bola hasil sepakan kaki kanannya kembali melambung di atas mistar gawang.
Amauri nyaris memperbesar keunggulan Juventus pada menit 28. Umpan crossing Zdenek Grygera kemudian diteruskannya melalui sebuah sundulan. Namun, bola masih menyamping di sisi gawang Casillas. Hingga pertandingan babak pertama berakhir kedudukan 1-0 untuk La Vecchia Signora tetap tak berubah.
Juventus memperbesar keunggulan pada menit 48. Berawal dari umpan crossing Nedved, bola kemudian ditanduk oleh Amauri ke arah tiang dekat. Bola pun menghujam gawang Casillas untuk kedua kalinya.
Van der Vaart kembali memperoleh peluang untuk mencetak gol pada menit 54. Memanfaatkan umpan lambung Wesley Sneijder, bola kemudian disundul oleh gelandang asal Belanda itu. Namun, hasil sundulannya itu masih melenceng di sisi gawang Manninger.
Madrid akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit 65. Berawal dari umpan lambung Gabriel Heinze, bola kemudian berhasil disundul oleh Van Nistelrooy. Jala Manninger bobol dan skor berubah menjadi 2-1.
Di sisa menit pertandingan Juventus merapatkan barisan pertahanannya kendati Madrid masih ngotot untuk mencetak gol balasan. Sial bagi Madrid, hingga akhir pertandingan gol penyama kedudukan itu tak kunjung datang dan pertandingan pun berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Juventus.
Susunan Pemain:
Juventus: Alex Manninger, Giorgio Chiellini, Nicola Leggrottaglie (Olof Mellberg 45), Christian Molinaro, Zdenek Grygera, Claudio Marchisio (Hasan Salihamidzic 38), Mohammed Sissoko, Pavel Nedved, Marco Marchionni, Alessandro Del Piero, Amauri Carvalho (Vincenzo Iaquinta 78).
Real Madrid: Iker Casillas, Fabio Cannavaro, Pepe, Gabriel Heinze, Sergio Ramos, Fernando Gago, Wesley Sneijder, Rafael Van der Vaart (Royston Drenthe 76), Raul, Ruud van Nistelrooy, Gonzalo Higuain (Arjen Robben 54).
[detiksport]
Lord_man
10-22-2008, 09:15 AM
Tekke Selamatkan Zenit dari Kekalahan
http://www.detiksport.com/images/content/2008/10/22/73/ZenitKirillKudryatsev-isi.jpg
Sebuah gol Fatih Tekke 10 menit menjelang akhir pertandingan menyelamatkan tuan rumah Zenit St Petersburg dari kekalahan atas BATE Borisov. Laga pun berakhir dengan skor 1-1.
Hasil akhir dari laga yang berjalan di Petrovski Stadium , Rabu (22/10/2008) dinihari WIB, membuat Zenit belum bisa beranjak dari dasar klasemen Grup H. Dari tiga laga yang sudah dijalani mereka meraih satu poin dari hasil dua kekalahan dan satu imbang.
Adapun BATE untuk sementara menghuni peringkat tiga dengan mengantongi nilai dua. Nilai tersebut mereka peroleh setelah meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan.
BATE membuka keunggulan ketika pertandingan memasuki menit 52. Memaanfaatkan umpan terobosan dari Gennadi Bliznyuk, Pavel Nekhaychik melepaskan sebuah sepakan datar. Bola kemudian sukses menghujam jala Zenit yang dikawal Vyacheslav Malafeyev.
Tertinggal satu gol Zenit langsung menggebrak. Mereka pun langsung mendominasi jalannya pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang. Namun, belum ada satupun yang berhasil merobek gawang BATE.
Gol yang dinanti-nanti baru hadir pada menit 80. Tekke yang lolos dari jebakan offside sukses menyamakan kedudukan setelah tembakannya tak mampu dibendung oleh kiper BATE, Sergei Veremko.
Susunan Pemain:
Zenit St Petersburg: 16-Vyacheslav Malafeyev; 22-Alexander Anyukov, 15-Roman Shirokov, 4-Ivica Krizanac (7-Alejandro Dominguez 69), 11-Radek Sirl; 44-Anatoliy Tymoshchuk; 27-Igor Denisov, 19-Danny, 18-Konstantin Zyryanov (8-Pavel Pogrebnyak 76); 9-Fatih Tekke, 10-Andrei Arshavin
BATE Borisov: 16-Sergei Veremko; 14-Anri Khagush, 32-Vladimir Rzhevski, 3-Sergei Sosnovski, 55-Aleksandr Yurevich; 8-Aleksandr Volodko, 2-Dmitri Likhtarovich (17-Mikhail Sivakov 68); 10-Sergei Kryvets (5-Vladislav Mirchev 85), 9-Gennadi Bliznyuk, 22-Igor Stasevich (Pavel Nekhaychik 46); 20-Vitali Rodionov
[detiksport]
Lord_man
10-22-2008, 09:19 AM
http://i207.photobucket.com/albums/bb67/Razorrius/others/klaschamp.jpg
http://i207.photobucket.com/albums/bb67/Razorrius/others/klaschamp2.jpg
[detiksport]
kobebintang
10-23-2008, 07:47 AM
Milan - Inter akhirnya mengambil alih puncak klasemen sementara grup B usai memetik kemenangan tipis 1-0 atas Anorthosis Famagusta. Adriano menjadi pencetak gol tunggal Inter di laga ini.
Dengan tambahan tiga angka, Inter kini mengoleksi tujuh angka, buah dari dua kemenangan dan satu laga seri. Nerazzurri unggul tiga angka dari Anorthosis.
Meski menang, penampilan Inter tidak terlalu spesial di laga yang dilangsungkan di Giuseppe Meazza, Kamis (23/10/2008) dinihari itu. Bahkan tim tuan rumah kerap melakukan kesalahan sendiri walau menguasai jalannya pertandingan.
Baru berjalan tiga menit, Inter sudah mendapat kesempatan mencetak gol jika saja bola tidak dihalau Arian Beqaj.
Dua menit berselang, giliran tim tamu yang memaksa Francesco Toldo terbang menyelematkan gawangnya untuk menghalau bola hasil sepakan Traianos Dellas. Sundulan Ocokoljic juga nyaris menaklukkan Toldo.
Setelah alot di pertengahan babak pertama, gol akhirnya tercipta di menit 44. Adriano menjadi pencetak gol untuk timnya, via sundulan memaksimalkan umpan silang Maicon. Keunggulan Inter nyaris bertambah jika saja sundulan Ivan Cordoba yang menerima umpan dari Amantino Mancini lebih tepat sasaran.
Di paruh kedua, tempo serangan Inter sedikit menurun. Namun demikian mereka tetap memegang kendali permainan dan memaksa Anorthosis bermain di wilayahnya sendiri.
Sejumlah kesempatan dimiliki skuad asuhan Jose Mourinho di babak kedua, namun buruknya penyelesaian akhir membuat skor 1-0 tak berubah hingga peluit panjang dibunyikan
[detiksport]
Lord_man
10-23-2008, 08:51 AM
Gol Bunuh Diri Menangkan Bordeaux
http://www.detiksport.com/images/content/2008/10/23/73/BordeauxRegisDuvignauReuters-isi.jpg
Tuan rumah Bordeaux sukses menekuk CFR Cluj dengan skor tipis 1-0 pada laga yang berlangsung di Stade Jacques Chaban-Delmas, Kamis 923/10/2008) dinihari WIB. Gol tunggal itu dicetak lewat gol bunuh diri Cadu pada menit 74.
Cluj yang merupakan tim kejutan pada Liga Champions musim ini--setelah berhasil mengalahkan AS Roma dan menahan imbang Chelsea--membuat Bordeaux cukup frustrasi. Pasalnya, meski kalah dominan, mereka tetap bisa membuat penjamunya itu berkali-kali gagal mencetak gol.
Bordeaux pun akhirnya harus berterima kasih kepada gol bunuh diri Cadu. Hasil ini memang belum membuat mereka beranjak dari posisi dasar klasemen Grup A, tetapi poin tiga yang mereka kumpulkan sudah bisa menyamai nilai AS Roma yang berada di peringkat tiga. Hanya saja Francesco Totti cs lebih unggul dalam perolehan selisih gol.
Sedangkan bagi Cluj hasil ini juga tak menggoyahkan posisi mereka, yakni di urutan dua klasemen sementara. Tim arahan Maurizio Trombetta ini mengumpulkan poin empat dari hasil satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kali kalah.
Jalannya Pertandingan
Sejumlah peluang sempat tercipta di babak pertama. Salah satunya adalah melalui sepakan Fernando Menegazzo di menit 28. Sial baginya, sepakan dari luar kotak penalti itu kemudian melebar di sisi gawang.
Dua menit berselang giliran Yoann gourcuff yang memiliki peluang. Tetapi sundulannya menyambut umpan Mathieu Chalme masih bisa diselamatkan oleh kiper Eduard Stancioiu. Babak pertama pun ditutup dengan skor 0-0.
Bordeaux pun melanjutkan tekanannya ketika pertandingan memasuki babak kedua. Pada menit 50 Gourcuff mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan keras. Namun, lagi-lagi ia harus menemui kegagalan karena sepakannya masih bisa diblok oleh Stancioiu.
Tuan rumah akhirnya memperoleh gol yang ditunggu-tunggu lahir pada menit 54. Namun, bukan dari kaki pemainnya, melainkan berasal dari pemain Cluj, Cadu. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-0 dan membangktkan semangat Bordeaux untuk terus tampil menyerang.
Cluj sempat memberikan perlawanan. Pada menit 70 Gabriel Muresan melepaskan sebuah tembakan kaki kanan, tetapi bola masih bisa diblok oleh kiper Bordeaux, Ulrich Rame.
Hingga akhir pertandingan skor 1-0 untuk pasukan Laurent Blanc tetap tak berubah.
Susunan Pemain:
Bordeaux: Ulrich Rame, Souleymane Diawara, Marc Planus, Franck Jurietti, Mathieu Chalme, Alou Diarra, Fernando Menegazzo, Marouane Chamakh, Yoann Gourcuff, David Bellion (Wendei 61), Gabriel Obertan (Yoann Gouffran 61).
CFR Cluj: Eduard Stancioiu, Andre Galiassi, Cadu, Alvaro Pereira, Tony, Gabriel Muresan, Sixto Peralta, Yossouf Kone, Eugen Trica, Emmanuel Culio, Sebastian Dubarbier (Didi 75).
[detiksport]
Lord_man
10-23-2008, 08:52 AM
Sundulan Terry Sungkurkan Roma
http://www.detiksport.com/images/content/2008/10/23/73/ChelseaRomaAdrianDennnis-isi.jpg
Meski berjalan seimbang, Chelsea akhirnya berhasil memenangi pertandingan melawan AS Roma dengan skor 1-0. Gol tunggal The Blues dicetak lewat sundulan John Terry.
Laga yang berjalan di Stadion Stamford Bridge, Kamis (23/10/2008), menjadi parade dari permainan operan-operan pendek. Baik Chelsea maupun Roma sama-sama menumpuk pemain di lini tengah. Tuan rumah sempat menekan pertahanan Gialorossi, tetapi sang tamu berhasil merapatkan pertahanannya.
Gol Chelsea akhirnya lahir pada menit 77 ketika sundulan Terry memanfaatkan sepak pojok Frank Lampard tak mampu dibendung oleh kiper Roma, Alexander Doni. Chelsea akhirnya menang tipis 1-0 berkat gol tersebut.
Hasil ini membuat Chelsea semakin kokoh di puncak klasemen Grup A dengan mengumpulkan poin tujuh. Sedangkan Roma tetap belum bisa beranjak dari posisi tiga dengan raihan poin tiga.
Jalannya Pertandingan
Laga babak pertama yang berjalan di Stadion Stamford Bridge, Kamis (23/10/2008) dinihari WIB, berjalan dalam tempo yang tak begitu cepat. Kedua tim cenderung bermain bola-bola pendek sembari menunggu kesempatan untuk menyerang.
Delapan menit pertandingan berjalan, Francesco Totti melepaskan tembakan dari jarak 23 meter. Namun, bola masih belum menemui sasaran karena menyamping di sisi gawang Petr Cech.
Pada menit 16 Gialorossi kembali memiliki peluang. Berawal dari pelanggaran Frank Lampard, wasit lantas menghadiahi tendangan bebas untuk Roma. Sial bagi mereka, eksekusi tendangan Daniele De Rossi masih melebar.
Chelsea baru membalasnya pada menit 22. The Blues mendapat hadiah tendangan bebas setelah Philippe Mexes melakukan pelanggaran terhadap John Obi Mikel. Lampard yang menjadi algojonya berhasil mengarahkan bola ke gawang Alexander Doni. Namun, bukannya merobek jala, bola malah membentur tiang gawang.
Lampard kembali memperoleh peluang ketika pertandingan memasuki menit 38. Setelah berhasil menerima operan dari Deco, ia kemudian melepaskan tembakan dari jarak jauh. Sial baginya, bola hasil sepakannya masih belum menemui titik sasaran. Pertandingan babak pertama pun berakhir dengan skor 0-0.
Chelsea langsung tampil menekan ketika babak kedua dimulai. Dengan barisan gelandang yang rapat mereka melakukan operan-operan pendek di daerah pertahanan Roma. Namun, pertahanan Roma juga sama rapatnya sehingga "Si Biru" cukup kesulitan untuk membongkarnya.
Tuan rumah sempat mendapat peluang pada menit 60. Bola hasil tendangan bebas Lampard berhasil disundul Salomon Kalou ke arah gawang. Tetapi, dengan sigap Doni berhasil memblok bola.
Tiga menit kemudian giliran John Obi Mikel yang memiliki peluang. Sial baginya, sepakan keras dari jarak 32 meter yang dilepaskannya masih melebar dari sasaran.
John Terry akhirnya membuat pendukung Chelsea bersorak pada menit 77. Kapten tim bernomor punggung 26 itu sukses menanduk bola hasil sepak pojok Lampard ke arah tiang jauh. Gawang Doni akhirnya bobol dan Chelsea unggul 1-0.
Gol tersebut membangkitkan semangat Chelsea untuk terus menekan pertahanan Roma. Pada menit 83 Lampard lagi-lagi memperoleh peluang melalui tendangan bebas. Tetapi, bola yang diarahkan ke pojok kanan gawang Roma masih bisa diselamatkan oleh Doni.
Hingga akhir laga skor 1-0 tetap tak berubah.
Susunan Pemain:
Chelsea: Petr Cech, Ricardo Carvalho, John Terry, Wayne Bridge, Jose Bosingwa, John Obi Mikel, Frank Lampard, Deco, Florent Malouda (Juliano Belletti 45), Nicolas Anelka (Paulo Ferreira 89), Salomon Kalou (Franco Di Santo 77).
AS Roma: Alexander Doni, Philippe Mexes, Christian Panucci, John Arne Riise (Max Tonetto 82), Cicinho, Daniele De Rossi, Alberto Aquilani (Simone Perrotta 60), Francesco Totti, Matteo Brighi, Mirko Vucinic, Rodrigo Taddei (Jeremy Menez 81).
[detiksport]
Lord_man
10-23-2008, 08:53 AM
Bremen Tertahan di Kandang Panathinaikos
http://www.detiksport.com/images/content/2008/10/23/73/HugoAlmeida-k.jpg
Werder Bremen lagi-lagi harus puas dengan tambahan satu angka setelah di matchday ketiga hanya bisa bermain imbang 2-2 melawan tuan rumah Panathinaikos.
Hasil ini membuat Bremen tertahan di posisi tiga, juga dengan tiga poin mengingat di dua laga pertama mereka di Grup B juga berakhir imbang.
Sementara bagi Panathinaikos, satu poin dari pertandingan ini merupakan poin pertama mereka. Walau demikian, sama dengan Bremen, perolehan tersebut tidak banyak membawa perubahan pada posisi mereka di klasemen.
Adapun Panathinaikos sudah tertekan sejak pertandingan yang dihelat di Athena, Kamis (23/10/2008) dinihari itu berlangsung. Ancaman pertama datang dari sepakan Claudio Pizarro, yang hanya tipis melebar dari sasaran di menit ketiga.
Baru di menit 29 gawang tuan rumah jebol setelah Per Mertesacker berhasil lolos dari jebakan offside tuan rumah pada proses tendangan bebas sebelum akhirnya melepas tendangan voli yang tak terhadang.
Akan tetapi keunggulan tim tamu itu hanya bertahan tujuh menit. Vagelis Mantzios sukses menjebol gawang Bremen, memaksimalkan kelengahan lini belakang Bremen menghalau bola crossing di kotak penalti mereka.
Memasuki babak kedua, Bremen nyaris kembali memimpin bila saja bola hasil sundulan Hugo Almeida tidak diselamatkan Alexandros Tzorvas di menit 49.
Bremen malah berada dalam posisi tertinggal 1-2 di menit 68 setelah Mantzios berhasil menyarangkan bola dengan sundulannya, meski mendapat gangguan dari sepatu Gilberto Silva dalam upayanya menjebol gawang Christian Vander. Skor juga hampir berubah menjadi 3-1 setelah tendangan Dimitrios Salpingidis hanya mengenai mistar gawang Bremen di menit 73.
Baru di menit 83 skor kembali berimbang usai Almeida menyarangkan bola kiriman Sebastien Boesnisch dengan kepalanya. Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Susunan Pemain:
Panathinaikos: 30-Alexandros Tzorvas; 29-Mikael Nilsson, 24-Loukas Vintra, 3-Jose Sarriegi, 31-Nikos Spiropoulos (27-Andreas Ivanschitz 46); 19-Gabriel, 23-Simao, 15-Gilberto Silva, 21-Giorgios Karagounis (10-Cleyton 71); 26-Vangelis Mantzios (5-Ante Rukavina 82), 14-Dimitris Salpigidis
Werder Bremen: 33-Christian Vander; 15-Sebastian Proedl, 4-Naldo, 29-Per Mertesacker, 3-Petri Pasanen (2-Sebastian Boenisch 80); 22-Torsten Frings 6-Frank Baumann, 11-Mesut Ozil; 23-Hugo Almeida (18-Boubacar Sanogo 90+4), 10-Diego, 24-Claudio Pizarro (9-Markus Rosenberg 27)
[detiksport]
Lord_man
10-23-2008, 08:55 AM
Liedson Bawa Sporting Menang
http://www.detiksport.com/images/content/2008/10/23/73/LiedsonAFP-150.jpg
Sporting Lisbon meraih tiga angka dalam lawatannya ke RSK Olimpiyskyi kandang Shakhtar Donetsk. Sporting menang tipis 1-0 berkat gol tunggal dari Liedson.
Hasil dalam matchday 3 Liga Champions tersebut membuat Sporting kini menempati posisi dua klasemen sementara Grup C dengan raihan enam angka, terpaut tiga poin dari pimpinan klasemen sementara Barcelona.
Kedua kesebelasan relatif tidak banyak membuat peluang di paruh pertandingan, Kamis (23/10/2008) dinihari WIB. Di babak kedua tuan rumah Shakhtar mulai menekan kendati belum menemukan celah untuk bikin gol.
Salah satu peluang tuan rumah dihasilkan Jadson di menit 55. Tapi sepakannya itu masih bisa diamankan kiper Rui Patricio.
Terus menekan, justru gawang Shakhtar yang kemudian jebol. Dari tendangan bebas di menit 76, Fabio Rochemback melayangkan bola ke arah Derlei yang lantas meneruskan si kulit bundar dengan tumitnya ke arah Liedson.
Bola pun kemudian disarangkan Liedson untuk mengubah kedudukan jadi 1-0, sekaligus menjadi penentu kemenangan tim tamu.
Susunan Pemain:
Shakhtar Donetsk: 30-Andriy Pyatov; 33-Darijo Srna, 5-Olexandr Kucher, 27-Dmytro Chygrynskiy, 26-Razvan Rat; 8-Jadson (22-Willian 72), 4-Igor Duljaj, 3-Tomas Hubschman (19-Olexiy Gai 83), 7-Fernandinho; 99-Marcelo Moreno (21-Olexandr Gladkiy 72), 25-Brandao
Sporting: 1-Rui Patricio; 78-Abel, 13-Tonel, 4-Anderson Polga, 24-Miguel Veloso; 28-Joao Moutinho, 26-Fabio Rochemback, 7-Marat Izmailov (18-Leandro Grimi 74); 31-Liedson, 30-Leandro Romagnoli (25-Bruno Pereirinha 68), 11-Derlei (23-Helder Postiga 88)
[detiksport]
Lord_man
10-23-2008, 08:56 AM
Barcelona Pesta Gol
http://www.detiksport.com/images/content/2008/10/23/73/BrcalonaReutersPascalLauener-isi.jpg
Barcelona berpesta gol ketika dijamu Basel, Kamis (23/10/2008) dinihari WIB. Lima gol dilesakkan para pemain Barca dalam meraih kemenangan telak 5-0.
Di paruh pertama pertandingan, Barca sudah memimpin telak 3-0 lewat Lionel Messi, Sergi Busquets dan Bojan. Dua gol lagi lahir di babak kedua melalui Bojan dan Xavi.
Hasil laga matchday 3 itu membuat Barca kokoh di puncak klasemen Grup C dengan raihan sembilan angka dan sejengkal lagi memastikan lolos, sementara Basel terbenam di dasar klasemen dengan nol poin.
Jalannya Pertandingan
Di St Jakob Park, Lionel Messi sudah membuka keunggulan buat Barcelona saat pertandingan baru memasuki menit keempat. Sepakan kaki kirinya meneruskan umpan terobosan Dani Alves bikin Barca unggul 1-0. Benar-benar awal menjanjikan buat tim tamu.
Empat menit kemudian, gawang Basel bergetar lagi setelah umpan Alex Hleb dituntaskan oleh Bojan. Tapi gol tak berlaku karena wasit menilai sudah terjadi offside.
Gol kedua akhirnya benar-benar dicetak tim tamu di menit 15. Bola umpan terobosan Xavi diakhiri dengan tendanagn kaki kiri Sergi Busquets yang bersarang di dalam gawang Franco Costanzo.
Messi mencatat sebuah peluang emas di menit 20, kendati sepakannya masih melebar. Peluang kembali hadir di menit 22, tapi kali ini bola berhasil masuk. Messi menyodorkan bola kepada Bojan yang kemudian mengakhiri dengan sepakan menyusur tanah untuk bikin skor jadi 3-0.
Barca masih terus menebar ancaman. Dari tendangan bebas di menit 26, Messi meneruskan ke Busquets yang dengan cepat mengalirkan bola ke Alves. Si kulit bundar kemudian disepak Alves dari jarak sekitar 22 meter yang masih menyisir di atas mistar.
Lagi-lagi peluang buat Barca hadir di menit 30. Alves kembali melepaskan tendangan keras yang masih bisa diblok tepat di muka gawang. Masih belum ada ancaman nyata dari tuan rumah Basel.
