PDA

View Full Version : 10 Perilaku Wanita Yang Menggangu Pria



rischa_2305
07-27-2007, 01:58 PM
* 10 Perilaku Wanita Yang Menggangu Pria *

Kendati pria tak bisa hidup tanpa wanita, namun kaum hawa ini kadang
membuat pria ogah untuk berkomitmen dengannya. Sebabnya, wanita
punya 10 prilaku yang dinilai sangat menjengkelkan di mata pria.
Oya?

Wanita bisa jadi pusat perhatian bagi sang pria. Dari caranya
melihat, aroma tubuhnya, dari caranya berjalan dan bicara, semua
pria bisa tergila-gila pada ciptaan Tuhan yang begitu indah itu.
Pria tak bisa hidup tanpanya.

Tampak luar, banyak wanita yang terlihat sangat sempurna. Namun
wanita adalah makhluk yang rumit. Tak semudah itu pria bisa memahami
wanita. Banyak sifat yang misterius terdapat dalam pikiran dan hati
wanita.

nih dia perilaku2 wanita yg dibenci pria :

1. Jaim (Jaga Imej)
Banyak wanita yang sering bersikap sok alim ketika dekat dengan
pria. Mereka mengaku tak pernah melanggar hukum dan
bersikap 'nakal'. Seolah-olah mereka adalah makhluk yang innocent
dan murni. Namun kenyataan ini tak selamanya berlaku. Wanita bisa
saja melakukan kegilaan yang biasanya dilakukan oleh pria.

2. Mengkritik wanita lain
Hal ini hanya bisa dilakukan oleh wanita. Mengapa? Jika pria
membicarakan wanita pasti sebatas, wanita itu cantik, gemuk atau
mungkin saja terlalu kurus. Tapi jika wanita sudah membicarakan
wanita lain urusannya takkan sesederhana itu.

Ia akan membahas mulai dari berat badannya, gaya pakaiannya, warna
kulit bahkan tatanan rambutnya. Hanya wanitalah yang bisa dengan
teliti membahas bahwa orang lain memakai sepatu yang tak cocok
dengan busananya.

3. Cemburuan
Sebagai contoh, menyebutkan nama wanita lain di depan pasangan Anda
tentunya akan menyebabkan perang dunia dimulai. Bayangkan apa yang
terjadi selanjutnya jika Anda bersama seorang teman pergi ke klab
malam tanpa memberitahunya. Saat bertemu dengan pasangan yang dirasa
cocok untuknya, wanita cenderung bersikap lebih sensitif. Apalagi
jika pasangannya tipe pria yang setia. Jika ada seorang wanita masuk
ke kehidupan sang pasangan, tensi wanita akan meningkat. Dan jika
pria memberikan alasan yang mematahkan arguman sang wanita, ia malah
akan bertambah paranoid. Bukankah hal ini sangat membingungkan?

4. Sangat bergantung pada pria
Beberapa wanita memerlukan penjagaan ketat. Mereka membutuhkan
pasangannya untuk memeluk, menemani dan mengatakan betapa spesialnya
dia. Mereka butuh pria untuk meminta dukungan moral, mental dan
emosional.

Wanita selalu meminta pasangannya untuk ada setiap waktu dan
kesempatan. Hal ini yang tak bisa selamanya dituruti oleh pria.
Bagaimanapun, pria juga membutuhkan sedikit privasi untuk mengurus
hal lain. salah satunya pekerjaan.

5. Berbicara dengan kode
Wanita kerap dinilai sangat rumit karena sering sekali berbicara
dengan kode. Misalkan untuk mengajak pasangannya pergi nonton
bioskop bersama, wanita jarang sekali langsung to the point meminta
si pria untuk menemaninya. Biasanya ia hanya akan bicara "kayaknya
filmnya bagus tuh". Hal ini yang sering tak dipahami oleh pria. Jika
ini terus berlanjut, bisa jadi Anda dan pasangan tak pernah nyambung
alias main tebak-tebakan kode terus.

6. Melanggar ruang pribadi
Wanita punya kecenderungan untuk selalu ingin tahu apa yang pria
lakukan bahkan apa saja yang menjadi barang pribadinya. Dari mulai
apa saja yang dilakukan si pria hingga isi catatan jurnal
pribadinya. Hal ini kerap membuat pria uring-uringan. Walaupun
mereka punya hubungan, setidaknya masing-masing boleh dong punya
rahasia.

