taazmania
08-20-2007, 09:43 PM
1. Busi TANPA Suppression Resistor (atau berkode R), COCOK untuk mesin yang ber Ignition Coil tunggal + distributor.
Contohnya: mobil saya hanya punya 1 Ignition coil dibantu distributor untuk menyulut 6 busi.
2. Busi DENGAN Suppression Resistor (atau berkode R), KURANG COCOK untuk mesin yang ber Ignition Coil tunggal, dikarenakan banyak Tegangan/Daya Listrik yang terSUNAT oleh Suppression Resistor itu sendiri, sehingga mengakibatkan pembakaran menjadi kurang sempurna (api kurang besar), bensin banyak yang tidak terbakar >> loss power >> boros >> busi hitam.
3. Mobil yang menggunakan MULTI IGNITION COIL atau DISTRIBUTORLESS, COCOK menggunakan busi berkode R, lantaran Tegangan/Daya Listrik cukup besar sekalipun diSUNAT oleh Suppression Resistor busi.
Contoh: Eterna pakai 2 Ignition Coil, Galant V6 pakai 3 Ignition Coil, M50 pakai 6 Ignition Coil., dst.
4. Jika ingin tetap menggunakan busi yang ber Suppression Resistor (kode R), maka komponen sistem pengapian lainnya perlu diperbaiki, misalnya menggunakan Kabel Busi yang berResistansi kecil (kabel busi kompetisi/racing), Ignition Coil Kompetisi, dst.
Contohnya: mobil saya hanya punya 1 Ignition coil dibantu distributor untuk menyulut 6 busi.
2. Busi DENGAN Suppression Resistor (atau berkode R), KURANG COCOK untuk mesin yang ber Ignition Coil tunggal, dikarenakan banyak Tegangan/Daya Listrik yang terSUNAT oleh Suppression Resistor itu sendiri, sehingga mengakibatkan pembakaran menjadi kurang sempurna (api kurang besar), bensin banyak yang tidak terbakar >> loss power >> boros >> busi hitam.
3. Mobil yang menggunakan MULTI IGNITION COIL atau DISTRIBUTORLESS, COCOK menggunakan busi berkode R, lantaran Tegangan/Daya Listrik cukup besar sekalipun diSUNAT oleh Suppression Resistor busi.
Contoh: Eterna pakai 2 Ignition Coil, Galant V6 pakai 3 Ignition Coil, M50 pakai 6 Ignition Coil., dst.
4. Jika ingin tetap menggunakan busi yang ber Suppression Resistor (kode R), maka komponen sistem pengapian lainnya perlu diperbaiki, misalnya menggunakan Kabel Busi yang berResistansi kecil (kabel busi kompetisi/racing), Ignition Coil Kompetisi, dst.