Di menit 37 Messi melepaskan umpan kepada Hleb yang sepakannya masih bisa diselamatkan Costanzo. Sebelum itu sontekan Bojan juga masih melebar.
Basel akhirnya mengancam gawang Victor Valdes di menit 39. Eyen Derdiyok membuat peluang untuk Ivan Ergic, walau Valdes sigap memgamankan gawangnya.
Hanya satu menit memasuki babak kedua, Barcelona langsung menambah golnya. Xavi mengoper bola ke Busquets yang meneruskannya ke Bojan. Kans itu dimaksimalkan Bojan dengan mengubah skor jadi 4-0.
Gol kelima Barca lahir tak lama berselang, tepatnya di menit 48. Xavi bekerjasama dengan Hleb sebelum melepaskan tendangan keras.
Bojan kembali nyaris menjebol pertahanan Basel di menit 55. Namun, sontekannya yang dilepaskan untuk melewati Costanzo masih bersarang di atas gawang. Peluang hat-trick pun terbuang.
Susunan Pemain:
Basel: 1-Franco Costanzo; 32-Reto Zanni, 19-David Abraham, 21-Francois Marque, 20-Behrang Safari; 17-Eduardo Rubio (14-Valentin Stocker 46), 22-Ivan Ergic, 8-Benjamin Huggel, 11-Scott Chipperfield (7-Juergen Gjasula 55); 31-Eren Derdiyok, 10-Marco Streller (23-Eduardo 71).
Barcelona: 1-Victor Valdes; 20-Daniel Alves, 5-Carles Puyol, 4-Rafael Marquez (2-Martin Caceres 53), 16-Sylvinho; 6-Xavi (14-Thierry Henry 57), 24-Yaya Toure (29-Victor Sanchez 67), 28-Sergi Busquets; 10-Lionel Messi, 11-Bojan Krkic, 21-Aleksandr Hleb.
[detiksport]
Lord_man
10-23-2008, 08:57 AM
Poin Sekaligus Kemenangan Pertama PSV
http://www.detiksport.com/images/content/2008/10/23/73/PSVMichaelKoorenReuters-isi.jpg
PSV Eindhoven meraih poin pertamanya di fase grup Liga Champions berkat kemenangan 2-0 atas Marseille. Danny Koevermans yang memborong dua gol jadi pahlawan PSV dalam partai matchday 3 Liga Champions, Kamis (23/10/2008) dinihari WIB, tersebut.
Kemenangan pertama PSV di Grup D membuat wakil Belanda tersebut kini menghuni posisi tiga dengan raihan angka 3 hasil dari satu kali menang. Sebaliknya Marseille makin terpuruk dengan nihil angka.
Dalam pertandingan di Philips Stadion markas PSV, tuan rumah harus melewati perlawanan sengit dari lawan sebelum akhirnya bisa menyarangkan dua gol. Liatnya pertarungan kedua kesebalasan tercermin dari skor 0-0 pada saat turun minum.
Di awal pertandingan, Danny Koevermans sempat mengancam gawang Marseille di menit keenam. Tinggal berhadapan dengan kiper Steve Mandanda, dia membuang peluang.
Mamadou Niang dari Marseille setali tiga uang. Sepakan menyusur tanahnya di menit 18 masih melebar dan belum mengubah kedudukan.
Memasuki menit ke-71, barulah kebuntuan terpecahkan. Dari sepak pojok, tandukan Koevermans tak tertahan masuk ke dalam gawang Marseille.
Lima menit sebelum bubaran, Koevermans bikin gol keduanya. Seraya menjatuhkan diri, dia menanduk bola hasil umpan Edison Mendez untuk mengunci skor 2-0.
Susunan Pemain:
PSV Eindhoven: 1-Andreas Isaksson; 3-Carlos Salcido, 24-Dirk Marcellis, 4-Francisco Rodriguez, 13-Jeremie Brechet; 8-Edison Mendez, 29-Stijn Wuytens (22-Balazs Dzsudzsak 78), 6-Timmy Simons, 28-Otman Bakkal (15-Jason Culina 76); 10-Danny Koevermans, 20-Ibrahim Afellay (18-Eric Addo 89)
Olympique Marseille: 30-Steve Mandanda; 24-Laurent Bonnart, 15-Ronald Zubar, 5-Vitorino Hilton, 3-Taye Taiwo; 20-Hatem Ben Arfa (28-Mathieu Valbuena 73), 7-Benoit Cheyrou (10-Boudewijn Zenden 82), 6-Karim Ziani (12-Charles Kabore 62), 19-Lorik Cana, 14-Bakari Kone; 11-Mamadou Niang
[detiksport]
Lord_man
10-23-2008, 08:59 AM
Liverpool Diimbangi Atletico
http://www.detiksport.com/images/content/2008/10/23/73/atleticoLiverpoolAFP-isi.jpg
Atletico Madrid dan Liverpool berbagi satu angka saat kedua tim bermain imbang 1-1 di Stadion Vicente Calderon, Kamis (23/10/2008) dinihari WIB. "Si Merah" unggul duluan berkat Robbie Keane dan Atleti menyamakannya lewat Simao di sepuluh menit akhir pertandingan.
Hasil pada matchday 3 ini membuat Atletico dan Liverpool kini sama-sama mengoleksi angka tujuh. Namun, Atletico memimpin klasemen Grup D berkat keunggulan selisih gol dari Liverpool.
Jalannya Pertandingan
Liverpool langsung memimpin di menit 14. Xabi mengumpan bola ke arah Steven Gerrard yang langsung melepaskan umpan terobosan ke arah Robbie Keane. Setelah mendribble bola ke arah kanan, Keane menyepak bola yang bersarang di dalam gawang Leo Franco. 1-0 Liverpool.
Di menit 25 Keane gagal bikin gol kedua setelah menyia-nyiakan umpan silang matang dari Gerrard. Keane tak mampu meneruskan bola kendati sudah berada pada posisi strategis di muka gawang.
Liverpool mengklaim penalti di menit 38 setelah Albert Riera terjatuh di kotak terlarang. Wasit memang meniup peluit dan menarik kartu kuning, tapi itu dihadiahkan buat Riera yang dinilainya diving. Serangan yang dibangun Liverpool sebelum Riera jatuh sebenarnya sudah sangat menjanjikan kendati pemain Atletico cukup disiplin menghadang di muka gawang.
Lima menit sebelum jeda, penetrasi Diego Forlan diakhiri dengan sepakan keras. Pepe Reina melompat untuk menghadang laju bola ke gawangnya, tapi arah bola masih melebar.
Empat menit memasuki babak kedua, Yossi Benayoun menggetarkan gawang Atletico. Tapi hakim garis mengangkat bendera tanda offside. Benarkah offside? Tayangan lambat memperlihatkan Benayoun berdiri sangat tipis antara onside dan offside. Kun Aguero yang jadi andalan Atletico sementara itu sudah dimainkan sejak babak kedua.
Pada menit 55, Atletico menjebol gawang Liverpool melalui Maniche walau gol itu dianulir karena hakim garis menilai offside. Aguero terlihat sangat kesal pada hakim garis karena gol itu dinilainya sah. Dari tayangan lambat, posisi Maniche sepertinya memang legal. Satu keputusan buruk lagi?
Semenit berselang, sepakan Simao dari sisi kiri kandas di tiang gawang Reina setelah sebelumnya jari kiper itu tipis mengenai bola dan mengubah arah lajur. Babak kedua tampaknya benar-benar membawa angin perubahan buat tuan rumah.
Xabi mencuri bola dari pemain Atletico di menit 68 dan kemudian menggiring bola untuk mengakhirinya dengan sepakan. Mungkin Franco sedikit menyentuh bola karena wasit mengganjar sepak pojok, kendati belum berbuah gol tambahan buat Liverpool.
Maniche menguji kesigapan Reina di menit 80 melalui sontekan jarak jauhnya yang mengarah ke pojok atas gawang. Sang kiper tanpa kesulitan melompat dan menangkap bola.
Delapan menit sebelum bubaran, Simao mencetak gol penyama kedudukan. Dari bola panjang ke depan, Diego Forlan menahan bola dengan kawalan dua pemain Liverpool. Bola kemudian diteruskan ke Simao yang menusuk lewat sayap kiri dan lantas menembakkan bola ke tiang jauh. Skor sama kuat 1-1.
Reina melakukan penyelamatan gemilang di menit 85 setelah Miguel de las Cuevas melepaskan tembakan setengah voli ke sudut gawang Liverpool. Reina dengan sigap menepis bola. Atletico terus menekan walau tiada gol tambahan tercipta.
Susunan Pemain:
Atletico Madrid: 25-Leo Franco; 2-Giourkas Seitaridis, 21-Luis Perea, 28-Alvaro Dominguez, 3-Antonio Lopez; 9-Luis Garcia (10-Sergio Aguero 46), 24-Ignacio Camacho (8-Raul Garcia 72), 18-Maniche, 20-Simao Sabrosa; 7-Diego Forlan, 14-Florent Sinama Pongolle (19-Miguel 75)
Liverpool: 25-Pepe Reina; 17-Alvaro Arbeloa, 5-Daniel Agger, 23-Jamie Carragher, 2-Andrea Dossena; 15-Yossi Benayoun, 20-Javier Mascherano, 8-Steven Gerrard (19-Ryan Babel 61), 14-Xabi Alonso (21-Lucas 75), 11-Albert Riera; 7-Robbie Keane (18-Dirk Kuyt 53)
[detiksport]
Lord_man
10-23-2008, 09:02 AM
http://i207.photobucket.com/albums/bb67/Razorrius/others/klaschamp-1.jpg
[detiksport]
vahnsaryu
10-24-2008, 06:24 AM
Yg serem Arsenal tuh, di kandang lawan tapi bisa ngebantai... apalagi dengan pasukan yg terhitung muda.. cuma 1 kekurangan arsenal skrg yaitu mental juara...
invoker
11-03-2008, 04:40 PM
http://upload.indomp3z.us/pics/imz08NDzYH71225694276.JPG (http://upload.indomp3z.us/pics/imz08NDzYH71225694276.JPG)
agung29
11-04-2008, 02:00 AM
yang disiarin Live di RCTI apa ya...?
Gw tetap aza milih MU yang bakal jadi pemenang....Dilihat dari striker baru Barbatov, yang makin tajam aza...kayaknya MU akan jadi jawara lagi...
Lord_man
11-05-2008, 09:25 AM
Roma Pecundangi Chelsea
AS Roma menjaga kansnya untuk bertahan di Liga Champions dengan kemenangan 3-1 atas Chelsea. Kemenangan membawa "Giallorossi" menempati posisi dua klasemen di bawah "The Blues", yang dalam pertandingan kontra Roma tak menuntaskan permainan dengan genap 11 pemain.
Hasil matchday 4 itu membuat Roma kini mengoleksi enam angka dan menempati posisi kedua klasemen Grup A, terpaut satu angka dari Chelsea yang masih memuncaki klasemen.
Tiga gol yang dibuat Roma di Stadion Olimpico, Rabu (5/11/2008) dinihari WIB, itu juga menghentikan rekor tak kebobolan "Si Biru" di Liga Champions musim ini. Sampai dengan matchday 3, gawang Petr Cech memang belum pernah digetarkan lawan.
Sementara itu partai lain Grup A antara CFR Cluj kontra Bordeaux berakhir dengan kemenangan tim tamu. Bordeaux menang 2-1 lewat gol Yoann Gourcuff di menit 6 dan Wendel di menit 38. Cluj hanya bisa membalas lewat Dani di menit 9.
Bordeaux kini menghuni posisi tiga klasemen dengan raihan setara Roma, enam angka. Sedangkan Cluj jadi tim terbawah dengan 4 angka.
Jalannya Pertandingan
Pada menit 18, Chelsea mencatat peluang. Florent Malouda menerobos pertahanan Roma dan melepaskan umpan tarik kepada Deco. Bola lantas disepaknya dan membentur lawan hanya untuk menghasilkan sepak pojok.
Pada menit 27, Alex mampu menghadang sepakan Francesco Totti dari sayap kiri. Tiga menit kemudian di sisi gawang lain, Doni masih mampu menyelamatkan gawang dari tendangan jarak jauh Frank Lampard.
Roma memimpin atas Chelsea di menit 33. Dari sayap kanan, Cicinho melepaskan umpan silang ke muka gawang dan Christian Panucci yang tak terkawal dengan baik mampu menyambar bola dan bikin skor jadi 1-0
Malouda merangsek ke depan di menit 39 dan lajunya tak terkawal di sisi kiri. Dari jarak sekitar 18 meter, bola disepaknya meski masih jauh dari sasaran.
Tiga menit memasuki babak kedua, Roma menggandakan keunggulan. Dari sodoran bola Matteo Brighi bola mampu dimaksimalkan oleh Mirko Vucinic untuk bikin skor jadi 2-0 untuk Roma.
Vucinic kembali membuat bersorak kubu Roma di menit 58. Mencuri bola dari Jon Obi-Mikel, Vucinic menggiring bola dan mengecoh Obi-Mikel sebelum menceploskan bola melewati hadangan Petr Cech di tiang dekat.
Chelsea akhirnya memperkecil ketinggalan di menit 75. Dari sayap kiri Deco melepaskan tendangan keras yang mengenai John Terry dan kemudian bisa dilesakkannya ke dalam gawang Doni. Roma sempat memprotes karena menilai posisi Terry offside, kendati tidak begitu menurut wasit dan hakim garis.
Sepuluh menit menjelang bubaran, Chelsea kehilangan satu pemain setelah Deco dikartu merah. Dia menuai kartu kuning kedua setelah mengeksekusi tendangan bebas sebelum wasit memberi aba-aba.
Susunan Pemain:
AS Roma: 32-Doni; 3-Cicinho, 5-Philippe Mexes, 4-Juan, 2-Christian Panucci; 20-Simone Perrotta (11-Rodrigo Taddei 72), 16-Daniele De Rossi, 7-David Pizarro, 33-Matteo Brighi; 9-Mirko Vucinic (17-John Arne Riise 88), 10-Francesco Totti (19-Julio Baptista 61)
Chelsea: 1-Petr Cech; 17-Jose Bosingwa (21-Salomon Kalou 63), 26-John Terry, 33-Alex, 18-Wayne Bridge; 20-Deco, 12-John Obi Mikel, 8-Frank Lampard; 10-Joe Cole (35-Juliano Belletti 46), 39-Nicolas Anelka, 15-Florent Malouda (11-Didier Drogba 46)
[detiksport]
Lord_man
11-05-2008, 09:28 AM
Inter Ditahan Anorthosis 3-3
Inter Milan selamat dari kekalahan di kandang Anorthosis Famagusta. "Nerazzuri" berhasil memaksakan hasil jadi 3-3 berkat gol Julio Cruz sepuluh menit sebelum bubaran.
Inter memulai laga di Stadion Antonis Papadopoulos, Rabu (11/5/2008) dinihari WIB, tersebut dengan meyakinkan setelah Mario Balotelli membuat gol saat pertandingan baru memasuki menit 13. Tapi perlawanan Anorthosis lantas malah membuat Inter cukup kesulitan bahkan tertinggal.
Di menit 80, Inter baru terhindar dari kekalahan memalukan setelah Julio Cruz yang masuk di menit 58 menggantikan Dejan Stankovic menceploskan bola ke dalam gawang tuan rumah.
Hasil ini tak mengubah posisi Inter di puncak klasemen Grup B dengan 8 angka. Sementara Anorthosis kini menguntit di posisi dua dengan poin 5.
Jalannya Pertandingan
Baru 13 menit pertandingan berjalan, Inter sudah memimpin. Tendangan bebas Zlatan Ibrahimovic hanya bisa dihalau kiper lawan dan Mario Balotelli pun sukses memanfaaatkan bola rebound.
Pada menit 31, Anorthosis membalas. Kekacauan di lini bertahan Inter membuat Cedric Bardon dapat menciptakan gol untuk menyamakan kedudukan kembali imbang.
Di menit 43, Inter kembali unggul setelah tandukan Marco Materazzi menggetarkan gawang Arian Beqaj. Tapi keunggulan itu hanya bertahan dua menit setelah Giorgos Panagi yang baru masuk di menit 43 kembali menyamakan skor.
Empat menit memasuki babak kedua, tuan rumah malah berbalik unggul. Penyerang Nikolaos Frousos mampu mencari celah di jantung pertahanan Inter dan membuat Anorthosis unggul 3-2.
Anorthosis tampaknya cukup puas dengan keunggulan 3-2 dan mulai terlihat lebih banyak bertahan. Sebaliknya, pelatih Inter Jose Mourinho terlihat menyerukan pemainnya untuk naik ke atas menyerang.
Meski main lebih defensif, Anorthosis masih mampu membayakan gawang Inter. Cesar tercatat dua kali harus mengamankan gawangnya di menit 66 dan 68 dari ancaman berbahaya tuan rumah.
Sepuluh menit menjelang bubaran, Inter akhirnya menyamakan kedudukan. Skor menjadi 3-3 setelah tandukan Julio Cruz tak kuasa ditahan Arian Beqaj. Semenit kemudian Ibrahimovic berpeluang besar membuat Inter unggul walau peluang itu masih terbuang.
Susunan Pemain:
Anorthosis Famagusta: 1-Arian Beqaj; 28-Georgios Georgiou, 4-Nicos Katsavakis, 24-Andreas Constantinou, 12-Jeffrey Leiwakabessy; 10-Paulo Costa (21-Georgios Panagi 43), 27-Cedric Bardon, (22-Predrag Ocokoljic 78), 6-Sinisa Dobrasinovic, 20-Vincent Laban, 19-Hawar Taher; 11-Nikolaos Frousos (8-Ioannis Skopelitis 63)
Inter Milan: 12-Julio Cesar; 13-Maicon, 16-Nicolas Burdisso (14-Patrick Vieira 58), 23-Marco Materazzi, 4-Javier Zanetti; 33-Mancini (6-Maxwell 58), 5-Dejan Stankovic (9-Julio Cruz 58), 19-Esteban Cambiasso, 77-Ricardo Quaresma; 45-Mario Balotelli, 8-Zlatan Ibrahimovic
[detiksport]
Lord_man
11-05-2008, 09:29 AM
Panathinaikos Jaga Kans Lolos
Panathinaikos menghidupkan asa untuk lolos ke fase knock-out Liga Champions berbekal kemenangan 3-0 dari tuan rumah Werder Bremen. Posisi tiga di klasemen Grup B kini ditempati Panathinaikos berkat kemenangan pertamanya tersebut.
Dalam pertandingan di Weserstadion, Rabu (5/11/2008) dinihari WIB, tuan rumah Werder tampil relatif dominan di babak pertama. Namun, paruh pertama pertandingan diakhiri tanpa adanya gol.
Baru di menit 58, Vagelis Mantzios membuat tuan rumah terhenyak dengan golnya usai memanfaatkan lengahnya barisan pertahanan Werder. Giorgias Karagounis lantas membuat Panathinaikos unggul 2-0 lewat tendangan setengah volinya di menit 70.
Tujuh menit sebelum bubaran, Alexandros Tziolis menutup kemenangan Panathinaikos setelah memanfaatkan bola muntahan dari kiper Tim Wiese yang tak sempurna menjinakkan bola.
Tambahan tiga angka membuat Panathinaikos menempati posisi tiga klasemen dengan empat angka, tertingal empat angka dari pimpinan klasemen Inter Milan dan satu angka dari urutan dua Anorthosis Famagusta.
Susunan Pemain:
Werder Bremen: 1-Tim Wiese; 15-Sebastian Proedl (8-Clemens Fritz 46, 18-Boubacar Sanogo 68), 29-Per Mertesacker, 4-Naldo, 3-Petri Pasanen; 7-Jurica Vranjes (14-Aaron Hunt 64), 6-Frank Baumann, 10-Diego, 11-Mesut Ozil; 24-Claudio Pizarro, 9-Markus Rosenberg
Panathinaikos: 1-Mario Galinovic; 29-Mikael Nilsson, 24-Loukas Vintra, 3-Jose Sarriegi, 31-Nikos Spiropoulos; 22-Alexandros Tziolis, 19-Gabriel (2-Bryce Moon 75), 23-Simao, 15-Gilberto Silva, 21-Giorgios Karagounis (8-Giannis Goumas 79); 26-Vangelis Mantzios (14-Dimitris Salpigidis 89)
[detiksport]
Lord_man
11-05-2008, 09:30 AM
Tertahan Basel, Barca Lolos
Barcelona gagal melanjutkan laju kemenangannya menjadi 13 secara beruntun di semua ajang kompetisi. Menjamu FC Basel di matchday keempat Liga Champions, Carles Puyol cs bermain imbang 1-1.
Menghadapi salah satu tim terlemah di Liga Champions musim ini, Barca sesungguhnya mampu mendominasi pertandingan. Mereka bahkan unggul lebih dulu melalui Lionel Messi sebelum Derdiyok menyamakan kedudukan, kedua gol terjadi di paruh kedua laga.
Kemenangan ini mengantar Barcelona menjadi klub pertama yang memastikan lolos ke fase knock out Liga Champions. Dengan 10 poin dikumpulkan skuad besutan Pep Guardiola kini duduk di puncak klasemen Grup C.
Buat Basel tambahan satu angka ini tak mempengaruhi posisi mereka sebagai penghuni
juru kunci dengan dua poin yang kini dikumpulkan. Posisi dua grup ini sementara menjadi
menjadi milik Sporting Lisbon yang pada laga lain menang Shakhtar Donetsk, hasil yang mengantar wakil Portugal itu juga lolos ke 16 besar.
Jalannya Pertandingan
Sebuah tendangan melengkung Andres Iniesta ke tiang jauh namun masih gagal menemui sasaran membuka peluang Barcelona dalam laga di Camp Nou, Rabu (5/11/2008).
Basel nampak jelas tak mau pulang membawa kekalahan dengan menumpuk pemain di
lini pertahanan, hingga pertengahan babak pertama strategi ini berjalan baik karena Barca
kesulitan menembus barisan pertahanan klub Swiss itu. Di menit 18 tim tamu bahkan mampu menciptakan peluang perdananya lewat Marco Streller, meski dia kemudian dianggap melakukann pelanggaran terhadap Victor Valdes.
Hingga sebelum turun minum Henry setidaknya punya dua peluang membawa Barca unggul, namun dua kesempatan tersebut dimentahkan kiper Franco Costanzo yang tampil meyakinkan dinihari ini.
Peluang terakhir Basel di babak pertama datang tujuh menit sebelum turun minum. Namun Streller lagi-lagi tak mampu menjebol jala Barca saat dia berdiri tak terkawal di tiang dekat untuk menyambut umpan tendangan sudut dengan kepalanya.
Di awal babak kedua Costanzo kembali menjadi pahlawan Basel saat mematahkan aksi Bojan Krkic setelah mendapat umpan dari Henry. Tak kunjung mencetak gol Guardiola memasukkan Lionel Messi di menit 60.
Keputusan ini langsung membuahkan hasil setelah pesepakbola Argentina itu memecah kebuntuan Barca dua menit berselang. Memainkan umpan satu dua dengan Henry, Messi melepaskan tendangan dari tepi kotak penalti yang kali ini tak sanggup dihalau kiper Costanzo. 1-0 Barca unggul.
Menyusul cideranya Iniesta di menit 66, Guardiola memasukkan Samuel Eto'o. Namun striker yang mencetak delapan gol dari lima pertandingan terakhirnya itu gagal memberi yang terbaik.
Setelah sebuah peluang Barca dihentikan tiang gawang pada menit 81, justru jala Victor
Valdes yang jebol semenit berselang. Memanfaatkan umpan Carlitos, tendangan setengah voli Derdiyok menggetarkan gawang tuan rumah sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
[detiksport]
Lord_man
11-05-2008, 09:31 AM
Sporting Libon dipastikan lolos ke babak 16 besar setelah menundukkan Shakhtar Donetsk 1-0. Sementara di Grup D, Marseille meraih kemenangan pertamanya saat menjamu PSV Eindhoven.
Bertanding di depan publiknya sendiri, Stadion Jose Alvalade, Rabu (5/11/2008), Sporting sukses memaksimalkan kesempatan tersebut untuk mengamankan poin maksimal.
Tambahan tiga poin membuat wakil Portugal memiliki poin sembilan dan menempel dengan ketat Barcelona di posisi puncak yang pada laga lain di tahan imbang 1-1 FC Basel. Dua klub pemuncak klasemen itu dipastikan lolos ke babak 16 besar.
Adalah Derlei yang menjadi pahlawan tuan rumah setelah dia menjadi pencetak gol semata wayang Lisbon. Gol di menit 73 itu dia cetak empat menit setelah masuk lapangan untuk menggantikan Helder Postiga.
Sementara itu pada laga lain di Grup D, Marseille memetik kemenangan pertamanya di Liga Champions musim ini usai menundukkan PSV Eindhoven 3-0. Ketiga gol Marseille datang dari Bakari Kone (30) dan Mamadou Niang (63 dan 71).
Kemenangan ini mengantar Marseille keluar dari posisi juru kunci klasemen Dengan nilai tiga mereka masih unggul selisih gol Eindhoven yang kini menjadi penghuni posisi empat.
[detiksport]
Lord_man
11-05-2008, 09:34 AM
Penalti Kontroversial Selamatkan Liverpool
Liverpool terhindar dari kekalahan saat menjamu Atletico Madrid. Tertinggal sejak babak pertama, The Reds memastikan dapat satu poin setelah penalti kontroversial Steven Gerrard di injury time menyamakan skor 1-1.
Liverpudlian yang memadati Stadion Anfield, Rabu (5/11/2008), dibuat gelisah sepanjang pertandingan. Tertinggal oleh gol Maxi Rodriguez di menit 36, tuan rumah baru bisa menyamakan kedudukan di menit terakhir pertandingan lewat penalti Steven Gerrard yang dianggap kontroversial.
Hasil imbang ini tak mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara Grup D. Dengan poin delapan Liverpool masih duduk di puncak klasemen, sementara Atletico Madrid mengutit di belakangnya dengan poin yang sama namun kalah selisih gol.
Posisi tiga grup ini diisi Marseille yang punya nilai tiga menyusul kemenangan telak atas PSV Eindhoven dengan 3-0. Wakil Belanda itu untuk sementara menjadi juru kunci meski juga punya nilai tiga namun kalah selisih gol
Jalannya Pertandingan
Di Anfield, Rabu (5/11/2008), Liverpool nyaris membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan satu menit. Dari umpan sepak pojok Steven Gerrard, tendangan voli Robbie Keane membentur masih membentur bek Atletico. Sementara usaha Daniel Ager meyambar si kulit bundar tepat di depan gawang juga tak membuahkan hasil karena dia terjatuh dihadang pemain lawan.
Tanpa Kun Aguero yang tampak duduk di bangku cadangan pada babak pertama ini, Atletico kurang mampu mengembangkan permainan. Gawang Leo Franco bahkan kembali terancam melalui Keane yang menerima umpan panjang dari Xabi Alonso, kali ini
tendangan first time Keane setelah mengontrol bola dengan dadanya cuma melenceng tipis dari sasaran.
Di menit 18 gantian Atletico yang mengancam lewat sebuah serangan balik. Berdiri di tengah kotak penalti, Simao mampu menyambut dengan sempurna umpan diagonal dari sisi kanan. Namun tak ada gol dari prosesi ini karena bola melambung tinggi di atas mistar.
Keane kembali membuang peluang membawa Liverpool unggul saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper Franco di menit 33. Tiga menit setelah itu justru Liverpudlian dibuat bungkam saat Maxi Rodriguez menjebol jala Pepe Reina.
Diawali umpan panjang di sisi kanan yang berhasil dijemput Antonio Lopez, bek Spanyol itu mengirim umpan pada Maxi di kotak penalti Liverpool. Dengan sekali gerakan Maxi mengecoh Jamie Carragher sebelum melepaskan tendangan kaki kanan yang tak kuasa dihalau Reina.
Di awal babak kedua, Liverpool kembali lebih memimpin dalam agresivitas serangan. Tendangan Javier Mascherano yang masih bisa diblok Perea di kotak penalti mengawali gelombang serangan Liverpool di menit awal babak kedua.
Memasuki menit 51 sebuah kesempatan menyamakan kedudukan dimiliki Keane yang tak mampu menjangkau bola di kotak penalti. Dari insiden ini kubu Liverpool mengklaim penalti menyusul bola yang menyentuh tangan Perea.
Setelah sebuah tendangan bebas Fabio Aurelio yang ditanduk Agger masih melayang di atas mistar, gantian Atletico memiliki peluang memperbesar keunggulan. Lewat serangan balik yang cepat, upaya Los Rojoblancos menggandakan keunggulan pupus setelah crossing yang dilepaskan Diego Forlan tak sampai ke tengah kotak penalti karena membentur lengan Mascherano. Wasit tak bereaksi atas handsball di kotak terlarang itu.
Di menit 83 Liverpool punya dua peluang untuk samakan kedudukan, meski keduanya lagi-lagi gagal berujung gol. Sepakan David Ngog dari sudut sempit tepat mengarah ke kiper Franco, sementara tandukan Agger meneruskan umpan tendangan sudut melenceng tipis di tiang jauh.
Memasuki masa injury time, peruntungan Liverpool berubah. Wasit menunjuk titik putih karena menganggap Gerrard dilanggar oleh Pernia di kotak terlarang, keputusan yang
layak diperdebatkan karena sang kapten terlihat terjatuh sendiri saat berusaha menyundul bola dan kemudian jatuh menimpa Pernia.
Sepakan penalti Gerrard ke arah kiri gawang gagak dibaca oleh Franco. Skor akhir pertandingan 1-1.
Susunan Pemain
Liverpool: 25-Pepe Reina; 17-Alvaro Arbeloa, 23-Jamie Carragher, 5-Daniel Agger, 12-Fabio Aurelio; 14-Xabi Alonso, 20-Javier Mascherano; 18-Dirk Kuyt, 8-Steven Gerrard; 11-Albert Riera; 7-Robbie Keane.
Atletico Madrid: 25-Leo Franco; 3-Antonio Lopez, 5-John Heitinga, 21-Luis Perea, 4-Mariano Pernia; 11-Maxi Rodriguez, 12-Paulo Assuncao, 18-Maniche, 20-Simao Sabrosa; 7-Diego Forlan, 8-Raul Garcia.
[detiksport]
Lord_man
11-06-2008, 09:36 AM
Villarreal Ditahan Aalborg 2-2
Aab Aalborg sukses menahan Villarreal 2-2 untuk menjaga nafas mereka di Liga Champions. Dua kali tertinggal, dua kali pula Aalborg berhasil mengejar.
Hasil ini membuat Villarreal mengoleksi angka 8, jumlah yang juga dimiliki pemuncak klasemen Grup E Manchester United. Sementara Aalborg yang ada di urutan terbawah dengan angka 2 --setara Celtic-- masih memiliki peluang lolos ke fase knock-out walau kans itu sangat tipis.
Dalam pertandingan di Aalborg Stadion, Kamis (6/11/2008) dinihari WIB, Villarreal yang jadi tim tamu unggul duluan semenit sebelum jeda. Umpan Robert Pires kepada Giuseppe Rossi diteruskan dengan tembakan yang tak bisa ditahan kiper Karim Zaza.
Jeppe Curth menyamakan kedudukan di menit 54 setelah menerima umpan tumit dari Caca. Tapi "Kapal Selam Kuning" kembali unggul di menit 75 usai Guillermo Luis Farcuason Franco sukses menuntaskan umpan Joseba Llorente.
Sembilan menit sebelum peluit akhir dibunyikan, Aalborg memaksakan hasil seri setelah tendangan bebas Anders Due dari jarak 22 meter ke arah gawang bersarang di dalam jala Villarreal.
Susunan Pemain:
AaB Aalborg: 1-Karim Zaza; 16-Kasper Bogelund (31-Lasse Nielsen 75), 6-Steve Olfers, 2-Michael Jakobsen, 3-Martin Pedersen; 23-Thomas Enevoldsen, 9-Thomas Augustinussen, 8-Andreas Johansson, 7-Anders Due; 14-Jeppe Curth (10-Marek Saganowski 72), 18-Caca (21-Kasper Risgard 79).
Villarreal: 13-Diego Lopez; 17-Javi Venta, 2-Gonzalo Rodriguez, 4-Diego Godin, 5-Joan Capdevila; 8-Santi Cazorla, 19-Marcos Senna, 3-Edmilson (14-Mati Fernandez 82), 7-Robert Pires (10-Cani 62); 22-Giuseppe Rossi (9-Guille Franco 65), 16-Joseba Llorente.
[detiksport]
Lord_man
11-06-2008, 09:37 AM
Giggs Amankan Satu Angka Buat MU
Celtic berbagi skor 1-1 ketika menjamu Manchester United dalam matchday 4 Liga Champions. Celtic unggul duluan di babak pertama dan MU menyelamatkan satu angka lewat gol balasan Ryan Giggs.
Hasil itu belum menjamin langkah "Setan Merah" lolos kendati masih memuncaki klasemen Grup E dengan 8 poin, setara dengan angka yang dikantongi Villarreal. Sementara Celtic menghuni posisi tiga dengan dua angka.
Jalannya Pertandingan
MU memulai dengan meyakinkan. Baru tiga menit pertandingan berjalan, gawang Celtic sudah diancam kendati tembakan Ronaldo masih bisa ditahan pemain lawan. Tujuh menit kemudian, sepakannya masih melebar.
Pada menit 13, justru gawang MU yang bobol. Dari tendangan bebas, bola berpindah-pindah dan akhirnya jatuh di kaki Scott McDonald yang memvoli bola melewati Ben Foster yang tampak sedikit terlalu maju dari sarangnya.
Rio Ferdinand membuang peluang emas untuk menyamakan skor di menit 19. Dari sepak pojok, si kulit bundar mengarah ke dirinya di tiang jauh, tapi sepakan Ferdinand yang ada di muka gawang masih tak tepat dan bola melambung jauh di atas mistar.
Sesaat sebelum jeda, ganti Nemanja Vidic yang menyia-nyiakan peluang buat MU. Dari sepak pojok, Vidic yang ada di muka gawang masih menyundul bola jauh ke atas mistar.
Di awal babak kedua, MU langsung merangsek ke depan dan mengurung pertahanan Celtic dengan umpan-umpan pendek satu dua. Tapi disiplinnya pertahanan tuan rumah masih mampu meredam serangan yang dibangun MU.
Nyaris saja MU menyamakan kedudukan di menit 57. Dimitar Berbatov yang masuk di babak kedua menggantikan Nani hampir saja bikin skor jadi 1-1 lewat sontekannya jika saja Shaun Maloney tidak menggagalkannya di garis gawang.
Cillian Sheridan nyaris saja bikin MU kebobolan gol kedua di menit 62. Lolos dari kawan Ferdinand, tandukannya masih tipis di atas mistar.
MU masih tak bisa memaksimalkan peluang usai mengurung pertahanan Celtic dan mengacaukan pertahanan tuan rumah di menit 68. Kesalahan Berbatov dalam mengumpan bahkan membuat Celtic sempat melakukan serangan balik walau lantas kandas di barisan belakang MU.
MU terus menekan hanya untuk diredam tuan rumah. Peluang Ronaldo di menit 73 dan Wayne Rooney di menit 80 sama-sama masih nihil hasil.
Barulah pada menit 84 MU bisa menyamakan kedudukan. Tendangan jarak jauh Ronaldo membuat Arthur Boruc kaget kendati masih bisa bereaksi dan menepis bola. Sial buat Celtic, Giggs dengan sigap menanduk bola rebound untuk menceplos dan bikin skor jadi 1-1.
Berbatov memiliki peluang emas untuk memenangkan MU di menit akhir. Di muka gawang, dia berputar dan melepaskan tendangan yang masih melebar. Skor akhir 1-1.
Susunan Pemain:
Celtic: 1-Artur Boruc; 2-Andreas Hinkel, 4-Stephen McManus, 5-Gary Caldwell, 12-Mark Wilson; 8-Scott Brown, 11-Paul Hartley, 19-Barry Robson, 13-Shaun Maloney (48-Darren O’Dea 76); 26-Cillian Sheridan (18-Massimo Donati 64), 7-Scott McDonald (23-Ben Hutchinson 82).
Manchester United: 12-Ben Foster; 21-Rafael (3-Patrice Evra 66), 5-Rio Ferdinand, 15-Nemanja Vidic, 22-John O’Shea; 7-Cristiano Ronaldo, 24-Darren Fletcher, 16-Michael Carrick, 17-Nani (9-Dimitar Berbatov 46); 32-Carlos Tevez (10-Wayne Rooney 71), 11-Ryan Giggs.
[detiksport]
Lord_man
11-06-2008, 09:38 AM
Imbangi Munich, Fiorentina Jaga Peluang
Meski tipis, Fiorentina masih memiliki kans lolos ke fase knock-out berbekal hasil 1-1 lawan Bayern Munich. Sementara itu Lyon kini memuncaki klasemen sementara Grup F usai menang 2-0 atas Steaua Bucuresti.
Hasil di matchday 4 itu membuat raihan angka Fiorentina kini berjumlah tiga angka, tertinggal lima angka dari pimpinan klasemen Lyon dan Munich yang sama-sama punya delapan poin.
Lyon memuncaki klasemen Grup F berbekal kemenangan 2-0 di Stade de Gerland atas Steaua Bucuresti. Dua gol itu diciptakan oleh Juninho di menit 44 dan Anthony Reveillere semenit jelang bubaran.
Jalannya Pertandingan
Di Artemio Franchi, Kamis (6/11/2008) dinihari WIB, Fiorentina langsung unggul di menit 11. Luciano Zauri melepaskan umpan silang dari sayap kanan dan Adrian Mutu sukses menyambung dengan sepakan voli kaki yang menggetarkan gawang Michael Rensing.
Sembilan menit berselang, ganti Alberto Gilardino yang mengancam gawang Rensing. Gilardino mampu menanduk bola hasil umpan silang kendati Rensing kali ini masih terlalu tangguh.
Duel Rensing vs Gila kembali terjadi di menit 27, dengan hasil yang sama. Tandukan Gila mampu dimentahkan Rensing.
Mark Van Bommel berupaya menyamakan kedudukan lewat tendangan keras dari jarak 22 meter ke arah gawang Sebastian Frey di menit 35. Tapi kali ini tendangan yang jadi salah satu ciri khasnya itu masih belum tepat ke sasaran.
Empat menit sebelum jeda, sepakan keras Bastian Schweinsteiger dari jarak 13 meter ke arah gawang membuat kubu tuan rumah menahan nafas. Tapi arah bola ternyata masih menyamping.
Semenit memasuki babak kedua, Felipe Melo menyodorkan bola terobosan kepada Gilardino, yang coba meneruskan dengan sontekan. Tapi bola masih menyisir di atas mistar.
Tak lama berselang, Munich membalas dengan menghadirkan peluang. Dari umpan silang rendah Schwiensteiger, bola mengarah ke Miroslav kendati dia belum mampu menyarangkan bola.
Dari jarak sekitar 4 meter ke arah gawang, Mutu gagal menggandakan keunggulan timnya di menit 55. Umpan dari sayap kanan ditanduknya tidak tepat pada sasaran.
Lucas Podolski mencatat peluang di menit 67. Dari sayap kiri, Podolski menembakkan bola yang tak bisa ditahan Frey walau Dario Dainelli masih bisa mengamankan.
Skor akhirnya kembali sama kuat di menit 78. Umpan silang Franck Ribery bisa sampai ke Tim Borowski yang menjebol gawang Frey dan membawa skor jadi 1-1.
Klose berkesempatan membuat skor jadi 2-1 semenit berselang. Dari serangan balik, bola dikuasai Klose meski sepakannya masih melewati kepala Frey dan menyisir di atas mistar. Skor 1-1 pun jadi hasil akhir.
Susunan Pemain:
Fiorentina: 1-Sebastien Frey; 14-Luciano Zauri, 3-Dario Dainelli, 5-Alessandro Gamberini, 19-Massimo Gobbi; 22-Zdravko Kuzmanovic (9-Pablo Daniel Osvaldo 79), 88-Felipe Melo, 24-Mario Alberto Santana (30-Sergio Almiron 63), 18-Riccardo Montolivo; 10-Adrian Mutu, 11-Alberto Gilardino.
Bayern Munich: 1-Michael Rensing; 23-Massimo Oddo, 3-Lucio, 6-Martin Demichelis, 15-Ze Roberto; 31-Bastian Schweinsteiger (39-Toni Kroos 79), 24-Tim Borowski, 17-Mark van Bommel, 7-Franck Ribery; 18-Miroslav Klose, 11-Lukas Podolski (16-Andreas Ottl 89).
[detiksport]
Lord_man
11-06-2008, 09:40 AM
Arsenal Tertahan Fenerbahce Tanpa Gol
Hasil buruk Arsenal di kompetisi lokal terbawa ke Liga Champions. Menjamu Fenerbahce di Emirates Stadium, Kamis (6/11/2008), The Gunners dipaksa puas bermain tanpa gol, 0-0.
Dengan hasil ini Arsenal sudah tidak pernah menang di tiga laga terakhirnya di berbagai kompetisi. Sebelumnya mereka ditahan Tottenham Hotspur 4-4 sebelum kemudian ditaklukkan Stoke City 1-2 akhir pekan lalu, keduanya di Liga Inggris.
Meski cuma bermain imbang, posisi Arsenal di puncak klasemen Grup G belum terusik. Skuad besutan Arsene Wenger kini mengumpulkan poin delapan, unggul dua dari FC Porto yang pada pertandingan lain menundukkan Dynamo Kiev 2-1.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit tanda pertandingan dimulai, Arsenal sudah menekan tamunya, namun baru di menit tujuh mereka punya peluang matang saat memanfaatkan kesalahan Roberto Carlos. Namun kesempatan ini gagal berujung gol lantaran umpan Robin Van Persie pada Cecs Fabregas mampu diantisipasi kiper Volkan Demirel yang keluar dari sarangnya.
Beberapa menit berselang gantian Samir nasri yang membuang peluang. Gelandang Prancis itu tak mampu memanfaatkan bola yang diumpan Van Persie pada kesempatan pertama yang membuat sebuah peluang lain melayang.
Kesempatan terakhir The Gunners membuka keunggulan di babak pertama tercipta di menit 31 saat Van Persie memaksimalkan umpan Toure. Namun nasib sial tuan rumah berlanjut lantaran bola yang diarahkan pesepakbola Belanda itu cuma membentur mistar.
Di awal babak kedua Arsenal masih kesulitan menembus pertahanan si wakil Turki, upaya melepaskan tendangan jarak jauh pun sempat dilakukan Bendtner yang masih melenceng jauh. Sementara lewat serangan balik, Ugur Boral sempat membuat fans tuan rumah ketar-ketir meski sepakannya kemudian melebar.
Di menit 52 publik Emirate bersorak kegirangan saat tandukan Bendtner meneruskan umpan van Persie bersarang di jalan lawan. Namun wasit langsung membatalkan kesempatan tersebut karena sang striker dianggap lebih dulu melanggar Carlos.
Di sisa waktu pertandingan Arsenal terus berupaya menciptakan peluang, meski tak ada yang benar-benar membahayakan gawang lawan. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor akhir pertandingan bertahan di angka 0-0.
Susunan Pemain
Arsenal: 21-Lukasz Fabianski; 5-Kolo Toure, 20-Johan Djourou, 18-Mikael Silvestre (17-Alex Song 83), 22-Gael Clichy; 16-Aaron Ramsey (2-Abou Diaby 60), 4-Cesc Fabregas, 15-Denilson, 8-Samir Nasri; 11-Robin van Persie, 26-Nicklas Bendtner (12-Carlos Vela 60)
Fenerbahce: 1-Volkan Demirel; 77-Gokhan Gonul, 4-Edu, 2-Lugano, 3-Roberto Carlos (6-Gokcek Vederson 69); 8-Kazim Kazim (18-Ali Bilgin 60), 33-Claudio Maldonado (16-Josico 68), 21-Selcuk Sahin, 25-Ugur Boral; 23-Semih Senturk, 14-Daniel Guiza
[detiksport]
Lord_man
11-06-2008, 09:41 AM
Permalukan Madrid, Juve ke 16 Besar
Alesandro Del Piero memborong gol kemenangan 2-0 Juventus saat bertandang ke Real Madrid. Hasil gemilang ini meloloskan Bianconeri ke babak 16 besar.
Tambahan tiga poin membuat Juve untuk sementara memiliki poin 10 dari empat pertandingan yang sudah dijalani. Dengan dua laga tersisa, skuad besutan Claudio Ranieri sudah mengamankan tiket ke babak perdelapan final.
Buat Madrid, kekalahan ini menunda sementara kesempatan lolos ke babak knock out. Dengan enam poin yang sudah dikumpulkan, Los Merengues masih duduk di posisi dua klasemen Grup H dan berpeluang lolos ke babak 16 besar.
Jalannya Pertandingan
Bertandang ke Santiago Bernabeu, Juventus hanya menempatkan Amauri Oliveira sebagai striker tunggal yang ditemani Alesandro Del Piero di belakangnya. Sementara kubu tuan rumah tampil dengan kekuatan terbaik dengan di antaranya memainkan Raul Gonzalez, Ruud van nitelrooy hingga Wesley Sneijder dan Arjen Robben.
Dengan komposisi seperti itu, Madrid lebih dulu membuka peluang melalui crossing Sneijder dari sisi kanan di menit sembilan. Raul yang melompat di tengah kotak penalti memang gagal menanduk bola, namun si kulit bundar ternyata tetap mengarah ke tiang gawang. Beruntung buat Juve karena Alex Manninger masih sigap menepis bola.
Di menit 17 Juve justru membuat publik Bernabeu terhenyak. Setelah mencetak gol ke gawang Madrid di pertemuan pertama, Alessandro Del Piero kembali mencatatkan namanya di papan skor saat tendangannya dari luar kotak penalti yang mengarah ke sudut bawah gawang tak kuasa dihalau Iker Casillas.
Dalam posisi tertinggal Madrid berusaha lebih menggencarkan serangan. Sebuah peluang berhasil diciptakan saat umpan silang Sneijder berhasil menemui Sergio Ramos, namun tendangan sang bek melayang jauh di atas gawang Juventus.
Setelah sepakan jarak jauh Nistelrooy masih melenceng dari bisang sasaran, Juve malah nyaris menggandakan keunggulan beberapa menit berselang. Berusaha menyambut umpan mendatang Tiago dari sisi kanan, Amaruri masih kalah sepersekian detik dari upaya mendorong bola yang melintas di depannya tepat di muka gawang.
Memasuki babak kedua, Madrid masih terus mencari gol penyama. Namun gempuran yag dibangun Nistelroo dan Raul tak ada yang bberujuh hasil memuaskan. Umpan striker Belanda itu pada sang pangeran Bernabeu masih bisan dipotong Chiellini.
Saat gol yang ditunggu tak kunjung datang, Iker Casillas malah harus memungut bola dari dalam gawangnya untuk kali kedua di menit 67. Lagi-lagi Del Piero yang menjadi goal scoarer kali ini dari keahliannya mengesekusi bola mati tendangan bebas, Juve memimpin 2-0.
Dua menit berselang Gonzalo Higuain yang baru masuk lapangan nyaris memperkecil ketinggalan andai dia tak terlambat menjatuhkan diri saat mengejar umpan Drenthe. Pesepakbola Argentina itu kembali membuang peluang saat gagal mengontrol bola dengan sempurna umpan yang dilepaskan Diarra.
Empat menit sebelum bubaran justru Del Piero berpeluang mencetak hat-trick saat mencoba meneruskan umpan silang dari sisi kiri. Namun Casillas terhindar dari malu untuk kali ketiga karena bola yang dibelokkan Del Piero dan mengarah ke tiang jauh masih melenceng tipis dari sasaran.Susunan Pemain
Real Madrid: 1-Iker Casillas; 4-Sergio Ramos, 5-Fabio Cannavaro, 16-Gabriel Heinze (9-Javier Saviola 82), 12-Marcelo; 10-Wesley Sneijder (20-Gonzalo Higuain 65),
6-Mahamadou Diarra, 14-Guti; 7-Raul, 17-Ruud van Nistelrooy (23-Rafael van der Vaart 82), 15-Royston Drenthe
Juventus: 13-Alex Manninger; 4-Olof Mellberg, 33-Nicola Legrottaglie, 3-Giorgio Chiellini, 28-Cristian Molinaro; 32-Marco Marchionni, 30-Tiago, 22-Mohamed Sissoko, 11-Pavel Nedved; 8-Amauri (9-Vincenzo Iaquinta 84), 10-Alessandro Del Piero (29-Paolo De Ceglie 90+3)
[detiksport]
invoker
11-26-2008, 01:42 AM
Jadwal Live Champions League:
http://www.piload.com/files/show/5m1mdntqzkiymbu1my0w.jpg
invoker
11-26-2008, 01:43 AM
Jadwal Live Champions League:
http://www.piload.com/files/show/5m1mdntqzkiymbu1my0w.jpg
woku_blanga
11-26-2008, 07:03 AM
Harapan Zenit St. Petersburg untuk dapat melaju ke babak knock-out Liga Champions terancam gagal setelah harus puas bermain imbang tanpa gol dengan tamunya Juventus pada matchday kelima Grup H, Selasa (25/11).
Hasil imbang ini membuat Zenit tertahan di posisi tiga klasemen Grup H dengan nilai lima dan bila beberapa jam mendatang peringkat dua Real Madrid menang atas BATE Borisov maka pasukan Dick Advocaat dipastikan akan gagal lolos ke knock-out.
Sedangkan bagi Juventus, hasil imbang ini membuat mereka kokoh di puncak klasemen dengan poin 11. Juve sendiri sudah memastikan diri melaju ke babak knock-out dan cuma mengejar status sebagai juara grup.
Pertandingan ini sendiri hampir mengalami penundaan karena beberapa jam sebelumnya terjadi ledakan bom di dekat markas latihan Zenit yang menyebabkan tiga orang tewas.
Juventus meraih peluang emas pertama di laga ini pada menit ke-10 ketika umpan tendangan bebas Mauro Camoranesi ditanduk oleh Olof Mellberg, sayangnya bola masih mengenai tiang awang.
Selang 12 menit kemudian Juve kembali memperoleh peluang emas. Namun Dewi Fortuna tampaknya masih belum berpihak kepada mereka karena tendangan Vincenzo Iaquinta yang meneruskan umpan silang Cristian Molinaro cuma mengenai tiang gawang.
Zenit juga bukannya tanpa peluang. Beberapa menit sebelum turun minum gelandnag merangkap kapten Anatoliy Tymoschuk hampir saja membuka keunggulan Zenit bila tendangan bebasnya tidak mampu ditepis kiper Alex Manninger.
Di babak kedua, pertandingan berjalan semakin menarik karena kedua tim silih berganti melancarkan serangan sehingga beberapa peluang emas pun tercipta.
Dua menit setelah turun minum, Alessandro Del Piero hampir saja membawa Juve unggul, sayangnya tendangan voli yang dilepaskannya dengan baik dapat ditepis kiper Vyacheslav Malafeev.
Berselang tiga menit kemudian giliran Zenit yang mendapat peluang untuk memecah kebuntuan. Akan tetapi tendangan melengkung Danny masih dapat diantisipasi oleh Manninger.
Pada menit ke-55, Juve seharusnya dapat unggul ketika umpan silang Iaquinta diterima Del Piero yang berdiri bebas di depan gawang. Namun karena kurang tenang tendangan Del Piero tidak menemui sasaran.
Beberapa menit kemudian giliran Pavel Pogrebnyak yang memiliki peluang emas untuk membuat timnya unggul bila tendangan kaki kirinya dari luar kotak penalti tidak mengenai tiang gawang Manninger
Lord_man
11-26-2008, 08:17 AM
Main 0-0, Villarreal & MU Lolos
Partai Villarreal dengan Manchester United lagi-lagi berakhir dengan skor 0-0. Namun, duel di matchday 5 itu tetap memastikan langkah kedua tim ke babak knock-out.
Untuk kali keempat, 'Kapal Selam Kuning' bermain imbang kontra 'Setan Merah'. Artinya, keseluruhan partai yang menghadapkan kedua tim itu masih tetap setia mencatatkan hasil 0-0.
Dalam laga di El Madrigal, Rabu (26/11/2008) dinihari WIB, MU relatif lebih banyak membahayakan gawang tuan rumah. Apalagi Villarreal harus bermain minus satu pemain usai Joan Capdevilla dikartu merah di menit 82.
Akan tetapi, penampilan apik kiper Diego Lopez di bawah mistar gawang tim tuan rumah mampu mementahkan peluang-peluang anak-anak Old Trafford.
Dengan nilai 9, Villarreal dan MU dipastikan lolos dari fase grup karena raihan angkanya sudah tak terkejar AaB Aalborg dan Celtic.
Jalannya Pertandingan
Di menit ke-8 MU sempat menggetarkan gawang Villarreal lewat Wayne Rooney yang meneruskan umpan Anderson. Namun, wasit gol tak berlaku karena Rooney sudah terjebak offside.
Tujuh menit berselang, Villarreal membalas lewat upaya Santi Cazorla. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti memaksa Tomasz Kuszczak berjibaku menepis bola. Robert Pires yang coba meneruskan bola muntah tak mampu menghasilkan apa-apa.
Sepuluh menit sebelum jeda, Darren Fletcher mengancam gawang tuan rumah lewat tendangan voli yang masih bisa dijinakkan Diego Lopez.
Cristiano Ronaldo lewat kerjasamanya dengan Rooney pada menit 45, nyaris mencetak gol. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti hanya menghantam mistar kendati Lopez sudah mati langkah.
Ronaldo lagi-lagi membahayakan gawang Villarreal sebelum jeda. Dari tendangan bebas, bola tendangannya mengarah ke bawah gawang, memaksa Lopez meregangkan tubuh untuk menepisnya.
Enam menit memasuki babak kedua, Ronaldo langsung membahayakan gawang Villarreal. Tapi sepakan kerasnya dari sayap kanan masih bisa ditahan Lopez seraya menjatuhkan diri. Rooney coba mengejar bola muntah, tapi lantas terjatuh dan tampaknya terlihat diving.
Ronaldo ganti jadi pengumpan dalam menghasilkan peluang di menit 57. Sodoran bolanya diteruskan Fletcher dengan sepakan yang masih melebar jauh dari sasaran.
Lima menit kemudian, peluang MU kembali terbuang. Kali ini sepakan Anderson yang mengarah tepat ke pelukan kiper. Skor masih tetap 0-0.
Lopez lagi-lagi jadi penyelamat Villarreal. Di menit 66, dia menahan sepakan kaki kiri Rooney yang menyambut bola umpan jauh.
Satu lagi kans bikin gol dibuat MU. Rooney melewati Fabricio Fuentes dan umpan silangnya membentur pemain lain dan melewati kiper Lopez. Tapi sundulan kepala Joan Capdevila menggagalkan peluang jadi gol.
Delapan menit jelang bubaran, Capdevila diusir keluar lapangan usai menerima kartu merah. Tuan rumah harus menyelesaikan laga dengan sepuluh pemain. Tapi skor tak berubah 0-0.
Susunan Pemain:
Villarreal: 13-Diego Lopez; 17-Javi Venta, 2-Gonzalo Rodriguez, 20-Fabricio Fuentes, 5-Joan Capdevila; 8-Santi Cazorla, 19-Marcos Senna (21-Bruno 46), 6-Sebastian Eguren, 7-Robert Pires (14-Mati Fernandez 65); 22-Giuseppe Rossi (9-Guille Franco 79), 11-Ariel Ibagaza
Manchester United: 29-Tomasz Kuszczak; 22-John O’Shea, 5-Rio Ferdinand, 23-Jonny Evans, 3-Patrice Evra; 7-Cristiano Ronaldo, 24-Darren Fletcher (28-Darron Gibson 80), 8-Anderson, 16-Michael Carrick (32-Carlos Tevez 86), 17-Nani (13-Park Ji-sung 84); 10-Wayne Rooney.
[detiksport]
shinkid
12-06-2008, 02:14 PM
Semifinalis musim ini :
Juventus-Barcelona-MU-Chelsea
yang bisa ngalahin JUVE bakal juara :)
Lord_man
12-10-2008, 09:39 AM
Delapan pertandingan Kamis (11/12/2008) malam WIB tidak lagi mencari tim peserta babak 16 besar karena semua kontestan telah ditemukan pasca pertandingan Rabu (10/12) dinihari tadi.
AS Roma, Chelsea, dan Panathinaikos menjadi tiga tim terakhir yang memperoleh tiket ke babak knockout setelah meraih hasil positif di laga terakhirnya. Mereka mengikuti jejak 13 tim lain yang telah lebih dulu memegang tiket tersebut di matchday sebelumnya.
Roma, yang sempat terpuruk di awal musim, bahkan mampu menjuarai Grup A setelah menaklukkan Bordeux 2-0 di Olimpico. Mereka membawahkan Chelsea di urutan kedua, yang sempat dalam tekanan karena harus menang dari CFR Cluj, dan kemudian bisa melakukannya dengan baik berkat kemenangan 2-1 di Stamford Bridge.
Di Grup B, Panathinaikos mencatat prestasi yang baik karena lolos sebagai juara. Menundukkan Anorthosis Famagusta 1-0 di Athena, mereka finish dengan nilai lebih baik dibanding tim favorit Inter Milan.
Inter, yang telah dipastikan lolos dari matchday 5, sedikit kehilangan gengsinya karena kalah dua kali berturut-turut. Malam ini mereka tumbang di kandang Werder Bremen. Dengan posisi runner up grup, Inter akan bertemu salah satu juara grup lainnya di babak 16 besar, mungkin Barcelona atau Manchester United.
Dari Grup D, Liverpool memenangi persaingannya melawan Atletico Madrid guna memperebutkan status juara grup. Kemenangan 3-1 atas PSV Eindhoven, dan Atletico ditahan Marseille 0-0, membuat juara Eropa lima kali itu tampil sebagai pemuncak klasemen.
Delapan pertandingan yang akan digelar nanti malam praktis hanya menentukan posisi akhir di klasemen masing-masing grup. Buat tim-tim yang sudah tak berpeluang, sebagian dari mereka akan memperjuangkan kesempatan terakhir tampil di ajang Piala UEFA.
16 tim babak 16 besar Liga Champions:
AS Roma, Chelsea, Panathinaikos, Inter Milan, Barcelona, Sporting Lisbon, Liverpool, Atletico Madrid, Manchester United, Villarreal, Bayern Munich, Olympique Lyon, Arsenal, FC Porto, Juventus, Real Madrid
[detiksport]
Lord_man
12-19-2008, 10:47 PM
Pertaruhan Gengsi Inggris dan Italia
Selain menghasilkan tiga partai besar, drawing babak perdelapanfinal Liga Champions juga menghasilkan tiga laga yang mempertemukan klub Inggris dan Italia. Gengsi kedua negara pun dipertaruhkan.
Seperti diberitakan sebelumnya, drawing babak 16 besar yang dilakukan di Nyon, Swiss, Kamis (19/12/2008), langsung memunculkan karena berhasil menciptakan tiga partai besar yang melibatkan enam raksasa Eropa. Para perwakilan klub pun dibuat menahan napas melihat hal ini.
Nama pertama yang diambil dari dalam pot adalah Chelsea, dan para perwakilan klub pun terlihat sedikit tercengang ketika nama lawan The Blues diumumkan: Juventus. Sang runner up Liga Champions musim lalu itu pun pasti tahu apabila performa Bianconeri tengah bagus-bagusnya musim ini.
Laga tersebut tentunya juga akan menjadi cerita tersendiri bagi Claudio Ranieri. Allenatore Juventus ini pernah menangani Chelsea selama beberapa musim sebelum akhirnya digantikan oleh Jose Mourinho.
Yang tak kalah seru tentunya adalah pertemuan antara Real Madrid dengan Liverpool. Ketika disorot kamera TV, Predrag Mijatovic yang menjadi perwakilan Madrid dalam acara drawing ini pun tak bereaksi banyak. Tatap matanya tajam, ia tentu tahu bahwa The Reds jelas bukan lawan yang enteng.
Ketika 12 tim sudah dikeluarkan dari pot masing-masing, para perwakilan Manchester United, Inter Milan, Arsenal, dan AS Roma masih berdebar-debar menanti siapa yang akan menjadi lawan mereka. Ketika nama Arsenal dan Roma muncul sebagai lawan tanding, maka satu partai besar lainnya pun tercipta.
Ya, MU akhirnya dipertemukan oleh Inter. Tepat seperti apa yang diharapkan kapten Nerrazzurri, Javier Zanetti, beberapa pekan lalu. Sir Alex Ferguson pun kembali dipertemukan dengan musuh lamanya: Jose Mourinho.
Ini akan menjadi pertemuan pertama antara Fergie dan Mourinho sejak The Special One meninggalkan Premier League musim lalu. Ini juga akan menjadi pertandingan pertama antara MU dan Inter sejak terakhir kali bertemu pada perempatfinal Liga Champions 1998/1999.
Sedangkan wakil Inggris lainnya, Arsenal, akan bertemu dengan AS Roma yang penampilannya juga tengah menanjak. Dalam beberapa musim sebelumnya, Giallorossi juga pernah berhadapan dengan klub Inggris, yakni MU. Sial bagi Francesco Totti cs, "Setan Merah" selalu berhasil mengandaskan perlawanan mereka di fase knockout.
Dengan demikian berarti tiga klub Inggris langsung menghadapi tiga tim Italia. Di sinilah sisi prestisius berbicara. Inggris yang dalam beberapa musim terakhir merajai Eropa harus mempertahankan kebanggaan itu di hadapan Italia yang pernah menguasai Eropa di era 90-an. Siapa paling unggul? Kita lihat saja nanti.
Sementara itu pada pertandingan lainnya, Barcelona sebenarnya juga menghadapi lawan yang tak bisa dibilang enteng, yakni Olympique Lyon. Namun, melihat penampilan Barca yang belum bisa dibendung musim ini, tampaknya Lyon harus menerima nasib berstatus "underdog".
Hasil lengkap drawing babak 16 besar
Chelsea vs Juventus
Villarreal vs Panathinaikos
Sporting Lisbon vs Bayern Munich
Atletico Madrid vs FC Porto
Olympique Lyon vs Barcelona
Real Madrid vs Liverpool
Arsenal vs AS Roma
Inter Milan vs Manchester United
[detiksport]
Lord_man
02-24-2009, 09:19 AM
http://i207.photobucket.com/albums/bb67/Razorrius/Sia.jpg
[detiksport]
Lord_man
02-25-2009, 10:41 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2009/02/25/73/InterMU-Reuters285.jpg
Tak ada yang keluar sebagai pemenang saat Inter Milan menjamu Manchester United di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Kedua kesebelasan bermain imbang 0-0.
Di Giuseppe Meazza, Rabu (25/2/2009), Inter justru lebih banyak tertekan di awal laga. Kalau bukan karena kesigapan kiper Julio Cesar yang beberapa kali membuat penyelamatan gemilang, laga ini bisa berakhir dengan skenario yang berbeda.
Hasil tanpa gol ini jelas menjadi kerugian besar buat Nerazzurri yang gagal memaksimalkan peluang bermain di kandang. Di leg kedua yang akan dihelat di Old Trafford pada 11 Maret mendatang anak asuh Jose Mourinho harus memetik kemenangan atau bermain imbang dengan gol untuk bisa meraih tiket ke babak delapan besar.
Jalannya pertandingan
Sejak menit awal pertandingan MU justru lebih mendominasi permainan. The Red Devils terlihat lebih tenang baik dalam menyusun serangan maupun saat membangun tembok pertahanan yang membuat mereka unggul hampir di semua lini di sepanjang 45 menit pertama.
MU, yang cuma mengandalkan Dimitar Berbatov sebagai striker tunggal, setidaknya punya lima peluang matang menjadi gol di paruh pertama pertandingan. Hanya kegemilangan kiper Julio Cesar yang membuat Inter terhindar dari kebobolan.
MU lebih dulu membuka peluang saat tendangan bebas Cristiano Ronaldo jauh di luar kotak penalti mengarah tepat ke pelukan kiper Julio Cesar. Beberapa menit berselang winger Portugal itu kembali punya peluang saat menyambut tendangan sudut Ryan Giggs, namun tandukan CR7 dari tengah kotak penalti diantisipasi dengan sangat baik oleh Cesar.
Sepuluh menit pertama masih menjadi milik tim tamu menyusul usaha tendangan bebas kedua Ronaldo yang kali ini melenceng tipis ke sisi kiri gawang. Belum ada ancaman serius ke gawang Edwin van Der Sar, shoot on goal pertama Inter baru datang di menit 12, itupun dengan bola hasil tendangan Dejan Stankovic melayang jauh di atas gawang "Setan Merah".
Menit 19 Berbatov lolos dari perangkap offside saat mengejar umpan Giggs, upayanya mengirim bola ke tengah kotak penalti di mana Park ji Sung menunggu gagal karena bola dihadang tiga pemain Inter yang terlambat datang ke kotak penalti. Dua menit berselang gantian Giggs yang gagal memanfaatkan peluang saat dia tak mampu menguasai bola dengan baik di muka gawang.
MU kembali punya peluang matang di menit 25 melalui Giggs. Lolos dari kawalan Nelson Rivas, pesepakbola Wales gagal menaklukkan Cesar saat tinggal berhadapan satu lawan satu, tendangan kerasnya dihadang sang kiper sambil menjatuhkan diri.
Semenit berselang Ronaldo memiliki dua peluang beruntun, setelah tendangan bebasnya ditepis Cesar dengan susah payah, tandukan CR7 meleset tipis dari bidang sasaran.
Inter langsung menggebrak di awal babak kedua, baru dua menit laga berjalan Adriano menebar ancaman saat tendangannya dari tengah kotak penalti melayang tak jauh dari sasaran. Upaya kedua striker Brasil itu saat akan menanduk bola gagal karena dihalangi Rio Ferdinand, hal mana sempat membuat pemain Inter menuntut penalti karena menganggap terjadi pelanggaran dalam insiden tersebut.
Selanjutnya Nerazzurri masih menguasai jalannya laga, meski begitu anak asuh Jose Mourinho tak mampu menciptakan peluang matang apalagi mencetak gol.
Lebih sering ditekan, di menit 66 MU malah membuat Interisti menahan napas kala umpan yang disodorkan Ronaldo dari sisi kanan gagal diserobot Park sambil yang datang sambil menjatuhkan diri di muka gawang. Giigs yang berdiri di tiang jauh juga tak bisa berbuat banyak karena bola yang mengarah padanya keburu dihalau Zanetti.
Giggs dan Berbatov bergantian mengancam gawang Inter di menit 73 dan 75. Kalau sepakan sang winger diblok Ivan Cordoba di tengah kotak penalti, tendangan keras Berbatov dari sudut sempit cuma menyentuh sisi luar jala gawang.
Di jelang akhir laga Rooney memiliki peluang saat dia berhasil memenangi sprint melawan bek Inter, namun Cesar yang keluar dari sarangnya dengan sigap menghalau bola. Sementara upaya Stankovic yang melepaskan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti tak membuahkan apapun karena si kulit bundar melayang jauh di atas mistar.
Di menit terakhir masa injury time MU punya peluang untuk pulang membawa pulang kemenangan. Namun tendangan bebas Ronaldo di luar kotak penalti tepat mengarah ke Cesar yang sukses menghindarkan gawangnya dari kebobolan di penghujung laga.
Susunan Pemain
Inter Milan: Julio Cesar, Cristian Chivu, Nelson Rivas (Ivan Cordoba '45), Esteban Cambiasso, Davide Santon, Maicon, Dejan Stankovic, Sulley Muntari (Julio Cruz '76), Javier Zanetti, Adriano (Mario Balotelli '77), Zlatan Ibrahimovic
MU: Edwin van der Sar, Jonathan Evans, Rio Ferdinand, Patrice Evra, John O'Shea, Darren Fletcher, Michael Carrick, Ji-Sung Park (Wayne Rooney '84), Cristiano Ronaldo, Dimitar Berbatov, Ryan Giggs
[detiksport]
Lord_man
02-25-2009, 10:44 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2009/02/25/73/LyonBarcaReuters-isi.jpg
Pertandingan antara Olympique Lyon vs Barcelona berakhir dengan kedudukan 1-1. Meski demikian, El Barca bisa dibilang lebih unggul karena mereka mencetak away goal.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stade de Gerland, Rabu (25/2/2009) dinihari WIB, Lyon langsung tancap gas selepas kick off dilakukan. Imbasnya mereka langsung mencetak gol pada menit ketujuh.
Gol tersebut diciptakan oleh playmaker andalan mereka, Juninho Pernambucano. Ia mencetak gol dari cara khasnya, yakni tendangan bebas. Free kick yang dilepaskan dari sisi kanan pertahanan Barca itu tak mampu dibendung oleh kiper Victor Valdes.
Semenit berselang, giliran Karim Benzema yang mengancam pertahanan Los Blaugranas. Penyerang berdarah Aljazair ini melepaskan sebuah sepakan ke arah gawang, namun masih melebar tipis di sisi gawang Valdes.
Hal yang sama terjadi kepada Jean Makoun di menit 11. Memanfaatkan kerjasama yang dilakukan oleh rekan-rekannya, ia kemudian melepaskan tembakan terarah. Sial baginya, bola masih melebar di samping gawang.
Barca ganti membalas pada menit 25. Berawal dari pelanggaran yang dilakukan terhadap Lionel Messi, pasukan arahan Josep Guardiola ini mendapatkan tendangan bebas. Sial bagi mereka, eksekusi Dani Alves masih melambung di atas mistar gawang.
Lima menit menjelang turun minum, Messi melepaskan umpan silang ke daerah pertahanan Lyon. Bola tersebut kemudian disambut dengan sundulan oleh Samuel Eto'o. Hasilnya? Bola masih melambung di atas mistar gawang Hugo Lloris.
Hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 untuk keunggulan Lyon tetap bertahan.
Di awal-awal babak kedua, tepatnya menit ke-53, Juninho kembali membuat pendukung Barca was-was dengan tendangan bebasnya. Namun, kali ini eksekusinya berhasil diselamatkan oleh Valdez.
Tim tamu akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit 67. Berawal dari tendangan bebas yang dilakukan oleh Xavi Hernandez, bola kemudian dibelokkan oleh Gerard Pique. Dengan sebuah sundulan menyambut bola tersebut, Thierry Henry sukses membobol gawang Lyon. Barca memperoleh gol tandang.
Henry berpeluang untuk mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini. Pada menit ke-81, ia melepaskan sebuah tendangan dari jarak 25 yard, namun masih melambung di atas mistar gawang.
Pada akhirnya tak banyak peluang tercipta di babak kedua. Alhasil pertandingan pun harus berakhir dengan kedudukan sama kuat 1-1.
Bagi Barca, ini jelas sebuah keuntungan lantaran mereka sudah berhasil mendapatkan away goal. Laga kedua akan dimainkan di kandang mereka, Stadion Camp Nou, pada 11 Maret 2009.
Susunan pemain:
Olympique Lyon: Hugo Lloris, Jean-Alain Boumsong, Cris, Fabio Grosso, John Mensah, Jeremy Toulalan, Jean Makoun, Juninho Pernambucano (Kim Kallstrom 79), Ederson (Cesar Delgado 65), Karim Benzema, Abdul Kader Keita.
Barcelona: Victor Valdes, Rafael Marquez, Carles Puyol, Gerard Pique, Dani Alves, Yaya Toure, Sergi Busquets (Seydou Keita 77), Xavi Hernandez, Thierry Henry, Samuel Eto'o, Lionel Messi.
[detiksport]
Lord_man
02-25-2009, 10:45 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2009/02/25/73/RVPR.jpg
Hasil maksimal dipetik Arsenal dalam leg I babak 16 besar Liga Champions dengan menundukkan AS Roma di Emirates, 1-0. Gol semata wayang dibuat Robin Van Persie.
Bermain di kandang sendiri, Rabu (25/2/2009) dinihari WIB, Arsenal banyak mencatatkan peluang di depan gawang lawan. Namun, hanya satu gol yang akhirnya tercipta, itu pun dari titik putih.
Satu-satunya gol dalam partai ini lahir di babak pertama, usai Van Persie dijatuhkan di kotak terlarang. Sepakannya dari titik putih menceplos ke gawang Roma, sekaligus menjadi yang terakhir dalam pertandingan.
Hasil ini niscaya tak diterima Roma dengan buruk-buruk amat, mengingat mereka tak perlu mengejar selisih gol yang jauh kala memainkan leg kedua di Olimpico, Roma, 11 Maret mendatang.
Jalannya Pertandingan
Arsenal langsung punya peluang bagus di menit keenam. Samir Nasri memberikan umpan tarik buat Nicklas Bendtner meski bola bergulir tanpa dia bisa mencecar gawang lawan.
Tiga menit berselang, umpan silang jitu Gael Clichy mengarah ke Nasri. Dia meneruskannya dengan tandukan, yang masih melebar dari sasaran.
Giliran Roma membahayakan gawang tuan rumah di menit 17. Marco Motta melepaskan sepakan keras jarak jauh yang tipis melayang dari mistar gawang Arsenal.
Arsenal unggul lewat penalti Robin van Persie di menit 37, usai Philippe Mexes melanggarnya di kotak terlarang. Van Persie mengirim bola ke kanan, sedangkan kiper Doni bereaksi ke arah sebaliknya. Publik Emirates pun bersorak.
Bendtner buang-buang peluang di menit 53. Emanuel Eboue mengirim bola ke Van Persie yang lantas meneruskan ke Bendtner. Tapi bola yang disepaknya masih melambung jauh. Semenit kemudian, Bendtner ganti menyodorkan bola ke Nasri yang juga belum membuahkan hasil.
Dua menit kemudian, peluang Arsenal lagi-lagi gagal jadi gol. Abou Diaby melepaskan tembakan yang susah payah ditinju Doni.
Pada menit 66, giliran Eboue bikin peluang. Simone Loria luput mengamankan bola dan Eboue pun punya peluang emas bikin gol. Namun, sepakannya melebar. Empat menit jelang bubaran, sepakan Nasri membentur pemain lain dan juga melebar.
Roma menekan di menit-menit akhir masa injury time, tapi gol tak kunjung lahir. Skor akhir, 1-0 untuk kemenangan Arsenal.
Susunan Pemain:
Arsenal: Manuel Almunia; William Gallas, Kolo Toure, Gael Clichy, Bacary Sagna, Abou Diaby (Alexandre Song '62), Denilson, Samir Nasri, Emmanuel Eboue (Aaron Ramsey '82), Robin Van Persie, Nicklas Bendtner (Carlos Vela '67).
AS Roma: Doni; Philippe Mexes, Simone Loria (Souleymane Diamoutene '71), Daniele De Rossi, John Arne Riise, Marco Motta, Simone Perrotta, Matteo Brighi (David Pizarro '57), Rodrigo Taddei, Francesco Totti, Julio Baptista (Mirko Vucinic '82).
[detiksport]
Lord_man
02-25-2009, 10:51 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2009/02/25/73/PortoR.jpg
Porto mereguk modal berharga dalam lawatannya ke markas Atletico Madrid. Dua kali tertinggal, dua kali pula tim tamu menyamakan kedudukan lewat Lisandro Lopez untuk bikin skor akhir jadi 2-2.
Di Vicente Calderon, Rabu (25/2/2009) dinihari WIB, Atletico unggul cepat lewat Maxi Rodriguez di menit keempat. Tapi tuan rumah lantas terhenyak ketika Lisandro bikin skor imbang lagi di menit 22.
Tuan rumah kembali ceria usai Diego Forlan membuat Atletico memimpin lagi di akhir babak pertama. Tapi Lisandro terbukti benar-benar jadi momok buat tuan rumah dengan skor penyama kedudukan di menit 72.
Hasil ini jelas menguntungkan buat Porto yang di leg kedua akan jadi tuan rumah. Akan sebaliknya untuk Atletico, mengingat gol tandang yang dibuat Porto bisa jadi krusial dalam menentukan kelolosan di Liga Champions.
Jalannya Pertandingan
Porto memulai dengan meyakinkan. Cristian Rodriguez sudah mengancam gawang tuan rumah di menit kedua meski Leo Franco masih bisa mengamankan gawan Atletico.
Pada menit keempat, tuan rumah malah unggul. Sergio Aguero memberikan bola kepada Diego Forlan, yang meneruskan kepada Maxi Rodriguez. Bola lantas dia kirim melewati hadangan kiper Helton.
Forlan nyaris menggandakan keunggulan di menit 15. Dari sudut sempit, dia melepaskan tembakan yang susah payah masih bisa dijinakkan Helton.
Porto menggetarkan gawang Atletico di menit 17. Raul Meireles melepaskan umpan silang kepada Alves yang menanduk bola ke arah Lisandro. Bola diteruskan ke dalam gawang walau wasit menganulir karena dia sudah terjebak offside.
Kedudukan baru bisa seimbang di menit 22. Ketidaksolidan pertahanan Atletico dimanfaatkan Lisandro Lopez untuk menyamakan skor jadi 1-1.
Lisandro kembali memiliki peluang di menit 25 usai usai menerima umpan Rodriguez. Tapi kali ini Franco masih bisa mengamankan gawang. Franco kembali diuji di menit 29 lewat peluang Hulk yang bisa dia mentahkan.
Di menit-menit akhir babak pertama, Atletico membuat kedudukan jadi 2-1. Kesalahan yang dibuat kiper Helton bikin tembakan spekulasi Forlan justru bersarang dalam gawang Porto.
Tiga menit memasuki babak kedua, gawang Atletico dalam bahaya lagi. Lisandro kembali mengancam kendati Antonio Lopez masih bisa membantu kiper Franco yang penyelamatannya kurang meyakinkan.
Lisandro bikin gol kedua di menit 72. Umpan Aly Cissokho ke arahnya mampu dimaksimalkan Lisandro lewat sepakan kaki kanan untuk membuat skor imbang lagi, 2-2.
Susunan Pemain:
Atletico Madrid: Leo Franco; Tomas Ujfalusi, Pablo Ibanez, Antonio Lopez, Giourkas Seitaridis, Paulo Assuncao, Raul Garcia (Maniche '68), Simao, Maxi Rodriguez (Miguel '80), Sergio Leonel Aguero (Florent Sinama-Pongolle '57), Diego Forlan.
FC Porto: Helton; Alves, Rolando, Aly Cissokho, Cristian Sapunaru (Pedro Emanuel '80), Fernando, Raul Meireles (Tomas Costa '90), Lucho Gonzalez, Cristian Rodriguez, Hulk, Lisandro Lopez (Tarik Sektioui '90).
[detiksport]
Lord_man
02-26-2009, 10:32 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2009/02/26/73/Benayoun-Reuters285.jpg
Liverpool membawa pulang kemenangan saat bertandang ke Real Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Lebih banyak ditekan, The Reds unggul 1-0 lewat gol Yossi Benayoun.
Gol tunggal dalam laga di Santiago Bernabeu, Kamis (26/2/2009) dinihari WIB itu lahir saat laga tersisa delapan menit. Hasil akhir pertandingan yang 1-0 tidak menggambarkan jalannya laga di mana Los Merengues justru lebih dominan dan memiliki lebih banyak peluang.
Kemenangan ini jelas jadi modal sangat berharga buat Liverpool untuk meraih tiket ke babak delapan besar. Dengan leg kedua akan dihelat di Anfield, anak asuh Rafael Benitez cuma butuh hasil imbang untuk bisa melanjutkan kiprahnya di kejuaraan antar klub paling bergengsi itu.
Buat Real Madrid, kekalahan ini membuat Madrid mengulang hasil yang mereka raih di empat musim terakhir Liga Champions, di mana mereka selalu tersingkir di babak 16 besar.
Jalannya pertandingan
Dimotori Arjen Robben, Real Madrid lebih dominan di awal laga. Winger Belanda itu juga mengkreasikan sebuah peluang di menit tiga saat umpan terobosannya menemui Raul Gonzales di kotak penalti, tapi gol tak tercipta karena sepakan sang kapten terlalu lemah hingga bisa diantisipasi Pepe Reina.
Di menit 20 Liverpool mendapat peluang pertamanya saat Torres terlepas dari kawalan Pepe, tendangan keras kaki kanan El Nino ditepis dengan gemilang oleh Iker Casillas untuk menghasilkan tendangan sudut. Upaya kedua sang striker semenit berselang saat berupaya menanduk umpan crossing juga tak membuahkan hasil karena Casillas lebih dulu memetik bola di udara.
Setelah aksi Torres tersebut permainan menjadi lebih terbuka. Liverpool mengancam melalui aksi Yossi benayoun yang mudah digagalkan Casillas, sementara gol Gonzalo Higuain di menit 29 dianulir wasit lantaran dia dalam posisi offside saat menerima umpan tandukan Sergio Ramos yang meneruskan umpan tendangan sudut.
Kekahwatiran sempat menghampiri kubu Liverpool setelah Torres meringis kesakitan menahan sakit. Striker internasional Spanyol itu terlihat bermasalah dengan angkelnya.
Tak kunjung mampu menembus pertahanan Liverpool, tuan rumah mulai melepaskan tendangan-tendangan jarak jauh. Namun upaya ini juga tak membuahkan hasil, sepakan Marcello dari luar kotak penalti saat laga masuk menit 36 menyamping jauh dari gawang, hasil serupa didapat Arjen Robben yang dua kali melepaskan tendangan roket dengan kaki kirinya.
The Reds baru memiliki peluang di menit terakhir babak pertama. Memanfaatkan kesalahan pemain Madrid, Xabi Alonso melepaskan tendangan keras dan terarah dari tengah lapangan, bola yang mengarah tepat ke gawang ditepis dengan susah payah oleh Casillas.
Setelah banyak ditekan di paruh pertama, Liverpool tampil lebih menyerang di awal paruh kedua. Meski begitu mereka tetap tak punya peluang yang benar-benar matang, salah satu peluang yang dimiliki datang dari tendangan Alonso yang belum tepat sasaran.
Madrid memiliki peluang kembali melalui Robben beberapa menit berselang, dalam kawalan ketat dua bek Liverpool sepakan mantan pemain Chelsea itu cuma membentur sisi luar jala gawang.
Torres yang tak bisa berbuat banyak setelah mendapat cedera di babak pertama akhirnya diganti Ryan Babel pada menit 61. Dua menit setelah itu Higuain membuat aksi gemilang dengan melewati dua pemain The Reds, namun itu tak menghasilkan apapun karena umpan silang yang dilepaskannya mengarah ke luar lapangan.
Selanjutnya Madrid tampil lebih dominan, sebuah aksi individu Robben yang berakhir dengan tendangan keras dari luar kotak penalti melayang tipis di atas. Saat lebih banyak menyerang dan mengkreasikan peluang, justru gawang Madrid yang jebol saat laga tersisa delapan menit atas nama Benayoun.
Diawali pelanggaran Gabriel Heinze di sisi kiri pertahanan Madrid, Fabio Aurelio melepaskan tendangan bebas ke kotak penalti. Dalam posisi tidak terkawal, tandukan Benayoun dari tengah kotak penalti merobek jala Casillas dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Liverpool.
Tak ada peluang yang benar-benar matang di sisa menit pertandingan. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai, skor bertahan di angka 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Susunan Pemain
Real Madrid: Casillas, Sergio Ramos, Pepe, Cannavaro, Heinze, Robben, Gago, Lassana Diarra, Marcelo (Guti 46), Higuain, Raul.
Liverpool: Reina, Arbeloa, Skrtel, Carragher, Aurelio, Benayoun, Alonso, Mascherano, Riera (Gerrard 88), Torres (Babel 61), Kuyt (Lucas 90).
[detiksport]
Lord_man
02-26-2009, 10:32 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2009/02/26/73/DrogEddieKeogh.jpg
Chelsea menang tipis 1-0 dari Juventus dalam leg pertama babak 16 besar di Stamford Bridge, Kamis (26/2/2009) dinihari WIB. Gol semata wayang dibuat oleh Didier Drogba.
Sedari awal, kedua tim memeragakan permainan cepat dalam tempo tinggi. Baik Chelsea maupun Juve silih berganti menyerang sejak menit awal sampai dengan akhir pertandingan.
Juve yang jadi tim tamu tampak tak gentar untuk melakukan permainan terbuka dan beberapa kali menebar ancaman, kendati kurang jitu dalam penyelesaian akhir. Sementara Chelsea terlihat berbahaya setiap menguasai si kulit bundar, terutama di kotak penalti.
Pada akhirnya, Chelsea-lah yang keluar jadi pemenang berkat sebiji gol Drogba yang dia cetak di menit 12 babak pertama. Buat Juve sendiri, kekalahan 0-1 belum menutup rapat peluang lolos karena mereka masih bisa mengejar pada leg kedua di Turin.
Jalannya Pertandingan
Chelsea langsung menguji Gigi Buffon di menit keempat. Dari sayap kanan Salomon Kalou berpenetrasi dan kemudian mengakhiri dengan sepakan keras ke gawang Juve, meski arahnya tepat ke pelukan Buffon.
Giorgio Chiellini membuat kesalahan di sektor pertahanan Juve sehingga bola bisa dikuasai para pemain Chelsea. Beruntung buat Chiellini, tim tuan rumah tak bisa memanfaatkannya.
Umpan silang Jose Bosingwa di menit ke-8 nyaris saja mengoyak gawang Buffon. Tapi tandukan Didier Drogba yang dikawal ketat pemain Juve masih sedikit luput dari sasaran.
Drogba tak membuang kesempatan di menit 12. Umpan terobosan Kalou setelah memanfaatkan bola halauan tanggung dari bek Juve dituntaskan dengan sempurna oleh Drogba dari muka gawang.
Juve tampak mulai "terbangun" dan ganti menekan di menit 21. Tiago melepas umpan terobosan kepada Alessandro Del Piero yang menyontek bola ke arah gawang Chelsea. Petr Cech meregangkan tubuh untuk menepisnya ke luar untuk menghasilkan sepak pojok.
Peluang lain hadir menyusul lewat sepak pojok. Amauri menyundul bola ke tiang jauh, tapi Chiellini tak kuasa menjangkau bola meski sudah coba menjangkau dengan ujung kaki seraya menjatuhkan diri.
Empat menit jelang turun minum, Juve merancang serangan yang diakhiri dengan sepakan Pavel Nedved, meski laju bola tak kencang dan mengarah tepat ke Cech.
Kedua tim langsung silih berganti menekan di awal babak kedua. Di menit 49, tandukan keras Drogba menyambut umpan silang Bosingwa melebar kendati lajunya deras. Mirip-mirip dengan peluang yang dia dapat di babak pertama.
Kedudukan 1-0 masih belum juga berubah dan tembakan Lampard di menit 55 masih tepat mengarah ke pelukan Buffon. Juve masih terus coba menekan dan menciptakan peluang, kendati Chelsea terlihat masih lebih berbahaya kala menguasai bola.
Cech nyaris membahayakan gawang sendiri di menit 59 setelah salah mengantisipasi bola di udara. Dia lantas bertabrakan dengan Amauri, meski pemain Juve juga tak bisa memanfaatkan blunder Cech.
Di menit 68, Del Piero berhasil menanduk bola hasil umpan silang dari sayap kanan. Namun, lagi-lagi arahnya melebar. Beberapa menit sebelumnya, umpan terobosan ke arah Nedved di kotak penalti berpotensi melahirkan bahaya jika saja pemain Chelsea tak sigap memotong.
Giliran Amauri menanduk bola hasil umpan silang dari sayap kanan di menit 70. Kali ini si kulit bundar bisa diarahkan ke gawang, kendati Cech dengan mudah menjinakkan seraya menjatuhkan badan ke arah kanan.
Empat menit sebelum bubaran, Anelka mencoba berspekulasi dengan tendangan keras dari luar kotak penalti. Tidak buruk, karena laju bola cukup deras dan hanya menyisir tipis di samping tiang gawang.
Pada menit 88, gantian David Trezeguet yang mengancam di gawang ujung. Tapi sepakan Trezeguet yang masuk jadi pemain pengganti masih jauh dari sasaran.
Nedved sempat bikin fans tuan rumah menahan napas di menit injury time ketika dia melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Fans Chelsea akhirnya bisa lega karena bola masih melebar dan pertandingan pun berakhir tak lama kemudian.
Susunan Pemain:
Chelsea: 1-Petr Cech; 17-Jose Bosingwa, 33-Alex, 26-John Terry, 3-Ashley Cole; 8-Frank Lampard, 12-John Obi Mikel, 13-Michael Ballack (Michael Mancienne '81); 21-Salomon Kalou (Florent Malouda '72), 11-Didier Drogba, 39-Nicolas Anelka
Juventus: 1-Gianluigi Buffon; 4-Olof Mellberg, 3-Giorgio Chiellini, 33-Nicola Legrottaglie, 28-Cristian Molinaro; 16-Mauro Camoranesi (Marco Marchionni '52), 22-Mohamed Sissoko (David Trezeguet '86), 30-Tiago (Claudio Marchisio '62), 11-Pavel Nedved; 10-Alessandro Del Piero, 8-Amauri
[detiksport]
Lord_man
02-26-2009, 10:33 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2009/02/26/73/MunichReutersNachoDoce-isi.jpg
Bayern Munich terlalu tangguh untuk Sporting Lisbon. Bertanding di kandang Sporting, Munich tampil dominan dan akhirnya menang dengan lima gol tanpa balas.
Dalam pertandingan yang berjalan di kandang Sporting, Stadion Jose Alvalade, Kamis (26/2/2009) dinihari WIB, kedua tim bermain relatif seimbang. Leoes, selaku tuan rumah, sempat beberapa kali menciptakan peluang di babak pertama.
Pada menit kesembilan, Joao Moutinho melepaskan sebuah tembakan keras. Namun, bola masih belum mampu mengarah ke sasaran lantaran sudah lebih dulu diblok oleh Lucio.
Tiga menit berselang, giliran Anderson Polga yang mengancam gawang Munich. Tendangan lob-nya sudah sukses memperdaya Michael Rensing, tetapi kemudian berhasil dihalau oleh Philipp Lahm.
Meski sempat beberapa kali menciptakan peluang, Sporting justru menjadi tim pertama yang lebih dulu kebobolan. Gawang mereka sukses ditalukkan oleh gelandang Munich asal Prancis, Franck Ribery.
Gol tersebut tercipta pada menit 42. Berawal dari kesalahan operan yang dilakukan Polga, Ribery langsung menusuk pertahanan Sporting. Dengan tenang, ia kemudian menaklukkan kiper Tiago. Skor 1-0 untuk keunggulan FC Hollywood pun bertahan hingga turun minum.
Munich akhirnya menambah keunggulannya menjadi 2-0 ketika pertandingan memasuki babak 57. Adalah Miroslav Klose yang menjadi pendulang gol tersebut.
Gol kedua itu tercipta setelah bola hasil sundulan dari Luca Toni jatuh di jalur Klose. Ia pun kemudian melepaskan tembakan yang tak mampu dibendung oleh kiper Tiago.
Tim tamu semakin tak terbendung. Enam menit setelah gol Klose, atau di menit 63, Ribery menctak gol keduanya dalam pertandingan ini, kali ini dari titik putih.
Yang menjadi awal terjadinya penalti itu adalah kejadian dijatuhkannya Lahm di kotak terlarang oleh Fabio Rochemback. Dengan tenang, Ribery pun sukses mengkonversikan penaltinya menjadi gol. Munich unggul 3-0.
Luca Toni menambah penderitaan tim tuan rumah dengan gol yang ia ciptakan pada menit 84. Penyerang asap Italia ini mencetak gol usai menyundul bola hasil umpan lambung Ribery dari sisi kiri. Muncih pun unggul 4-0.
Sudah cukupkah gol keempat itu bagi Munich? Ternyata tidak. Faktanya, Toni berhasil mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini di menit 90. Ia memanfaatkan bola rebound hasil tembakannya sendiri yang sempat dihalau oleh Tiago.
Kemenangan ini berarti membuat satu kaki juara Liga Jerman musim lalu itu sudah berpijak di babak perempatfinal. Dengan lima buah gol tandang ini, Sporting tentu akan kesulitan mengejar agregat dan agresivitas gol kala kedua tim kembali bersua di Allianz Arena pada 10 Maret mendatang.
Susunan pemain:
Sporting Lisbon: Tiago, Tonel, Anderson Polga, Fabio Rochemback, Caneira, Abel (Bruno Pereirinha 61), Leandro Rogmanoli, Joao Moutinho, Marat Izmailov (Marat Vukcevic 61), Derlei (Yannick Djalo 72), Liedson.
Bayern Munich: Michael Rensing, Martin Demichelis, Lucio (Daniel Van Buyten 78), Philipp Lahm, Massimo Oddo (Christian Lell 67), Ze Roberto, Mark Van Bommel, Franck Ribery, Bastian Schweinsteiger (Hamit Altintop 71), Miroslav Klose, Luca Toni.
[detiksport]
Lord_man
02-26-2009, 10:35 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2009/02/26/73/rossi-reuters.jpg
Tampil dominan, Villarreal hanya bermain imbang saat menjamu Panathinaikos di laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung di kandang sendiri, Stadion El Madrigal, Kamis (26/2/2009) dini hari WIB. Gol penyelamat The Yellow Submarine dicetak oleh Giuseppe Rossi lewat titik putih.
Bertanding di depan pendukungnya sendiri, Villarreal lebih dulu dikejutkan oleh gol Giorgios Karagounis saat laga menginjak menit 57. Kapal Selam Kuning menyamakan kedudukan sembilan menit berselang melalui penalti Rossi menyusul pelanggaran yang dilakukan Jakub Wawrzyniak.
Dengan komposisi seperti ini, Panathinaikos punya peluang lebih besar untuk bisa melanjutkan langkahnya ke babak delapan besar. Dua minggu dari sekarang klub Yunani itu bakal menjadi tuan rumah dalam laga leg kedua dan cuma butuh hasil imbang tanpa gol untuk bisa meraih tiket ke perdelapanfinal.
Jalannya pertandingan
Empat menit laga dibuka, Villarreal memperoleh peluang pertamanya. Kerjasama Angel Lopez-Joseba Llorente hampir merobek jala Panathinaikos, meski kemudian gagal karena kiper Mario Galinovic dengan sigap mengamankan gawangnya.
Memasuki menit 19 Rossi memiliki peluang untuk membawa Villarreal mencetak gol. Namun tendangan bebas yang dilepas pemain asal Italia itu tepat mengarah ke pelukan Galinovic. Gempuran berikutnya melalui sundulan Sebastian Eguren lima menit berselang juga belum mampu menggetarkan jala Panathinaikos, karena masih melenceng di sebelah kiri gawang tim wakil Yunani tersebut.
Semenit sesudahnya, tim tamu gantian memberikan ancaman melalui tendangan jarak jauh Giorgios Karagounis. Namun Diego Lopez tampil dingin mementahkan upaya tersebut.
Enam menit menjelang turun minum, Niko Spiropoulus mengancam gawang Villarreal yang kembali dimentahkan kiper. Diego Lopez. Sementara lima menit sebelumnya Rossi kembali memaksa Galinovic berjibaku menyelamatkan gawang Panathinaikos dari kebobolan.
Tekanan Villarreal tidak berhenti saat babak kedua berlangsung. Dalam tempo lima menit babak kedua dibuka, Cazorla dan Rossi bergantian menyerbu gawang Panathinaikos. Namun upaya kedua pemain tuan rumah ini masih belum membuahkan hasil.
Di tengah tekanan, tim tamu justru mampu mencuri gol lewat Grigorios Karagounis. Gol yang membungkam puluhan ribu suporter tuan rumah ini terjadi di menit ke-59 lewat tendangan setengah voli yang dilepas dari jarak jauh.
Tiga menit setelah gol Karagounis, tim asuhan Henk Ten Cate itu kembali melancarkan ancaman ke gawang Villarreal. Namun kali ini upaya Evangelos Mantzios masih bisa digagalkan Diego Lopez. Untuk mengejar ketinggalan, pelatih Villarreal Manuel Pellegrini berusaha meningkatkan daya gempur dengan memasukkan Nihat Kahveci dan Robert Pires.
Tuan rumah hanya membutuhkan delapan menit guna menyamakan skor. Gol penyeimbang ini datang dari titik putih berkat eksekusi yang dilakukan Rossi. Penalti diberikan usai Jakub Wawrzyniak melakukan pelanggaran di kotak terlarang.
Di sisa waktu, laga praktis menjadi milik The Yellow Submarine. Namun usaha tuan rumah tidak membuahkan hasil hingga peluit akhir ditiupkan. Skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir. Leg kedua akan berlangsung di markas Panathinaikos, 10 Maret mendatang.
Susunan Pemain
Villarreal: Diego Lopez; Bruno, Godin, Fuentes, Angel Lopez, Eguren (Pires 62'), Senna, Ibagazza (Cani 70'), Cazorla, Llorente (Nihat 62'), Rossi
Panathinaikos: Galinovic; Vintra, Sarriegi, Goumas (Gabriel 46'), Spyropoulos, Nilsson, Simao, Gilberto, Karagounis (Salpingidis 85'), Wawrzyniak, Mantzios (Rukavina 90')
[detiksport]
Lord_man
03-11-2009, 11:05 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2009/03/11/73/DrogbaREUTERSAlessandroGarofalo.jpg
Chelsea maju ke perempatfinal Liga Champions usai mengimbangi Juventus 2-2 di leg kedua, Rabu (11/3/2009) dinihari WIB. Juve harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-70 usai Giorgio Chiellini menerima kartu kuning kedua.
Dalam laga di Stadio Olimpico Grande, Juve unggul duluan lewat Vincenzo Iaquinta di menit ke-19, tapi Michael Essien menutup paruh pertama dengan skor 1-1 lewat golnya sebelum turun minum.
Di babak kedua, tendangan penalti Alessandro Del Piero di menit ke-74 bikin Juve unggul, hanya untuk disamakan lagi oleh Didier Drogba tujuh menit sebelum bubaran.
Hasil ini membuat Chelsea yang pada pertemuan pertama di Stamford Bridge menang 1-0 melangkah ke babak selanjutnya dengan agregat 3-2.
Jalannya Pertandingan
Juventus yang berusaha mengejar ketinggalan agregat di leg I langsung mengambil inisiatif sejak awal. Sial buat mereka, upaya membalikkan keadaan atas Chelsea ini harus dilakukan tanpa Pavel Nedved yang sudah ditarik keluar di menit ke-13, kemungkinan karena cedera.
Di menit ke-19, Vincenzo Iaquinta berhasil melesakkan bola ke gawang Chelsea yang disambut riuh rendah publik Turin. Iaquinta bekerja sama satu-dua dengan David Trezeguet sebelum menceploskan bola melewati Petr Cech.
Sepakan keras Alessandro Del Piero di menit ke-21 masih bisa dijinakkan Cech untuk mencegah gawangnya langsung bobol lagi. Juve tampak kian bersemangat untuk terus menekan sedangkan Chelsea sendiri tampak belum bisa keluar dari tekanan.
Menjelang berakhirnya babak pertama, intensitas tekanan Juve terlihat mengendur. Sementara Chelsea sendiri sudah mulai tampak bisa mengembangkan permainan.
Dua menit sebelum jeda, Chelsea mendapat tendangan bebas. Didier Drogba menendang dan Gigi Buffon menangkap tepat di garis gawang bagian pojok bawah. Sudahkah bola melewati garis, atau belum? Wasit bilang belum. Masih 1-0 untuk Juve.
Tak lama berselang, Chelsea benar-benar menyamakan kedudukan. Dari tendangan keras jarak jauh Frank Lampard, Buffon tampak kurang siap walau masih bisa menepisnya. Bola menghantam mistar, tapi Michael Essien paling dulu sampai ke bola dan meneruskan ke dalam gawang. Skor 1-1 menandai babak pertama.
Cech dikartu kuning pada menit 62 karena memegang bola di luar kotak penalti saat dibayang-bayango Del Piero. Juve juga mendapat tendangan bebas dari kejadian ini, kendati tak membuahkan apa-apa.
Juve membangun serangan di menit ke-64 yang diakhiri dengan umpan silang ke muka gawang. David Trezegut menyambut dengan tandukan kepala yang memaksa Cech menepis bola ke atas mistar gawangnya.
Masuknya Giovinco membawa nuansa positif buat Juve yang kembali menekan dengan dimotori sang pemain muda. Tapi nasib sial direguk Juve yang kemudian malah harus bermain minus satu pemain sejak menit 70 usai Giorgio Chiellini menerima kartu kuning kedua.
Tendangan bebas Juve di menit ke-72 bisa diamankan Cech. Namun, tensi pertandingan memanas karena Juliani Belletti yang jadi pagar betis mengangkat tangannya saat tendangan bebas disepak Del Piero. Wasit menghadiahi penalti yang disambut protes kubu Chelsea.
Wasit tetap menunjuk titik putih dan Del Piero yang jadi eksekutor menuntaskannya dengan sempurna. Juve memimpin lagi 2-1.
Drogba membuat upaya Juve lolos kian berat dengan golnya ke gawang Buffon di menit ke-83. Umpan Michael Ballack diteruskan Belletti dengan crossing yang bisa dikonversi Drogba jadi gol.
Susunan Pemain:
Juventus: 1-Gianluigi Buffon; 21-Zdenek Grygera, 4-Olof Mellberg, 3-Giorgio Chiellini, 28-Cristian Molinaro; 30-Tiago, 19-Claudio Marchisio, 11-Pavel Nedved (7-Hasan Salihamidzic 13); 9-Vincenzo Iaquinta (20-Sebastian Giovinco 61), 10-Alessandro Del Piero, 17-David Trezeguet (8-Amauri 79)
Chelsea: 1-Petr Cech; 17-Jose Bosingwa, 26-John Terry, 33-Alex (6-Ricardo Carvalho 89), 3-Ashley Cole; 12-John Obi Mikel; 13-Michael Ballack, 5-Michael Essien (35-Juliano Belletti 66), 8-Frank Lampard; 11-Didier Drogba, 39-Nicolas Anelka
[detiksport]
Lord_man
03-11-2009, 11:06 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2009/03/11/73/LIVMAD-Ellis-isi.jpg
Liverpool dengan gemilang sukses melangkah ke babak perempatfinal Liga Champions. Menghadapai Real Madrid di leg kedua 16 Besar, The Reds berhasil menang telak 4-0.
Di Stadion Anfield, Rabu (11/3/2009) dinihari WIB, Liverpool memang tampil dominan dan gemilang. Empat gol disarangkan oleh Fernando Torres, Steven Gerrard (dua gol) dan Andrea Dossena.
Kemenangan empat gol tanpa balas ini mengantar The Anfield Gank memasuki fase 8 Besar dengan keunggulan agregat 5-0. Di pertandingan pertama, Liverpool menang 1-0.
Jalannya pertandingan
Torres yang sebelumnya dinyatakan diragukan bisa merumput, ternyata dimainkan oleh Rafa Benitez sebagai penyerang tunggal. Ia disokong tiga gelandang serang di belakangnya.
Kehadiran Torres nyata sekali menjadi ancaman utama Madrid. Tiga menit laga berjalan, melalui umpan dari Gerrard, Torres lolos berhadapan one-on-one dengan Iker Casillas, tetapi sepakan Torres ditolak dengan kaki oleh sang kiper.
Dari tendangan sudut yang dihasilkan Torres, bola liat menuju ke Javier Mascherano yang berada di luar kotak penalti. Sepakan kencang kaki kiri Mascherano ditip Casillas dan lalu membentur mistar gawang dan keluar.
Gerrard memperoleh peluang melalui tendangan bebas di menit ketujuh. Tetapi sepakan yang tak terlalu deras dari Stevie G berbelok arah karena membentur pagar Madrid dan berhasil diamankan dengan baik oleh Casillas.
Di menit ke-14, Torres membawa Liverpool unggul. Pepetan penyerang Spanyol itu kepada Pepe membuat bek Madrid ini terjatuh dan bola dikuasai Dirk Kuyt yang lalu mengumpankan kepada Torres. Dengan satu sontekan, Torres pun mencetak gol pembuka.
Gerrard nyaris membuat Liverpool melaju 2-0 ketika sambaran kaki kanannya menyambut umpan silang mendatar Torres berhasil diamankan oleh Casillas di menit 22.
Tiga menit kemudian, Liverpool mendapat hadiah penalti dari wasit ketika Gabriel Heinze dituding melakukan handsball di kotak terlarang meski tayangan ulang televisi menunjukkan sebaliknya.
Gerrard yang menjadi eksekutor tanpa kesulitan menaklukkan Casillas untuk menjadikan skor 2-0.
Madrid mencoba membalas ketika pertandingan berusia setengah jam. Tendangan bebas dari Wesley Sneijder mengarah ke gawang The Reds tetapi Pepe Reina yang berjaga di bawah mistar dengan sigap menepis bola keluar lapangan.
Perlahan, Madrid mencoba membangun serangan balasan. Menit 40, Sneijder menyambar umpan silang dari kiri yang dilepas Heinze, tetapi sepakannya bisa ditepis oleh Reina dan membuat skor 2-0 bertahan pada turun minum.
Hanya satu menit setelah babak kedua berjalan, Liverpool sudah unggul 3-0. Menyambut umpan silang Ryan Babel, Gerrard mencetak gol keduanya dengan tendangan yang cukup deras.
Menit 53, Casillas kembali menyelamatkan gawang Madrid. Umpan tumit dari Kuyt diteruskan oleh Gerrard dengan tendangan ke arah gawang yang masih bisa dijinakkan Casillas.
Tak sampai semenit, giliran Madrid yang memperoleh peluang melalui Fernando Gago. Tetapi sepakan lambung gelandang Argentina itu masih menyamping tipis di kiri gawang Reina.
Dalam keadaan tertinggal 0-3, Madrid menempuh risiko dengan tampil ultra menyerang. Pemain berkarakter ofensif seperti Rafael van der Vaart coba dimasukkan untuk mencoba mengejar sesuatu.
Sementara Liverpool kebalikannya. Posisi mereka yang relatif aman membuat Benitez menarik Gerrard dan Torres untuk digantikan pemain yang lebih tangguh dalam bertahan seperti Andrea Dossena.
Tetapi ketika Madrid asyik menyerang, Liverpool menghukumnya dengan sebuah serangan balik cepat. Menerima umpan dari Mascherano, Dossena mencetak gol penutup dengan kaki kirinya.
Liverpool pun menyudahi pertandingan ini dengan kemenangan 4-0.
Susunan pemain
Liverpool: Reina; Arbeloa, Skrtel, Carragher, Aurelio; Alonso (Lucas 60), Mascherano; Kuyt, Gerrard (Spearing 73), Babel; Torres (Dossena 83)
Madrid: Casillas; Ramos, Cannavaro (Van Der Vaart 64), Pepe, Heinze; Robben (Marcelo 46), Diarra, Gago (Guti 76), Sneijder; Raul, Higuain
[detiksport]
Lord_man
03-11-2009, 11:06 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2009/03/11/73/VillarrealREUTERSJohnKolesidis.jpg
Villarreal menghentikan langkah Panathinaikos usai menang 2-1 di pertemuan kedua. Secara total, 'Kapal Selam Kuning' melangkah dengan agregat 3-2.
Di Athens Olympic Stadion, Rabu (11/3/2009) dinihari WIB, Ariel Ibagaza bikin Villarreal yang jadi tim tamu unggul empat menit memasuki babak kedua.
Vagelis Mantzios menyamakan di menit ke-55, sebelum Joseba Llorente membuat Villareal mengunci tiket perempatfinal.
Jalannya Pertandingan
Peluang terbaik di babak pertama hadir delapan menit sebelum turun minum, buat Panathinaikos. Vangelis Mantzios lolos dari kawalan lawan dan mendekati gawang, meski Diego Lopez masih bisa mengamankan gawang.
Babak pertama yang minim peluang pun berakhir dengan skor masih 0-0. Keunggulan dipegang Panathinaikos yang dalam partai leg pertama di kandang Villarreal bisa memaksakan hasil 1-1. Jika skor tak berubah di babak kedua, Panathinaikos akan lolos.
Empat menit memasuki babak kedua, Villarreal akhirnya memecah kebuntuan. Sepakan first time Ariel Ibagaza dari tepi area kotak penalti tak tertahan untuk bersarang dalam gawang Panathinaikos.
Keunggulan tak bertahan lama. Di menit ke-54, Panathinaikos menyamakan kedudukan. Dari sepak pojok, Mantzios berhasil menanduk bola untuk membawa kedudukan jadi 1-1. Agregat jadi 2-2.
Joseba Llorente memastikan laju Villarreal berkat golnya pada menit 70. Masuk sebagai pemain pengganti, dia menyarangkan bola untuk menuntaskan serangan balik.
Susunan Pemain:
Panathinaikos: 1-Mario Galinovic; 29-Mikael Nilsson, 24-Loukas Vintra, 3-Jose Sarriegi, 25-Jakub Wawrzyniak (5-Ante Rukavina 86); 15-Gilberto Silva, 23-Simao, 21-Giorgios Karagounis; 19-Gabriel (17-Lazaros Hristodoulopoulos 74), 14-Dimitris Salpigidis; 26-Vangelis Mantzios.
Villarreal: 13-Diego Lopez; 18-Angel Lopez (17-Javi Venta 29), 20-Fabricio Fuentes, 4-Diego Godin, 5-Joan Capdevila; 8-Santi Cazorla, 19-Marcos Senna, 6-Sebastian Eguren, 11-Ariel Ibagaza (21-Bruno 75); 22-Giuseppe Rossi, 15-Nihat Kahveci (16-Joseba Llorente 46).
[detiksport]
Lord_man
03-11-2009, 11:08 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2009/03/11/73/Podolski-isi.jpg
Bayern Munich memastikan lolos ke perempatfinal Liga Champions. Keunggulan agregat 12-1 atas Sporting Lisbon membuat Munich melenggang mulus ke babak selanjutnya.
Pada pertandingan di Allianz Arena, Rabu (11/3/2009) dinihari WIB, Munich tampil sangat percaya diri di depan pendukungnya. Mereka sudah memastikan satu kakinya ke babak perempat final setelah di leg pertama unggul 5-0.
Skuad besutan Juergen Klinsmann pun semakin menjadi-jadi saat menjamu Sporting. Lucas Podolski menyumbangkan dua gol saat FC Holywood menghujani gawang Sporting Lisbon dengan enam gol dan satu lagi gol bunuh diri pemain lawan.
Ini merupakan rekor agregat terbesar dan margin terbesar di fase knockout. Meski demikian skor tersebut membuat Munich percaya diri melenggang ke babak perempatfinal setelah mengantongi kemenangan besar tersebut.
Jalannya Pertandingan:
Munich langsung menekan sejak awal pertandingan. Tuan rumah sudah unggul 1-0 lewat gol Podolski setelah sukses melepaskan tendangan kaki kirinya saat pertandingan baru berjalan delapan menit.
Pada menit ke-39, Podolski kembali menjebol gawang Sporting lewat tendangan saltonya. Tak lama kemudian skor menjadi 3-0 setelah pemain belakang Sporting Anderson Polga membuat gol bunuh diri setelah berawal dari sebuah sepak pojok.
Namun, Sporting masih mencoba memberikan perlawanan kepada Munich. Gelandang Sporting Jose Moutinho akhirnya memperkecil kekalahan menjadi 1-3 setelah melepaskan tendangannya ke pojok atas gawang Munich di menit ke-42.
Meski demikian hal itu itu tak berlangsung lama karena Schweinsteiger berhasil menjebol gawang Sporting di menit ke-43. Skor 4-1 bagi kemenangan Munich pun tak berubah hingga akhir babak pertama.
Di babak kedua, Munich masih terus menekan. Giliran Mark Van Bommel menyumbangkan gol dari jarak dekat. Pada menit ke-82, Klose dijatuhkan di kotak terlarang dan wasit menunjuk titik putih.
Klose akhirnya menjadi eksekutor dan melakukan tugasnya dengan baik guna membuat Munich unggul 6-1. Thomas Muellerakhirnya menutup kemenangan bagi Munich lewat golnya menjelang akhir pertandingan.
Susunan Pemain :
Bayern Munich: 22-Hans Joerg Butt; 30-Christian Lell, 5-Daniel van Buyten, 3-Lucio (33-Breno 46), 21-Philipp Lahm; 31-Bastian Schweinsteiger (25-Thomas Mueller 72), 17-Mark van Bommel, 16-Andreas Ottl, 15-Ze Roberto (20-Jose Ernesto Sosa
46); 18-Miroslav Klose, 11-Lucas Podolski.
Sporting: 1-Rui Patricio; 5-Pedro Silva, 13-Tonel, 4-Anderson Polga, 24-Miguel Veloso (78-Abel 46); 10-Simon Vukcevic, 6-Adrien Silva (12-Marco Caneira 74), 25-Bruno Pereirinha (7-Marat Izmailov 46); 28-Joao Moutinho; 20-Yannick Djalo, 11-Derlei.
[detiksport]
Lord_man
03-12-2009, 10:40 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2009/03/12/73/VidaRMaxRossi.jpg
Manchester United maju ke babak perempatfinal Liga Champions dengan kemenangan 2-0 atas Inter Milan. Sepasang gol itu masing-masing tercipta di awal babak pertama dan kedua.
Baru empat menit pertandingan berjalan, Julio Cesar sudah dipaksa memungut bola dari dalam gawangnya. Tandukan Nemanja Vidic bikin MU unggul 1-0.
Cristiano Ronaldo menggenapkan kemenangan 'Setan Merah' berkat golnya empat menit usai babak kedua berjalan, setelah meneruskan umpan silang Wayne Rooney.
Hasil di Old Trafford, Kamis (12/3/2009) dinihari WIB, ini membuat MU melangkah ke babak delapan besar Liga Champions dengan agregat kemenangan 2-0 usai mengimbangi Inter tanpa gol di leg pertama.
Jalannya Pertandingan
MU yang melakukan kick-off langsung membangun serangan menuju gawang Inter yang dikawal Julio Cesar, pemain yang menjadi bintang 'Nerazzuri' di leg pertama dengan berulangkali menahan serangan MU.
Serangan MU akhirnya berbuah keunggulan di menit ke-4, usai Nemanja Vidic menanduk bola hasil sepak pojok Ryan Giggs. Kawalan Patrick Vieira tidak lekat sehingga Vidic leluasa menjebol gawang Inter.
Inter mendapat tendangan bebas di wilayah kanan pertahanan MU pada menit 11. Mario Balotelli melayangkan bola ke arah gawang MU, kendati si kulit bundar dengan mudah ditangkap Edwin van der Sar.
MU kemudian dua kali mencecar gawang Julio Cesar. Pada menit ke-15 Dimitar Berbatov melepaskan tembakan yang masih lemah dan dapat disapu, sedangkan sepakan first time Cristiano Ronaldo tak lama kemudian masih melambung jauh.
Dua kali MU meminta penalti di menit ke-19. Yang pertama ketika umpan silang Giggs di kotak penalti terkena lengan Walter Samuel yang terjatuh, berikutnya ketika sepakan Giggs tampak mengenai tangan Dejan Stankovic. Tapi wasit tidak berpendapat sama.
Beberapa saat sebelumnya, Inter juga mengklaim tendangan bebas di tepi kotak penalti usai Zlatan Ibrahimovic dijatuhkan John O'Shea. Dalam kesempatan itu, wasit juga tak sepaham dan melanjutkan permainan.
Ibrahimovic nyaris saja menyamakan kedudukan di menit ke-29. Tandukannya menyambut tendangan bebas dari kiri pertahanan MU membentur tanah dulu sebelum meluncur deras ke arah gawang MU, kendati hanya menghantam mistar.
Inter menyerang di menit ke-36. Bola lambung ditahan Ibra seraya memberikan ke Stankovic yang sedang melaju ke arahnya. Stankovic lantas melepaskan sepakan keras ke arah gawang dan memaksa Van der Sar "terbang" kendati arah bola masih melenceng tipis.
Tak lama berselang, umpan terobosan MU di kotak penalti Inter melepaskan O'Shea untuk berhadapan dengan Julio Cesar. Bola O'Shea tendang, tapi dari jarak dekat sang kiper masih bisa menghalau bola seraya menjatuhkan diri.
Lima menit sebelum jeda, gawang MU kembali dalam bahaya. Kesalahan operan bikin bola dikuasai Mario Balotelli yang lantas mengirimnya ke arah Ibrahimovic. Dari sisi kiri arah gawang, Ibra melepaskan tendangan menyusur tanah yang masih melebar tipis dari sasaran.
Babak kedua diawali dengan sepakan keras Balotelli dari luar kotak penalti ketika pertandingan baru berjalan sekian menit. Belum mengubah kedudukan, karena bola masih melebar dari sasaran.
Dari serangan yang dibangun di menit ke-49, umpan silang Wayne Rooney dari sayap kiri dengan lugas ditanduk Ronaldo yang memotong antisipasi Julio Cesar, untuk menyarangkan si kulit bundar ke dalam gawang Inter.
Adriano masuk di menit 58 untuk menggantikan Stankovic dan langsung memberi ancaman nyata. Dari serangan yang dia bangun, Adriano bekerja sama satu-dua dengan Cambiasso dan diakhiri dengan tendangan salto. Bola sepakan Adriano ini hanya mengenai tiang.
Semenit kemudian, MU ganti menekan. Ronaldo sudah berhadapan dengan Julio Cesar untuk membuat gol kedua, tapi sang kiper masih bisa menghalau dari jarak dekat. Pada menit 63, giliran sepakan keras Rooney dari jarak jauh yang dimentahkan Julio Cesar.
Ibra kembali mencatat peluang pada menit 74. Umpan silang Muntari diarahkan ke tiang jauh di mana dia sudah menanti, kendati bola tak tepat mengenai kepala Ibra dan akhirnya cuma berakhir di sisi luar gawang saja.
Lima menit sebelum bubaran, Ronaldo melepaskan salah satu tendangan kerasnya tapi Julio Cesar sigap mengamankan. Skor pun tetap 2-0 untuk MU.
Susunan Pemain:
Manchester United: 1-Edwin van der Sar; 22-John O’Shea, 5-Rio Ferdinand, 15-Nemanja Vidic, 3-Patrice Evra; 7-Cristiano Ronaldo, 16-Michael Carrick, 18-Paul Scholes (Anderson '70), 11-Ryan Giggs; 9-Dimitar Berbatov, 10-Wayne Rooney (Park '84).
Inter Milan: 12-Julio Cesar; 13-Maicon, 2-Ivan Cordoba, 25-Walter Samuel, 39-Davide Santon; 4-Javier Zanetti, 19-Esteban Cambiasso, 14-Patrick Vieira (Muntari '46); 5-Dejan Stankovic (Adriano '58); 8-Zlatan Ibrahimovic, 45-Mario Balotelli (Figo '70).
[detiksport]
:capedeh::capedeh:
Lord_man
03-12-2009, 10:41 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2009/03/12/73/Henry-isi.JPG
Barcelona akhirnya lolos ke perempatfinal setelah di leg kedua menang 5-2 atas Olympique Lyon. Hasil tersebut membuat Barca unggul agregat 6-3 atas Lyon.
Kedua tim masih sama-sama memiliki peluang setelah bermain imbang 1-1 di leg pertama. Namun saat laga di Nou Camp, Kamis (12/3/2009) dinihari WIB, Barca langsung tampil dominan sejak awal pertandingan.
Saat babak pertama, Barca sudah unggul 4-1 lewat dua gol Thierry Henry, Lionel Messi dan Samuel Eto'o. Sedangkan Lyon hany mampu mencetak satu gol saja yaitu oleh Jean Makoun sebelum turun minum.
Sedangkan di babak kedua, Lyon sempat mencetak satub gol lewat Juninho namun pemain Brasil ini akhirnya dikartu merah menjelang akhir pertandingan. Sedangkan Barca menambah satu gol lagi lewat Seydou Keita di saat injury time.
Jalannya Pertandingan
Kedua tim ini masih sama-sama mencoba membangun serangan di awal pertandingan. Namun Barca akhirnya yang mampu mendominasi pertandingan. Henry akhirnya membuat Barca unggul di menit ke-25.
Gol tersebut berawal dari umpan Rafael Marquez kepada Henry yang berdiri sendiri. Ia mengontrol bola mendekati gawang Lyon Striker Prancis ini akhirnya menyelesaikannya dengan baik setelah melewati kiper Hugo Lloris.
Namun, hanya berselang dua menit, Henry kembali menjebol gawang Lyon. Mantan pemain Arsenal bergerak beas di sayap kiri dan mendapatkan bola dari Xavi. Ia akhirnya mencetak gol dari dekat tiang gawang.
Serangan masih dari Barca masih terus dilancarkan. Pada menit ke-40 , giliran Lionel Messi yang beraksi setelah melakukan kerjasama satu dua dengan Eto'o dan melepaskan tendangan ke pojok bawah gawang.
Tiga menit kemudian, giliran Eto'o menyumbangkan gol bagi Barca. Striker Kamerun ini mengontrol bola setelah mendapatkan crossing dari Henry sebelum melepaskan tendangannya ke gawang Lyon dengan sepakan kaki kanan.
Meski demikian, Lyon mencoba bangkit. Satu menit sebelum turun minum Jean Makoun mencetak gol dari kotak penalti setelah memanfaatkan sepak pojok Juninho. Skor 4-1 bertahan hingga akhir babak pertama.
Di babak kedua, Lyon kembali menekan. Hasilnya Juninho berhasil menjebol gawang Victor Valdes dan skor menjadi 2-4 sekaligus membuat Lyon masih tetap memiliki peluang untuk bisa lolos.
Namun, Barca juga mencoba untuk kembali membangun serangannya. Pada menit ke-59, Henry nyaris mencetak hat trick namun Loris masih mampu menggagalkannya usaha striker Barca ini dengan kakinya.
Sementara Lyon masih berharap bisa mengejar ketertinggalannya. Sebuah peluang dimiliki oleh wakil dari Prancis setelah Jeremy Toulalan mengirimkan crossing kepada Benzema namun tembakannya masih melenceng.
Di akhir pertandingan Lyon harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Juninho diganjar kartu merah oleh wasit. Ia tampak berselisih dengan rekan senegaranya, Alevs namun tidak ada kontak fisik.
Barca masih mampu memanfaatkan kondisi ini. Keita akhirnya sukses mencetak gol kelima bagu Barca di pertandingan ini setelah dia melewati Lloris dan melepaskan bola ke gawang Lyon.
Susunan Pemain:
Barcelona: 1-Victor Valdes; 20-Daniel Alves, 3-Gerard Pique, 4-Rafael Marquez, 16-Silvinho; 6-Xavi, 24-Yaya Toure, 8-Andres Iniesta (21-Aleksandr Hleb 90+2);; 10-Lionel Messi, 9-Samuel Eto'o (11-Bojan Krkic 87), 14-Thierry Henry (15-Seydou Keita
75).
Olympique Lyon: 1-Hugo Lloris; 2-Francois Clerc (5-Mathieu Bodmer 46), 3-Cris, 4-Jean-Alain Boumsong, 11-Fabio Grosso; 8-Juninho, 28-Jeremy Toulalan, 17-Jean Makoun; 19-Cesar Delgado (6-Kim Kallstrom 61), 10-Karim Benzema, 7-Ederson (23-Kader Keita 85).
[detiksport]
Lord_man
03-12-2009, 10:42 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2009/03/12/73/PORATL-Riopa-isi.jpg
FC Porto berhak lolos ke babak perempatfinal Liga Champions meski di laga leg kedua perdelapanfinal gagal mengalahkan Atletico Madrid. Skor 0-0 menjadi kesimpulan akhir laga ini.
Porto memang menabung keunggulan agregat 2-2 untuk memasuki laga yang dilangsungkan di markas mereka, Stadion Dragao, Kamis (12/3/2009) dinihari WIB.
Tak banyak peluang yang tercipta dari permainan kedua kubu sehingga laga harus disudahi tanpa gol. Dengan agregat 2-2, Porto berhak melaju karena memiliki keuntungan gol tandang.
Jalannya pertandingan
Berbekal hasil leg pertama, Porto yang didukung para suporternya bermain tak terlalu ngotot. Menit 14, tendangan bebas Bruno Alves masih melayang di atas mistar Atletico.
Porto nyaris terhukum oleh aksi pemain Portugal yang memperkuat Atletico, Simao Sabrosa, pada menit 26. Akselerasi Simao harus dihentikan oleh Alves yang menimbulkan klaim penalti, tetapi wasit menepisnya.
Di menit 32 dan 34, kedua tim bergantiang beroleh kans. Peluang pertama Atletico lewat Antonio Lopez digagalkan kiper Helton, sementara kans Porot lewat sepakan Fernando juga dijinakkan kiper Leo Franco.
Kedudukan 0-0 ini bertahan hingga wasit menyudahi babak pertama.
Menit ke-55, Leo Franco membuat kecerobohan yang hampir saja merugikan ketika ia gagal menangkap bola tendangan Lisandro Lopez. Beruntung bagi mereka, Alves yang berada di dekat bola gagal memanfaatkan peluang.
Atletico nyaris memecah kebuntuan di menit 66. Memanfaatkan sepak pojok, penyerang mungil Sergio Aguero menanduk bola tetapi arahnya masih di atas mistar gawang Porto.
Cristian Rodriguez tinggal berjarak sejengkal dari gol di menit 73. Sundulan Rodriguez meneruskan tendangan penjuru ditepis dengan luar biasa oleh Leo Franco.
Lima menit kemudian, mistar gawang menggagalkan peluang Porto. Dari tendangan sudut, Hulk menendang bola yang mencium mistar dan gagal menembus jala Leo Franco.
Hingga akhir pertandingan, skor tanpa gol ini tetap bertahan dan itu berarti Porto berhak atas satu tempat di babak 8 Besar.
Susunan pemain:
Porto: Helton; Sapunaru (Costa 83), Rolando, Alves, Cissokho; Gonzalez, Fernando, Raul Meireles; L. Lopez (Farias 89), Hulk (Mariano Gonzalez 89), C. Rodriguez
Atletico: Franco; Perea, Ibanez, Ujfalusi, A. Lopez; M. Rodriguez (Forlan 54), Assuncao, Raul Garcia (Maniche 73), Simao; Sinama Pongolle (De Las Cuevas 79), Aguero
[detiksport]
Lord_man
03-12-2009, 10:42 AM
Arsenal melengkapi empat tim Inggris yang sukses lolos ke perempatfinal Liga Champions. Kalah 0-1 dari AS Roma selama 120 menit, The Gunners maju karena menang adu penalti.
Gol Juan menjadi satu-satunya gol yang tercipta dari permainan terbuka dalam laga leg kedua perdelapanfinal yang dipanggungkan di Stadion Olimpico Roma, Kamis (12/3/2009) dinihari WIB.
Skor 1-0 Roma membuat agregat akhir menjadi sama kuat dan pertandingan pun harus diakhiri dengan adu penalti. Di sini, Arsenal lebih tangguh dan berhak keluar sebagai pemenang.
Jalannya pertandingan
Roma langsung tancap gas dengan mencetak gol pembuka ketika laga baru berusia sembilan menit. Adalah bek tengah Juan yang ikut maju ke depan yang sukses merobek jala Arsenal.
Gol ini bermula dari umpan silang mendatar Francesco Totti dari sisi kiri yang tak berhasil dihadang bek-bek The Gunners. Bola lalu dibiarkan lewat oleh Rodrigo Taddei sehingga jatuh ke kaki Juan yang tanpa kesulitan melesakkannya ke gawang.
Arsenal baru memperoleh peluang perdananya di menit 20. Memanfaatkan sebuah umpan silang, William Gallas melepaskan sundulan jarak dekat yang terlalu lemah sehingga mudah diamankan kiper Doni.
Dua menit kemudian, Roma nyaris menggandakan keunggulan. Tendangan jarak dekat Marco Motta ditahan kiper Manuel Almunia, lalu bola liat dikuasai Taddei yang tendangan susulannya masih bisa ditepis sang kiper keluar lapangan.
Roma harus kehilangan Juan di menit ke-27 ketika ia menderita cedera. Yang mengejutkan, Roma membaut pergantian ofensif karena bek tengah asal Brasil itu digantikan Julio Baptista yang pemain depan.
Satu menit menjelang jeda, tuan rumah mengklaim berhak memperoleh hadiah penalti setelah pergerakan Motta di sisi kanan dijatuhkan oleh Gael Clichy, namun protes pemain Roma diacuhkan wasit.
Di babak kedua, tempo permainan tetap berlangsung datar dan peluang yang didapat kedua kubu juga tetap minim.
Arsenal membuka peluang di paruh kedua ini di menit 53. Sundulan Bacary Sagna dari dalam kotak penalti menyambut umpan silang jatuh tepat di pelukan kiper Alexander Doni.
Aksi Abou Diaby di depan kotak penalti Roma pada menit 64 diakhirinya dengan tendangan kaki kiri. Akan tetapi sepakan gelandang The Gunners itu masih tipis menyamping.
Di menit terakhir pertandingan, sebiji peluang terakhir dipetik Arsenal lewat Robin van Persie. Namun sepakan penyerang Belanda itu membentur kaki Motta dan hanya menjadi sepak pojok.
Pertandingan pun harus memasuki babak perpanjangan waktu. Namun selama 30 menit extra time, tak banyak hal yang bisa diperbuat kedua tim dan kedudukan tetap 1-0 sehingga adu penalti pun dilakukan.
Babak adu penalti dimulai Arsenal dengan buruk ketika tendangan Eduardo da Silva ditahan oleh Doni. Sementara penalti Roma yang diambil David Pizzaro meluncur mulus.
Para penendang berikut dari kedua tim berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik hingga ke penendang ke-8. Di sini, eksekutor Arsenal Abou Diaby sukses menceploskan bola, sementara sepakan Max Tonetto melambung tinggi.
Arsenal pun berhak ke perempatfinal dengan kemenangan 7-6 adu penalti.
Susunan pemain:
Roma: Doni; Motta (Aquilani 115), Diamoutene, Juan (Baptista 27), Riise; Taddei (Montella 119), Pizarro, Brighi, Tonetto, Vucinic; Totti
Arsenal: Almunia; Sagna, Toure, Gallas, Clichy; Eboue (Walcott 74), Diaby, Denilson, Nasri; Bendtner (Eduardo 86), Van Persie
[detiksport]
alexdino
03-21-2009, 12:36 PM
http://www.uefa.com/images/ucl/drawresult.gif
Quarter Final
Villarreal - Arsenal (07/04 - 15/04)
Manchester United - Porto (07/04 - 15/04)
Liverpool - Chelsea (08/04 - 14/04)
Barcelona - Bayern Muenchen (08/04 - 14/04)
invoker
03-21-2009, 11:47 PM
http://www.detiksport.com/images/content/2009/03/20/548/liga1.jpg
invoker
03-21-2009, 11:49 PM
Wenger: Chelsea-Liverpool 50:50
Rossi Finza Noor - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2009/03/21/73/ChelseaLiverpoolAFPSundulbola-isi.jpg
AFP/Carl de Souza
London - Arsene Wenger memberikan prediksi mengenai pertandingan perempatfinal Liga Champions antara Liverpool vs Chelsea. Hasilnya? 'Sang Profesor' menganggap kedua tim sama kuat.
Bagi The Reds dan The Blues, ini merupakan pertemuan kedelapan mereka di pentas Liga Champions sejak tahun 2005. Dari delapan laga itu, tak pernah ada skor besar. Pemenang di antara keduanya selalu muncul dengan skor tipis.
Hal inilah yang membuat Wenger sulit untuk menebak siapa kira-kira yang akan keluar menjadi pemenang kali ini. elatih Arsenal ini juga menggarisbawahi bahwa pertarungan keduanya selalu ditandai dengan permainan terbuka.
"Sekali lagi itu 50:50, siapa yang bisa menebaknya?" tandas The Professor di situs resmi klub.
"Ada beberapa sejatah pertemuan mengenai pertemuan mereka. Hasilnya selalu berakhir dengan kemenangan satu gol atau bahkan terkadang satu setengah gol."
"Mereka juga selalu menampilkan permainan terbuka," tukasnya.
Arsenal sendiri dalam babak perempatfinal nanti telah dijadwalkan untuk bertemu dengan Villarreal. Jika berhasil melewati The Yellow Submarine, The Gunners akan menghadapi pemenang antara Manchester United vs FC Porto. ( roz / roz )
invoker
03-21-2009, 11:49 PM
Liga Champions
FC Hollywood, Tantangan untuk El Barca
Rossi Finza Noor - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2009/03/21/73/MunichClemensBilanAFP-isi.jpg
AFP/Clemens Bilan
Barcelona - Pertandingan antara Barcelona dan Bayern Munich di perempatfinal Liga Champions amat dinanti-nantikan oleh bek El Barca, Daniel Alves. Menurutnya, FC Hollywood merupakan tentangan besar untuk tim asal Catalan itu.
Barca bakal terlebih dulu menjamu FC Hollywood di Camp Nou pada tanggal 8 April 2009. Selanjutnya gantian Munich yang akan menjadi tuan rumah di Allianz Arena pada 14 April 2009.
Duel ini merupakan pertarungan antara dua tim dengan produktivitas gol terbaik di Liga Champions musim ini. Baik Barca maupun Munich sudah mencetak 24 gol ke gawang lawan-lawannya sejak fase grup hingga perdelapanfinal.
"Kami akan mengatasi mereka dengan kualitas kami dan juga permainan kami. Kami berekspektasi bahwa kami akan melaju ke babak selanjutnya dan menjadi selangkah lebih dekat ke final," ujarnya seperti dilansir Goal.
Jika berhasil melewati Munich, Barca akan dihadang oleh pemenang dari duel antara Liverpool vs Chelsea. Siapa pun yang akan mereka hadapi nanti, entah 'Si Merah' atau 'Si Biru', Alves optimistis bisa mengalahkannya.
"Dengan sisa empat tim di dalam undian, sangat mungkin kami akan menghadapi salah satunya di semifinal. Itu adalah salah satu pilihan."
"Kami juga berharap bisa mengalahkan mereka untuk melangkah ke final dan merayakan kemenangan dari titel yang sangat penting itu," pungkasnya.
( roz / roz )
invoker
03-21-2009, 11:50 PM
Liga Champions
Menanti Dahsyatnya Chelsea vs Liverpool
Rossi Finza Noor - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2009/03/21/73/ChelseaLiverpooldeSouza-isi.jpg
AFP/Carl de Souza
London - Liverpool dan Chelsea untuk kesekian kalinya kembali dipertemukan di babak knock out Liga Champions. Guus Hiddink memprediksikan laga kali ini akan berlangsung seru.
Sejak tahun 2005, Chelsea dan Liverpool sudah bertemu sebanyak delapan kali. Pertemuan perdana mereka dalam kurun waktu itu terjadi di semifinal Liga Champions pada 27 April 2005, di mana laga berakhir imbang 0-0. Namun The Reds akhirnya unggul 1-0 di leg kedua dan berhak melaju ke babak final.
Dua tahun berselang, mereka kembali bertemu. Chelsea unggul 1-0 di leg perdana dan Liverpool gantian membalasnya dengan skor yang sama di leg kedua. Namun pasukan Rafa Benitez kembali menjadi pemenang dan kembali melaju ke final usai melalui babak adu penalti.
Terakhir, keduanya bertemu musim lalu. Setelah bermain imbang 1-1 di leg perdana, 'Si Biru' akhirnya menang 3-2 atas 'Si Merah' di leg kedua. Alhasil Chelsea pun maju ke final dengan agregat 4-3.
Di luar enam pertemuan di babak knock out itu, keduanya juga pernah bertemu di fase grup pada musim 2005/06. Kala itu, dua pertemuan mereka berakhir dengan skor 0-0. Dengan catatan ini, berarti Chelsea dan Liverpool selalu bertemu di Liga Champions sejak tahun 2005.
Seringnya frekuensi pertarungan mereka di pentas Eropa membuat masing-masing kubu mengaku sudah paham gaya bertanding masing-masing. Hal inilah yang menjadi dasar prediksi Hiddink bahwa pertandingan keduanya musim ini akan berjalan ketat.
"Mereka saling mengenal satu sama lain secara detil. Saya tak menyaksikan seluruh pertemuannya, namun semuanya selalu menarik, menang tipis atau berakhir imbang."
"Laga ini menarik karena pemain di kedua kesebelasan sangat menyukai sepakbola dan memiliki pemain-pemain yang memainkan sepakbola menyerang, itu adalah garansi untuk sebuah pertarungan yang dahsyat," ujarnya di situs resmi klub.
Lebih lanjut lagi, pria berkebangsaan Belanda itu juga menyebut duel ini akan menarik minat dari seluruh dunia.
"Akan ada banyak perhatian dari seluruh dunia. Pertarungan ini sangat diterima di seluruh dunia, jadi ini adalah hal yang bagus bagi dunia sepakbola secara keseluruhan."
( roz / roz )
invoker
03-21-2009, 11:53 PM
Liga Champions
Barca vs Munich, Duel Tim Terproduktif
Mohammad Resha Pratama - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2009/03/21/73/barcamunichReuters-isi.jpg
Reuters
Jakarta - Barcelona dan Bayern Munich adalah dua tim paling produktif di Liga Champions musim ini. Lalu, kalau keduanya bertemu di perempatfinal, akan seperti apa jadinya?
Berdasarkan undian, Azulgrana terlebih dulu harus menjamu FC Hollywood di Camp Nou pada tanggal 8 April 2009. Selanjutnya gantian Munich yang akan menjadi tuan rumah di Allianz Arena pada 14 April 2009. Barcelona dan Munich sampai pertandingan terakhir mereka di babak 16 besar Liga Champions kemarin sudah menggelontorkan 24 gol ke gawang lawan-lawannya.
Memulai petualangan di Liga Champions dengan berada grup C bersama Sporting Lisbon, Shakhtar Donetsk dan FC Basel, Barcelona sangat dominan. Namun mereka sempat tersendat di dua pertandingan, yakni kalah melawan Shakhtar 2-3 dan imbang 1-1 melawan Basel.
Di luar itu, catatan mereka terbilang impresif. Mereka mampu meraih kemenangan saat melawan Sporting dengan skor 3-1 dan 5-2. Lalu membantai Basel dengan skor 5-0 dan sukses menundukkan Shakhtar dengan skor 2-1.
Lalu di babak 16 besar, Barcelona dipertemukan dengan Olympique Lyon. Bermain imbang 1-1 di leg pertama, Thierry Henry dkk mengamuk dengan menghajar klub Prancis itu 5-2 di pertemuan keduanya.
Sementara Munich yang berada di grup F bersama Fiorentina, Lyon dan Steaua Bucharest juga tak mampu digoyahkan. Tercatat hanya dua kali hasil imbang mereka dapatkan, yaitu 1-1 melawan Fiorentina dan Lyon. Sisanya mereka mampu menekuk Bucharest di dua perjumpaannya dengan skor 3-0 dan 1-0, juga La Viola dan Les Gones yang sukses ditekuk 3-0 dan 3-2.
Pindah ke babak perdelapanfinal , juara Bundesliga musim lalu itu sukses menggelontorkan 12 gol ke gawang Sporting dalam dua pertemuan, yakni 5-0 dan 7-1. Sekaligus membuat rekor kemenangan dengan agregat terbesar di ajang Liga Champions.
Dari sisi pemain, Barcelona sukses menempatkan dua pemainnya di daftar pencetak gol terbanyak yaitu Lionel Messi dengan 6 gol dan Henry yang mencetak 4 gol. Sementara stiker Munich, Miroslav Klose, malah duduk di urutan pertama list top skor dengan raihan 7 gol. Luca Toni dan Franck Ribery menyusul dengan tiga gol yang dicetak oleh keduanya.
So, lebih superior mana, Barca atau Munich? Kita tunggu saja aksi keduanya saat bertemu.
Foto: Presiden Barca Joan Laporta dan Presiden Munich Karl-Heinz Rumenigge saat penarikan undian perempatinal.
( mrp / roz )
Lord_man
04-15-2009, 10:41 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2009/04/15/73/LIV-CHE2.jpg
Duel Chelsea versus Liverpool di Stamford Bridge, London, sempat menjadi misteri ketika gol demi gol diciptakan kedua tim. Dari skor 4-4, Chelsea lolos ke semifinal karena menang di pertemuan pertama.
Secara agregat pertarungan kedua tim Inggris itu berkesudahan 7-5. The Blues menyingkirkan The Reds berkat keunggulan mereka di Anfield minggu lalu, saat menekuk pasukan Rafa Benitez dengan angka 3-1.
Meski demikian, pertemuan kedua mereka, Rabu (15/4/2009) dinihari WIB benar-benar menyuguhkan tontonan yang mengagumkan -- dan menegangkan. Dua gol lahir di babak pertama, lalu enam lainnya di babak kedua.
Pertandingan tidak diikuti kapten utama kedua tim. Ban skipper John Terry dikenakan Frank Lampard karena bek internasional Inggris terkena suspensi. Di kubu Liverpool, Steven Gerrard gagal pulih lebih cepat dari cedera yang didapatnya usai pertemuan pertama di Anfield.
Permainan berjalan lambat di menit-menit awal. Peluang cukup berbahaya baru tercipta di menit ke-12, ketika kerja sama Dirk Kuyt dengan Yossi Benayoun membuka ruang buat Fernando Torres. Namun, meski tinggal berhadapan dengan Petr Cech, tembakan Torres melambung.
Chelsea membalas melalui tendangan bebas Lampard di menit 13. Akan tetapi sepakan jauhnya masih melebar sedikit ke kanan gawang Pepe Reina.
Tim tamu mulai sedikit mengendalikan permainan. Pertahanan buruk di leg pertama bisa diperbaiki. Penyerangan pun makin dikuatkan. Walaupun tak terlalu sering mengancam, tapi anak-anak Merseyside mulai lebih sering beredar di daerah permainan Chelsea.
Di menit 19 Liverpool memperoleh tendangan bebas di sektor kiri pertahanan tuan rumah. Menghadapi bola, Fabio Aurelio tampak siap melepaskan bola lambung ke kotak penalti yang sudah dipenuhi pemain.
Akan tetapi, sepertinya ia jeli melihat posisi Cech yang berdiri di dekat tiang jauh. Dengan sepakan kaki kiri, bola melengkung dengan cepat, mengarah langsung ke sudut kiri gawang. Cech terhenyak tapi tak bisa berbuat banyak. Bola masuk gawang, dan Liverpool memimpin 1-0.
Lini belakang Chelsea tampak panik. Kerja sama Alex dan Ricardo Carvalho tidak berjalan dengan baik. Hal ini mengingatkan pada Chelsea yang kebobolan tiga gol dalam waktu kurang dari 10 menit, setelah unggul 4-0 lebih dulu melawan Bolton Wanderers di Premier League akhir pekan lalu, sebelum akhirnya tetap menang 4-3.
Hal itu terbukti ketika lahir lagi gol kedua Liverpool. Branislav Ivanovic melakukan kesalahan dengan menarik badan Xabi Alonso di kotak penalti sampai terjatuh, ketika Aurelio hendak melakukan free kick di wilayah pertahanan Chelsea.
Wasit pun menunjuk ke titik putih. Alonso yang bertugas sebagai eksekutor berhasil memperdaya Cech. Liverpool unggul 2-0, hanya kalah gol tandang dalam skor agregat 3-3.
Melihat kebutuhan menyerang, Hiddink menarik keluar Salomon Kalou dan memasukkan Nicolas Anelka di menit 35. Tak lama kemudian, free kick jauh Lampard disundul Ivanovic di dalam kotak Liverpool, tapi bisa diamankan Reina. Di penghujung babak, Cech memblok tendangan Kuyt.
Di babak kedua Chelsea mengubah permainannya. Baru lima menit restart, duet Drogba-Anelka membuahkan gol pertama untuk tuan rumah. Anelka menyerbu dari sayap kanan dan ia mengirim crossing datar di garis belakang. Sambil melakukan diving saat mengejar bola melawan Carragher, Drogba berhasil menyontek bola sedikit, tapi efeknya sangat besar. Reina yang berdiri tak jauh dari Drogba, terperdaya oleh sentuhan minim itu. Bola tak sempurna ia halau, dan bergulir ke dalam gawang.
Chelsea dengan cepat menyamakan skor menjadi 2-2 di menit 57, setelah terjadi pelanggaran terhadap Drogba oleh Alonso. Dari jarak sekitar 20 meter, Alex meluncurkan tembakan langsung yang amat keras, yang sampai-sampai tak bisa dihentikan Reina.
Masih kalah 3-5 secara agregat, Liverpool masih bersemangat menyerang. Di menit 62 Alonso mengetes Cech. Yossi Benayoun memanfaatkan rebound, tapi Ivanovic menghalaunya dengan kepala.
Di menit 65 Chelsea melakukan serangan balik yang cepat melalui Drogba. Setelah membuat penetrasi, ia menyilangkan bola ke tengah, di mana Michael Ballack menyongsong. Namun tembakannya lemah dan bola ditangkap Reina.
Pertandingan berjalan makin seru. Publik Bridge bergetar hebat ketika di menit 76 tim kesayangannya kembali menghasilkan gol. Kesalahan passing Alonso membuat Ballack menguasai bola, yang lalu mengumpankannya kepada Drogba. Setelah memperdaya Martin Skrtel, ia menyodorkannya kepada Lampard. Dari mulut gawang, gelandang Inggris itu menceploskan bola lewat selangkangan Reina. Chelsea berbalik unggul 3-2, dan mulai di atas angin.
Liverpool seperti mulai pasrah. Indikasinya, Benitez menarik Torres dan memasukkan David N'Gog di menit 80. Padahal, kesempatan rupanya masih datang lagi.
Semenit kemudian, dari umpan Benayoun, Lucas Leiva melepaskan tembakan ke arah gawang Chelsea. Bola membentur badan Michael Essien sehingga berbelok arah. Cech pun tak kuasa untuk mencegah terjadinya gol keenam dalam laga tersebut.
Pertandingan benar-benar menjadi "misteri" ketika dua menit berikutnya Liverpool kembali membuat gol! Di mulut gawang Dirk Kuyt menyambar bola crossing Albert Rieira, dan membuat Anfield Gang memimpin 4-3.
Sampai saat itu Liverpool butuh satu gol lagi untuk mematikan Chelsea. Akan tetapi, malah Reina yang kebobolan lagi. Di menit 89, dari kerja sama Drogba dan Anelka, Lampard sekali lagi memarkir bola di jala Liverpool. Dari sepakan kaki kanannya bola sempat berturut-turut membentur tiang kanan-kiri sebelum mendekam di belakang garis gawang.
Gol itu semestinya menghentikan semuanya, meskipun sebuah tembakan N'Gog nyaris mengubah kedudukan lagi, kalau saja tidak terhadang Essien di mulut gawang. Tambahan tiga menit tak menghasilkan gol lagi -- delapan pun sudah teramat banyak.
Susunan pemain:
Chelsea: 1-Petr Cech; 2-Branislav Ivanovic, 33-Alex, 6-Ricardo Carvalho, 3-Ashley Cole; 13-Michael Ballack, 5-Michael Essien, 8-Frank Lampard; 21-Salomon Kalou (39-Nicolas Anelka 35), 11-Didier Drogba (9-Franco di Santo 90) , 15-Florent Malouda.
Liverpool: 25-Pepe Reina; 17-Alvaro Arbeloa (19-Ryan Babel 85), 37-Martin Skrtel, 23-Jamie Carragher, 12-Fabio Aurelio; 14-Xabi Alonso, 20-Javier Mascherano (11-Albert Riera 69), 21-Lucas; 18-Dirk Kuyt, 15-Yossi Benayoun; 9-Fernando Torres (24-David N'Gog 80).
[detiksport]
Lord_man
04-15-2009, 10:45 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2009/04/15/73/Barcabayern-reuters285.jpg
Barcelona melanjutkan penampilan gemilangnya di perempatfinal Liga Champions setelah menahan Bayern Munich 1-1 di Allianz Arena. Ke semifinal, Barca akan menghadapi Chelsea.
Hasil imbang 1-1 sudah lebih dari cukup untuk meloloskan Barcelona ke babak semifinal mengingat pada pertemuan pertama pekan lalu mereka memetik kemenangan besar dengan skor 4-0. Secara agregat, anak asuh Pep Guardiola unggul 5-1.
Di babak selanjutnya, Lionel Messi cs akan menghadapi raksasa Inggris Chelsea. The Blues pada laga lain bermain imbang 4-4 dengan Liverpool yang membuat mereka lolos dengan keunggulan 7-5, menyusul kemenangan 3-1 di leg pertama.
Jalannya pertandingan.
Di Allianz Arena, Rabu (15/4/2009), Bayern butuh kemenangan 5-0 untuk meraih satu tiket ke semifinal setelah pada laga pertama pekan lalu dipermalukan dengan empat gol tanpa balas.
Dibanding penampilan pada leg pertama pekan lalu, Bayern tampil lebih impresif di depan pendukungnya sendiri. Berusahan memberi tekanan pada tamunya dengan bermain cepat, sebuah peluang sudah dayang saat laga masuk menit kelima saat Luca Toni yang dalam posisi bebas di muka gawang gagal menanduk dengan sempurna bola yang dikirim Jose Sosa dari sisi kanan.
Semenit berselang Toni bisa menggetarkan gawang Victor Valdes dari sebuah kemelut di kotak penalti, namun wasit lantas membatalkannya karena striker Italia itu lebih dulu terperangkap offside. Frank Ribery yang seperti mati kutu di Nou Camp juga unjuk gigi di menit 13, meski upayanya juga tak membuahkan hasil karena bola yang disepak kaki kirinya melayang di atas mistar.
Barca, sebagaimana telah mereka tunjukkan di laga pertama, tetap tampil atraktif dan beberapa kali memaksa publik tuan rumah menahan napas. Setelah kerjasama satu-dua Lionel Messi dan Samuel Eto'o pupus di muka kotak penalti, sepakan sang striker Kamerun beberapa menit berselang juga tak membuahkan hasil yang diharapkan.
Tanpa Thierry Henry yang dicadangkan dan Pep Guardiola yang terpaksa menonton dari bangku cadangan, Barcelona tetap menunjukkan kalau mereka sangat berbahaya. Kalau bukan karena aksi Martin Gaston Demichelis memblok tendangan keras Eto'o di dalam kotak penalti serta tekel bersih yang dia lakukan pada Messi di tempat yang sama, Bayern mungkin sudah tertinggal makin jauh.
Toni nyaris membuat tuan rumah unggul tepat sebelum turun minum, namun aksinya keburu dihentikan Gerard Pique dan wasit hanya memberi tendangan sudut dari prosesi tersebut. Tak ada gol di satu menit injury time yang diberikan wasit.
Dua menit babak kedua berjalan, Bayern akhirnya bisa menjebol gawang Barcelona. Adalah Franck Ribery yang membuka kembali harapan FC Hollywood lewat tendangannya dari jarak dekat.
Ribery mencetak gol pembuka Munich setelah dia lolos dari jebakan offside yang dipasang barisan belakang Barca. Menusuk ke dalam kotak penalti setelah memungut bola yang disodorkan Ze Roberto, gelandang internasional Prancis itu sempat membuat beberapa gerakan untuk menipu Victor Valdes sebelum melepaskan tembakan keras yang mengubah skor menjadi 1-0.
Barcelona langsung bereaksi dengan gol tersebut dengan nyaris memaksa Lucio mencetak gol bunuh diri. Berawal dari umpan crossing melengkung Daniel Alves, bola yang disosor Messi justru membentur kepala Lucio dan terlihat mengarah menuju ke dalam gawang. Namun si kulit bundar kemudian berganti arah usai menyenggol tubuh mungil pesepakbola Argentina itu untuk kali kedua.
Di menit 69 Lucio membuat keputusan yang luar biasa saat melakukan tekel dalam usahanya memblok sepakan Eto'o yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper Butt. Namun Bayern akhirnya tak bisa berbuat apa-apa saat Keita menjebol jal tuan rumah untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Gol penyama kedudukan ini lahir dari kerjasama satu-dua yang telah menjadi tipikal Barcelona. Di awali aksi individu Andres Iniesta dan Samuel Eto'o, Keita yang mendapat bola di luar kotak penalti langsung melepaskan tendangan keras yang bersarang di sisi kanan gawang tuan rumah.
Bayern menunjukkan kalau mereka tak lantas menyerah dengan terus menggempur pertahanan tamunya. Namun justru gawang mereka yang kembali terancam saat tendangan bebas Xavi Hernandez dari luar kotak penalti membentur sisi luar jala gawang.
Tak ada gol tercipta hingga wasit meniup peluit panjang. Barcelona pun lolos ke semifinal dengan keunggulan agregat 5-1 untuk menantang Chelsea.
Susunan pemain
Bayern Munich: 22-Hans Joerg Butt; 30-Christian Lell, 6-Martin Demichelis, 3-Lucio, 21-Philipp Lahm; 20-Jose Ernesto Sosa (8-Hamit Altintop 78), 17-Mark van Bommel, 16-Andreas Ottl, 15-Ze Roberto (24-Tim Borowski 78); 7-Franck Ribery; 9-Luca Toni.
Barcelona: 1-Victor Valdes; 20-Daniel Alves, 3-Gerard Pique, 5-Carles Puyol, 22-Eric Abidal; 6-Xavi, 24-Yaya Toure, 15-Seydou Keita; 10-Lionel Messi, 9-Samuel Eto’o, 8-Andres Iniesta (21-Aleksandr Hleb 78).
[detiksport]
Lord_man
05-28-2009, 10:52 AM
http://www.detiksport.com/images/content/2009/05/28/73/Messi-Antonov-isi.jpg
Barcelona tampil sebagai juara Liga Champions dengan memukul Manchester United 2-0 di final. Gol-gol Samuel Eto'o dan Lionel Messi sukses menghantar Barca menuju tahta.
Di partai final yang dipanggungkan di Stadion Olimpico Roma, Kamis (28/5/2009) dinihari WIB, Barcelona sebenarnya sempat tertekan di awal pertandingan sebelum berbalik unggul kemudian.
Eto'o membawa pasukan Josep Guardiola unggul dengan gol yang ia cetak di menit kesembilan. Messi menambahkan keunggulan juara Spanyol itu dengan gol sundulannya di menit 70.
Jalannya pertandingan
Baru satu menit pertandingan berjalan, MU sudah langsung mengancam. Sebuah tendangan bebas Cristiano Ronaldo dari jarak 32 meter ditahan Victor Valdes, tetapi bola muntah gagal dimanfaatkan oleh Park Ji-sung.
Menit keenam, kembali ancaman datang untuk Valdes. Menguasai bola di luar kotak penalti, Ronaldo melepas tendangan deras yang arahnya masih melebar di kiri gawang Barca.
Dua menit sesudahnya, Ronaldo menguasai bola dengan dadanya di kotak penalti Barca. Sayap asal Portugal itu lalu mencoba menembak, tetapi arahnya tipis di kiri Valdes.
Saat terlihat tertekan, Barcelona justru sukses mencetak gol di serangan pertamanya ke gawang MU. Andres Iniesta mengirim umpan kepada Eto'o yang lalu sukses mengecoh bek MU dan dengan sekali tendang menjebol gawang Edwin van der Sar.
MU memperoleh sebuah tendangan bebas di muka kotak penalti Barca di menit 16. Namun eksekusi yang dilakukan oleh Ryan Giggs belum menemui sasaran karena melayang di atas mistar gawang.
Menit 19, sebuah umpan panjang menuju ke Park yang berakselerasi ke kotak penalti Barcelona. Valdes dengan sigap keluar dari sarangnya dan membuang bola ke luar lapangan.
Tak sampai semenit kemudian, Ronaldo mencoba melepaskan tembakan spekulasi. Namun tendangan kaki kiri CR7 lagi-lagi tipis menyamping di kiri gawang Valdes.
Barcelona yang perlahan mulai menguasai permainan juga mendapat kans di menit 26. Dari tendangan bebas semeter di luar kotak penalti, eksekusi Iniesta juga melambung tinggi.
Semenit sebelum pertandingan babak pertama usai, pertahanan MU dibuat panik oleh Lionel Messi. Umpan silang dari kiri Messi gagal ditangkap dengan lengket oleh Van Der Sar, tetapi Rio Ferdinand dengan baik menguasai bola dan mengamankan daerahnya.
Di babak kedua, MU mencoba memberi perlawanan, salah satunya dengan memasukkan Carlos Tevez untuk menggantikan Anderson. Seorang penyerang masuk untuk seorang gelandang.
Menit 48, lagi-lagi Barcelona mendapat peluang. Thierry Henry yang menguasai bola di sisi kiri kotak penalti mencoba melepas tendangan mendatar tetapi Van Der Sar dengan sigap menjinakkan bola.
Satu menit berikutnya, sebuah umpan terobosan dari Eto'o tak bisa dijangkau Messi. Penyerang mungil Argentina itu mengklaim berhak mendapat penalti, namun wasit menolaknya.
Barcelona gagal melaju 2-0 pada menit 53 akibat peran tiang gawang. Tendangan bebas Xavi sedikit di luar kotak penalti MU sudah melewati Van Der Sar, tetapi membentur tiang kiri dan gol gagal tercipta.
Pada menit 65, Barcelona terus mengeksploitasi kelemahan lini belakang MU. Henry kembali melepas tendangan dari sisi kiri kotak penalti MU dan lagi-lagi bola ditangkap Van Der Sar.
Menit 70, Barcelona memukulkan godamnya ke kepala 'Setan Merah' lewat gol Messi. Mendapat umpan silang dari Xavi, Messi yang tak terjaga dengan mudah menyundul bola ke gawang Van Der Sar untuk jadi gol kedua Barca.
Hanya semenit berselang, MU mencoba membalas dengan sebuah serangan sporadis. Namun tebalnya tembok pertahanan Barca membuat serangan The Red Devils yang digalang Ronaldo mentok.
Barcelona punya kans memperbesar kemenangan lagi di menit ke-73 ketika sundulan Carlos Puyol menyambut tendangan sudut berhasil dipeluk erat oleh Van Der Sar.
Meski sudah unggul 2-0, Barcelona tak mengendurkan serangan. Menit 79, Iniesta melepaskan tendangan keras, namun kesigapan Van Der Sar menangkap bola membuat ia kembali mengamankan gawangnya.
Masih tak cukup puas, Barca terus menggempur. Enam menit menjelang bubaran, umpan terobosan kepada Puyol yang overlap coba diselesaikan dengan tendangan tetapi Van Der Sar menahan si kulit bundar dengan tubuhnya dan menangkap bola liar.
Kans terakhir MU datang di menit 84. Dari satu tendangan sudut, Dimitar Berbatov mencoba menanduk bola tetapi arahnya masih melambung tinggi di atas mistar Valdes.
Setelah tiga menit waktu tambahan diberikan, akhirnya pertandingan disudahi oleh wasit Massimo Busacca dan resmi sudah Barcelona menjadi juara Liga Champions 2009.
[detiksport]
invoker
05-28-2009, 04:34 PM
selamat buat barcelona :beer:
http://upload.indomp3z.us/pics/imz08COnXuj1243488794.JPG (http://upload.indomp3z.us/pics/imz08COnXuj1243488794.JPG)
-=achenk=-
05-29-2009, 10:58 PM
huahuahuahua .. i like it :bunga::bunga::bunga::bunga:
qwerty
05-31-2009, 09:16 PM
VIVA BARCELONA
:asuasu::giles::dugem:
Powered by vBulletin™ Version 4.1.3 Copyright © 2013 vBulletin Solutions, Inc. All rights reserved.