7. Wanita sangat emosional
Mereka menangisi hampir semua hal: film sedih bahkan film gembira,
kuku yang patah atau potongan rambut yang berantakan. Yang terburuk,
mereka kadang meminta pria untuk membereskan masalah emosional itu.
Jika pria gagal, sang wanita malah akan tambah menangis tersedu-
sedu. Waduh...

8. Belanja sampai puas
Jika sudah waktunya belanja, wanita bisa menghabiskan waktu seharian
berkeliling pusat pertokoan. Jika sudah belanja wanita biasanya lupa
segalanya. mulai dari makanan, minuman bahkan tanggung jawab dan
janji yang mereka buat hari itu.

9. Tak berhenti bicara
Kebanyakan wanita suka sekali bicara, jika Anda memberinya
kesempatan, ia tak akan berhenti bicara. Kadang pria merasa jengkel
dengan sikap ini. Bukan karena mereka tak peduli dengan si wanita,
namun tak semua hal perlu didengar bukan?

10. Seks jadi senjata ampuh
Saat dalam kondisi yang tak menguntungkan, wanita biasanya
menggunakan kelemahan pria sebagai senjata, yaitu seks. Dalam suatu
hubungan, wanita seringkali memegang kendali dalam hubungan seks. Ia
bisa mengalahkan pria dengan seks kapan saja ia mau.

Dalam sudut pandang yang lain, prilaku menjengkelkan wanita yang
telah dipaparkan di atas tak selamanya buruk. Seiring waktu, para
pria akan beradaptasi dengan semua itu. yang harus diingat, di dunia
ini tak ada yang sempurna, tinggal bagaimana Anda menyikapinya.

rischa_2305
07-27-2007, 01:59 PM
Cemburu itu bumbunya cinta. Nggak afdol jika lagi pacaran tapi nggak ada rasa cemburu sama sekali .
Aslinya, cemburu itu indah jika dinikmati . Paling nggak, hari-hari kita berwarna warni dan nggak monoton. Kalau pacaran lurus-lurus saja dan nggak ada pahitnya sakit hati, duh......basi banget!

Biasanya, mereka yg lg pacaran bakal ngerasain bosan .
Nggak ada ribut-ribut kecil dan nggak ada bete karena cemburu .Cemburu itu sah-sah saja asal jangan kelewatan .

Sekedar masukan nih , cemburu itu perlu lho..... bukan lagi soal basi atau nggaknya suasana hati . Berikut ini point-point asyiknya cemburu yg wajib kita tahu ....

*Jika kita merasa cemburu , berarti kita masih punya hati .
Artinya kita masih punya perasaan . Orang yg nggak punya perasaan , jangankan cemburu , mencintai saja dia nggak bisa .

*Dengan cemburu , berarti kita menyayangi orang yg kita cintai.
Jika seseorang mencemburui kekasihnya, pasti dia takut kehilangan kekasihnya itu .

*Cemburu itu menghargai doi .Artinya kita harus memperhatikan apa yg di lakukannya.
Jika keluar dari kebiasaannya , pasti timbul rasa curiga, kan?
Jika tidak, dan kita cuex az , itu namanya nggak menghargai pasangan kita sendiri .

*Ngaku deh, dalam buku harianmu berapa kali kamu merasa cemburu dengannya ?
Pasti di saat itu, buku harianmu penuh dengan kata-kata ajaib atau gambar-gambar serem kayak tengkorak dan sebagainya .
Itulah mengapa cemburu penting dalam pacaran, bisa bikin hidup lebih hidup, kan ?

Eits!! hati-hati dengan perasaan cemburu itu sendiri . Wlo pun perasaan ini penting di miliki , jangan sampai kebablasan, dong.....
Mentang-mentang boleh, bukan berarti jadi cemburu buta .
Ini nih , ruginya jika cemburu berlebihan.........

*Hatimu bakal panas terus karena terbakar api cemburu .
Bisa-bisa kamu nggak memikirkan hal lain kecuali perasaanmu sendiri .

*Doimu bisa stress karena dicemburui terus .
Dia juga butuh waktu sendiri dengan teman-temannya, keluarganya atau kegiatan lainnya , kan ?

*Doi bisa bete karena sulit sekali meredam rasa cemburumu itu.
Sst......kalau tiba-tiba dia dapat gebetan baru , repot lho!

*Teman-temanmu juga bisa bete dengan sifat cemburumu yg berat itu .
Jangan-jangan, teman-teman doimu juga bete kebetulan kalian saling kenal .

*Pasti ada sekelebatan komentar teman begini ; memang nggak ada kegiatan lain selain cemburu ?

Sebenarnya, apa sih ....yg bikin rasa cemburu muncul ?
Padahal, sebelumnya mereka udah jadian dengan berbagai proses rumit .
Harus pedekate dulu, harus ngajak kencan, kemudian harus melewati sulitnya menyatakan cinta , dan sebagainya .

Berikut ini kemungkinan seseorang bisa terbakar cemburu ;
*Doski punya kecenderungan sifat posesif . Hii.....semua orang ternyata mempunyai bibit sperti ini , lho....
hanya saja berbeda kadarnya .

*Ada orang ketiga di antara hubungan pacaran itu . Nah, lho.....
yang begini nih yg bikin repot, soalnya biar ngelaba itu asyik , tapi kalau bikin sakit hati pasangan , bagaimana ya.....

*Doi lebih mementingkan teman -teman atau hobinya dibanding kita. Sebel, kan!

*Doi disukai banyak orang karena punya pesona alias daya pikat yang besar .

*Nggak ada alasan ,
Waduh, yang ini hanya terjadi pada mereka yang selalu curiga dengan pasangannya .
Pengennya cemburu dan marah pada doi .
Jangan begitu , dong....heheheeee........
Didalam menjalin suatu hubungan, baik itu persahabatan, pacaran
ataupun didalam berumah tangga pasti ada kalanya rasa cemburu itu ada
dan datang dengan sendirinya baik itu dengan alasan ataupun tanpa alasan.

Ketika kita merasa cemburu maka hati kita akan terasa sakit karena
merasa tersaingi ataupun merasa kehilangan akan org yg kita sayangi.

Ketika kita yg dicemburui maka kita akan merasa bahwa perhatian yg
kita beri mungkin mulai kurang ataupun kita terlalu membanding2kan
pasangan kita terhadap org lain.

Jika kita menanggapi rasa cemburu ini dengan egoisme yg tinggi maka
hubungan itu tidak akan berjalan lama karena sudah menipisnya
kepercayaan yg menjadi dasar dari suatu hubungan.

Bukannya cemburu itu tidak boleh, justru cemburu itu perlu karena itu
menunjukan bahwa betapa cintanya kita kepada pasangan kita, asalkan
cemburu itu berdasarkan rasa kasih sayang dan bukan berdasarkan atas
rasa tidak percaya dan curiga yg berlebihan.

Didalam menjalin suatu hubungan adakalanya dimana kita akan menghadapi
rintangan dan ujicoba yg membutuhkan pengorbanan serta kepercayaan yg
tulus dari kedua belah pihak.

Jangan sekali2 utk mengkhianati melainkan kita harus menghargai dan
menjaga kepercayaan yg telah diberikan oleh org yg kita kasihi, karena
kepercayaan itu sangat tinggi nilainya dan tidak dapat dihargai dengan
materi, hanya rasa sayang dan cinta kasih yg tulus yg dapat membalasnya.

Bagi teman2 yg sedang menjalin hubungan, baik itu sahabat ataupun
kekasih semoga rasa cemburu tidak dijadikan rintangan dan halangan
didalam berhubungan melainkan jadikanlah itu sebagai suatu pelajaran
utk saling memberikan kepercayaan dan pembuktian rasa sayang dan cinta
yg tulus kepada pasangan kita.

rischa_2305
07-27-2007, 01:59 PM
Ibu....merupakan kata sejuk yang dilantunkan oleh bibir-bibir



manusia.

Dan 'Ibuku' merupakan sebutan terindah.

Kata yang semerbak cinta dan impian, manis dan syahdu yang memancar dari

kedalaman jiwa.



Ibu adalah segalanya.


Ibu adalah penegas kita dikala lara, impian kita dalam rengsa, rujukan kita di kala

nista.

Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi.

Siapapun yang kehilangan ibunya, ia akan kehilangan sehelai jiwa suci dan

senantiasa merestui dan memberkatinya.

Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa Ibu.

Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panas.

Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam

merebahkannya,

dalam lentera ombak, syahdu tembang beburungan dan sesungaian.

Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan.

Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya.

Pepohonan dan bebungaan adalah ibu yang tulus memelihara bebuahan dan

bebijian.

Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud,

penuh cinta dan kedamaian (Khalil Gibran).

rischa_2305
07-27-2007, 02:03 PM
7 Hal yang Tidak Bisa Kita Ubah Dalam Hidup


Dalam kehidupan ini kita selalu ingin menjadi yang terbaik sehingga
kita lupa batasan apa saja yang dapat kita tembus atau dengan kata
lain sesuatu yang bagai mana sih yang dapat kita ubah dan apa saja
yang tidak dapat kita ubah....

1. Jenis kelamin
Memang ada operasi untuk mengubah kelamin. Tapi tidak bisa mengubah
roh (spirit) orang yang bersangkutan. Terimalah dirimu, apakan
engkau wanita ataupun pria. Act like woman / man!!

2. Orang tua
Tidak ada yang bisa memilih dilahirkan oleh orang tua yang mana. So,
you must respect your parents!! Apakah orang tuamu seorang (maaf...)
pemabuk, penjudi, pelacur sekalipun, you must respect them!! Kalau
tidak, itu akan terjadi dalam kehidupanmu nanti. Your kids won't
respect you, is it terrible?

3. Hari kelahiran
Sudah ditetapkan oleh Tuhan, sebelum dunia dijadikan. Amazing ha?
But it's true. Jangan menyesali, mengapa engkau harus lahir ke dunia
tapi disia-siakan oleh orang yang kau kasihi. Tuhan punya tujuan
untukmu.

4. Bentuk Fisik
Kalau engkau keriting, yah keriting aja. Kalau hidungmu pesek,
terima itu. Saya banyak melihat orang yang mengubah bentuk wajahnya,
apakah itu memancungkan hidung, alis matanya dicukur habis, dll,
jadi kelihatan aneh dan tidak natural.

5. Masa lalu
Ini juga sudah ditetapkan oleh Tuhan. Jangan melihat ke belakang,
karena itu hanya membuat engkau "frozen" - can not do anything! Look
to the future and see how good it is.

6. Kedudukan dalam keluarga
Apakah engkau anak bungsu, sulung, atau tengah, you can not change
it. Nikmati sajalah.

7. Suku bangsa / ras
Menyesal jadi orang Indonesia yang terus menerus dilanda kesulitan?
Atau menyesal jadi orang Batak yang kalau menikah perlu upacara adat
yang walahhhh mahal dan lama? Atau jadi orang Cina yang suka
ditindas dan diintimidasi? hmmm.....

Nah, sekarang ubah cara berpikirmu. Tuhan sudah menetapkan engkau di
bangsa ini untuk satu tujuan. So, do the best in your job, loyal,
jangan korupsi, itu sudah menolong untuk memperbaiki bangsa kita ini.

Itulah 7 hal yang tidak bisa kita ubah. Kalaupun ada yang kita bisa
ubah, misalnya: bentuk fisik, itu akan membawa kita ke dalam situasi
yang tidak pernah puas. Selalu ingin ubah penampilan terus. Capek
kan? Terimalah dirimu apa adanya, seperti Tuhan menerimamu.

Memang dunia melihat rupa, tapi Tuhan melihat hati. Apa yang kau
lakukan setiap hari itu lebih penting dari penampilanmu. Bukan
berarti kau bisa berpenampilan seenaknya, tidak!! Tapi engkau harus
menerima apa yang sudah Tuhan berikan padamu. Kulitmu yang hitam
(manis), hidungmu yang kurang mancung, rambut yang lurus, urang
tinggi, dll, dsb deh.

*"Ganjaran kerendahan hati dan takut akan Tuhan adalah kekayaan,
kehormatan dan kehidupan"**

rischa_2305
07-27-2007, 02:03 PM
Cinta itu sama seperti orang yang menunggu bis. Sebuah
bis datang, dan kamu bilang, "Wah.. terlalu penuh,
sumpek, bakalan nggak bisa duduk nyaman neh !
Aku tunggu bis berikutnya aja deh."

Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu melihatnya dan
berkata, "Aduh bisnya kurang asik nih, nggak bagus
lagi.. nggak mau ah.."

Bis selanjutnya datang, cool dan kamu berminat, tapi
seakan-akan dia tidak melihatmu dan lewat begitu saja.

Bis keempat berhenti di depan kamu. Bis itu kosong,
cukup bagus, tapi kamu bilang, "Nggak ada AC nih, bisa
kepanasan aku". Maka kamu membiarkan bis keempat itu
pergi.

Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar bahwa kamu bisa
terlambat pergi ke kantor.

Ketika bis kelima datang, kamu sudah tak sabar, kamu
langsung melompat masuk ke dalamnya. Setelah beberapa
lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki
bis. Bis tersebut jurusannya bukan yang kamu tuju !
Dan kau baru sadar telah menyiakan waktumu sekian
lama.

Moral dari cerita ini: sering kali seseorang menunggu
orang yang benar-benar 'ideal' untuk menjadi pasangan
hidupnya. Padahal tidak ada orang yang 100% memenuhi
keidealan kita. Dan kamu pun sekali-kali tidak akan
pernah bisa menjadi 100% sesuai keinginan dia.

Tidak ada salahnya memiliki 'persyaratan' untuk
'calon', tapi tidak ada salahnya juga memberi
kesempatan kepada yang berhenti di depan kita.

Tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang kita
tuju. Apabila ternyata memang tidak cocok, apa boleh
buat.. tapi kamu masih bisa berteriak 'Kiri' ! dan
keluar dengan sopan.

Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depanmu,
semuanya bergantung pada keputusanmu. Daripada kita
harus jalan kaki sendiri menuju kantormu, dalam arti
menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang yang
dikasihi.

Cerita ini juga berarti, kalau kebetulan kamu
menemukan bis yang kosong, kamu sukai dan bisa kamu
percayai, dan tentunya sejurusan dengan tujuanmu, kamu
dapat berusaha sebisamu untuk menghentikan bis
tersebut di depanmu, agar dia dapat memberi kesempatan
kepadamu untuk masuk ke dalamnya. Karena menemukan
yang seperti itu adalah suatu berkah yang sangat
berharga dan sangat berarti. Bagimu sendiri, dan bagi
dia.


Lalu bis seperti apa yang kamu tunggu ???

rischa_2305
07-27-2007, 02:04 PM
Jangan jadi gelas

Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya
belakangan ini selalu tampak murung.

"Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di
dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu? " sang Guru bertanya.

"Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk
tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya, " jawab sang
murid muda.

Sang Guru terkekeh. "Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam.
Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu."
Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan
gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana
yang diminta.

"Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu," kata
Sang Guru. "Setelah itu coba kau minum airnya sedikit."
Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air
asin.

"Bagaimana rasanya?" tanya Sang Guru.

"Asin, dan perutku jadi mual," jawab si murid dengan wajah yang masih
meringis.

Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis
keasinan.

"Sekarang kau ikut aku." Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat
tempat mereka. "Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau."
Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa
bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa
asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah
di hadapan mursyid, begitu pikirnya.

"Sekarang, coba kau minum air danau itu," kata Sang Guru sambil
mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir
danau.

Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan
membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin
dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya
kepadanya, "Bagaimana rasanya?"

"Segar, segar sekali," kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan
punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber
air di atas sana . Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah.
Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang
tersisa di mulutnya.

"Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?"

"Tidak sama sekali," kata si murid sambil mengambil air dan
meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya,
membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.

"Nak," kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. "Segala masalah
dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih.
Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus
kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, sesuai
untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang
dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun
demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang
bebas dari penderitaan dan masalah."

Si murid terdiam, mendengarkan.

"Tapi Nak, rasa `asin' dari penderitaan yang dialami itu sangat
tergantung dari besarnya 'qalbu'(hati) yang menampungnya. Jadi Nak,
supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu
dalam dadamu itu jadi sebesar danau."

bajhay
07-27-2007, 03:04 PM
kagak ngeti bos :haha: