PDA

View Full Version : ikan bakar, ayam bakar bikin kanker...



noboyzband
05-10-2008, 02:31 PM
bener gak sih bro..
kalo kita sering makan makanan yg dibakar, kaya sate, ikan bakar, ayam bakar, itu bisa bikin kanker...??

:mikir:

attoz
08-14-2008, 03:47 PM
Bener brow... karena ada bekas bakarannya... tapi tenang.. bisa di netralisir dengan memakan KETIMUN ... sebagai detox nyaa...... gw pernah baca tentang ini.. tapi lupa sih dimana sumbernya.. cuma gw inget banget.... ampe sekarang.,. tiap abis makan bakaran... gw langsuing makan timun.... biar ga kena kanker...

*gaya bener ya gw.. padahal gw kan ngerokok juga hahahhahha ... ngaruh ga sehhh

boktap
08-18-2008, 04:33 AM
mkn apa yah yg sehat? bakar = kanker, goreng2 = cholesterol, sayur = ngga organik, apa dunk

jancapri
09-22-2008, 07:57 PM
bener gak sih bro..
kalo kita sering makan makanan yg dibakar, kaya sate, ikan bakar, ayam bakar, itu bisa bikin kanker...??

:mikir:

Di samping mentimun, bisa juga pake jus jeruk (atau minuman jeruk anget), pasangan bakar + jeruk, tidak bisa di pakai untuk udang/lobster bakar, karena justru akan memicu kematian akibat racun sianida ... ini dari pengalaman waktu tinggal di Bali ... :guesuka:

Fais Ali
10-14-2008, 03:15 PM
Cuma bagi info aja (tapi bener deh gw juga salah satu penggemar daging/ikan bakar)



Penggemar Daging Bakar Berisiko Kanker Payudara


http://www.tarladalal.com/RecipeImages/VegetableBarbeque.jpg]

Perempuan menopause yang menggemari daging bakar (barbeque) dan daging asap berisiko terkena kanker payudara, sehingga disarankan agar juga lebih banyak makan buah dan sayuran, saran suatu penelitian baru.

Dr Susan E Steck dari University of South Carolina, Columbia, dan rekan-rekannya menemukan bahwa perempuan menopause yang selama hidupnya banyak makan daging panggang, daging asap atau daging bakar, punya risiko 47 persen lebih tinggi terkena kanker payudara.

Penelitian itu juga menunjukkan para penyuka daging yang jarang makan buah dan sayuran punya risiko 74 persen lebih tinggi terkena kanker payudara.

Perempuan menopause yang belum lama menjadi penyuka daging tidak terdeteksi punya hubungan dengan kanker payudara.

Para peneliti juga tidak menemukan hubungan yang kuat antara lama tidaknya menjadi pemakan daging dengan kanker payudara pada perempuan yang belum mengalami menopause.

Temuan itu “mendukung pedoman pencegahan kanker yang saat ini direkomendasikan” yaitu makan lebih banyak hasil tanaman dan mengurangi makan daging olahan atau daging merah, kata Steck dalam wawancara dengan “Reuters Health”.


http://mercyme.org/blog/wp-content/uploads/2008/05/barbeque.jpg

Di sisi lain, dia memperingatkan, penelitian tersebut telah menemukan adanya hubungan erat, meski tidak secara nyata, yang menunjukkan bahwa daging masak adalah penyebab kanker.

Faktor-faktor lainnya mungkin juga menjadi penyebab, misalnya kandungan lemak yang tinggi pada produk-produk daging tersebut.

Polisiklik aromatik hidrokarbon dan heterosiklik amino dikenal sebagai karsinogen yang berasal dari daging yang dimasak pada suhu tinggi, tulis Steck dan timnya dalam laporan mereka.


http://www.maceysorganicfood.co.uk/products/images/barbeque/barbeque09_1t.jpg

Polisiklik aromatik hidrokarbon terdapat di daging panggang, daging bakar dan daging asap (juga di banyak makanan lainnya).

Teristimewa daging goreng dan daging panggang, mengandung heterosiklik amino berkadar tinggi. (yz)




Barbecue Enak Tapi...
HealthWoman Sat, 10 Jan 2004 11:08:00 WIB

Makan daging barbecue memang enak. Apalagi disertai kecap dan saus yang tepat. Tapi, ada juga bahaya jangka panjangnya.


http://recipesonrails.com/recipes/instruction_photo/139-barbeque-sous-vide-chicken.jpg

Siapa yang tak kenal sate dan ikan bakar? Keduanya makanan favorit yang banyak dicari orang di kaki lima. Apalagi dimakannya bersama kecap dan saus atau acar spesial. Panas dan lezat!

Tapi, makanan yang dipanggang di atas bara api -disebut grill atau barbecue- sebenarnya tak terbatas hanya sate dan ikan saja. Daging burger, hot dog, sosis, steak, pizza, bahkan sayuran dan buah-buahan pun bisa di-barbecue, lho.


http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/15/Sate_ayam_Jalan_Sabang.JPG/800px-Sate_ayam_Jalan_Sabang.JPG

Barbecue disukai, karena saat bahan pangan dipanggang di atas bara api, bahan pangan itu mengeluarkan aroma yang lezat. Ini akibat terurai dan bereaksinya karbohidrat, protein, dan lemak bahan pangan itu dengan panas dan senyawa yang ada dalam arang kayu atau arang tempurung yang menjadi pembakarnya.

Kalau ingin memanggang daging, pilih daging ayam berwarna putih tanpa kulit, ikan, serta potongan daging ternak yang rendah lemak, misal sirloin, flank, atau tenderloin. Pilih porsi daging yang kecil, misalnya 100 gram, untuk mengontrol lemaknya. Rendam daging dalam saus untuk menambah aroma dan menjaganya tetap empuk. Gunakan saus dressing, kecap, atau air jeruk lemon.


http://www.centralcoast247.com.au/247venue_images/7825-2006622-HRC_LegendaryBurger.jpg

Agar diperoleh daging panggang yang lezat, pulas rak pemanggang dengan minyak kacang sebelum menaruh daging atau ikan di atasnya. Selain mencegah makanan lengket di pemanggang, minyak kacang bagus dipakai karena tidak mudah terbakar seperti minyak lainnya. Selain itu juga tinggi asam lemak tak jenuh tunggal, jenis lemak yang baik bagi kesehatan.


http://img84.imageshack.us/img84/1166/ikanbakarricadankangkunmf1.jpg

Sebelum memanggang, panaskan arang kayu sampai menghasilkan abu putih yang rata. Tempatkan flank atau ikan langsung di atas pemanggan. Sedangkan fillet ikan ditaruh dalam foil, tambahkan jeruk lemon, sayuran, dan rempah kesukaan. Balik-balik sesering mungkin untuk menghindari terlalu matang atau gosong. Untuk ikan, baluri ikan dengan saus barbecue, cairan jeruk lemon atau sedikit minyak zaitun untuk menjaganya tetap lembab. Panggang ikan sampai kulitnya bisa lepas kalau digaruk garpu. Daging ikan sudah matang jika tampak pucat, tidak lagi berkilau atau bening.


Buah, Panggang Lebih Singkat


http://img.photobucket.com/albums/v254/Sakura0406/BlogMakanan/SusBuah3.jpg

Sayur dan buah panggang pun bisa menjadi acara makan yang lezat lho, meski tanpa ditambahi daging. Terung, gambas, bawang prei, tomat kecil, jamur, mangga, nanas, dan peach semuanya bisa dipanggang hingga terasa lezat. Pastikan meletakkan buah dan sayuran ini pada pemanggang yang sebelumnya sudah dilumasi minyak nabati agar tidak lengket.

Potong buah memanjang dan buang ujungnya. Panggang dengan bagian kulit terkena panas api. Taburkan sedikit gula merah setelah dipanggang jika ingin buah itu jadi lebih manis. Untuk sayuran, potong dalam potongan besar, lalu panggang sampai melunak dan berwarna coklat muda. Balik hanya sekali saja. Tuangi dengan saus dressing atau sapu dengan minyak zaitun.

Kunci untuk memanggang buah dan sayuran adalah dengan panas rendah. Yakni, kalau kita menempatkan tangan 10 cm di atas bara panggang selama 5 detik, tangan kita masih tahan. Buah dan sayur juga tidak perlu lama untuk dipanggang. Asparagus, brokoli, wortel baby, terung, okra, irisan bawang, gambas, dan tomat cukup dipanggang 3-5 menit. Buah yang dagingnya tebal seperti separuh peach, pear, atau apel butuh waktu sedikit lebih banyak. Namun yang lebih lama (30-45 menit) adalah bit, kentang, dan ketela rambat. Bungkus jenis sayuran ini dalam aluminium foil dengan dipulas minyak dan ditaburi bumbu serta rempah.

Karena buah mengandung gula alami, yang bisa terbakar jika kena panas, kita perlu awasi terus saat memanggang. Juga, perpendek waktu memanggang buah yang sudah matang pohon, agar tekstur buahnya tidak berubah jadi seperti spons.


Sebabkan Kanker

Sebaiknya sih, jangan keseringan makan makanan panggang. Berbagai penelitian menemukan, memanggang atau membakar daging ternak, unggas, atau ikan, dapat menghasilkan senyawa penyebab kanker yang disbeut HCA (amina heterosiklik). Di samping itu juga terbentuk senyawa PAH (hidrokarbon aromatik polisiklik) akibat bereaksinya lemak daging yang menetes ke arang panas dan menempel ke daging akibat terbawa asap panggangan. PAH juga terbentuk ketika daging yang dipanggang gosong. Kedua senyawa ini dipercaya bisa meningkatkan risiko terkena kanker payudara, kanker usus besar, maupun kanker prostat.


http://i28.photobucket.com/albums/c248/vilimo/Food/AyamPanggang-2-1.jpg

Hindari senyawa-senyawa penyebab kanker ini saat memanggang dengan membungkus bahan pangan dalam aluminium foil, pilih bahan pangan yang rendah atau tanpa lemak (misal, pilih dada ayam daripada daging burger). Gunakan juga saus rendah lemak seperti saus barbecue, serta memotong bagian yang gosong. Panggang hanya makanan beku yang sudah dilunakkan dengan sempurna untuk meminimalkan gosong bagian luar dan belum matang di dalamnya. Merendam daging sebelum dipanggang dalam kuah cuka juga secara signifikan mengurangi jumlah senyawa karsinogen yang bisa terbentuk. Beberapa penelitian di AS menunjukkan, merendam dalam kuah cuka efektif menurunkan jumlah HCA antara 92-99%.

Sumber: Majalah Nirmala





Daging Barbecue Picu Kanker Prostat
Oleh Media Indonesia On Line
Penulis : Teguh Rachmanto

WASHINGTON--MIOL : Sebuah senyawa yang terbentuk ketika daging dipanaskan dalam suhu tinggi, seperti daging barbecue (panggang), akan memicu pertumbuhan kanker prostat pada tikus.

Menurut tim peneliti dari Amerika Serikat, Senin, hasil studi yang dilakukan terhadap tikus itu dijelaskan dalam sebuah pertemuan American Association for Cancer Research (asosiasi penelitian kanker Amerika) guna menjelaskan kaitan antara mengkonsumsi daging dan risiko tinggi terkena kanker prostat.

Hasil temuan itu juga sesuai dengan sejumlah studi sebelumnya bahwa memasak daging hingga hangus akan menyebabkan kanker.


http://i165.photobucket.com/albums/u80/ikanduyung/Foods%20by%20Nikon/0046ayammexico.jpg

Senyawa yang ditemukan dalam daging panggang itu disebut sebagai PhIP, yang terbentuk ketika, kata Dr. Angelo De Marzo dan koleganya di Johns Hopkins University di Baltimore.

Senyawa itu menurut hasil penelitian akan memicu serta mempercepat pertumbuhan kanker prostat di dalam tubuh tikus.

Namun para peneliti tersebut mengatakan bahwa mereka masih kesulitan untuk menentukan seberapa besar PhIP yang telah dikonsumsi manusia, karena jumlah itu tergantung pada kondisi pemasakan.

Dalam studi itu, Yatsutomo Nakai dan anggota lainnya di tim De Marzo, mencampur PhIP ke dalam makanan yang diberikan kepada tikus hingga delapan pekan, yang kemudian diteliti prostat, usus, dan limpa dari tikus itu. Setelah itu para peneliti menemukan bahwa telah terjadi mutasi dari ketiga organ itu setelah empat pekan. (Tr/Rtr/OL-03)






Delapan jurus ampuh menghalau kanker


Dalam beberapa jurnal ilmiah kesehatan dipaparkan keberhasilan peneliti dalam menemukan obat kanker. Bahkan di
antaranya dibuat dalam skala industri dan sudah dipasarkan.
Pada pertemuan ahli kanker American Society of Clinical Oncology baru-baru ini terungkap berbagai temuan tentang
efek samping kemoterapi dalam pengobatan kanker. Selain itu, kemoterapi juga merupakan usaha sia-sia bagi penderita
kanker stadium lanjut.Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal American Cancer Society, memperlihatkan adanya tren
yang berbeda mengenai kematian akibat kanker ini, di beberapa belahan dunia. Kematian pada kelompok wanita di
negara berkernbang seperti halnya Indonesia, ternyata lebih banyak dibandingkan dengan di negara maju. Padahal,
para peneliti pada awalnya sangat yakin bahwa kasus kanker di negara berkembang akan lebih rendah, mengingat
kondisi lingkungan dan kualitas makanan dan minumannya dianggap lebih baik.Di bawah ini ada beberapa jurus atau
strategi yang mudah-mudahan bisa mencegah keterpaparan kita dari penyakit maut tersebut.Pertama, menghindari
merokok. Bagi mereka yang sudah kecanduan merokok rasanya sulit sekali untuk menghindari dari aktivitas yang tidak
menguntungkan dan pemborosan itu.Menurut para ahli epidemiologi dari Intitute of Cancer Research School of Hygiene
and Tropical Medicine di London, dimana mereka telah melakukan penelitian selama 50 tahun, ternyata merokok adalah
penyebab utama kanker.Merokok tidak hanya menyebabkan kanker paru-paru, tapi juga meningkatkan risiko mengidap
kanker lainnya seperti kanker lambung, serviks, pancreas dan ginjal. Prof. Julian Petto, yang jadi komandan penelitian itu
menyatakan sekitar 60% dari semua kematian kanker, karena merokok.Kedua, hindari Kegemukan. Kegemukan
menempati urutan kedua sebagai pemicu kanker. Kegemukan/obesitas atau juga disebut kelebihan kalori, adalah
kondisi saat tubuh cenderung menyimpan kalori, ketimbang membakarnya.Kegemukan & kanker
Menurut International Agency for Research on Cancer, kasus kanker yang terkait dengan masalah kegemukan pada
pria, yang terbanyak kasusnya adalah kanker ginjal sekitar 25,5 %, kanker empedu 24,8%, kanker usus besar 11,1%
dan kanker prostat sekitar 4,4%. Sedangkan pada wanita adalah kasus endometriosis sekitar 39,3%, kanker ginjal
24,5%, kanker empedu 23,7%, kanker usus besar 10,7% dan kanker payudara 8,5%.
Ketiga, banyak makan makanan berserat. Serat dalam makanan, memegang peranan penting di dalam tubuh sebagai
pembawa zat lain seperti protein, lemak dan karbohidrat. Ketika seseorang mengurangi serat, maka serat akan mengikat
asam empedu di usus kecil, untuk kemudian dikeluarkan bersama dalam feses.Dengan demikian, ketika mengkonsumsi
serat maka akan menyebabkan pengeluaran asam empedu menjadi lebih besar dibandingkan dengan keadaan normal,
hal ini disebabkan kolesterol dalam hati akan digunakan terus-menerus untuk menghasilkan asam empedu yang hilang
bersama feses yang diikat oleh serat larut tadi.Keempat, perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan. Banyak sudah
penelitian menunjukkan bahwa aneka sayuran dan buah-buahan yang dikonsumsi secara rutin dalam jumlah yang cukup
akan mengurangi risiko terserang kanker.Para peneliti di Pusat Riset Kedokteran Perancis, menjelaskan bahwa buah
apel, bisa menangkal kanker usus besar, karena mengandung zat aktif yang disebut procyanidin. Zat ini merupakan
salah satu senyawa dari golongan polyphenol, dimana zat ini bekerja dengan cara mengatur sinyal yang mengontrol
proses penting, dimana sel-sel melakukan "bunuh diri" pada akhir masa hidup alaminya. Pada sel-sel kanker, proses ini
tidak terjadi dan sel-sel itu membelah diri di luar kendali dan membentuk tumor.Kelima, hindari radiasi matahari. Manusia
dan makhluk hidup lainnya, pastilah akan musnah di muka Bumi jika tidak ada sinar matahari yang dengan setia setiap
hari menyinari Bumi kita yang sudah rusak ini. Tapi dibalik kesetiaan matahari sebagai kawan hidup kita, ternyata
matahari juga menyimpan sebuah petaka, jika kita serampangan memanfaatkannya.Lapisan ozon yang kian rusak dan
bolong-bolong, tentunya sebagai salah satu pemicunya, agar kita tidak terlalu sering terpapar sinar matahari yang tidak
tersaring itu, sehingga bisa membahayakan bagi kulit kita. Sinar ultra violet yang menembus tubuh kita setiap hari,
berpotensi untuk terjadinya kerusakan sel-sel kulit.Keenam, hindari alkohol. Mereka yang hobi minum-minuman
beralkohol berisiko terkena kanker hati dan mulut. Penelitian yang dipimpin oleh Thomas A. Sellers dari Mayo Clinic di
Rochester, Minnesota, AS, terhadap para wanita yang sering minum alkohol dengan asupan vitamin B kompleks yang
rendah, ternyata telah meningkatkan risiko terkena kanker payudara.Pascamenopause
Alkohol dalam tubuh akan diubah menjadi acetaldehyde yang sangat karsinogenik (pemicu kanker). Penelitian yang
melibatkan 34.000 pascamenopause dan juga mengukur diet serta gaya hidupnya, selain kebiasaannya meminum
vitamin. Ternyata setelah 12 tahun, 1.600 di antaranya mengidap kanker payudara.Wanita yang minum alkohol setiap
hari tapi dibarengi dengan konsumsi vitamin B dosis tinggi, mempunyai risiko yang sama dengan kelompok wanita yang
hanya sesekali saja minum alkohol, tapi tidak pernah mengonsumsi vitamin B.Ketujuh, kurangi makanan yang dibakar
dan digoreng. Daging yang di panggang terlalu matang dapat memicu kanker, khususnya pada bagian yang gosong.
Daging yang di panggang melebihi suhu 400oC maka proteinnya akan berubah menjadi zat karsinogenik dan
merupakan pemicu kanker usus besar, payudara dan prostat.Kedelapan, perbaiki pola makan dan hidup seimbang.
Sepertiga kematian akibat kanker berhubungan dengan pola makan yang buruk.
Susu Kolostrum Skim Alami IgG Plus Dari Smart Naco Indonesia

asmara
08-09-2010, 01:28 AM
wah... kenapa makanan yang enak-2 selalu berbahaya???

prochico
12-31-2010, 07:31 PM
Everything in this world has a good side and a bad side. Oftentimes, these things determine whether one idea or undertaking is worth the risk or not. This is also true with payday loans. The term 'payday loan' is derived from the word payday wherein you will repay the loan on the said time.

What is a payday loan? For those of you who don't know what the loan is al about, this is an excellent chance to discover its good and the bad side. Basically, a payday loan is a short-term loan given to borrowers between payday periods to help finance urgent expenses or difficulties. The loans are sometimes called cash advances or paycheck advances and is often limited to $1500 only.

Payday loans (http://www.aptdept.com) have definitely received considerable controversy. This is where the 'cons' enter as critics claim that lenders target the helpless poor and the innocent young adults. These people, as the critics say, don't understand the importance of money. They even call lenders as loan sharks because of the high interest charges which can reach as high as 250% depending on the credit score of the borrower and the loan amount.

People who belong in the middle class are even better off using cerdit cards instead of obtaining payday loans because the interest charges are about 25% only. So you see, the poor sector and the young adults pay a much higher interest on the loans.

If there are critics, then there are also proponents of payday loans. They want to impart to the people the 'pros' or the benefits that you can derive in applying for payday loans. Proponents claim that the short-term payday loans are much better than the long-term loans offered by national banks. The processing charges are much less as compared to the long term loan applications.

Some supporters also claim that in the event of late credit card payments or bouncing checks wherein the borrower incurs expenses, the costs incurred by payday loan borrowers are still much less. The conventional interests are not that profitable and even New York's Federal Bank Reserve claimed that the loans can support cash flow in between paydays.

Families can enjoy living a much better life with the aid of the payday loans especially when urgent need for cash is required. The mothly budget will not have to suffer because there is an alternative source of instant cash. Another good thing about the loans is that individuals with low credit scores can also avail since it is not included in their criteria. Their criteria for applying loans include the age, the job and salary, and a checking account.

Once you comply with these criteria, you can already avail of the loan. There is no need to fax documents and other important information because everything is done online. You just need to provide a few details about yourself and fill out the application form. After that, you can already submit the application and wait until the cash amount is transferred to your account. So you see, the convenience is all there and you can just repay the loan amount on your next payday.

If you think that the pros outweigh the cons, then you can take advantage of these payday loans. The decision is entirely yours. Besides, the payday loans (http://www.onlinepaydaytoday.net) are designed to meet urgent need for cash and it is not intended to be used for everyday consumption. When you need cash badly and you're unable to borrow from relatives or friends, this is the best solution that you can get.

Still, if you can save a little amount every month to cover unexpected expenses, all the better.As a responsible adult, you should know how to handle all your expenses, even the urgent ones. If you have savings, then you will not borrow money. Just in case you borrow through payday loans, make sure that you pay on time so that you will not have problems in the future, especially that concerning your credit records.

And remember to borrow only when needed.

hujan13
02-10-2011, 11:09 PM
kolo gak salah , daging yang di bakar menghasilkan karsinogen ,yang memicu kanker ,, kolo gak salah loh ya ...

fcs
02-27-2011, 02:16 PM
Waduh,kok yang berbahaya makanan favorit gw semua ya.
Nice post

Jo.jo
03-21-2011, 01:10 AM
menurut gw boleh2 aja gan..
asal jgn keseringan...

jokersteve
08-03-2011, 01:58 PM
patut dicoba nih... makasih resepnya yaaa

andy234
10-18-2011, 12:16 PM
kanker als kantong kering akhir bulan buat traktir pacar or selingkuhan yg endutttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt